NovelToon NovelToon
I'M FINE

I'M FINE

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:813.6k
Nilai: 5
Nama Author: Virzha

Bagaimana jadinya jika kedua orang yang memiliki sikap yang bertolak belakang mejalani kehidupan dalam sebuah ikatan pernikahan?

Dewa pria sederhana yang ingin meraih asa si Universitas internasional dengan bermodalkan bea siswa. Bertekad menjadi siswa terbaik, justru mengantarkannya ke jurang kehancuran hingga harus menikah dengan Zoya. Wanita pembuat masalah yang ternyata memiliki kehidupan penuh luka.

Zoya di benci oleh Ayahnya sendiri karena di anggap sebagai pembunuh sang ibu. Kurangnya kasih sayang dan perhatian membuat Zoya menjadi anak yang sangat nakal.

Sampai ia di jebak oleh Kakaknya sendiri hingga menikah dengan Dewa untuk balas dendam.


Bagaimana kisahnya? langsung baca ya ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sorot Mata Penuh Luka.

Zoya yang melihat kedatangan Dewa langsung mengembangkan senyum manis lalu membungkukkan badan.

"Selamat untuk motor barunya Tuan putri" kata Zoya dengan nada mengejek kental.

Para mahasiswa disana pun ada yang ikut tertawa namun juga ada yang kasihan pada Dewa. Bahkan Tara sampai tak percaya dengan apa yang di perbuat Zoya. Ia lalu melirik Dewa yang sudah mengeraskan rahangnya menahan emosi.

Tapi Zoya tak perduli, ia tetap tenang dan terus mengembangkan senyum mengejeknya pada Dewa.

"Beraninya kau!" bentak Dewa ingin maju tapi Tara segera menarik lengannya.

"Jangan urusi dia Dewa, wanita ini hanya mencari perhatianmu. Kau jangan sampai terpancing" kata Tara melirik Zoya dengan sinis.

Zoya hanya cuek saja, ia ingin tau apa yang akan Dewa lakukan.

Dewa kali ini benar-benar kesal karena tingkah Zoya sangat keterlaluan. Ia menghempaskan tangan Tara lalu menarik tangan Zoya dengan kasar membuat Zoya kaget karena Dewa mencengkram lengannya sangat kuat.

"Hei, lepaskan" kata Zoya berontak.

"Diam!" bentak Dewa langsung menyeret Zoya dan membawanya pergi dari sana. Ia yang sejak semalam sudah emosi kini bertambah emosi karena tingkah Zoya ini.

Dewa membawa Zoya ke tempat yang jauh dari keramaian yaitu ke gudang belakang sekolah yang cukup kotor. Dewa menghempaskan lengan wanita itu dengan kasar dan mendorong tubuh Zoya ke tembok. Disana hanya ada mereka berdua.

"Apa maksudmu melakukan semua ini?" tanya Dewa dengan suara cukup keras. Ia menatap mata Zoya yang seolah tak pernah takut apapun itu.

"Aku hanya ingin bermain-main" kata Zoya enteng saja.

"Oh, kau ingin bermain-main ya! Baiklah, Akan ku tunjukkan padamu bagaimana bermain-main yang menyenangkan" kata Dewa menatap Zoya dengan bengis.

Tanpa aba-aba, Dewa segera mencium bibir Zoya dengan sangat kasar dan cepat. Zoya tentu sangat kaget dengan serangan tiba-tiba ini. Ia mencoba mendorong tubuh tegap Dewa tapi tangannya langsung di cekal oleh Dewa dan pria itu malah semakin menghimpit tubuhnya di dinding.

"Ehmmmm......" Zoya mencoba menggelengkan kepalanya tapi tak bisa karena kini Dewa malah menekan tengkuknya hingga ciuman mereka semakin dalam.

Dewa benar-benar sangat kasar mencium bibir Zoya, ia bahkan tak segan mengigit bibir Zoya hingga bibirnya berdarah. Ia seolah melampiaskan emosinya dengan mencium bibir Zoya.

