NovelToon NovelToon
Move

Move

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Kaya Raya / Mengubah Takdir / Penyeberangan Dunia Lain / Chicklit / Tamat
Popularitas:86.9k
Nilai: 5
Nama Author: senja liana

Alice yang merasa hidupnya sudah lengkap dan berada dalam kebahagian, harus dihadapkan dengan takdir yang tiba-tiba mempermainkan hidupnya.

Sebuah kecelakaan yang terjadi tanpa sengaja mengubah seluruh alur kisah hidupnya dimana ia tiba-tiba terbangun dan menjadi seorang istri sekaligus ibu dari dua anak super nakal yang sama sekali tidak ia kenali sebelumnya.

Alice benar-benar tidak tahu apa yang terjadi kepadanya saat ini.

Mampukah Alice melewati segalanya? Bagaimana cara Alice kembali ke kehidupannya yang normal?

Ikuti terus kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja liana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia telah berbohong

"Siapa kamu? Mengapa aku baru melihat mu di sini?" ucap Alice kemudian ketika melihat wajah asing di rumah ini.

Mendengar hal tersebut ia lantas langsung tersenyum dengan simpul sambil melangkahkan kakinya mendekat ke arah di mana Alice berada kemudian meletakkan nampan yang ia bawa tepat di atas nakas.

"Saya Mila Nyonya asisten rumah tangga yang baru, saya dan teman saya satu lagi menggantikan Inah dan juga Ani asisten rumah tangga yang lama di Rumah ini." ucap Mila dengan tersenyum ramah sambil sedikit menunduk ke arah Alice saat itu.

Sedangkan Alice yang mendengar perkataan dari Mila barusan tentu saja terkejut. Entah mengapa pergantian art ini benar-benar membuat rasa curiga kembali muncul di benak Alisa saat itu. Alice yang mulai merasa percaya jika ia adalah Ibu dari Belinda juga Altair sekaligus istri dari seorang Kafin, lantas merasa kembali di tampar oleh kenyataan jika semua ini terasa semakin mencurigakan baginya.

Meski hal itu belum terbukti kebenarannya, namun kepergian Inah dan juga Ani yang secara bersamaan tepat setelah mereka berdua tanpa sengaja mengatakan sesuatu. Membuat Alice semakin menaruh rasa curiga besar di hatinya saat ini.

"Aku yakin ada yang tidak beres saat ini." ucap Alice kemudian dalam hati.

Sedangkan Mila yang melihat Alice hanya terdiam sambil termenung menatap lurus ke arah depan, membuatnya tentu saja langsung mengernyit sekaligus penasaran akan apa yang telah dipikirkan oleh Alice saat ini.

"Maaf Nyonya apakah ada sesuatu yang Nyonya perlukan lagi? Biar saya bantu carikan." ucap Mila kemudian yang lantas membuyarkan segala lamunan yang ada di pikiran Alice saat itu.

"Tidak ada Bi terima kasih..." ucap Alice kemudian sambil tersenyum ke arah Mila.

Mendengar hal tersebut lantas pada akhirnya membuat Mila pamit undur diri dari sana dan melangkahkan kakinya pergi dari area kamar meninggalkan Alice orang diri di sana dengan beragam pikiran yang memenuhi kepalanya saat ini.

Pikiran Alice benar-benar melayang entah ke mana, Alice tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Disaat hatinya mulai percaya akan sesuatu hal yang berada di hadapannya, sesuatu yang lain mencoba untuk menggoyahkan kembali hatinya dan membuatnya semakin merasa curiga akan fakta yang terjadi dalam kehidupannya saat ini.

Alice mengacak-ngacak rambutnya dengan kesal ketika ia tidak mendapati jawaban apapun. Kini setelah kepergian Inah dan juga Ani dari Rumah ini, Alice semakin terasa bimbang. Entah kepada siapa lagi ia bisa bertanya akan apa yang terjadi kepada dirinya saat ini, sumber informasi dan juga mungkin yang mengetahui segala hal yang terjadi kepadanya kini benar-benar telah dilenyapkan oleh Kafin.

"Harusnya aku bertanya terlebih dahulu kepada mereka berdua saat itu, mengapa aku bodoh sekali?" ucap Alice menyesali sesuatu hal bodoh yang ia lakukan tempo hari.

***

Siang harinya

Sementara itu di area bawah, sebuah suara bel yang di tekan beberapa kali lantas langsung membuat Mila dan juga Lala saling pandang antara satu sama lain. Kedua art baru itu lantas bertanya-tanya dan juga penasaran akan siapa yang tengah bertamu saat ini.

"Siapa yang bertamu ya mbak?" tanya Lala kepada Mila yang tengah sibuk menyiapkan menu masakan untuk makan siang.

"Biar aku saja yang membukanya kamu lanjutkan saja memasaknya." ucap Mila kemudian sebelum pada akhirnya berlalu pergi dari sana menuju ke arah pintu utama.

.

.

.

.

Cklek

"Maaf anda mencari siapa ya?" tanya Mila kemudian ketika mendapati seorang Pria dengan wajah blasteran bule tengah berdiri tegak dihadapannya.

"Apa Kafin ada?" tanya seseorang tersebut yang ternyata adalah Alex.

"Tuan ada di dalam, dengan siapa ya saya berbicara? Biar nanti sekalian saya sampaikan kepada Tuan." ucap Mila kemudian.

"Katakan kepadanya Alex ada di sini untuk menyampaikan sebuah berkas penting." ucap Alex yang di balas Mila dengan anggukan kepala.

