NovelToon NovelToon
Biel

Biel

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Hidup sungguh tak pernah berpihak kepadanya,
Sejak kecil nyawanya sudah terancam, dia harus menjadi saksi kecelakaan yang merenggut nyawa ibunya.

Menjadi yang tertuduh dan dianggap paling bertanggung jawab atas kematian satu satunya orang yang paling menyayanginya setelah sang ibu yakni sang tuan besar yang sebenarnya adalah juga kakeknya hingga akhirnya ia di buang dan ia terpaksa harus bertahan hidup di jalanan menjadi seorang kurir narkoba sejak usia belia demi hanya untuk bisa bertahan hidup.

Gabriella Calista,

mampukan ia menyelamatkan nyawanya ketika meski setelah 15 tahun berlalu, nyawanya masih di inginkan.....
dan apakah ia akan mau menerima cinta yang di tawarkan padanya oleh seseorang yang ternyata dia adalah pewaris sah darah seseorang yang telah membuatnya hidupnya hancur dan sengsara....

ikuti karya baru aku.....

" BIEL..... "

SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA SUKA, LOVE YOU😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18 lagi

Biel melangkah tegas meninggalkan tempat itu,

Namun sebuah suara menghentikan langkahnya.

" berhenti .....diam di tempatmu " suara itupun terdengar tegas dan sukses membuat Biel berhenti.

Gadis itu berdiri tegak di posisinya tanpa berniat untuk berbalik dan melihat siapa yang telah menghentikannya itu.

Langkah tapak kaki terdengar mendekat kepadanya.

Seorang pria berbadan tegap segera berdiri di hadapannya.

Seseorang itu menatap Biel dari ujung kaki hingga ujung kepala.

Penampilan yang aneh,

Untuk datang ke sebuah diskotik seperti ini, sungguh penampilan Biel terlihat begitu aneh.

Celana jeans hitam lengkap dengan jaket warna senada juga helm yang masih melekat di kepalanya.

Dan sepatu.....

sungguh tidak selayaknya orang yang pergi sebuah diskotek.

" bisa kau lepas Helmu ?! Aku petugas...." ucap orang itu sembari menunjukkan tanda pengenalnya ke hadapan Biel.

Biel pun menurut,

Tanpa mendebat apalagi menolak, ia melepaskan helmnya.

Rambutnya yang panjang dan tadi ia ikat kini tergerai begitu saja karena ikatannya yang terlepas.

Sontak Aris yang ternyata adalah petugas itu terkejut bukan main melihat Biel.

Wajah cantik dan putih namun pucat segera tersaji di hadapannya.

Ia merasa tak asing dengan wajah itu, tapi.....

Ia lupa di mana pernah melihat gadis itu.

Aris gelagapan....

" e...eee....kau perempuan ?!! " cicitnya tanpa sadar

" ya..... Aku perempuan ?! Ada masalah ?! " jawab Biel dengan nada tenang dan wajah yang nampak datar juga tatapan mata yang begitu tajam.

Sungguh Aris merasa terintimidasi saat ini.

" ekhem....." Aris berdehem demi menetralisir kondisi jantungnya yang tiba tiba terasa tidak baik baik saja setelah ia tahu jika sosok di hadapannya itu seorang perempuan.

Apalagi tatapan gadis di hadapannya itu yang begitu tajam dan seolah mampu menembus jantungnya.

Sungguh tatapan yang tak biasa di miliki oleh seorang gadis.

" kau datang ke tempat ini dengan pakaian seperti ini ?! " cicitnya kemudian tanpa sadar.

Biel maju satu langkah ke arah Aris dengan kening yang berkerut.

" kenapa dengan pakaianku ?! Apa ada masalah ?! " jawabnya dingin

" e..tidak...tapi...ini adalah club, dan kau datang dengan pakaian seperti ini....?! " Aris kian tergagap.

" apa ada larangan memakai pakaian seperti ini saat kita datang ke tempat seperti ini ?! " jawab Biel ketus dengan tatapan yang kian tajam kepada Aris.

" kalau iya sorry.....

Aku tidak tahu " lanjutnya lagi.

" lagi pula asal kau tahu.....aku datang ke tempat ini bukan untuk berkunjung,

tapi aku hanya kurir paket...

seseorang memesan makanan dan aku mengantar makanan itu "

sambung Biel lagi dengan mata melotot dan sukses membungkam Aris.

Aris menelan ludahnya dengan sulit ketika Biel berkata demikian.

" apa kau ingin aku juga melepas jaketku ?! " tanya Biel

" hah ?!! " Aris kaget, apalagi tangan Biel yang sudah bersiap menurunkan resleting jaketnya.

Gadis di hadapannya itu hanya akan menurunkan resleting jaket dan pasti di balik jaket itu masih ada pakaian lain kan ?!

Tapi otak kotor Aris justru sudah kemana mana hingga ia kehilangan fokusnya.

" untuk apa ?! " cicit Aris kemudian kian bingung.

" untuk apa kau bilang.....?!

bukankah kau ini seorang petugas ?! Apa kau tidak ingin memeriksaku ?!

mungkin saja aku menyimpan sesuatu di tubuhku ini " tantang Biel

Aris kian tergagap,

" tidak... tidak usah,

silahkan pergi saja " jawaban Aris kemudian

Biel tersenyum tipis dan kembali menarik resleting jaketnya yang sedikit kebawah.

