NovelToon NovelToon
Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikahkontrak / Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dhewy R

Melani seorang wanita yang hidup sederhana padahal sebenarnya dia adalah anak orang kaya. Melani selalu menerima hinaan dan cacian dari sang ibu mertua.

Melani harus menerima kenyataan pahit dari sang suami Raka, yang menikah secara diam diam dengan cinta masa kecil nya.
Dan disaat Raka dan keluarga nya tahu jika melani orang kaya, justru harta kekayaan melani yang mereka perebutkan.

Mampukah Melani menghadapi keluarga mantan suami nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhewy R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meminta yang bukan haknya

Sejak kejadian di cafe tempo hari Vera masih tetap bekerja di perusahaan Melani sebagai resepsionis. Tidak ada pilihan lain bagi Vera, menolak jadi resepsionis berarti dia harus kehilangan pekerjaan dan menganggur.

Saat ini ibu Lasmini mulai menyusun rencana untuk menuntut harta melani, yang dia anggap sebagai harta gono gini.

Siang ini ibu Lasmini mengatur jadwal untuk bertemu dengan Melani saat jam makan siang, Raka pun itu hadir di pertemuan kali ini.

[ Melani siang ini saya ingin bertemu dengan mu di rumah makan delima]

Bu Lasmini mengirim pesan kepada Melani , tidak menunggu lama Melani pun membalas pesan dari bu Lasmini.

[ Mau apa lagi bertemu dengan ku bu? kita sudah tidak ada urusan lagi]

[ Ada sesuatu yang harus kita bahas , saya tunggu di rumah makan deluma saat jam makan siang]

[ Baiklah, kali ini aku temui ibu ]

Setelah menunggu waktu yang di tentukan jam makan siang pun sudah tiba. Ibu lasmini sudah berada di rumah makan delima dari setengah jam yang lalu, tidak menunggu lama Raka pun datang dan di susul Melani juga datang.

"Melani kamu apa kabar nak?" Tanya ibu lasmini dengan senyum ramah nya.

"Kabar ku baik bu, langsung saja apa yang ingin kalian bicarakan? Aku tidak punya banyak waktu" Jawab Melani.

"Begini Mel, ibu cuma minta sama kamu untuk rujuk kembali sama Raka. Ibu minta maaf selama ini sudah jahat sama kamu. Ibu juga menyesal Mel" Ucap bu Lasmini dengan nada menyesal.

"Iya Mel, aku mau kita rujuk kembali. Kita perbaiki dan mulai lagi semua dari nol, aku akan menceraikan Vera" Tambah raka ikut menyikinkan melani.

"Kalian kenapa baru sadar sekarang? Dulu kalian kemana saja? Atau karena sekarang kalian tahu ternyata aku orang kaya? Tak semudah itu Mas Bu, hati ku sudah tertutup untuk mas Raka" Seru Melani menolak permintaan Raka.

"Mel, pikirkan lagi semua nya" Ucap bu lasmini.

"Setelah apa yang kalian lalukan kepada ku kalian buang aku semau kalian, dengan mudah nya kalian ingin memungutku kembali. Dan kamu Raka !! Seenak dirimu sendiri kau menikah lagi tanpa bicara apa pun dengan ku, setelah aku kau madu dengan wanita lain sekarang kau ingin kembali kepada ku!!" Bentak Melani dengan nada tinggi.

"Melani ! kami mengajak mu bertemu ingin bicara baik baik. Kalau kau tak mau rujuk ya sudah tapi kami akan tuntun kamu, telah membohongi kami dan kami minta hak pembagian harta. Seharus nya harta yang kau miliki itu di jadikan harta gono gini saat percerain waktu itu" Jawab bu lasmini dengan lantang.

Melani kaget dengan kata kata ibu lasmini, untuk apa mereka mempermasalahkan harta melani. Melani sekarang tau, mereka hanya menginginkan harta melani.

"Harta ? Harta yang mana yang kalian permasalah kan? Bahkan saat bercerai sepeserpun aku tidak mendapatkan harta gono gini dari mas Raka. Rumah yang sudah kalian jual itu dibeli saat sudah menikah dengan ku, di dalam rumah itu ada hak ku. Tapi aku tidak meminta nya, kenapa sekarang kalian meminta yang bukan hak kalian" Tanya melani tak habis fikir dengan jalan fikiran bu lasmini dan raka.

"Harta istri itu juga harta suami mel, jadi ada hak nya Raka di harta mu" Jawab bu lasmini.

