NovelToon NovelToon
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

Status: tamat
Genre:Berondong / Single Mom / Tamat
Popularitas:94k
Nilai: 4.9
Nama Author: Edi Suheri

Arav, pria yang menjadi Ayah bagi anak Lisa secara tiba-tiba muncul kembali setelah 5 tahun berpisah. kehadiran yang tidak diinginkan membuat Lisa syok akan sosok laki-laki tersebut.

Masa kelam hidup yang berhasil ia lewati bersama anaknya tanpa sosok kehadiran seorang suami, tapi malah mempertemukan mereka kembali.

Akan kah Lisa menyerah atau semakin mendekati pria itu, apalagi dengan kekayaan dunia yang di tunjukkan pria itu.

"Aku membencimu Arav, aku membeci takdir yang mempertemukan kita!"

Jus Anggur (jangan lupa subcraib ya cantik)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Edi Suheri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

"Dion, Lisa," panggil Arya menghampiri dua sosok yang ia rindukan selama ini.

Lisa yang awalnya hendak menoleh ke arah Uncle tampan yang dimaksudkan Dion pun terhenti mendengar namanya di panggil seseorang sangat familiar akan suaranya, begitu pula dengan Dion yang ikut mengalihkan pandangannya.

"Arya," gumam Lisa cukup terkejut atas kehadiran pria itu.

"Uncel." Dion spontan antusias ia segera berlari menghamburkan pelukannya pada Arya yang seketika mengendongnya

"Hahaha .... Akhirnya kita ketemu lagi, Uncle sangat merindukanmu Boy," kata Arya semakin mempererat pelukannya mengendong Dion yang seolah tanpa beban baginya.

"Dion juga merindukan Uncel, kenapa Uncel lama sekali pulang," dengus Dion mengerucutkan bibirnya menatap Arya lekat.

Tawa Arya kembali lepas merasa gemas dengan Dion memasang wajah begitu. "Hahaha kau sangat mengemaskan boy."

"Arya kapan kamu pulang kenapa kamu tidak mengabariku lebih dulu?" Lisa masih merasa tak percaya, sudah lama ia tidak melihat laki-laki itu sekali melihat malah seperti jelangkung yang datang secara tiba-tiba membuatnya nyaris tak percaya.

"Sengaja biar jadi kejutan hehehe, ayo kita pulang sekarang, eh kita cari makan dulu deh. Aku belum makan apapun sejak tadi laper," ujar Arya menarik lembut tangan Lisa agar mengikutinya ke arah mobil.

"Bukannya di pesawat disediakan makanan?"

"Iya, tapi tidak enak, aku lebih suka makanan yang kamu masak."

"Hilih alasan, kamu memang pantas disebut raja gombal," cetus Lisa merasa tak habis pikir dengan temannya yang satu ini. Namun begitu Arya sangat baik padanya, Lisa begitu bersyukur. Kalau bukan karena Arya mungkin dia tidak akan bisa bekerja di perusahaan sebesar itu, ya walaupun sebagai ob. Tapi gajinya sangat tinggi ketimbang perusahaan lainnya.

Sepanjang perjalanan Dion dan Arya tak habis-habisnya bercerita tentang apa yang mereka alami selama mereka berpisah, apalagi Dion sejak dari tadi begitu antusias atas ke pulangan Arya di tambah ia mendapat hadiah mobil mainan baru dari Arya, kesenangannya semakin bertambah.

Sampai di Cafe pun hal demikian masih terjadi sembari menunggu makanan datang, Dion dan Arya tak habis habisnya bercerita sedangkan Lisa hanya mendengar saja sesekali ia ikut menimpali obrolan mereka.

Saat saat seperti inilah yang membuat hati Lisa tenang menyimpan kehangatan mendalam dihatinya. Melihat sang buah hati tertawa lepas begitu senang bercerita. Arya sangat pas menjadi teman Dion, walaupun umur mereka terpaut jauh layaknya ayah dan anak tapi Arya sangat menanggapi semua perkataan Dion.

Pukul 8 malam Akhirnya mobil Arya masuk ke area apartemen sederhana milik salah satu orang kaya di kota manila. Tidak bertingkat tinggi layaknya apartemen lainya yang begitu tinggi dan megah. Apartemen yang Lisa tempati hanya memiliki 3 tingkat saja dan 8 ruangan kamar, Lisa berada di paling bawah, ia sengaja karena ia begitu khawatir akan Dion naik turunnya tangga nantinya. Arya sudah beberapa kali membujuk Lisa untuk pindah ke apartemen miliknya yang tidak ia tempati tapi Lisa selalu menolaknya merasa tidak enak atas sikap perhatiannya Arya menurutnya terlalu berlebihan.

