NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:647.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: gigiwww

Alya terbangun di tubuh Sabrina—seorang wanita hamil yang dibenci suaminya sendiri. Dalam novel yang pernah ia baca, Sabrina akan mati tragis setelah melahirkan.

Kini hidup sebagai Sabrina, Alya berusaha mengubah takdirnya dan menjauh dari Leon, suami dingin yang tak pernah mencintainya. Namun semakin ia mencoba pergi, semakin Leon mulai memperhatikannya.

Di balik kebencian, perlahan tumbuh rasa yang tak seharusnya ada. Tapi apakah cinta bisa lahir dari hubungan yang sejak awal dipenuhi luka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 — Tamu Tetap di Toko Bunga

Pagi di Roma terasa cerah dan hangat.

Toko bunga kecil milik Alya mulai ramai dipenuhi pelanggan. Aroma mawar, lavender, dan lily memenuhi ruangan mungil bernuansa pastel itu.

Di balik meja kasir, Alya sedang merangkai bunga pesanan sambil sesekali memperhatikan Liora yang bermain di sudut toko.

“Mimo nggak boleh makan bunga!”

Liora memarahi boneka kelincinya sendiri dengan wajah serius.

Kate yang mendengar langsung tertawa kecil.

“Princess kecil lucu banget.”

Namun beberapa detik kemudian lonceng pintu toko berbunyi.

Ting!

Dan tanpa perlu menoleh pun Alya sudah tahu siapa yang datang.

Leon.

Pria itu masuk dengan setelan hitam rapi seperti biasa, membuat beberapa pelanggan wanita langsung melirik diam-diam.

Kate sampai berbisik kecil pada Alya—

“Fix dia udah jadi pelanggan tetap.”

Alya langsung menatap tajam.

“Diam.”

Namun pipinya sedikit memanas.

Karena selama seminggu terakhir…

Leon memang terus datang ke toko.

Awalnya hanya sebentar.

Lalu mulai membawa kopi.

Sekarang?

Pria itu bahkan sering duduk berjam-jam sambil pura-pura membaca dokumen kerja.

“Om taman!”

Liora langsung berlari kecil menghampiri Leon.

Pria itu refleks membungkuk lalu menangkap tubuh mungil putrinya sebelum jatuh.

“Pelan.”

Liora malah tertawa geli.

“Kamu datang lagi!”

“Iya.”

“Kemarin juga datang.”

Leon mengangguk santai.

“Besok juga.”

Jawaban itu membuat Kate langsung menahan tawa, sementara Alya pura-pura sibuk memotong batang bunga.

Liora memeluk leher Leon kecil.

“Om kangen Lio?”

Pertanyaan polos itu membuat sudut bibir Leon terangkat tipis.

“Iya.”

“Banyak?”

“Banyak.”

Anak kecil itu langsung tertawa puas seolah sangat bangga.

Alya diam-diam melirik mereka sesaat.

Dan lagi-lagi…

Pemandangan itu membuat dadanya terasa hangat sekaligus kacau.

Karena Leon terlihat terlalu nyaman bersama Liora.

Dan lebih buruknya lagi—

Liora mulai sangat lengket pada pria itu.

“Papa palsu udah datang?” goda Kate pelan sambil menyusun bunga.

Alya langsung menyikut temannya.

“Jangan ngomong sembarangan.”

Kate malah terkekeh kecil.

“Dia tiap hari ke sini, Alya.”

“Ada urusan kerja di Roma.”

“Iya ya…” Kate mengangguk dramatis. “Kerjanya duduk liatin kamu sama Liora.”

Alya langsung salah tingkah.

Sementara di sisi lain toko, Leon sedang membantu Liora menyiram tanaman kecil di depan jendela.

“Om lihat! Bunganya tumbuh!”

“Hm.”

“Kalau besar nanti cantik kayak Mama.”

Leon menoleh pada Alya refleks.

Dan sialnya…

Tatapan mereka langsung bertemu.

Alya cepat-cepat memalingkan wajah sambil pura-pura fokus merangkai bunga.

Namun ujung telinganya memerah.

Leon memperhatikan itu diam-diam sebelum sudut bibirnya naik tipis.

Lucu.

