NovelToon NovelToon
Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: linda huang

DI LARANG PLAGIAT🔥🔥🔥🔥🔥🔥

George Hamilton seorang pria berhati kejam akan tetapi dia memiliki sisi lembutnya.kejam di saat berhadapan dengan para musuhnya,akan tetapi dia memiliki hati bagaikan malaikat.

Lavender adalah gadis ceroboh yang di kenal sebagai kecerobohannya dan sering salah sebut nama berhasil menarik perhatian ketua mafia Black White sehingga membuat dirinya selalu di incar.

Mengunakan cara paksaan agar Lavender setuju dengan pertunangan mereka, apakah levender akan tertarik pada sang mafia itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lion murka

Aargggttt.."Teriakan pria itu yang matanya di tinju oleh Lavender sehingga bengkak dan tidak lama kemudian pria itu tidak sadarkan diri

"Hei...bangun kenapa kau tidur? aku belum puas bermain dengan mu, ini masih siang belum malam jangan tidur" Teriak Lavender yang menepuk-nepuk wajah pria itu

Aksi Lavender di saksikan oleh Lion, Girvanlo beserta dua pengawalnya hingga tanpa berkedip

"Banguuuunn, jangan tidur. aku masih mau main" Teriak Lavender yang sudah lupa dengan kehadiran Lion dan lainnya di sana

"Gadis kecil" Panggil Lion dengan senyum

"Kakek Neon" Balas Lavender yang menoleh ke arah Lion

Di saat berdiri ingin melangkahi tubuh pria itu akan tetapi karena kecerobohannya membuatnya terjatuh di pasir itu.

"Gadis muda , apa kau tidak apa-apa?"Tanya Lion yang menekan tombol kursi rodanya dan mendekati Lavender

"Tidak enak rasanya walau ini pasir" Jawab Lavender yang terlungkup menempel pasir di wajah dan tubuh bagian depannya

"Hahahaha....gadis kecil kenapa kau ada di sini?" Tanya Lion yang merasa lucu melihat tingkah gadis itu

"Kakek Neon, aku mengantar makanan ke sana, lalu saat ingin pulang aku melihat ada baku tembak di sini. makanya aku tidak mau ketinggalan dan ingin bermain dengannya" Jelas Lavender sambil menunjukkan ke arah pria yang pingsan itu

"Bermain? apa kau tahu ini sangat bahaya, jika saja dia melepaskan tembakan ke arah mu maka nyawa mu akan hilang" Kata Lion

"Aku tidak memikirkan ke sana. lagi pula dia sudah pingsan sebelum aku habis bermain" Lanjut Lavender

"Kakek, apa kakek tidak apa-apa?" Tanya Girvanlo yang menghampiri Lion

"Aku tidak apa-apa, kalian sudah terluka ayo cepat tinggalkan sini" Jawab Lion

"Baik Ketua besar" Jawab serentak Kelvin dan Bieber

"Tapi mana Floris?" Tanya Girvanlo sambil melihat ke arah kesekitaran sana

"Tuan Gigolo, tadi aku melihat Flora lari ke arah sana sambil berteriak" Jawab Lavender sambil menunjukan ke arah di mana Floris melarikan diri

"Nama ku Girvanlo bukan Gigoloo" Kata Girvanlo dengan kesal

"Tapi diri mu memang mirip Gigolo"Balas Lavender dengan ceplas ceplos

"Hahahaha...Sudahlah. Girvanlo, kau pergi cari Floris" Kata Lion dengan ketawa mendengar ucapan Lavender

"Baik Kek" Jawab Girvanlo yang berjalan ke arah tempat Floris melarikan diri

"Kakek, kenapa si Lolo itu sangat pemarah sama seperti Bibi Mummy ku?" Tanya Lavender sambil menunduk di samping Lion

"Biarkan saja, itu memang sifatnya" Jawab Lion dengan senyum

"Kakek Neon, apa bisa mengajarkan ku cara mengunakan senjata ini?"

