NovelToon NovelToon
Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Romansa Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: ayu gerimis

Demi melunasi utang keluarga dan menyelamatkan ayahnya dari kehancuran, Laras terpaksa menerima pernikahan yang dipaksakan—menjadi istri Arga Pratama, pewaris konglomerat yang dingin, angkuh, dan memandang pernikahan ini sekadar kewajiban bisnis semata. Tidak ada restu hati, tidak ada janji manis; hanya kesepakatan: hidup bersama, tapi tak perlu saling mencintai.

Awalnya, rumah tangga mereka bagai dua kutub yang bertabrakan. Arga bersikap dingin bagaikan es, sementara Laras berusaha menjaga harga diri di tengah cemoohan lingkungan dan tekanan keluarga besar. Namun seiring berjalannya waktu, di balik sikap kasarnya, Laras mulai melihat sisi lain Arga—rasa tanggung jawab, perlindungan diam-diam, dan luka masa lalunya yang tersembunyi. Sebaliknya, ketulusan serta ketabahan Laras perlahan mencairkan hati beku Arga.

Apa yang dimulai dari keterpaksaan dan permusuhan, perlahan berubah menjadi getaran rasa yang tak terduga. Ketika ancaman luar dan rahas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu gerimis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Kisah yang Tak Pernah Berakhir

Waktu terus berjalan tanpa henti. Lima tahun setelah kepergian Arga dan Laras, kehidupan di kediaman Pratama tetap berjalan dengan damai dan teratur. Tidak ada kekosongan yang terasa menyedihkan, melainkan kehadiran yang terasa selalu ada — seolah kakek dan nenek itu masih duduk di bangku taman, mengawasi dan memberkati setiap langkah keturunannya.

Raka kini memegang kendali penuh atas Grup Pratama, didampingi setia oleh Kirana. Di bawah kepemimpinan mereka, perusahaan tidak hanya semakin maju dan berkembang pesat hingga menjangkau pasar internasional, tetapi juga tetap memegang teguh prinsip lama: “Berkembang untuk memberi manfaat, bukan hanya untuk menumpuk harta.”

Yayasan sosial yang dirintis Laras dan Anindya kini menjadi salah satu lembaga terpercaya di negeri ini. Ribuan anak mendapatkan pendidikan, keluarga miskin mendapatkan mata pencaharian yang layak, dan puluhan desa terangkat derajat kehidupannya. Setiap laporan kegiatan yang diterima, selalu ditutup dengan kalimat: “Melanjutkan jejak cinta Arga dan Laras Pratama.”

 

Warisan yang Lebih Berharga dari Emas

Suatu sore, Raka mengajak putra sulungnya yang berusia sepuluh tahun — bernama Arga Muda — berjalan-jalan menyusuri taman yang sudah menjadi saksi bisu perjalanan keluarga ini selama puluhan tahun. Di sana masih berdiri kokoh bangku kayu tua tempat Arga dan Laras biasa duduk, kini dipasangi papan kecil bertuliskan:

“Di sini dimulai perjalanan yang membuktikan:

Cinta bisa tumbuh dari awal yang sulit,

Bertahan melewati segala badai,

Dan hidup selamanya dalam ketulusan.”

Anak kecil itu membaca tulisan itu perlahan, lalu menoleh menatap ayahnya dengan mata penuh rasa ingin tahu.

“Ayah, kenapa Kakek Buyut dan Nenek Buyut begitu dihormati semua orang? Apakah karena mereka sangat kaya dan memiliki banyak gedung tinggi?” tanyanya polos.

Raka berlutut sejajar dengan tinggi putranya, menatap matanya dengan senyum lembut namun tegas.

“Dengar baik-baik, Nak. Gedung dan kekayaan itu hanya alat yang mereka miliki. Warisan terbesar yang mereka tinggalkan bukanlah emas atau tanah luas, melainkan cara hidup dan cara mencintai. Mereka mengajarkan kita bahwa:

✅ Kejujuran lebih berharga daripada keuntungan sesaat

✅ Kepercayaan harus dijaga lebih dari nyawa sendiri

✅ Dan cinta yang paling kuat bukan yang datang dengan mudah, tapi yang tetap bertahan meski harus melewati pahitnya kehidupan.”

Ia melanjutkan sambil menunjuk ke arah bangku tua itu:

“Kakek Buyut dan Nenek Buyut dipersatukan dalam pernikahan yang terpaksa, tanpa saling mengenal dan tanpa rasa cinta di awalnya. Tapi mereka memilih untuk saling menghargai, saling percaya, dan tumbuh bersama. Itulah sebabnya kisah mereka tetap hidup sampai sekarang — karena kebenaran dan kebaikan tidak akan pernah mati.”

Arga Muda mengangguk perlahan, seolah mencoba memahami makna mendalam itu. “Jadi suatu hari nanti, jika aku menghadapi kesulitan atau merasa tidak tahu harus berbuat apa, aku cukup mengingat apa yang mereka lakukan?”

