NovelToon NovelToon
Gagal Miskin Karena Sistem

Gagal Miskin Karena Sistem

Status: tamat
Genre:Fantasi / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Bagi orang lain, mendapat warisan adalah jalur cepat menjadi kaya. Namun, berbeda dengan Budiman. Warisan yang ia dapat, malah membuat hidupnya nelangsa karena mendapat warisan toko kelontong yang mau bangkrut karena hutang warga yang tak kunjung dibayar.

Lelah menagih dan kesal setiap hari ditipu janji manis, Budiman justru berharap warung itu bangkrut saja. Ia ingin menutupnya dan bekerja sebagai karyawan biasa, hidup tanpa pusing memikirkan hutang orang lain.

Namun, takdir berkata lain.

Saat ia benar-benar mencoba menghancurkan warung peninggalan orang tuanya dengan menjual murah semua, menolak pembeli, bahkan membiarkan stok habis, sebuah suara aneh tiba-tiba muncul di kepalanya:

[ Sistem Kompensasi Finansial 'Makin Bangkrut Makin Kaya' Resmi Diaktifkan! ]



Bagaimanakah kisah Budiman yang berusaha bangkrut tetapi tak kunjung sukses? Ikuti alur cerita ini yah ....

#kehidupandidesa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Besar Pasak daripada Tiang

Beberapa hari kemudian, notifikasi Sistem muncul setelah sibuk menyimpan informasi tentang geliat Cabang 2 dan Cabang 3. Kali ini, Sistem memunculkan deretan angka tebal berwarna keemasan yang berkedip dengan ritme konstan di depan wajah Budiman.

[ DING! ]

[ Pemberitahuan Finansial Korporasi: Menampilkan Status Akun Utama Budiman Mart ]

Total Saldo Aktif: Rp18.450.230.000,00 (Delapan Belas Miliar Empat Ratus Lima Puluh Juta Dua Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah) ]

[ Status Utang pada Sistem: Rp0,00 (LUNAS TOTAL) ]

[ Laporan Transaksi Otomatis: Sistem mendeteksi bahwa pinjaman modal darurat sebesar Rp2.500.000.000,00 (Dua Setengah Miliar Rupiah) saat Ekspansi pembukaan 19 Cabang baru Anda, telah dipotong dan dilunasi secara penuh oleh laba bersih harian dalam waktu 5 hari 4 jam! ]

[ Analisis Keberhasilan: Pelunasan kilat terjadi akibat lonjakan arus kas dari penjualan paket hio estetik 'NagariShop x Budiman Mart' di Padang serta distribusi masif air mineral lokal 'Budiman Pure' di Sitinjau Lauik yang diserap total oleh jutaan armada logistik darat! ]

Melihat runtunan laporan tersebut, sudut bibir Budiman bergetar hebat. Utang dua setengah miliar, yang diharapkan memiliki bunga yang bisa mencekik keuangan perusahaannya hingga hancur lebur, ternyata malah menguap begitu saja bagai tetesan air di atas wajan panas dalam waktu kurang dari satu minggu.

Harga dirinya sebagai orang yang mati-matian ingin rugi besar-besaran dan jatuh miskin, kembali diinjak-injak oleh efisiensi Sistem yang kejam.

Budiman mengusap wajahnya yang kusut di sudut ruko di salah satu desa di kawasan Tarusan. Kepalanya yang sudah pening semenjak pulang dari Siberut kini terasa benar-benar mau pecah. Di layar Sistem, angka proyeksi omzet dari kombinasi hio estetik Vilmey dan air mineral Budiman Pure terus bergerak naik tanpa rem.

"Tidak bisa dibiarkan. Kalau warga Sitinjau Laut dan Vilmey terus-terusan kreatif begini, sampai kiamat pun awak tidak akan pernah bangkrut," gumam Budiman.

Otak Budiman terus bergerak cepat memikirkan sesuatu yang harus dilakukan untuk melawan Sistem. Tiba-tiba, matanya mendadak berbinar, sebuah ide brilian muncul di dalam benaknya.