Ternyata Sabrina masih semudah itu malu.

---

Siang harinya toko mulai sedikit sepi.

Alya sedang mengangkat kardus bunga baru ketika tiba-tiba seseorang mengambil kardus itu dari tangannya.

“Aku aja.”

Leon berdiri di dekatnya sambil membawa kardus besar itu dengan mudah.

“Aku bisa sendiri.”

“Kamu kecil.”

Alya langsung melotot.

“Apa hubungannya?”

Leon menatap datar.

“Kardusnya hampir lebih gede dari kamu.”

Kate langsung batuk pura-pura untuk menyembunyikan tawa.

Sementara Alya makin kesal.

“Balikin.”

“Nggak.”

Dan pria itu benar-benar membawa kardus tersebut ke belakang toko tanpa kesulitan sedikit pun.

Alya hanya bisa memijat pelipis pasrah.

“Dia emang nyebelin dari dulu,” gumamnya pelan.

Namun senyum kecil di bibirnya tidak lolos dari perhatian Kate.

“Tapi kamu senyum.”

“Aku nggak senyum.”

“Boong.”

Alya langsung diam.

Karena ia sendiri mulai sadar…

Kehadiran Leon perlahan membuat hidupnya yang tenang kembali ramai.

Dan bagian paling berbahaya—

Ia mulai terbiasa dengan itu.

---

Sore menjelang tutup toko, Bastian datang membawa beberapa roti seperti biasa.

Namun begitu melihat Leon duduk santai bersama Liora di lantai toko sambil bermain puzzle…

Pria itu langsung mengangkat alis.

“Wow.”

Leon menoleh datar.

Bastian tersenyum kecil.

“Kamu makin sering di sini.”

“Kenapa? Ganggu?”

Nada suara Leon terdengar tenang.

Tapi jelas dingin.

Bastian malah tertawa santai.

“Nggak juga.”

Namun beberapa detik kemudian pria itu menatap Leon sambil menyeringai tipis.

“Cuma takut nanti Alya beneran luluh lagi.”

Deg.

Tangan Alya langsung berhenti bergerak.

Sementara Leon perlahan mengangkat pandangannya.

Tatapan pria itu berubah jauh lebih tajam dibanding sebelumnya.

Dan untuk pertama kalinya—

Bastian sadar kalau Leon Ardian benar-benar serius ingin kembali ke kehidupan Sabrina dan Liora.

1
Minah Minah
lanjut kan
Afrilho
kok mami Leon bingung gitu yah!! bukannya keluarga Leon tau kalau pada saat itu Sabrina dah hamil besar bukannya Sabrina saat itu baru aja cek kehamilan dan tau jenis kelamin anaknya?Kok kayak yg kaget gitu tau kalau liira anak Leon.
Afrilho
Maaf Thor bukannya Mami Leon itu Claudia kok ganti jadi caterine Thor?
Afrilho
Bukannya di part awal ayah Leon bernama Edward Ardian yah kok jadi Mahendra??
Minah Minah
👍sukses selalu
Famri Yunik
halllaaaaa ujung ujung nya bucin lagi🤭
Nia nurhayati
mampir thorr
Minah Minah
lajutkan
Minah Minah
👍sip
Minah Minah
👍
Minah Minah
bagus bangat
Gian Hazza
kalau sudah tiada baru terasa ya thor
Minah Minah
bagus bangat
Faqisa Sakila
crita yg mnarik
q suka kaaakkk...
Otw bca karya kakak yg ke-3 nic..
smangat y kaak
seru2 pokokny karya kakak..
Runik Runma
cerita nya bgus tpi kebanyakan deg
Namira Puja Najya
thor bukannya alya ga punya perasaan sama Leon kenapa jd canggung
aryuu
ya ampun author nya gimna ini tubuh Sabrina lohhhhh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 sadar tor🤣🤣🤣🤣🤣🤣
aryuu
masa pakai " kamu" ke orang tuanya😄
aryuu
Sabrina Sabrina Sabrina ingat tor Sabrina lohhhh🤭
awesome moment
bas, cinta sndiri tu buerat. p lg d anak. troosshh...kn mrk jg blm pisah scra hukum. kebahagiaan kamu bukan di lio dan sabrina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!