Harya Aditya Mura, seorang pemuda yang hidup dalam kesederhanaan di desa ternyata bukan sekedar pemuda desa biasa.
Satu persatu orang datang padanya dan menyuruh nya untuk pulang ke rumah. tetapi bukannya rumah nya di Desa?
Rahasia apa yang selama ini disembunyikan darinya? tidak, rahasia apa yang tidak diketahuinya selama ini.
Kisah perjalanan seorang pemuda Desa yang ingin mencari tahu siapa dirinya setelah ditimpa kemalangan saat masih kecil.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cloud_white, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 18
Harya terus mengayuh sepedanya hingga tiba dihalaman Kost nya dan nampak bu Bella tengah menyapu dedaunan kering yang berjatuhan.
"Eh dek Harya, tumben pulang cepat hari ini" sapa bu Bella dan meletakkan sapu yang ia pegang
Harya mendekati bu Bella dan menyerahkan sejumlah uang di tangan bu Bella, sontak bu Bella menolak.
"Loh ini apa dek Harya, kenapa ngasih saya uang begini" ucap bu Bella hendak mengembalikan uang itu
"Nggak apa bu, itu uang saya buat bayar Kost bulan ini solanya kan sudah ibu tagih jadi saya tidak enak" ucap Harya memberi penjelasan
"Yaampun dek Harya padahal masih bisa dikasih minggu depan, makasih banyak loh ya dek Harya" ucap bu Bella dengan raut wajah senang
Nampak di mata bu Bella ada sedikit cahaya harapan yang bangkit saat menatap uang tersebut, Harya memandangi wajah bu Bella yang terlihat sayu tapi masih tersenyum itu.
"Ada apa bu Bella? apa ada yang salah dengan uangnya" tanya Harya ragu-ragu
Bu Bella mengusap matanya yang sembab seperti ingin menangis, ia menatap Harya dengan senyuman merekah diwajah nya seperti senyum itu sudah hampir luntur.
"Dek Harya, boleh ibu minta tolong?" tanya bu Bella
Harya mengiyakan dan bu Bella mulai menceritakan mengapa ia meminta Harya untuk menolong nya.
"Jadi gini dek, ibu punya 2 anak di rumah dan sekarang sedang bermain di Taman dekat sini...ibu merawat mereka berdua sendiri tak lama ini karna-"
Bu Bella nampak enggan untuk melanjutkan perkataannya seperti sesak rasanya ingin menangis di depan Harya saat itu.
"Karna apa bu?" tanya Harya penasaran
"Suami ibu sedang di luar kota...dia mengalami kecelakaan pesawat tak lama ini karna itu dia tak pernah pulang dan ibu diberitahu bahwa suami ibu sedang berjuang, ibu mau pergi kesana untuk membayar biaya perawatan serta mengurus suami ibu" ucap bu Bella menjelaskan segalanya
"Jadi ibu mau minta tolong pada saya untuk apa?" tanya Harya
"Mungkin ibu bakal pergi sampai 2 minggu-an dan anak-anak ibu tidak ada yang menjaga karna ibu tak punya sanak saudara....mau titip di penitipan anak tapi lagi butuh uangnya buat ayah mereka...ibu tidak sanggup untuk membawa mereka takut nya mental mereka down karna melihat ayahnya lagi hidup dengan alat pacu jantung" ucap bu Bella menggenggam erat uang dari Harya
"Jadi Harya, ibu minta tolong untuk jaga anak ibu selama ibu pergi ya. mereka sudah sekolah kok jadi tak perlu khawatir" pinta bu Bella membungkuk pada Harya
Harya membantu bu Bella bangun dan berkata, "Nggak baik kalau orang tua sampai bungkuk gitu sama yang masih muda"
Harya nampak berpikir sebentar dan bu Bella langsung membuyarkan pikiran Harya.
"Nanti malam datang aja kebawah ya Harya, kerumah ibu buat liat anak-anak ibu" ucap bu Bella dan ia pergi untuk memanggil anak-anaknya yang bermain di Taman karna sudah senja
Harya menaiki tangga Kost masih dengan berpikir, bagaimana bisa ia menjaga anak yang lebih muda dari dirinya...ia tak pernah menjaga anak kecil sebelumnya.
Ceklek....Krieettt....