'Jika perusaan di Jakarta memboikot kami karena ingin menghancurkan Budiman Mart, kenapa tidak awak saja yang mengalah?' Sebuah kepalan bergerak cepat masuk ke telapak tangan dan anggukan yakin.

"Sepertinya kita harus mengirim surat resmi ke Jakarta," gumamnya.

Dalam kepalanya, rancangan surat itu berisi pengibaran bendera putih pada pihak raksasa. Ia juga melakukan penawaran untuk membayar ganti rugi karena produk mereka yang akhirnya diboikot di ranah Minang ini.

'Dengan membeli sisa stok gudang mereka dengan harga di atas pasar, atau bahkan mungkin membeli sebagian saham mereka secara resmi, pasti uang di rekening kami akan cepat terkurasnya!' pikirnya dengan penuh semangat.

Semangat yang tak boleh luntur untuk menerapkan prinsip besar pasak daripada tiang demi menguras keuangannya yang terus saja semakin bertambah dalam waktu yang singkat ini.

"Anto! Sini kau!" Budiman tentu memanggil sang General Manajer dengan semangat baru.

Anto yang masih lesu duduk di bangku kerjanya, langsung terduduk tegap. "Ada apa, Uda? Apakah kita akan meluncurkan gugatan hukum ke pengadilan niaga internasional untuk melawan boikot dari pihak Jakarta?"

"Gugatan tengkorakmu!" kecam Budiman mendengus.

"Sekarang, kamu tulis surat resmi dari awak untuk pimpinan retail Jakarta. Kalau tak salah namanya Hartanto. Katakan di dalam surat itu:"

"Kami, Budiman Mart, bersedia membayar denda kompensasi sebesar lima puluh miliar rupiah secara tunai. Kami juga berniat menyerap seluruh stok sembako mati di gudang yang ada di Jakarta dengan harga dua kali lipat dari harga normal, serta menawarkan opsi penyerahan kendali operasional 19 cabang kami secara cuma-cuma."

Anto sedikit mengerutkan keningnya saat mencatat pesan itu di buku tulis yang biasa dipegang istrinya, Elimar.

"Tapi, Uda? Saldo di rekening utama kita yang terbaru hanya berkisar delapan belas miliaran, Uda? Dari mana kita dapat uang lima puluh miliar tunai untuk bayar denda ke Jakarta, Da? Bukankah itu namanya penipuan?"

Budiman justru menyunggingkan senyum misterius yang membuat bulu kuduk Anto merinding.

"Kau tidak usah banyak tanya, Anto. Kirim saja angka lima puluh miliar itu! Tak ada tapi-tapian! Sekarang cepat kirim lewat surat elektronik resmi milik kedai kita ini!" perintah Budiman berapi-api.

Dalam hatinya, Budiman justru bersenang-senang. 'Hahaha! Biar saja tawarkan lima puluh miliar! Kalau mereka setuju, Sistem gilo ini pasti akan otomatis memotong paksa sisa kekurangan tiga puluh dua miliar itu menjadi utang minus di rekening Budiman Retail ini! Rekeningku akan memerah pekat, perusahaan terlilit utang abadi, dan aku akan langsung dilikuidasi karena gagal total! Akhirnya, awak bisa tidur nyenyak!'

Anto terbelalak oleh semangat Budiman yang ikut membakar adrenalinnya. Menatap sang Big Boss dengan pandangan penuh kengerian sekaligus kekaguman yang salah alamat.

"Uda ... Ini merupakan taktik psikologis yang sangat dalam! Uda sengaja memancing mereka dengan umpan finansial raksasa untuk melihat seberapa jauh keserakahan mereka kan? Bahkan Uda rela menjaminkan seluruh omzet masa depan Budiman Retail kita demi menggertak orang-orang Jakarta itu!"

Anto mengangguk mantap seakan paham skema isi kepala atasannya ini.

"Baik, Da! Jiwa eksekutif muda Ambo kini semakin membara! Ambo akan segera kirim dengan bahasa hukum paling formal!"

