NovelToon NovelToon
"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: KGDan

Valerie Walton tidak pernah sedikitpun terpikir, akan terlibat hubungan asmara dengan Paman mantan pacarnya, dan menjadi posesif padanya.

Dua tahun menjalin hubungan, pacar Valerie selingkuh dengan sepupunya!

Di saat ia jatuh dengan perasaan terluka, Nathan Edmund, Paman mantan pacarnya, mengulurkan tangan kepada Valerie saat ia menangis sendirian.

Nathan Edmund, pria dewasa berusia tiga puluh delapan tahun, yang masih melajang itu, seorang CEO yang mendominasi, dan sangat di takuti mantan pacar Valerie. Nathan melamar Valerie, saat di hari pertunangan mantan pacar Valerie, dengan sepupu Valerie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7.

Valerie dapat melihat raut panik pada wajah Lili, dan terlihat gelagapan melirik ke arah Ayahnya.

"Apa kamu mau mencari alasan lagi! kamu tadi tidak mengantar berkas ke kantor Nico! dan aku tidak bertemu dengan mu di kantor Nico, tapi kamu berada di Mansion Edmund, bersama dengan Nico!!"

Dengan lantang Valerie mengatakan yang sebenarnya, agar ke dua orang tuanya tahu, sepupu seperti apa Lili itu sebenarnya.

"Aduh.. duh.. duh, perutku sakittt... aduhh!!"

Tiba-tiba Lili memegang perutnya, dan meringis kesakitan, membuat Philip, Camilla, Ibu Valerie, dan Deana, Ibu Lili terkejut melihat Lili yang kesakitan.

Valerie memutar bola matanya melihat drama basi, yang sengaja di buat Lili, dan membuat ke dua orang tuanya percaya dengan kebohongan Lili.

"Jangan berpura-pura kamu!!" sahut Valerie dengan kencang, mematahkan drama yang di buat Lili.

"Aduhh... tanganku semakin sakit!!" Lili membuat dirinya semakin menderita, agar ke dua orang tua Valerie mempercayai apa yang di rasakannya.

"Valerie!! kamu memang benar-benar kejam! bukannya meminta maaf! ini semua akibat kecemburuan mu yang berlebihan!!" teriak Philip dengan suara yang penuh amarah.

Valerie tidak menjawab teriakan Ayahnya, yang begitu mengkhawatirkan Lili.

Masih merasakan panasnya tamparan Ayahnya di wajahnya, Valerie tidak memperdulikan lagi suasana ruang utama rumah Ayahnya tersebut.

Ia melangkah masuk menuju anak tangga, berniat masuk kamar, dan tidak ingin menyaksikan perhatian ke dua orang tuanya kepada Lili.

"Valerie!! berhenti! kamu belum meminta maaf pada Lili! kembali ke mari!!" teriak Philip melihat Valerie, yang acuh tak acuh berlalu dari sana.

Valerie tidak memperdulikan teriakan Ayahnya, ia terus saja melangkah menaiki anak tangga.

Bukk!!

Tiba-tiba Valerie merasakan kepalanya sakit sekali, sebuah vas bunga di lempar Ayahnya, tepat mengenai kepalanya.

Tubuh Valerie nyaris tersungkur ke anak tangga, dan tindakan Ayahnya tersebut, membuat Valerie membeku di tempatnya, dan dadanya di penuhi rasa amarah.

Sudah terlalu banyak ia di sakiti ke dua orang tuanya, karena terpengaruh oleh setiap perkataan, dan provokasi Lili.

Tubuhnya sudah banyak meninggalkan bekas luka, akibat kekerasan yang di lakukan mereka padanya.

Valerie memejamkan matanya untuk menenangkan perasaan hatinya yang terluka, dan perasaannya yang tiba-tiba terasa dingin.

Ia sudah cukup bersabar dengan apa yang dilakukan Lili kepadanya. Lili yang memiliki kepribadian Narsistik yang sangat dalam padanya.

Sehingga Lili dengan segala cara mengambil semua miliknya, dan bahkan mengambil pacarnya juga.

Lili dan Deana, Ibu Lili, sepertinya tidak akan berhenti mengganggunya, kalau ia terlihat baik-baik saja, dan hidup dengan begitu bahagia.

