NovelToon NovelToon
As Long As I Got You

As Long As I Got You

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:117.1k
Nilai: 5
Nama Author: HyunaAra Yasmine

Aldrich Callisthenes
Siapa yang tak kenal pembisnis muda sukses ini, namanya sudah tersebar keseluruh penjuru dunia. Kesuksesan, Ketampanan, Kekayaan membuatnya dijadikan sebagai Most Wanted Boy in The Year. Sikapnya yang dingin membuat orang takut terhadapnya tapi tidak dengan kedua adik kembarnya beserta sahabatnya, Tak perlu ditanya lagi semua kalangan didunia underground mengenalnya Ya dia adalah Mafia

Airene Laura Candelle
Nama yang sangat sulit diucapkan dan memiliki arti yang sangat bagus, yah itulah Airene. Seorang yatim piatu yang dibesarkan dipanti asuhan tak memungkiri dirinya untuk bersaing dengan yang lain, diusianya yang masih muda dia menjadi lulusan akademik terbaik di kampusnya. Tak hanya itu sesuai namanya ia memiliki paras yang cantik mendekati sempurna, kulit putih pucat dan bola mata kecoklatan cerah yang membuatnya imut. Tujuannya kali ini hanya memperbaiki hidupnya dengan bekerja itu saja

Bagaimana jika Aldrich bertemu dengan Airene?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HyunaAra Yasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Just Trust Me

Sesaat sebelum waktu pulang tiba, James memberikan barang yang dipinta oleh atasannya itu setelah selesai menyelipkan penyadap. Jika kalung ini dipakai, atasannya bisa melihat kemana saja perginya pengguna kalung itu. Terkecuali jika kalungnya tak dipakai atau dihancurkan

Aldrich menerima kalung yang ia beli saat di dubai itu

Rencananya ia akan memberikan kalung ini untuk gadisnya dan mungkin menjelaskan sedikit tentang situasi saat ini

Tanpa beralama lama Aldrich pun segera bergegas pulang untuk melihat kedua orang yang dia sayangi

Jam sudah menunjukan sore hari menjelang malam, terlihat dari cahaya dan warna langit mulai menggelap. Airene baru menyelesaikan acara masak memasak untuk makan malam nanti, ia dan sikecil pun sudah mandi dan mengganti baju merek

Tinggal menunggu pemilik rumah tiba pikirnya

Sesuai perintah yang diberikan Aldrich tadi pagi, dia dan sikecil tetap berada dirumah dan bahkan tak menyentuh pintu untuk keluar.

Saat siang memang sikecil mengajak untuk berenang di kolah renang yang ada dihalaman belakang, Tapi Airene menolaknya dan memberikan alasan pada sikecil agar mengerti

Ia hanya menuruti smeuanya tanpa bertanya

Ingin bertanya sebenarnya

Namun ia urungkan niatnya itu, biar Aldrich saja nanti yang menjeleskan tanpa harus ia bertanya

Mungkin ada beberapa hal yang sebaiknya ia tak tahu, dan Airene cukup merengerti akan hal itu walaupun sangat penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi. Ia tetap diam

Sikecil masih sibuk melanjutkan acara mewarnainya setelah beres mandi

Pintu yang sedari tadi tertutup pun terbuka

Terlihat sang pemilik rumah yang sudah kembali, dan Airene menyambutnya

" Terimakasih untuk kerja keras hari ini " Ujarnya

Aldrich tersenyum kecil melihat gadisnya ternyata menuruti semua perkataannya tadi pagi

" Ya terimakasih untuk menuruti kata kata ku " Aldrich mendekap gadisnya

James dan bodyguard lain ntah kemana, mungkin mereka istirahat terlebih dahulu? atau mengecek keadaan sekitar?

" Dimana Felix? " Karna tumben sekali anak itu tak menyambutnya pulang dengan teriakan seperti biasa

Airene mengangkat tangannya menunjuk ke ruang keluarga " sedari tadi dia masih sibuk dengan buku gambarnya "

Ternyata anaknya itu ada bakat juga, sewaktu kecil tak terlihat jika anaknya itu tertarik dengan seni atau hal hal lainnya. Ia hanya tertarik berbicara dengan boneka bebeknya saja

Memang benar apa yang dikatakan gadisnya tadi, terlihat anaknya sedang sibuk mewarnai dengan krayon yang berhamburan sedikit mengoroti karpet bulu tebal miliknya

" Sayang " Aldrich memanggil anaknya ketika sudah mendekat

Sikecil yang mendengar ayahnya sudah pulang pun langsung berdiri dan mendekap ayahnya