"Hahahaaaa kalian benar benar tidak waras, sejak kapan harta yang aku miliki ada hak nya mas Raka? Bahkan semua itu aku punya sebelum aku menikah dengan mas Raka. Semua itu warisan dari orang tua ku jadi tidak ada hak kalian sepeserpun" Jawab melani dengan lantang.

"Melani kamu tidak bisa bersikap begini, bagaimanapun aku dulu suami mu" Akhirnya Raka ikut buka suara.

" Maaf saya harus kembali ke kantor " Pamit Melani sambil beranjak dari tempat duduk nya.

"Aku harap kamu bisa memikirkan ucapan kami tadi mel" Seru Raka.

"Iya kamu fikirkan baik baik, kalau tidak kami akan menuntut mu" Seru bu lasmini.

Melani pun menghentikan langkah kaki nya dan berbalik menghadap ke arah Raka berada.

"Baiklah saya tunggu tuntutan dari kalian" Jawab melani santai.

Melani benar benar tidak tahu bagaimana jalan fikiran Raka dan ibu nya. Bisa bisa nya dia meminta hak dari harta yang melani punya.

******

Kini Melani sudah sampai di perusahaan nya, setelah sampai di perusahaan tadi melani langsung menemui sang paman di ruangan nya.

Tok tok tok

"Masuk" Jawab sang paman.

"Ehh melani, ada apa sampai kamu datang keruangan paman?" tanya paman harun dengan heran.

"Ada yang ingin melani bicarakan dengan paman, soal Mas Raka" Jawab Melani.

"Baiklah, ada apalagi dengan mereka?" Tanya paman.

Huftttt Melani membuang nafas dengan berat.

"Begini Paman, Raka dan ibu nya meminta melani untuk rujuk. Tapi melani menolak nya, dan mereka meminta pembagian harta yang melani punya yang mereka anggap seharus nya saat perceraian di jadikan harta gono gini. Jika melani tidak mau memberikan apa yang mereka minta, mereka akan menuntut Melani karena sudah membohongi mereka tentang diri Melani." Melani bicara dengan jelas.

"Kurangajar !! Mereka benar benar gila. Biarkan kalau mereka mau menuntut mu, nanti juga mereka akan malu sendiri. Harta mu tak ada sedikitpun hak mereka. Harta itu kamu miliki sebelum menikah dengan Raka" ucap paman harun.

"Iya paman, melani juga sudah mengatakan hal itu tetapi mereka tetap tidak terima" ucap melani.

"Kita tunggu saja apa yang akan mereka lakukan" Ucap paman harun.

"Iya paman" Melani bicara dengan menganggukkan kepala nya.

Pembicaraan Melani dengan sang paman pun berakhir. Melani kembali ke ruang kerja untuk menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda.

Saat melani sudah sampai di ruangan nya, melani mengambil handphone di tas yang sedari tadi tidak dia lihat. Ada beberapa pesan dan panggilan tidak terjawab. Melani membuka pesan dari Putri.

[ Kak Melani, laporan keuangan sudah saya kirim di Email ya kak, dan untuk penghasilan bersih butik sudah saya transfer ke rekening kak melani]

[ Iya put, terimakasih ya. Nanti laporan keuangan nya aku periksa, jangan lupa gaji dan bonus karyawan ya put]

Setelah mengirim balasan untuk putri, melani membuka pesan notifikasi banking tertera uang masuk sejumlah 225 juta.

"Alhamdulillah penghasilan butik semakin naik, walaupun butik tidak besar setidak nya yang di hasilkan lumayan besar, gaji dan bonus karyawan juga bisa dibayarkan" Ucup syukur melani.

Kini melani beralih ke pesan yang lain , tertera nama Bu lasmini mengirimkan pesan.

[ Kamu fikirkan baik baik ucapan ku tadi mel, kalau kamu tudak mau malu karena kami tuntut karena telah membohongi kami. Nama baik perusahaan mu pasti akan malu]

[ Begini saja kamu berikan kami uang 3 milyar lalu kita anggap beres masalah ini]

[ Tiga milyar itu kecil, tidak sebanding dengan hasil perusahaan mu yang besar ]

Melani tidak membalas pesan dari bu lasmini.

"Dasar manusia manusia tamak" gumam melani.

Sementara itu di suatu tempat yang lumayan jauh, tepat nya di Desa Anggrek Pak minto sudah mulai menjalankan usaha nya, membuka toko pertanian. Awal nya ayah Melani membuatkan usaha secara cuma cuma, tetapi pak Minto menolak nya. Pak minto akan membayar semua modal yang diberikan oleh ayah melani secara mencicil dari hasil toko nya.

