NovelToon NovelToon
Jeritan Hati Arumi

Jeritan Hati Arumi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Misteri
Popularitas:498
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

“ Hidup itu harus di jalani saja ”


Perkataan itu. Membekas di telingaku suara hangat nenek yang memberitahu ku bahwa hidup harus ku jalani dengan ikhlas


Namun waktu cepat berjalan, sehingga aku muak dengan perkataan seperti itu bagi mereka seorang gadis yang tidak berkecukupan harus di perilaku kan berbeda karena dia tidak mampu untuk apapun.



Terkadang kita lelah untuk menjadi orang yang baik, entahlah aku hanya letih menjadi seorang wanita yang baik dan di pandang sebelah mata sama semua orang.





— Jeritan Hati Arumi —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18 Terluka

Arumi menekan dadanya, rasa sakit itu membelenggu jiwa nya — perkataan Laila terputar di benak nya ia menghentikan langkahnya di ujung tangga.

Air mata mengalir deras bagaikan hujan, ketidak percayaan menusuk rongga dadanya seolah ada jutaan — belati tajam yang menusuk hatinya. " Ibu apakah benar? " Arumi mendongakkan kepala ke atas langit-langit

Seolah langit akan menjawab, namun hanya ke sunyian yang menusuknya — ini terlalu cepat terlalu membuat dirinya sakit. Ia pikir ia sudah menemukan titik terang di kehidupan nya namun?

Hanya tipu muslihat saja, ia harus merasakan sakit yang teramat sakit untuk ke sekian kalinya. Arumi menegakkan punggung nya tatapannya mengarah ke pintu luar yang terbuka lebar — ia harus pergi ia masih punya masa depan, " Nek, kenapa nenek jahat sama aku?.. Kenapa Nek? " Gumam Arumi langkahnya terseok-seok menuju pintu luar tersebut

" Kenapa nenek menjodohkan, aku pada orang yang salah? " Tanya Arumi di sela langkahnya kekecewaan itu mendatanginya.

Ia tersenyum patah kala kakinya menginjak pintu luar — bebas ia akan bebas dari rumah yang akan membawanya, kepada kematian

Tetiba sebuah tangan kekar menghentikan langkah nya, ia menoleh ke belakang ia begitu terkejut sekali melihat sang suami yang menatapnya tajam seolah hendak membunuh nya.

" Lepaskan aku! " pinta Arumi dengan suara bergetar penuh ketakutan.

Adrian menyunggingkan senyuman sinis " Lepaskan kamu?, setelah kelahiran kamu membawa petaka bagi hidupku apakah — harus aku melepaskan mu? " Kata Adrian menusuk hati sekali

" Aku ngga pernah minta di lahirkan dengan cara, hina seperti itu Bang! " Ungkap Arumi hatinya terasa sangat sakit sekali— air mata mengalir dari pelupuk matanya.

" Ngga usah sok nangis dan menyesal, asal kamu tahu Ibu kamu itu merusak kebahagiaan ku Arumi! " Bentak Adrian

Tubuh Arumi bergetar hebat mendengarnya, sakit itu menyiksa tubuhnya dengan kasar Adrian mencengkram rahang Arumi membuat tubuh nya — terangkat tidak terpijak tanah lagi.

" Kenapa abang lakukan ini sama aku?, aku- adalah istri abang dan Adik abang.. Lepaskan aku! " Ucap Arumi terbata-bata

Adrian mengeratkan rahangnya, kilatan kemarahan terpancar jelas dari - manik legam nya seolah ingin menelan Arumi. Gadis yang ada di hadpaannya " Setelah aku cari kamu jauh-jauh, terus aku nikahkan mu terus aku harus lepas kan kamu begitu? " Kata Adrian menyindir

" Asal kamu tahu ya, tujuanku membuatmu hancur seperti apa yang mama dan aku rasakan. Ketika kamu hadir ke dunia ini! " Lanjut Adrian penuh penekanan

" Aku mohon maafkan aku!, aku ngga pernah minta unt- kata-kata itu terpotong begitu saja, saat Adrian menampar pipi tirus itu membuat Arumi terhuyung ke aspal. Adrian dengan sadis menarik ujung baju Arumi membuat gadis itu tercekik,

" Lepas! " Pinta Arumi penuh harap

" Jangan harap! "

Adrian menyeret Arumi, lalu ia membanting tubuh itu masuk ke dalam mobil Arumi menggeleng kan kepalanya Mobil berjalan dengan laju sekali.

" Kita mau kemana?, kenapa kamu lakukan ini sama aku bang? " Cecar Arumi dengan segala keberanian yang tersisa

" Diam kamu!, kamu hanyalah petakan bagi keluargaku! " Bentak Adrian

" Bang, aku benar-benar ngga tahu! " Ia menangkup kan kedua belah tangannya di dada air mata mengalir, menatap Adrian penuh harap

" Kamu bisa pergi selepas kamu melayani dia! " Kata Adrian dengan suara menyiratkan sebuah misteri yang membuat tubuh Arumi menegang.

1
Emily
curiga samudra itu arwah
bidadari: 🙂🙂 baca terus ya ka
total 1 replies
Emily
laila pemuja syaiton
Emily
wah udah murtadkah keluarga adrian
Emily
Innalillahi wainnailaihi rojiun ya thour
Emily
kenapa obatnya gak disimpan di saku malah di tenteng tenteng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!