NovelToon NovelToon
Sang Rahim Bayaran

Sang Rahim Bayaran

Status: tamat
Genre:Poligami / CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:159.5k
Nilai: 5
Nama Author: Wind Rahma

Naima menjual rahimnya untuk mendapat sejumlah uang demi mengobati sang ibu yang sedang terbaring sakit.

Lalu siapa pria yang membeli rahimnya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fakta Baru

Zico mengantar Naima ke rumah sakit. Ia hanya mengantar sampai depan pintu ruang rawat inap bu Maya. Setelah itu, ia berpamitan untuk pergi lagi.

"Tolong jaga anak itu baik-baik. Aku tidak ingin sesuatu buruk terjadi pada anakku," pesan Zico dan di angguki oleh Naima.

"Iya, aku pasti bakal jaga anak ini. Sebab ini anakku juga."

"Ah ya, nanti aku akan belikan ponsel untukmu, agar aku bisa tahu kabarmu selama aku berada di rumah Aylin."

"Tidak perlu, aku tidak membutuhkan ponsel." tolak Naima.

"Tapi aku perlu tahu kabarmu, kabar anakku."

"Tapi-"

"Sudah, tidak perlu menolak. Aku yang akan membelikannya."

Naima pun diam. Sebenarnya ia memang tidak butuh ponsel, tapi Zico tetap ingin membelikannya.

Seorang pria baru saja keluar dari ruang rawat sepupunya. Langkahnya terhenti begitu ia melihat sosok yang berdiri tujuh meter dari tempat berdirinya. Sosok itu berdiri membelakangi dan tampak ngobrol dengan wanita yang ia ketahui bernama Naima.

"Kenapa orang itu tidak asing ya?" pikirnya.

"Dari postur tubuhnya, aku seperti mengenal dia. Tapi siapa?"

Pria itu memperhatikan postur tubuh sosok orang yang berdiri berhadapan dengan Naima. Memang tidak asing.

"Apa itu kekasih atau suami dari Naima ya?" pikirnya lagi.

Karena penasaran, pria tersebut perlahan melangkah ke arah dua orang yang sedang bicara barusan. Begitu sudah dekat, pria itu pergi dari hadapan Naima.

Naima memandangi arah kepergian Zico, pria itu berjanji akan kembali menemuinya setelah pulang dari kantor. Begitu ia membalikan badan, ia di kejutkan oleh sosok pria yang kini berdiri di hadapan nya.

Tubuh Naima terlonjak kaget, ia sampai memegangi bagian dadanya.

"Arsa? Sejak kapan kau berdiri di sini?" tanya Naima kemudian, namun pria itu memandang ke arah perginya Zico.

"Dia siapa? Kekasihmu? Suamimu?" tanya Arsa membuat alis Naima berkerut.

"Memangnya kenapa?" Naima balik bertanya.

"Aku merasa tidak asing dengannya. Aku merasa aku mengenalnya. Meski aku tidak melihat wajahnya tadi. Postur tubuhnya mirip suami teman sepupuku, Zico."

Seketika iris mata Naima melebar. Ia tidak menyangka jika Arsa mengenali Zico. Dan yang membuat ia terkejut, Zico merupakan suami dari teman sepupunya. Itu akan menjadi suatu bahaya baginya, jika Arsa sampai memergoki dirinya bersama Zico, maka tamatlah riwayatnya.

"Zico suami dari teman sepupumu? Siapa dia? Bahkan aku tidak tahu." Naima berusaha menetralisir kegugupan nya agar Arsa tidak curiga padanya.

"Aku bilang hanya mirip. Aku pikir itu dia."

Naima menggeleng. "Bukan, dia suamiku. Namanya Daniel," jawab Naima bohong.

"Oh .. Suamimu. Jadi kau sudah menikah?"

Wanita itu mengangguk. "I-iya. Kenapa memangnya?"

"Tidak, tidak apa-apa. Aku pikir kau belum menikah. Ya sudah, kalau begitu aku mau ke kantin. Mau ikut?"

"Tidak, aku mau melihat kondisi ibuku."

"Ah ya sudah, aku duluan, ya."

"Iya, silahkan."

Arsa pun melipir pergi dari sana. Setelah pria itu pergi, Naima menghembuskan napas lega. Beruntung Arsa tidak sampai melihat wajah Zico tadi.

Kalimat Arsa tadi mengingatkannya pada wanita yang tidak sengaja menabraknya di belokan lorong beberapa waktu lalu.

"Apa mungkin istri Zico yang di maksud oleh Arsa itu wanita yang tidak sengaja menabrak ku?" pikir Naima.

"Aku harus berhati-hati lagi," ucapnya.

Naima bergegas masuk ke dalam ruang rawat tempat ibunya.

_Bersambung_

1
Suartati Hasibuan
keren nih kayaknya ceritanya
sandi Gelau
tk mslh itu ank zico..lmbt laun pun zico ttp sma Alyin
Wiek Soen
nanti mampir Thor
tina_sa
kejam sekali sitya ini,bisa bisanya dy berbicara seperti itu dg temanya.
tina_sa
wah sekali tembak langsung tepat sasaran si zico,keren.
tina_sa
ternyata suhu si arsa q kira cupu😁
tina_sa
menariiiik.,
tina_sa
gercep juga si zico,semangat
tina_sa
baru mampir thor,untuk pertama baca novelnya 😊
Wind Rahma: Happy Reading ❣️
total 1 replies
Maya Sari Niken
nanti gimana perut makin besar kan keliatan
Ana Susana
👍
Wiek Soen
akhirnya bahagia juga
Wiek Soen
ternyata Arsa toh
Wiek Soen
akhirnya sama2 terluka
Wiek Soen
kok tambah nyesek Thor
Wiek Soen
sampai kebawa ceritanya aq thor
Wiek Soen
semangat Naima
Wiek Soen
Zico tanggung jawab betul
Wiek Soen
pertama perut yg di kenyangkan
Wiek Soen
pingin ketawa juga pingin menangis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!