"Gadis kecil, ini tidak cocok untuk mu"

" Tapi aku penasaran"Jawab Lavender yang menyentuh senjata yang di tangan Lion

"Baiklah, jika diri mu ada waktu maka Kakek akan mengajari mu" Ujar Lion

"Benarkah?"

"Iya, tapi ingat ini hanya latihan saja, dan kau tidak boleh memiliki nya"

"Tidak apa-apa"

"Aneh, kenapa Ketua besar malah ingin mengajarkan ke gadis ini padahal mereka baru kenal, sementara Nona Floris yang pernah meminta untuk di ajarkan malah di marah oleh Ketua besar" Batin Bieber

Tidak lama kemudian sekumpulan pria berpakaian hitam datang ke pantai itu dengan membawa senjata mereka. dan menodong ke arah Lion dan lainnya. anggota mereka berjumlah sekitar 30 orang

"Tuan Lion, silahkan ikut kami" Kata Salah satu pria itu dengan menodong senjata ke arah Lion

"Kau ingin aku mengikuti mu? apa kau kira kau layak?" Sebut Lion dengan tegas

"Kakek, mereka musuh ya?" Tanya Lavender yang berbisik di telinga Lion

"Benar, Gadis kecil tinggalkan tempat ini, karena ini tidak ada hubungan dengan mu" Ujar Lion

"Tidak mau, aku ingin menemani Kakek di sini, jika mereka berani macam-macam maka aku akan bertarung dengan mereka" Jawab Lavender yang berisik di telinga Lion sambil ketawa

"Apa kau tidak takut?" Tanya Lion

"Tidak, kenapa harus takut?"

"Hei...apa yang kau ketawakan?" Bentak Pria itu yang melihat ke arah Lavender

"Gadis kecil ini tidak ada hubungannya, biarkan dia pergi" Ujar Lion

"Tidak, kalian semua harus ikut kami pergi"

Prok...prok...prok..

Tepukan tangan George yang baru tiba

"Sekelompok pengecut, kalian mengunakan jumlah anggota yang banyak untuk ingin membawa Kakek Lion pergi, kalian sangat memalukan" Kata George dengan senyum

George datang ke tempat itu dengan di temani oleh sejumlah 50 anggotanya. serta menodong senjata kepada lawannya itu

"George Hamilton" Ucap salah satu pria bersenjata itu

"Horee....Gorila Hamiiil bawa rombongan datang ke pantai" Teriak Lavender dengan nada tinggi sambil gembira

Mendengar teriakan Lavender semua pria bersenjata itu melihat-lihat kesekitaran sana, karena mereka mengira ada kumpulan Gorila yang datang ke pantai itu

"Di mana Gorila?" Tanya salah satu pria bersenjata itu

"Aku tidak melihatnya"Ujar teman lainnya

Di saat lawannya kehilangan fokus George malah ingin menelan gadis itu dengan hidup-hidup hanya saja dia hanya bisa menahan emosinya.

"Tahan mereka" perintah George dengan nada tinggi

Para anggota Black White pada mengepung semua pria bersenjata itu, tanpa ada kesempatan untuk melawan.

"Lepaskan" Bentak pria bersenjata itu sambil meronta

"Lakukan" Perintah George dengan tegas

Dor...dor...dor...dor...dor...dor...

Tembakan dari anggota Black White ke arah semua pria bersenjata itu

"Aarrggtt" Teriakan para pria bersenjata itu dan pada akhirnya tewas di tempat

"Kakek" Sapa George dengan sopan

"George, kau datang sangat tepat waktu, dan bagaimana kamu bisa datang ke sini?" Tanya Lion

"Aku mendapatkan kabar jika kumpulan wiklie akan ke pantai dan aku ingat setiap tahun hari ini Kakek akan datang ke sini" Jelas George

"Terima kasih karena sudah datang" Ucap Lion

"Gorila Hamil kau hebat" Sebut Lavender yang menghampiri George

"Gorila Hamil? gadis kecil, kenapa kau memanggilnya Gorila Hamil?" Tanya Lion dengan penasaran