Zoya sudah menangis karena mendapatkan perlakuan seperti ini. Seumur hidupnya ia hanya pernah berciuman dengan Dewa, tapi kenapa sekasar ini.

Ciuman itu juga sangat lama dan dalam hingga Zoya merasa kehabisan nafas saat tiba-tiba ada seorang yang datang.

"Eh...Maaf....Tapi Pak Arman memanggil kalian berdua ke ruang BK" kata Mahasiswa itu terlihat kikuk karena memergoki dua orang yang berciuman panas itu.

Dewa segera melepaskan ciumannya saat mendengar itu, Ia kemudian menatap Zoya yang sangat kacau. Mata wanita itu sudah basah dan bibirnya yang biasanya berwarna merah itu kini tampak hitam dan terluka, rambutnya tampak sangat acak-acakan.

"Zoya...Maafkan aku" ucap Dewa sangat merasa bersalah, ia membantu merapikan rambut Zoya tapi wanita itu menepisnya dan segera pergi dari sana.

Dewa mengulum bibirnya, apakah dia keterlaluan melakukan hal itu pada Zoya? ia hanya ingin memberi pelajaran pada wanita itu.

*******

Davies duduk dengan tenang di depan pak Arman selaku guru BK di universitas ini. Tadinya ia akan menemui klien penting tapi tiba-tiba ia mendapatkan telepon dari universitas yang mengatakan kalau putrinya itu baru saja membuat ulah.

"Sebelumnya saya minta maaf Tuan Davies karena sudah menganggu waktu anda" kata Pak Arman terlihat sangat segan dengan Davies karena bagaimanapun juga, Davies adalah donatur terbesar di Universitas ini.

"Langsung saja, apa yang sudah di lakukan putriku" kata Davies dengan datar.

Zoya dan Dewa sudah berdiri di depan Davies sejak tadi. Beberapa kali Dewa melirik Zoya yang hanya diam saja, wanita itu bahkan tak ingin menatapnya sama sekali.

"Begini Tuan, saya selalu dosen pembimbing di Universitas ini sudah cukup kuwalahan dengan apa yang di perbuat Zoya. Para dosen dan anak-anak lain juga banyak yang mengeluh karena Zoya selalu saja membuat masalah. Dan kali ini saya rasa perbuatan Zoya sudah tidak bisa kami toleransi Tuan karena Zoya sudah sangat merugikan Dewa. Zoya sudah merusak motor milik Dewa...." Pak Arman mengentikan ucapannya saat Davies mengangkat tangan pertanda cukup.

Davies pun kemudian bangkit dan menatap putrinya yang sejak tadi tak ingin menundukkan wajahnya sama sekali seolah ia tak bersalah. Zoya bahkan ikut menatap Ayahnya tak kalah tajamnya.

"Kau memang anak tidak berguna! Selalu saja membuat masalah dan membuatku malu" kata Davies sangat marah dan tanpa peringatan langsung menampar pipi Zoya dengan sangat keras.

Pak Arman dan Dewa sangat kaget melihat hal itu. Dewa bahkan tak percaya Ayahnya Zoya sampai tega memukul putrinya sendiri seperti itu. Dewa lalu melihat Zoya yang hanya diam saja.

Zoya tidak menangis atau memegang pipinya yang kini terasa kebas, sudut bibirnya pun sobek hingga anyir darah terasa. Tamparan Ayahnya benar-benar sangat kuat hingga pipinya terasa sangat panas.

"Beri hukuman apapun padanya sesuai kesalahannya, Lain kali tak perlu memanggilku kalau dia berbuat masalah. Untuk kerusakan motormu, biar di urus putraku" kata Davies dengan suaranya yang tegas kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.

"Kalian sudah boleh kembali ke kelas" kata Pak Arman cukup pusing karena masalah ini.