" kau yakin menyuruhku pergi ??! Kau sungguh tidak ingin memeriksaku lebih dulu...!!! " Ucap Biel

" ya aku yakin, pergilah " jawab Aris

" ok...

thanks..." jawab Biel dengan tersenyum kecil kepada Aris kemudian melangkah lebar meninggalkan tempat itu.

" tunggu !! " panggil Aris tiba tiba

" apalagi ?! kau jangan mempersulitku, aku masih punya kesibukan lain " jawab Biel ketus sambil menoleh kepada Aris.

" tidak,

aku hanya ingin...apa kau punya nomor yang bisa aku hubungi ?!

mungkin kita bisa berteman " jawab Aris.

Mendengar jawaban Aris, Biel langsung memutar tubuhnya tanpa menjawab.

Tapi ia hanya mengangkat satu tangannya ke atas dan melambaikannya.

Aris hanya bisa diam melihat hal itu,

Biel melangkah sedikit cepat ke arah parkiran yang ada di belakang gedung.

Tiba tiba ia merasa perih dan nyeri di bagian pinggang belakangnya.

Ia berhenti sebentar dan menekan bagian yang sakit itu.

Biel meringis menahan sakit,

Sepertinya luka goresan dari pisau begal tadi cukup dalam melukainya.

Biel menarik nafas panjang demi menetralisir rasa sakit yang ia rasakan.

matanya terpejam sejenak,

Butuh waktu sedikit lama untuknya meredakan rasa sakit itu.

Dan ketika matanya terbuka, ia justru merasa kepalanya seperti berputar.

Biel mengusap wajahnya kasar sebelum ia akhirnya memakai helmnya lagi.

Dengan langkah sedikit gontai dan terhuyung ia melanjutkan langkahnya.

Baru beberapa langkah ia melangkah ia kembali merasakan nyeri dan kepalanya yang terasa berputar.

" ada apa denganku ini ?! Kenapa kepalaku terasa berputar seperti ini ?!! " cicitnya pelan pada dirinya sendiri.

Lagi Biel memilih berhenti sejenak,

Tak lama ia kembali melanjutkan langkahnya, dan lagi....

Dengan terhuyung ia melangkah ke arah motor di sana.

" aku harus cepat pulang " desisnya lagi.

Setelah perjuangan yang cukup lama, Akhirnya Biel sampai pada motornya. Ia segera naik ke atas motornya dan memasukkan kunci motornya.

Mesin motor ia nyalakan dan ia siap untuk melaju.

Tapi tiba tiba tubuhnya terasa kian ringan dan kepalanya berputar cepat.

Biel memegangi kepalanya yang tiba tiba terasa berdenyut.

Brugh....

Gadis itu kehilangan kesadaran,

Motornya jatuh dan roboh kesamping berikut dengan tubuhnya.

" heii.....ada apa denganmu ?! " seseorang yang baru saja keluar dari pintu yang tadi juga di lewati Biel terkejut melihat motor Biel yang roboh begitu saja.

Ia segera berlari menghampir Biel dan menarik tubuhnya dari motor itu.

Mata seseorang itu terbelalak ketika ia merasakan sesuatu saat ia memeluk tubuh Biel.

Kenyal dan.....

Sejenak ia menatap wajah yang masih tertutup helm itu,

Dengan perlahan dan hati hati ia melepas helm yang di kenakan Biel.

Netra seseorang itu kian terbelalak ketika Helm itu terlepas dari kepala Biel.

" kau....!!! " pekiknya kaget melihat siapa wajah di balik helm itu.

1
Tuti Tyastuti
𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘶𝘥𝘢𝘩"𝘢𝘣 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶 𝘣𝘦𝘦 𝘭𝘦𝘱𝘢𝘴 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘩𝘢𝘻
Tuti Tyastuti
𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘰𝘥𝘰𝘩 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘢𝘩𝘩𝘩🤭😂
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘢𝘵𝘢𝘱 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘢𝘵𝘪" 𝘣𝘦𝘦 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘩𝘢𝘻 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘮
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘢𝘺𝘰 𝘣𝘪𝘦𝘭 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘥𝘪 𝘫𝘢𝘥𝘪𝘯 𝘣𝘶𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘩𝘢𝘻 𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘸𝘢𝘯𝘺𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘮𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘶 𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱 𝘩𝘢𝘵𝘪𝘮𝘶 𝘣𝘦𝘦 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘮𝘶 𝘺𝘨 𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬𝘪𝘯 𝘬𝘦 𝘱𝘦𝘯𝘫𝘢𝘳𝘢🤭😂😂
khitara
makasih udah selalu mau komen kakak🙏😍
Tuti Tyastuti: 𝘴𝘢𝘮𝘢" 𝘬𝘢 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵💪
total 1 replies
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘣𝘪𝘦𝘭
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵💪
Tuti Tyastuti
𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘴𝘦𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘣𝘪𝘦𝘭
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢
Tuti Tyastuti
𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘪𝘦𝘭💪
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘩𝘢𝘻 𝘨𝘹 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘯𝘵𝘶𝘩 𝘣𝘪𝘦𝘭
Tuti Tyastuti
𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘢𝘵𝘪" 𝘣𝘪𝘦𝘭 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘩𝘢𝘻
Tuti Tyastuti
𝘥𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘤𝘢𝘳𝘪" 𝘢𝘭𝘢𝘴𝘢𝘯😁
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘪𝘦𝘭💪
Tuti Tyastuti
𝘫𝘰𝘤𝘬𝘺 𝘱𝘶𝘴𝘪𝘯𝘨😂
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!