"Itu namanya" Jawab Lavender dengan singkat

"Kakek, jangan dengarkan dia, selain ceroboh dan nyasar dia memang sering salah sebut nama orang" Jelas George dengan tahan emosi

"Hahahaha.,ternyata begitu, gadis kecil kau sangat pemberani hari ini, hari ini aku sangat beruntung ada kalian berdua yang menyelamatkan ku, bagaimana jika kita makan bersama" Ajak Lion yang melihat ke arah Lavender dan George

"Kakek, sepertinya aku harus pulang, karena jika aku lambat maka Bibi mummy akan marah lagi" Kata Lavender

"Baiklah, kalau begitu. maka lain kali kita akan makan bersama" Jawab Lion dengan senyum

"Baiklah" Sebut Lavender

"Gorila Hamil, apa kau bisa beritahu ku jalan pulang harus lewat mana?" Tanya Lavender

"Apa kau bisa jangan memanggil ku dengan nama itu?" Ketus George yang menahan emosi

"Kakek" Panggil Floris sambil berlari ke arah Lion

"Floris ,kau kemana saja?" Tanya Lion

"Kakek, aku takut makanya aku lari" Jawab Floris dengan sikap manja

"Jika tersebar luas kau melarikan diri ini hanya akan memalukan ku" Bentak Lion dengan kesal

"Kakek, tapi aku takut" Ujar Floris

"Takut? apa kau tahu sebagai kumpulan Lion tidak boleh ada rasa takut, dulu putri ku juga tidak merasa takut di saat pertarungan terjadi karena ini adalah peraturan, kau sangat mengecewakan ku" Bentak Lion dengan kesal

"Maaf" Ucap Floris dengan menangis

"Apa kau tahu? gadis kecil ini bukan dari kumpulan kita, tapi dia yang menyelamatkan ku, dan di saat Kakek mu ada bahaya kau malah melarikan diri" Ketus Lion murka

1
Oi Min
ikutan nangis donk....... /Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/ mana lagi pilek lagi...../Scowl//Scowl//Scowl//Scowl/tambah meler kan, tambah sakit lagi kepala q/Gosh//Gosh//Gosh//Gosh/
Oi Min
sakit hati banget liat Lavender sampe kek gtu......
Oi Min
duo sengklek emang Lavender ma Bus
Oi Min
wkwkwkwkwkwkwkwk..... bibi Mummy tamabah satu beban
Oi Min
preeet..... perkataan bunga bangke ini busuk
Oi Min
salahmu mekso...... saiki rasakno
Oi Min
kalian mengijinkan Lavender di dapur itu = menghancurkan rumah...... ckckckck
Oi Min
bibi Mummy g belajar dri pengalaman..... hadeh..... ucapkan selamat tinggal utk masakan ikan kecap bibi Mummy
Oi Min
apa hubungan Kenebo Kaneshiro ama George?? dia yg menculik George kah?? ato dia ayah George??
Oi Min
tp bos mu diam saja kan di dekati wanita...... untung Lavender blm cinta ma gorila hamil ini..... huh.... nyebelin si gorila hamil ini. laporin aja ma Lavender.....
Oi Min
musuh kakek Lion dah di hempaskan, skrg muncul musuh George
Oi Min
musuh lama sdah di hempaskan..... tp pasti ada musuh baru yang muncul
Oi Min
flora Floris ki si bunga bangke ra waras. g tau diri
Oi Min
jangan2 Lavender jga keturunan Lion
Oi Min
ngakakk trs😄😄😄😄
Oi Min
astaga....... gorila hamil donk...... hahahhaahahahahaaahaha..... ngakak sumpah
Oi Min
nasib mu ketemu Lavender botak.....
Oi Min
wkwkwkwkkwwkkwwkkwkwk..... ngakak sumpah
Oi Min
wkwkwkwkwkwk..... mafia yg kejam di buat jengkel ma seorang Lavender😄😄
Oi Min
baca lagi..... ntah lah.... kangen ma Lavender..... dah lama, trs lupa judulnya jga..... sampe cari2 di semua otor.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!