Apartemen yang Lisa tempati tidak memiliki Lift melainkan hanya tangga yang menghubungkan antara lantai 1, 2 dan 3.

Arya awalnya ingin mampir sebentar masuk ke dalam apartemen Lisa tapi niatnya terurung karena mendapatkan panggilan dari sang ibunda. Dengan berat hati Arya minta pamit.

"Terimakasih ya Arya atas semuanya, aku tidak tau harus berucap apalagi selain terima kasih, kamu sudah sangat baik kepadaku dan juga Dion, aku tidak akan pernah melupakan kebaikanmu ini," ujar Lisa. Sungguh ia tidak tau harus berkata apalagi selain rasa terimakasih nya yang mendalam.

Arya terkekeh kecil untuk beberapa saat. "Tidak apa-apa Lis, aku sudah menganggap kalian sebagai keluargaku aku juga senang bisa membuat Dion bahagia, kamu lihat sendiri kan tadi bagaimana Dion antusias kepadaku. Melihatnya seperti itu saja sudah membuatku juga ikut bahagia."

"Iya, Dion sangat senang kepadamu. dia juga begitu antusias atas ke pulanganmu, sekali lagi aku ucapkan terimakasih ya Arya," tutur Lisa.

"Sama-sama, kalau begitu aku pulang dulu ya, oh iya aku hampir saja lupa. Aku membelikan oleh oleh untuk kalian, sebentar." Arya segera berlari kecil menuju bagasi mobilnya lalu mengeluarkan beberapa paper bag berukuran besar dari sana lalu menyerahkannya kepada Lisa.

"Astaga, apa ini kenapa banyak sekali, ini semua untuk kami?" Lisa nyaris tak percaya.

"Hmm." Arya mengangguk mantap. "Itu ada beberapa pakaian untukmu juga untuk Dion, ada juga beberapa barang lainnya, aku rasa kalian suka jadi aku membelikannya untuk kalian," ujar Arya.

"Tapi Arya, ini terlalu banyak. Aku merasa tidak pantas menerimanya," tolak Lisa ia tidak bisa membayangkan berapa uang yang dikeluarkan Arya untuk barang-barang sebanyak ini.

"Suttt jangan menolaknya, kamu selalu saja demikian sangat susah menerima pemberianku, kali ini kamu harus menerimanya ok," kata Arya tidak terima penolakan.

"Tapi Arya aku---"

"No! tidak ada tapi tapian Lis, aku iklas melakukan apapun terkait kalian berdua jadi aku mohon jangan menolaknya kali ini," pinta Arya dengan nada rendah menatap mohon kepada Lisa.

"Baiklah, terimakasih ya untuk semuanya dan hadiah ini," ucap Lisa pasrah membuat senyuman seketika mekar di bibir Arya.

"Sama-sama, kalau begitu aku pulang dulu ya, aku pamit." kata Arya lalu tanpa aba-aba langsung mencium kening Lisa lembut setelahnya tersenyum kecil "Jaga dirimu baik-baik, aku pulang." bisik nya lalu melangkah memasuki mobil.

Lisa membeku, dia terdiam tanpa bergerak sedikitpun, sungguh apa yang dilakukan Arya barusan membuat otaknya kosong terdiam begitu saja. Cukup lama Lisa seperti itu sampai mobil Arya benar benar hilang menelusuri jalan raya tanpa ia sadar.

Kalau di tanya Dion kemana anak itu sudah masuk ke dalam apartemen sadari tadi pertama tiba, Dion begitu buru-buru ingin bermain dengan mainan barunya yang di belikan Arya tadi.

Tak luput dari semua kejadian tanpa disadari Arya dan Lisa. Ada sepasang mata terus saja memperhatikan mereka sejak tadi, siapa lagi kalau bukan Arav. Pria itu serasa sudah kehabisan oksigen didalam ruangan mobilnya saat ini. Melihat apa yang dilakukan Arya tadi kepada mantan kekasihnya di tambah kabar info yang berikan Zaki kepadanya terkait apa yang sudah ia perintah kan.

Ya, sejak ia melihat Lisa bersama Dion tadi di daycare saat itu juga Arav ingin mengetahui siapa Dion sebenarnya dan ada hubungan apa anak itu dengan Lisa, kenapa mereka terlihat sangat akrab. ingatan Arav kembali teringat apa yang ia lihat waktu itu, dimana Lisa sedang bermain bersama anak kecil di taman tak jauh dari kantor, Arav sangat yakin bahwa anak kecil itu adalah Dion.