"Baik akan saya sampaikan, silakan masuk ke dalam Pak saya akan memanggilkan Tuan." ucap Mila kemudian sambil mempersilahkan Alex untuk masuk ke dalam.

Setelah kepergian Mila dari sana, Alex terlihat mulai melakukan kakinya duduk ke arah sofa. Ditatapnya area sekeliling seakan tengah mencari sesuatu saat ini. Entah apa yang menjadi tujuan Alex saat ini, namun yang jelas ia benar-benar ingin membuktikan sendiri kebenaran dari perkataan Alma yang mengatakan jika Bianca hidup kembali. Setidaknya ia tetap harus memastikannya sekaligus melihatnya sendiri, walau dipikirkan secara bagaimanapun hal itu tetaplah tidak mungkin baginya.

"Awas saja jika sampai kamu membohongiku, lihat saja apa yang akan aku lakukan untuknya..." ucap Alex dengan tatapan yang tajam sambil terus mengedarkan pandangannya ke arah sekitar.

**

Ruangan kerja Kafin

Setelah Mila melaporkan kedatangan Alex kepada Kafin, Mila kemudian mempersilahkan Alex untuk menuju ke arah ruang kerja milik Kafin yang terletak tidak jauh dari area ruang tamu.

Ada sedikit perasaan kesal yang menghinggapi diri Alex ketika ia tidak mendapati kehadiran Bianca sedikitpun. Ia bahkan sudah melihat dan juga mengedarkan pandangannya ke arah sekitar, namun tetap saja ia tidak menemukan kehadiran Bianca dimana pun membuat helaan napas berhembus dengan kasar dari mulut Alex saat itu.

"Sial.. Rupanya Alma benar-benar telah menipu diri ku..." ucap Alex sebelum pada akhirnya berlalu pergi dan masuk ke dalam ruangan kerja milik Kafin.

***

Hampir satu jam lamanya Kafin dan juga Alex membahas perihal pekerjaan. Alex yang sudah menyelesaikan pekerjaannya lantas mulai pamit undur diri dari sana dan berhenti sejenak ketika ia mengingat sesuatu.

Bagaimana keadaan anak-anak? Apakah mereka baik-baik saja?" ucap Alex kemudian mulai bertanya sekaligus memancing Kafin.

"Anak-anak ku baik, bahkan lebih baik dari sebelumnya." ucap Kafin sambil tersenyum simpul.

Hal tersebut tentu saja langsung mengundang beberapa pertanyaan dalam diri Alex ketika melihat senyuman Kafin terlihat dengan jelas pada raut wajahnya.

"Ada apa ini Bro? Apa kau sesuatu yang baru? Mengapa raut wajah mu seperti orang yang sedang kasmaran?" ucap Alex kemudian dengan raut wajah yang penasaran.

"Ah kau itu bisa saja, sudah sana pergi.. Bukankah katamu kau akan ada rapat beberapa menit lagi?" ucap Kafin kemudian mengusir Alex agar segera berlalu pergi dari sana.

"Baiklah-baiklah jika kau tidak ingin mengatakannya aku akan pergi sekarang, dasar!" ucap Alex dengan nada yang meledek ke arah Kafin, membuat Kafin hanya menggelengkan kepalanya secara perlahan melihat tingkah laku Alex barusan.

Alex yang tak mendapati jawaban apapun hanya bisa memasang raut wajah yang dingin tepat setelah gurauannya keluar untuk Kafin barusan. Sambil mulai membuka pintu ruangan kerja milik Kafin, sebuah perasaan terkejut mendadak memenuhi dirinya ketika mendapati seseorang yang ia cari sedari tadi berada di hadapannya.

"Bianca!"

Bersambung

1
falea sezi
sumbar nya astaga akhirnya doangg matii
Amriati Plg
Si kembar umur berapa thor
Amriati Plg
Pantesan keluarga alice ngk cari rupanya sudah di rekayasa oleh kafin seolah olah alice meninggal dunia
Amriati Plg
Apa yang melatar belakangi kafin buat bohong sama alice pasca kecelakaan yang alice alami bukan hanya untuk anaknya pasti kafin bohong ini ngk sesederhana kelihatannya
Amriati Plg
Jangan jangan bianca meninggal bukan murni kecelakaan tapi pembunuhan berencana, curiga sama teman kafin itu
Amriati Plg
Kayaknya wajah alice persis sama bianca dan yang menyelamatkan alice dari kecelakaan itu pasti kafin
Shuhairi Nafsir
Bosan dengan sikapnya Alice ego nga sadar diri. kapok Allah turun kan musibah kepadanya
Alya Yuni
Makanya bru naik jabatn jngn minm bnyk mabok mcm orng gk waras
TDT Angreni
cerita misteri... bagus alur ceritanya...
TDT Angreni
awalan cerita yang bagus... keren
TDT Angreni
waaaoooowww perkataannya 😲😲😲
👑Keluarga author
rate
👑K.A
⭐⭐⭐⭐⭐
Citoz
hadir kk 🥰
Risfa
Hadir ka
meylani putri 2
keren thor
Ika Ogenk
pikiran q jd bercabang", ini Thor...banyak kemungkinan yg terjadi pd hidup Alice🤔menarik....
피롷: aku jga ikutan puyeng ini pikiran bercabang kemna2
total 1 replies
zeazi mct
lanjut thor🤗
semangat dan tetap semangat 😁😇
zeazi mct
tunggu kelanjutannya 😇
seru banget aku suka noevelnya😊
tetap sangat🤗
abu😻acii
awal yg menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!