NovelToon NovelToon
Behind The Scene

Behind The Scene

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Badboy / Romansa-Teen school / 1 vs banyak / Tamat
Popularitas:11.9k
Nilai: 5
Nama Author: Alput2

Hiatus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alput2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketua Kelas

Ke esokan harinya...

Hari ini ialah hari Rabu, siswa Arison Senior High School hadir seperti biasa . Begitu juga dengan siswa kelas 12 IPA 1.

Pada pukul 07.15, kedelapan siswa di kelas tersebut sudah hadir. Di dalam kelas, mereka terlihat sedang berbincang dengan teman masing masing.

Lalu, tampak Teressa masuk kelas.

Semua murid sekelas langsung diam.

Selama Teressa berjapan menuju bangkunya, lalu duduk, para siswa sekelas masih diam dengan tatapan tertuju pada gadis itu.

"Kenapa lu semua liatin gue kayak lagi liatin zombie?", tanya Teressa dengan suara keras.

Siswa sekelas pun yang tadinya menatapi Teressa, kini kembali dengan aktivitas mereka masing masing.

"Kirain lu bakal kena mental sampe gak datang sebulan", ujar Ardy.

"Iya, yang biasanya kan elu juga gitu", sambung siswa yang lain.

Teressa terlihat tidak niat membalasi perkataan mereka. Tak lama kemudian, Bu Sarah masuk.

"Oke anak anak, hari ini kita adakan pemilihan ketua kelas, wakils ketua, sekretaris dan bendahara yaa. Soalnya ibu semalam lupa. Sekarang ayo cepat, kita tentukan siapa aja orangnya, soalnya ketua kelas mau dipanggil ke kantor guru", ujar Bu Sarah terlihat terburu buru.

Para murid pun langsung berdiskusi untuk memilih siapa saja yang akan menduduki pangkat tersebut.

"Ketua kelasnya yang cowok dong!", Ujar Sella.

"Gak bisa, kami kan letoy", jawab Ardy sambil menunjuk dirinya sendiri dan menggandeng cowok di sebelahnya yang bernama Ben. Ben terlihat mengangguk angguk setuju.

"Yang letoy kayak kami mana boleh jadi ketua kelas", sambung Ben.

Ah, itu hanya alasan mereka berdua supaya tidak disuruh menjadi ketua kelas. Mereka berdua padahal macho.

"Hadehh", gumma Sella.

Lelaki di kelas ini hanya ada dua, sisanya murid perempuan. Kalau mereka berdua tidak mau, terpaksa murid perempuan yang menempati posisi itu.

"Ketua kelasnya yang bandel aja", usul Ben

"Iya, Teressa contohnya", sambung Ardy tanpa dosa.

Teressa langsung melirik tajam ke arah anak itu.

"AHAHAHAHA"

Terdengar gelak riuh dari dalam kelas.

"Yaudah, gue jadi ketua kelas", ujar Teressa dengan nada tak ikhlas.

"Iya buk, ini Teressa mau jadi ketua kelas!!", ujar Ardy pada Bu Sarah. Bu Sarah pun mengangguk setuju.

"Oke oke, Teressa aja yang jadi ketua kelas ya. Nah, sekarang, Teressa ikut ibu dulu ke kantor guru yuk"

Ujar Bu Sarah lalu berjalan keluar kelas, dan Teressa pun mengekor dari belakang.

.

.

Di kantor guru...

"Nah, Teressa, kamu bantu ibu masukin data data ini ke rapor ya. Semuanya di letakkan di bagian pertama rapor. Oke?"

"Oke buk", jawab Teressa seadanya.

Lalu ia mengambil kumpulan kertas yang disuruh Bu Sarah untuk ia masukkan ke dalam rapor. Ada ratusan rapor baru di kantor guru. Tapi entah kenapa mereka memilih untuk mengurusi rapor sekarang, padahal ini masih bulan Agustus.

"Yang disusun yang punya kelas kita aja, ya. Kelas 12 IPA 1", lanjut Bu Sarah karena melihat Teressa sedang melamun.

"Hadehh, repot banget sih. Nyesel jadi ketua kelas", gumam Teressa pelan.

Tapi mau tak mau ia harus melakukan tugas itu. Pada banyak kertas yang berserakan di meja, mata Teressa yang jeli tiba tiba fokus kepada sebuah lembaran yang tertimpa tertimpa kertas lain.

Teressa fokus pada selembar kertas itu karena disitu terdapat tulisan tebal, tertulis 'Laras '. Hanya sepotong nama saja yang terlihat, karena bagian kanan dan kiri kertas tersebut ditimpa oleh kertas kertas lain.

Teressa pun menyingkirkan kertas kertas yang menimpa selembar kertas yang terdapat nama 'Laras' disitu.

Setelah berhasil mengambil kertas itu, Tiara membersihkan kertas itu sejenak karena banyak abu yang menempel. Lalu Teressa membaca dengan teliti tulisan tulisan pada kertas tersebut.