Toko pak Minto sudah mulai ramai dan banyak pelanggan nya. Karena di desa anggrek memang belum ada toko pertanian jadi toko pak minto satu satunya toko yang ada. Penduduk di desa yang mayoritas mata pencaharian nya bertani jadi buka usaha toko pertanian sangat membantu. Mereka tidak perlu jauh jauh ke kota untuk membeli pupuk, bibit dan perlengkapan yang lain nya.

*****

Cukup dua bab dulu ya dears.

1
Endang Werdiningsih
lumayan dgn akting nina,,bimo bisa menampar mira sampai 2X syukur" bisa lebih ...
Nur Aulia
buang saja suami penghianat seperti Dimas aina
Nur Aulia
cari yg baik ajj keluarganya,,jgn yg matre semuanya Melanie
Endang Werdiningsih
kok malah dimas yg kasih kwitansi ke pak sugi,apa ga terbalik thor...
setahuku penyewa yg dpt kwitansi dr pemilik sewa,,
Endang Werdiningsih
kalo keluarga hendra matre,,sama aja melani masuk kemulut harimau untk kedua kali'a...
apes bener...
sakura
...
Ani
Sy mulai bosan. Membacanya. Melani di tuntut utk tetap baik sama yg namanya keluarga mantan, membiayai semuanya, di tuntut mengalah dan berhati emas, walau dlm lenyataan hidup, ngak ada yg sebaik ini, dgn mantan pacar suami nya aja yg udah jelas melecehkan, ngomong nyakitin hati melani aja, ngak. Langsung di pecat hanya denagn kata maaf, melani udah author bikon luluh, sy ngak senang, akhirnya melani yg selalu di injak2, di remehkan, dimintai peetolongan oleh yg suka usil dan udah jahat kpd nya. Udah, ay sudah malas membacanya. Terlalu baik iti kira2 dong. Melano tdk tegas, melani tidak kuat, melani mudah memaafkan, sakit sy mendengar nya. Sy tdk. Mau membacanya lagi.
Ani
Lanjut melani, lansung pecat jgn kasi kendor, dia bisa merusak hububgan rumah tanggamu. Pecatttttt
Ani
Hmmmm.. Jengkel sekali sy mendengar nama vera, author, mati kan saja si vera itu, dan melani jgn sampai bertemu dgn vera atau novi urusan apapun, krn kedua orang tsb urat malu nya sudah putus.
Ani
Aina kan bekerja, pisah aja dgn dimas yg ngak tau diuntung jadi anak tertua. Egois sekali mementingkan diri sendiri.
Ani
Sy suka dgn melani, kalau begini kan enak sy dengarnya.
Ani
Tolong dong author, sy jengkel sekali dgn keluarga yg mata duitan kayak gini, emosi sekali saya. Bikin mati aja mrk semua, biar melani bisa bahagia. Jgn bikin sakit, nanti uang melani lagi yg harus menanggung nya. Matikan saja mrk, kan author yg bikin alur cerita nya. Bikin mrk yg rakus itu secepatnya mati semua sebelum melani menikah. Jengkel sekali sy. Ngak tau aturan apa.
Ani
Kalau bisa jgn lah tour berjodoh dgn hendra, carikanlah dri keluarga yg ngak materrealistis, nanti ujung2 nya melani yg di peras.
Enny Sukaeni
happy ending
Ani
Kok keluarga nya sama ya dgn keluarga raka, sama2 serakah dan matere. Kalau mau jadian, di sepakati dulu, bhw ngak usah minta2 uang, habis nanti melani nya.
Ani
Kalau hanya utk ngomong begitu, ngak usah dtg ke toko deh melani, buang2 wkt, di depan paman seperti singa lapar, di depan raka, kayak tikus basah.
Ani
Ngak suka dgn sikap melani, langsung hajar saja kenapa, langsung bilang aja, bhw yg mau menculiknya itu adalah raka, dan berkas srt buktinya sudah di urus ke kepolosian, ngomong gotu ajaj melani susah.
Ani
Raka korupsi.
Ani
Seharusnya di tanya tuh preman, siapa yg nyuruh, sy tahu, ini pasti perbuatan mrk ber 3.
Ani
Author bikin alur cerita agar mrk bertiga itu mati secepatnya dan serentak. Melani itu orang baik, sy khawstir melani akan terenyuh, mrk ber 3 orang jahat dan licik. Mati kan segrra mrk. Tamatkan episode nya. Sy benci mrk.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!