"Assalamualikum Henry, Ayak pulang" ucap Harya
Harya meletakkan tas nya dan berjalan memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri, saat Magrib terlihat ia langsung melaksanakan ibadahnya dan bersiap untuk pergi bertamu ke rumah bu Bella.
'Duh, nanti anak-anaknya bu Bella nangis nggak ya kalau lihat aku' pikir Harya
Harya kini sudah berada di depan pintu rumah bu Bella, diketuknya pelan pintu kayu itu dan pintu itu terbuka...menampilkan bocah laki-laki yang sedang makan Ice Cream Vanilla.
"Eh, ada tamu toh...sebentar ya mas saya panggil ibu dulu" ucap anak itu menutup kembali pintunya
"Bahkan pintunya pun ditutup erat lagi" ucap Harya dengan wajah anehnya
Pintu terbuka lagi dan kini bu Bella yang terlihat membukakan pintu dengan anak kecil itu menongol dibelakang bu Bella.
"Eh sudah datang, ayo masuk dulu...ndak enak kalau ngobrol diluar" ucap bu Bella mempersilahkan
Harya masuk dengan mengucapkan salam dan saat dipersilahkan bu Bella untuk duduk, ia duduk di Sofa panjang berwarna putih.
"Sebentar ya dek, ibu panggil anak-anak dulu" ucap bu Bella
2 anak datang saat itu juga, satu perempuan dan satu laki-laki yang tadi. yang perempuan nampak lebih kecil dari yang laki-laki.
"Ini namanya mas Harya, nanti kalian panggil kakak Harya ya" ucap bu Bella pada anaknya
"Kenapa dia ada di rumah kita bu? mau rampok atau gimana" tanya anak sulung bu Bella
"Huss..mulutnya kenapa begitu kakak! perkenalkan diri dulu sama mas Harya!" ucap bu Bella memarahi anaknya
Harya hanya cengar-cengir saat bu Bella memarahi anaknya dan kemudian ia memasang wajah ramahnya lagi.
"Halo kakak Harya! kakak ganteng banget deh kayak Artis aja...nama Aprila biasa dipanggil Lala...Lala masih Taman kanak-kanak di dekat sini" ucap anak perempuan berwajah imut bernama Lala itu
"Agam...kakaknya Lala, kelas 3 Sekolah Dasar salam kenal" ucap anak sulung bu Bella yang bernama Agam
"Hai kalian berdua, nama kakak Harya terserah mau panggil apa tak masalah...mungkin selama 2 minggu kedepan kakak bakal ngurus kalian...apa tak masalah?" ucap Harya tersenyum hingga matanya menyipit
"Iya...masalah-"
"TIDAK MASALAH SAMA SEKALI! Lala jadi bisa kasih lihat ke teman-teman Lala kalau Lala punya kakak ganteng"
Bu Bella tersenyum puas akan hal itu dan memberitahu Harya apa saja yang harus ia lakukan.
"Agam itu anaknya keras kepala dan bebal tapi dia anak yang baik, besok adalah hari libur dan sekolah Agam ada Studytour entah kemana tapi ibu tak bisa menemani karna besok sudah berangkat...Lala anaknya hmm gimana menjelaskannya"
Bu Bella nampak bingung bagaimana cara menjelaskan sifat anak kedua nya itu.
"Lala itu anak nya agak kepedean padahal masih kecil, sukanya sama cowok-cowok ganteng dan baik ibu juga kadang bingung dari mana dia tahu begituan rupanya...dia suka nonton Drama di TV hadeh" keluh bu Bella
"Yang sabar ya bu, cobaan" ucap Harya menyemangati
"Jadi sudah tak masalah kan Harya, besok ibu sudah pergi ke tempat suami ibu...ibu sudah kasih tau anak-anak kok" ucap bu Bella memberitahu Harya
"Ya bu, sudab tak ada masalah kalau begitu saya pamit ya bu...sudah malam" pamit Harya
Lala yang melihat Harya akan pulang sontak berteriak, "Ya kakak ganteng sudah mau pulang"
"Besok kakak kesini lagi ya, kalian tidur cepat supaya tidak kesiangan" ucap Harya setelah itu ia pergi kembali ke kamar Kostnya
'Cih, aku tidak terlalu yakin dengan pria bernama Harya ini...Lala jangan sampai dekat-dekat dengannya' batin Agam seorang diri
...----------------...
udah baca dari awal endingya kaya taaaai anjiiing..
Emang Noveltoon anjiiiing