Hal yang ia duga awalnya akhirnya terungkap, ketika Arav mendapat informasi dari pimpinan daycare, ya Arav langsung bertanya di daycare. Kalau Dion ternyata anaknya Lisa dengannya yang mereka buat sewaktu sma. Ingatan Arav juga kembali teringat kejadian 5 tahun lalu. Dimana Ia mencampakkan Lisa yang saat itu mengandung anaknya buah hati mereka.

Rasanya Arav ingin mengulangi kejadian waktu itu, dadanya terasa sakit jika mengingat bagaimana sikapnya saat itu. Namun tak luput dari kenyataan Arav tidak berdaya sama sekali waktu itu, dia belum punya akses dan juga uang untuk membahagiakan Lisa, terlebih Lisa akan bahaya jika bersamanya.

Berkas isinya biodata kelahiran Dion yang dikirim Zaki kepadanya semakin memperkuat kalau Dion memang adalah anaknya, sangat jelas terlihat siapa nama Ayah kandung Dion disana. Namanya tertulis lengkap. Arav Johanas.

Benar! Arav memerintahkan Zaki untuk mencari biodata Dion secepatnya. Dan Zaki berhasil melakukan apa yang di minta bosnya, serta alamat tinggal Lisa.

Tapi saat tiba di tempat tinggal Lisa, Arav mengerutkan keningnya dalam ketika ekor matanya melihat seorang laki-laki sedang berbicara dengan Lisa terlebih terlihat sangat akrab. Di tambah Arav sepertinya pernah melihat laki-laki itu. Sesaat Arav berpikir namum tak berlangsung lama karena ia langsung ingat kalau laki-laki itu adalah laki-laki yang ia temui di toko mainan tadi.

"Siapa laki-laki tadi?!" tanya Arav menghampiri Lisa yang saat itu hendak masuk ke dalam apartemen.

"Ka-kau!"

Bersambung ......

Jangan lupa votenya kakak cantik. Biar semangat up, tunggu bab selanjutnya.

1
Jumi Saddah
ini cerita beneran end kok nda ada lanjutan nya lgi,,
Gladys Dalsiva
lisa bodoh seharusnya cepat pergi tau ada araf
Suria Zulaikha
penasaran kelanjutannya..😍
Daud Meyli
menarik
Merry Merr
Lanjut dong Thor pleaseee
Narfach Atika
lanjut donk Thor
Mulyana Clara Mustafa
bagus sekali
Nobe Bara
bagus sekali namun sayang baru beberapa bab
Evi mugihartati
bgs
Ai Hodijah
kayanya kalau ada ulet keket kaya giru perlu di gores ,biar tau diri
terimakasih up nya,semoga masih bisa bersambung dan gak lama
saya suka ceritanya
selamar bebuka dan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan
Herlina Rahman
up thor sering2
Titik Supadmi
next thor...👍👍👍👍
Syahria Ria
Lama ya kak othor gak up hee apa di hp ku ya yang lama gak dapat notif ini 😁
Syahria Ria
waduh baru dapat notif kak othor maaf ya baru bisa komen 😁 wadu 😱 siapa ya yang manggil Arav 🙄 hemm pasti si uler keket karian 🤭 apa yang terjadi kalau sampai lisa tau itu tunangan Arav 🙄 bisa2 Lisa dan dion pergi jauh lagi dari Arav 🥴 haiya Arav ayo usir tuh si uler keket sebelum Lisa dan dion pergi lagi darimu pertahankan Lisa dan dion bersama mu Arav apa pun yang terjadi 😔 seandai nya mama Arav tau dan ngamok² tolong jaga lisa dan dion ya Arav kalau kamu gak mua kehilangan lagi ☺ bisa² di ambil uncle Arya 🤪😁
Reza Indra
Biasa
Reza Indra
alamat mata bawang nich.. dn kaya'nya bikin sediichh... 😥😥😥
Ai Hodijah
sakit hati lisa belum terobati,karna lukanya terlalu dalam,penderitaannya tidak sebanding dengan keadannya sekarang,anda harus siap tian dengan segala resikonya,karna andalah yang memulai duluan
💞 Adhel 💞: lanjut Thor, tetap semangat
total 1 replies
Entin Fatkurina
tetap semangat semangat semangat semangat semangat semangat
Titik Supadmi
next thor... 👍👍👍👍😍😍
Eliyah Edres
Lama ya thor nambah nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!