Zoya melirik Dewa sekilas sebelum pergi darisana. Dewa pun segera menyusulnya karena ingin minta maaf. Sebenarnya ia juga tak ada niat untuk melaporkan masalah ini pada pihak kampus, tapi kenapa bisa sampai bocor.

******

Zoya berjalan sangat cepat menuju kelasnya untuk mengambil tas, ia ingin segera pergi dari kampus ini tapi Dewa malah menghalanginya membuat Zoya semakin kesal. Ia sangat tak ingin melihat wajah Dewa saat ini.

"Jangan halangi aku!" seru Zoya mendorong tubuh Dewa dengan sangat keras hingga pria itu terhuyung ke belakang.

"Tunggu dulu, aku akan mengobati lukamu" kata Dewa mencekal tangan Zoya. Ia tak tega melihat luka sudut bibir Zoya. Di pipinya bahkan ada bekas telapak tangan Ayah Zoya tadi. Pasti terasa sangat sakit mengingat bagaimana tamparannya begitu keras.

"Luka mana yang ingin kau obati? Seluruh tubuhku terluka dan kau tak akan sanggup mengobatinya" kata Zoya menatap Dewa dengan sorot mata penuh luka, Zoya kemudian melepaskan tangan Dewa lalu segera pergi darisana.

Dewa cukup kesal karena Zoya yang sangat keras kepala. Tapi ia juga merasa kasihan dan sangat bersalah. Ia bisa merasakan kesedihan saat wanita itu menatapnya.

Happy Reading.

Tbc.

1
Ervin Bata
sangat suka pas lagi down mulai muncul case yg buat kita wajib baca kelanjutannya, sukaa sekali 👋👋👋
Nani heri Upitarini
dewa bodoh sekali,knp g fokus aja kuliah dan jd sukses ,drpd ikut nafsu pacaran yg akhirx menghancurkan impian dan harapnx
Rifa
bagus banget sampek aku baca lg wlupn udah tamat bacanya soalnya suka banget alur critanya
Ig: @putriaayu_98: makasih banyak beb 🥰🥰
total 1 replies
ami
Luar biasa
Dini Badar
semoga saja dewa sadar knpa zoya bertingkah seperti itu, jgn pernh membenci zoya, krna zoya mencintaimu,
sid Kiah
kayakx seru nih
Ig: @putriaayu_98: kuys langsung baca kak, hehehe
total 1 replies
Ersa
Luar biasa
Ig: @putriaayu_98: terimakasih banyak kak 🥰
total 1 replies
aira aira
suka bnget ma ceritanya, trima kasih buat yg nulis krna bagus bnget jalan ceritanya,
Ig: @putriaayu_98: terimakasih banyak ya kakak 🤩
total 1 replies
senjasabdaalam
loh ada ya tanda lahir naga gtu baru tau biasanya kan cuma kyak tompel gtu
senjasabdaalam: oh begitu kuria naga spesifik gtu🤣
total 2 replies
Ull Ulull
AAAAAAAAA
Ull Ulull
AAAAAaa
Seroja
sumpah aku ikut deg-degan gemetar
Seroja
mahasiswa thor, bukan murid,, masak anak kampus di bilang murid 🤪🤪🤪🤪
Kardi Kardi
banyak ibadah dan berdoa, agar dipermudah urusannya. amin ya allah
Kardi Kardi
makhluk ciptaan TUHAN mengikuti pikirannya.
Kardi Kardi: yupsss. destiny never know
total 1 replies
Kardi Kardi
belah duren monthonkkkk
Kardi Kardi: yeyyyyy. photonk kue seblaknyaaa
total 1 replies
Kardi Kardi
wowwww meritttttt
Kardi Kardi
muantaffff. fanazzz. fanazzzz..yeee
Kardi Kardi
ayolahhh. ghasfollll. come onnnn
Kardi Kardi: yuhuuuu
total 1 replies
Kardi Kardi
alhamdulillahhh. insha allah everything is ok. amin ya allah
Kardi Kardi: amin ya allah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!