Anto duduk di kursi kerja plastik berwarna hijau, memasang kacamata jametnya dan mulai mengetik pesan di ponselnya yang sudah berganti dari edisi kentang, ke gambar apel gigit keluaran terbaru.

.

.

.

Tiga jam kemudian, di lantai lima puluh gedung pencakar langit Jakarta, surat elektronik dari Budiman Mart langsung mendarat tepat di komputer pribadi Hartanto.

Hartanto, yang sudah tidak tidur semalaman karena panik memikirkan fenomena boikot balik dari para warga Sumatera Barat, langsung mengumpulkan seluruh jajaran direksi, ahli strategi bisnis, dan pengacara dalam sebuah rapat darurat berskala sangat rahasia.

Surat dari Anto yang sudah dimodifikasi dengan bahasa hukum tingkat tinggi berlogo Budiman Mart itu terpampang di layar proyektor besar.

"Bapak-bapak ... lihat ini," suara Hartanto bergetar, wajahnya pucat pasi menatap runtunan kalimat penawaran Budiman.

"Monster kecil itu baru saja mengirimkan surat ke perusahaan kita. Coba kalian analisis, apa arti di balik semua ini!"

Direktur Hukum Korporasi meneliti surat itu dengan kacamata yang melorot, dahinya berkerut dalam, lalu ia menelan ludah dengan wajah yang penuh ketakutan.

"Pak ... ini bukan surat penawaran damai. Ini adalah Ultimatum Perang Finansial tingkat tinggi!"

[ bersambung ]

1
Alken 7.2
sudah bab 1
SoVay: isi ceritanya apa alken?
total 1 replies
Akbar_7.1
bab 1
SoVay: oke akbar, 1 bab aja per hari. tapi emanya isinya ap?
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
mampus kalian malah bikin mcnya tambah kaya terimakasih sampai pura pura pingsan
Etijelita
sudah sampai bab 1
SoVay: bab 1 tentang apa? ini siapa ya?
total 1 replies
Etijelita
sudah sapai bab1
Mohd Harmizi
baru aku faham, budiman yang tolol
SoVay: 🤣🙈 ya bgitu lah krakternya
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
ko pingsan terharu membantu budiman malah menjadi kaya terimakasih kalian semua hahahaha bikin season 2 thor bikin mereka mengira ini semua rencana mcnya
SoVay: kayaknya ceritaku kurang seru bang 🤣 banyak yg berhenti di tengah jalan. jadi nanti cerita lain mau aku bikin, semoga berikutnya banyak yg mau baca smpai selesai 🤲
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
Hakim ketuanya baik loh bikin budiman menjadi semakin kaya terimakasih hakim ketua hahahaha
adib
proses kreatif.. butuh sabar.. semangat thor
SoVay: terima kasih bang, nanti ikuti cerita yg baru aku ya. 🤣
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
Terima baik sekali kalian membuat mcnya tambah marah pura pura pingsan hahahaha
SoVay: skali2 versi terbalik🤣🤣🤣
total 1 replies
MomyWa
budiman, kau dpt uang dgn cara mudah bgt itu berkah
MomyWa
ini gak jadi nikah kah?
MomyWa
omaigat thor, sibuk dikit dah banyak aja up nya
Fajar Fathur rizky
bikin mcnya menang malah ambil alih semua toko musuhnya bikin musuhnya mengira ini startegi mcnya
Fajar Fathur rizky
bikin mcnya semakin kaya thor
SoVay: okay, nanti bisa d luar nurul kak 🤣
total 1 replies
Aku Rajin Membaca
ada hawa2 tak enak bagi budiman, tp bagi kita psti bikin ngakak
arielskys
apakah semudah itu? 😭
Aku Rajin Membaca
udah filing buruk dluan
Aku Rajin Membaca
wkwkwkw...budiman jd barang lelang
Aku Rajin Membaca
kasih lah visual macam.mana budiman kita yg jd rebutan ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!