Di bagian paling atas, tertulis ' Nama siswa : Tiara Angelista '

Nama orang tua : Laras Arshita

Mata Teressa melotot seketika.

*

Waktu pulang sekolah...

Tiara memilih untuk tidak langsung pulang ke rumah, karena pukul setengah tiga dia ada eskul bakset. Jadi setelah pulang sekolah, Tiara dan Fina langsung mencari bangku di halaman depan sekolah untuk duduk santai.

Baru saja mereka berdua duduk santai disitu selama 5 menit, tiba tiba datang Teressa dengan langkah sok cantiknya.

Teressa lalu berdiri didepan keduanya, tapi tatapan tajam Teressa tertuju pada Tiara.

Mau ngapain lagi nih anak?, gumam Tiara.

"Lo kok gak pulang? Nungguin Arsen ya?"

Tiara langsung tersedak dengan pertanyaan Teressa.

Dasar aneh. Padahal Tiara menunggu disini untuk eskul basket!

"Hah? Aku gak pulang karena ada eskul. Jangan sembarangan ngomong", jawab Tiara datar.

"Oh ya? Eskul apa?", tanya Teressa sambil melipat kedua tangannya di depan dada .

"Basket", jawab Tiara. Dan Teressa langsung memasang wajah sangat terkejut. Dan dengan alaynya Teressa juga menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

"Ooh, ternyata Tiara diam diam pande cari eskul juga ya", ujar Teressa yang membuat Tiara keheranan.

"Maksud?"

"Lu diam diam pande milih eskul yang banyak cogannya yaa", jawab Teressa.

Tiara malas berdebat lagi dengan anak ini. Tiara tidak masuk eskul basket karena banyak cogannya. Menurut Tiara, ' eskul basket banyak cogan' itu hanya ada pada sinetron saja. Lagi pula, Tiara memang masuk eskul basket sejak SMP, dan dia hanya ingin melanjutkannya saat SMA .

"Hmm.. terserah anda ", jawab Tiara malas.

"Fina, kita pindah tempat duduk aja yuk", ajak Tiara. Fina pun mengangguk setuju.

Tapi sebelum mereka berdua sempat pergi, Teressa menahan tangan Tiara. Tiara berbalik badan dengan malas.

"Siapa nama orang tua Lo?", tanya Teressa.

Tiara pun semakin keheranan mendengar pertanyaan tersebut. Tadi masalah eskul, sekarang tiba tiba nanya nama orang tua.

"Buat apa?", tanya Tiara.

"Ya elah, jawab gitu doang susah amat", sembur Teressa.

"Ya aku nanya buat apa kamu nanya nama orang tua?", Tiara bertanya ulang.

"Nama emak Lo, Laras Arshita. Bener?", tanya Teressa.

Tiara diam sejenak . Ya, mungkin Teressa tau nama orang tua Tiara karena barusan ke kantor guru tadi, mungkin anak ini disuruh menyusun rapot atau apalah.

"Iya", jawab Tiara.

"Apa pekerjaan nya?", tanya Teressa.

Tiara menaikkan sebelah alisnya, semakin keheranan dengan pertanyaan anak ini.

"Ibu rumah tangga", jawab Tiara.

Teressa diam sejenak, dengan pandangan masih menatap ke arah Tiara dengan intens. Lalu Teressa mengangguk angguk mengiyakan.

Gua gak percaya, batin Teressa dalam hati.

1
Inru
Eh, Tiara. Tiara Nandini mampir thor 🤭
Nadiya Rahman
klik favorit ah,duh kok keluar darah dari hidung,Rangga segera periksa ke dokter
Irda farahdiba
udah tamat Thor?
SUGASAVAGE
aku mampir Thor ke karya nya, jangan lupa mampir juga ya
Samy Noer
Hai Tiara ... Isma mampir ☺️
bymanik?
bagus cerita nya☺️
thanks thor udh mampir lgi 😌🙏✨
triana 13
semangat kak

aku nyicil aja takut kakak tipe yang ga boleh bom like
triana 13
mampir kak
Tyara Lantobelo Simal
semangat ya ....
Tyara Lantobelo Simal
semangat Thor
awal yang menyenangkan
Marnie Ajah
aku langsung jawab di sini ya thor, mampir sejaligus ngasih bom like 😊
Mommy Ghina
aku mampir, semangat thor 💪
diksiblowing
titip disini... lanjut ya thor
diksiblowing
hampir bingung dengan nomor2 diatas, dikira td nomor togel, ternyata no telp dalam grup wkwkw... sorry thor
diksiblowing
mampir baca ya...
Aumy Re
kalo cctv berjalan lebih ngeri lagi
Mari ani
hai, kak aku ikut mampir
diksiblowing
pertama baca. lanjut lagi
lazy
tiba-tibanya double thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!