" dadddyyy " teriakan yang tadi ia ceritakan

Sudah biasa bukan jika anaknya itu selalu berteriak? akan terasa aneh jika ia tak menyambutnya dengan teriakan lucunya itu

" Jadi sekarang felix suka mewarnai?  Aldrich bertanya sembari melepas jas dan dasinya

Sikecil mengangguk semangat " Ya, tadi felix aja mommy berenang tadi mommynya gamau "

Mungkin ingin sebenarnya, namun Airene menolaknya karna mengingat perkataan yang ia katakan tadi pagi

" Yaudah, felix disini dulu sama mommy. daddy mau mandi dulu "

Waktu makan malam pun tiba, hanya mereka bertiga yang menduduki kursi diruang makan saat ini. Riel sibuk dengan rumah sakitnya jadi dia akan menetap sementara untuk memantau beberapa pasien, James, dan dikembarpun sedang asik menimati waktu istirahat di halaman belakang bersama yang lain

Jadi hanya Aldrich, Airene dan Felix yang sedang menghabiskan makan malamnya

Selesai makan, Aldrich mengajak keduanya untuk duduk menikmati malam diruang keluarga

Airene membawa beberapa cemilan untuk mereka semua karna kali ini mereka sedang menonton animasi kartu terbaru kesukaan sikecil

" Irene "

" Ya? " Airene kembali duduk setelah memberikan sekotak susu pada anaknya

" Ada yang ingin aku berikan padamu "

Aldrich membawa sebuah kotak yang lumayan aga besar kehadapan Airene

" Ahh.. ini apa ssi..r ahh maksudku Al "

Kotak itu terlihat mewah dimatanya, Aldrich pun membuka tutup kotak itu

Terlihat ada sebuah kalung yang indah dihiasi oleh permata permata kecil berwarna merah muda, Airene sedikit ingat. Ia melihat Aldrich membeli perhiasaan itu saat mereka berada di dubai

ia tak menyangka bahwa akan diberi sebuah kalung indah seperti ini

" Aku ingin kau memakainya, jangan sampai kau lepaskan "

Tentu Airene akan memakai pemberian dari Al itu, namun apa maksudnya dengan jangan melepas kalung ini? Apakah Al bermaksud agar dirinya tak pernah melepaskan kalung ini walau dirinya mau mandi?

" Jangan dilepas? "

Aldrich mengangguk sembari mulai memakaikan kalung itu pada gadisnya, kalungnya sangat indah dan tak mungkin mengganggu pemakainya karna permatanya sangat kecil namun memang banyak tapi ringan

" Iya jangan samapai kalung ini lepas dari mu apapun yang terjadi "

Terlihat wajah serius Aldrich yang sedang menatapnya, apa artinya terdapat sesuatu yang berharga dikalung ini hingga ia tak boleh melepaskannya? Apa permata permata indah ini sangat mahal harganya hingga al takut kalau dia melepasnya akan hilang begitu?

Bukan masalah harga atau apa seperti yang sedang dipikirkan gadisnya itu, memang mahal untuk sebuah permata namun ia biasa membelikan permata apapun sebanyak apapun jike Airene menginginkannya

Ia juga bisa memberikan kalung yang lebih mewah dengan bertabur banyak permata namun jika dipakai setiap hari akan membuat gadisnya tak nyaman

" Aku akan memberitahu semua hal yang ingin kamu ketahui, namun tidak sekarang. Tunggu situasi membaik agar aku bisa menjelaskanya padamu "

Airene hanya menatap bingung, memang apa yang terjadi? lalu apa hubungannya kalung ini dengan situasi saat ini?

" Kalung ini sudah aku selipkan gps didalamnya, jika kau ingin tahu alasannya nanti akan ku beritahu. Untuk sekarang cukup memakainya dan jangan pernah kau lepaskan "

" Tapi mengapa? Apa yang sedang terjadi? "

Aldrich membelai pipi gadisnya, ia ingin melindunginya " Untuk sekarang tidak ada, dan ku harap tak akan terjadi. Namun mempersiapkannya bukan hal yang buruk kan? "

Airene masih tak mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh atasannya itu, memang sebrutal itukah tindakan yang akan dilakukan para wartawan? apakah para wartawan akan menculiknya untuk dimintai keterangan sesuai keinginan mereka? Hingga atasannya itu harus menyelipkan gps pada dirinya

" Kau percaya padaku? " Kali ini Aldrich mulai memberanikan dirinya untuk bertanya