“Tepat sekali,” jawab Raka bangga. “Nama keluarga kita tidak akan melindungimu dari masalah, tapi prinsip dan kebaikan hatimu akan menjadi perisai terkuatmu. Ingatlah selalu: cinta dan kepercayaan adalah akar yang membuat pohon ini tetap berdiri tegak selamanya.”

 

Menghadapi Tantangan di Era Baru

Tidak lama kemudian, ujian kembali datang menguji keteguhan keluarga Pratama. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat dan gempuran informasi yang bisa menyebar dalam hitungan detik, muncul kembali tuduhan serupa seperti yang pernah dialami Arga puluhan tahun silam.

Sebuah pihak yang iri dan ingin menjatuhkan nama baik mereka menyebarkan kabar bohong bahwa Grup Pratama terlibat dalam korupsi dan merusak lingkungan demi keuntungan sendiri. Berita itu menyebar cepat ke media sosial, membuat banyak orang mulai ragu, bahkan nilai saham perusahaan sempat merosot tajam.

Banyak penasihat menyarankan Raka untuk melawan dengan kekuatan hukum, membalas serangan dengan serangan yang lebih keras, dan menghancurkan nama baik lawan. Namun Raka teringat pesan-pesan yang diturunkan secara turun-temurun.

Ia mengumpulkan seluruh jajaran pimpinan keluarga dan perusahaan, lalu berkata dengan tenang:

“Dulu Kakek Buyut pernah difitnah lebih kejam dari ini. Ia tidak membalas dengan kebencian, melainkan membuktikan dengan kebenaran. Kebohongan itu seperti kabut — terlihat tebal dan menutupi pandangan sesaat, tapi ia akan hilang dengan sendirinya jika matahari kebenaran bersinar terang.”

Raka dan timnya memilih cara yang sama: mengumpulkan seluruh bukti fakta, menyampaikannya secara terbuka dan jujur kepada publik, terus menjalankan kegiatan perusahaan sesuai prinsip, dan tidak pernah berhenti melakukan kebaikan meski namanya dicemari.

Kirana mendampingi suaminya, turun langsung menjelaskan kepada masyarakat, menunjukkan bukti nyata dari kegiatan sosial dan dampak kerja mereka. Ia berkata kepada wartawan:

“Keluarga kami percaya bahwa kepercayaan yang dibangun selama puluhan tahun tidak bisa dihancurkan hanya dengan satu tulisan bohong. Kami tidak takut diperiksa, karena kami tidak pernah berniat menyakiti siapa pun. Biarkan waktu dan kenyataan yang menjawab segalanya.”

Benar saja, dalam waktu beberapa bulan, penyelidikan independen membuktikan bahwa tuduhan itu tidak berdasar. Pelaku penyebar berita bohong akhirnya ketahuan dan meminta maaf secara terbuka. Lebih dari itu, rasa hormat dan kepercayaan masyarakat justru kembali meningkat — mereka melihat bahwa keluarga Pratama tetap memegang prinsip meski sedang tertekan.

 

Kisah yang Terus Ditulis

Beberapa tahun kemudian, pada hari ulang tahun pernikahan Raka dan Kirana yang ke-25, mereka mengadakan perayaan sederhana di taman yang sama. Di hadapan keluarga besar dan teman-teman terdekat, Raka berdiri dan berbicara dengan suara haru:

“Dulu saya bertanya-tanya: apakah mungkin kisah cinta seindah milik Kakek dan Nenek bisa terulang kembali? Jawabannya saya temukan selama mendampingi Kirana. Cinta tidak memiliki satu pola tetap. Ia bisa dimulai dari keterpaksaan, dari pertemuan yang tidak terduga, atau dari perbedaan pendapat. Tapi kuncinya selalu sama: kesediaan untuk saling mendengarkan, saling memaafkan, dan saling melengkapi kekurangan.”

Kirana menggenggam tangan suaminya dan menambahkan:

“Kita tidak mewarisi kisah mereka untuk diulang persis sama, tapi untuk melanjutkan semangatnya. Setiap pasangan, setiap keluarga, memiliki jalan dan kisahnya sendiri. Tapi selama kita berpegang pada kejujuran dan cinta yang tulus, apapun awalnya, ia akan berakhir indah.”

Di kejauhan, Arga Muda dan adik-adiknya bermain riang di bawah pohon beringin tua. Mereka tidak hanya mewarisi nama, kekayaan, dan kedudukan — tetapi yang terpenting, mereka mewarisi cahaya yang akan menuntun langkah mereka seumur hidup.

Dan begitulah, kisah Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga tidak pernah benar-benar berakhir. Ia terus ditulis ulang dalam setiap generasi, dalam setiap senyum, dalam setiap kebaikan, dan dalam setiap hati yang percaya bahwa cinta sejati selalu memiliki kekuatan untuk mengubah segalanya — dari yang sulit menjadi mudah, dari yang pahit menjadi manis, dan dari yang terpaksa menjadi keabadian.

Selamanya akan terus hidup — sebagai kisah harapan bagi siapa saja yang percaya pada takdir dan cinta.

1
Lisa
Ceritanya menarik Kak
ayu ambara: maksih kk😍
total 1 replies
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa: oke Kak Ayu 👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!