Terlambat memang jika ingin menanyakan hal ini sekarang, mau gadisnya itu percaya atau tidak. Atau ia ingin pergi dari hidupnya semua itu terlambat sekarang

Musuhnya sudah tau rupa wajah gadisnya, jika gadisnya ingin pergi meninggalkannya pun itu hal yang mustahil karna pasti bahaya akan mengancam nyawanya kapapun dan dimanapun

Untuk sekarang mempercayai dirinya mengurus semuanya adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Mempercayakan segala sesuatu yang harus dilakukan pada Seorang Aldrich

" Kau percaya padaku atau tidak? "

Tatapan penuh penasaran memenuhi binar binar mata Airene " Maksudmu percaya? percaya tentang apa yang kau inginkan? aku tak mengerti pertanyaanmu "

Kebingungan tengah melanda gadisnya itu, ia pasti bingung karna menghadapi hal yang mungkin akan terus terjadi selama dirinya berada disisi Aldrich

" Percaya padaku untuk mengatasi hal ini "

" Kau bisa bertanya nanti, jika kau sudah percaya pada apapun yang akan aku lakukan terhadapmu "

Apapun yang dilakukan? Aldrich akan melakukan sesuatu yang buruk padanya?

" Segala sesuatu yang akan aku lakukan untuk menjaga mu dan felix "

" Kau tau aku terkadang melakukan hal hal yang berlebihan? seperti menempatkan banyak bodyguard dirumah ini? "

Airene mengangguk paham, ia mengerti alasan tentang hal itu " Kau takut wartawan memaksa masuk rumah bukan? " tanyanya dengan polos

Khas seperti gadisnya memang, ia tak berpikir aneh aneh dan hanya memikirkan tentang apa yang sedang terjadi saja

" Mereka tak akan berani melangkahkan kakinya kemari "

Ada hukum yang mengatur tentang privasi seseorang, dan jika para wartawa itu memaksa. Ia bisa melaporkan dan mengajukan ganti rugi beberapa juta dolar

" Lalu apa alasannya? kenapa "

" Kau percaya padaku? "

Pertanyaan yang sedari terus dilontarkan oleh Al, membuat Airene berpikir. Tak ada salahnya mempercayai atasannya itu, selama bekerja dan tinggal dengannya. Ia juga tidak mendapat perlakuan kasar atau tidak menyenangkan yang didapat selama tinggal disini

" Jika aku mempercayaimu, kau akan menceritakan semuanya? "

Aldrich mengangguk setuju " Jika kau siap, aku akan menceritakan semuanya "

" Jadi kau percaya padaku? "

" Baiklah, aku akan mempercayaimu mulai dari sekarang. Aku tak akan bertanya jika belum saatnya untuk aku tau, itu cukup? "

" Cukup percaya saja padaku "

1
Asmainiati Pelis
nikahkan aja terus Thor,jgn seperti kejadian dgn ibu kandung Felix kumpul kebo
Asmainiati Pelis
masih penasaran status aldrick
Asmainiati Pelis
duda atau gimana
Arsy La
ih sebel Bener sih lama banget Al sama yang lain nya sampe,keburu mati tuh ibu sama bayi nya 😤😤😤😤😡😡😡😡😡😡😡😡
AGR
🙂🙂🙂🙂
AGR
👍👍👍👍👍
moon struck traveller
Thor, aku bacanya sampe qerja lembur bagai quda. Pasti author ngetiknya juga ya sampe belum emam! Aku semangatin deh!! Semangat!
Hulk
Baca cerita ini rasanya asekkk banget! Pengen ikut masuk ke dalam ceritanya muehehehe
infinite soul
Thor, aku kepo lanjutannya!
AGR
👍👍👍👍👍
Atas Untuk Diikuti
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
SnuggleKitty
jadi penasaran,lanjut Thor semangat,Jan lama-lama ya,ceritanya bikin ku jadi kepo banget,seru dah,tambahin yg baper juga dong
Cinta Insta
Jangan lupa makan thooooor! Habis itu ketik bab-bab baruuuu
antie
ah aku jd penasaran😂😂
floufrouu
yg liat update langsung baca + coment like dong!!!
margo and me
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
AingSha?
semangat trus ya😊
NewJerseyJack
Tuh kan bersambung :( aku nungguinnya kaya nunggu doi yang turun dari langit #Ea sehari berasa seribu tahun‾
Erna Nurhasanah
wanita bodoh
yana
lanjut thorr,cerita nya bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!