Perasaan terluka yang ia rasakan hari ini, terasa dua kali lipat sakitnya. Pertama melihat perselingkuhan pacarnya, dan ke dua, Lili memfitnah dirinya menindas Lili, serta ke tiga, orang tuanya menindasnya karena mendengar perkataan Lili.

Sakit kepala akibat di lempar Ayahnya dengan vas bunga, perlahan tidak ia rasakan lagi sakitnya, karena hatinya yang seketika menjadi dingin.

Raut wajahnya terlihat datar, dengan tangan yang terkepal dengan erat, ia melangkahkan kakinya menaiki anak tangga.

Pandangan matanya mulai pudar, akibat hantaman vas bunga pada kepalanya, dan kepalanya terasa sangat pusing, dan sepertinya ia akan pingsan.

"Valerie!! berhenti!!!" kembali Philip berteriak.

Valerie tidak mendengarkan teriakan Ayahnya, ia harus segera masuk ke dalam kamarnya, dan mengunci diri di sana.

Pandangan Valerie semakin berat dan gelap, saat ia berhasil masuk ke dalam kamarnya.

Dengan sisa tenaganya yang sudah mulai lemah, ia mengunci pintu kamarnya, lalu dengan langkah lemah ia menuju tempat tidurnya.

Brukk!!

Valerie menjatuhkan tubuhnya ke atas tempat tidur, dengan posisi telentang, dan.. ia pun pingsan!

Lemparan vas bunga pada kepala Valerie, membuat kepalanya terluka. Terlihat darah mengalir membasahi sprei, di mana kepala Valerie terbaring.

Sementara itu di sebuah villa mewah, di puncak pinggiran kota, Nathan tidak dapat memejamkan matanya, setelah ia berbaring di tempat tidur mewahnya.

Pikirannya masih mengingat tubuh kecil Valerie, saat gadis itu duduk sendirian di bangku tepi jalan.

Wajah sedih dengan mata yang sembab, tampak begitu menyedihkan dan sangat ringkih.

Dan, bekas luka pada sekitar lututnya sangat mengganggu pikiran Nathan, sehingga ia diam-diam merasa curiga, akan bekas luka yang ada pada lutut Valerie.

Bekas luka yang sepertinya terkena benda tajam, seperti serpihan kaca, atau serpihan benda tajam lainnya.

Bersambung.......

1
Marina Tarigan
senang sm vihur Natan sangat mencintsi isyrinya dan tanggung jswab penuh pf keluarga nya
Marina Tarigan
bahus memang harus dikarantina katena sdh hola dan psikopat
Marina Tarigan
giti ya orang gila otaknya pendek lanjiy
Marina Tarigan
lili belum kapok ya benar Ramon sebelum kamu menemui valeri mungkin kepalamu sdh menggelinding duluan jgn terhasut orang gila. lili
Marina Tarigan
sdh hancurpun masih menghina orsng lain
Marina Tarigan
lili sdh maduk bubupin masih ngeyel terus manusia atau monyet kamu lilo
Marina Tarigan
la jut lili orang gila dan dungu sekali
Marina Tarigan
lili kamu sangat keras kepala menganggap kamu pintar ya tunggu hasil perbuatanmu yg sadis sekali
Marina Tarigan
nasip penculik ditangan yg berbahaya dan juga kamu lili
Marina Tarigan
tammat riwatmu lili dgn sangat mengenaskan sungguh miris nasipmu
Marina Tarigan
lanjut
Marina Tarigan
bertobatlah lili cari pekerjaan tata hidupmu kefepanmya
Marina Tarigan
mkmya jgn keras kepala Nico ayahmu sendiri tdk berani melawan pamanmu ini istrinya mau kau usik terus kamu memang keras kepala terima saja
Marina Tarigan
urung gagak lagi cari masallah deh
Marina Tarigan
lanjut saja biarkan i u kejahatan kalian berdua luar biasa anjing di rmh pun didayang ini anak sendiri dilukai terus pasrah saja
Marina Tarigan
perbuatan kalian kelewat batas sm Faleri sm anak tiri saja tdk smpi melukai neberapa kali sampai bdn nya punya cacat semua aneh sekali sbgi orangtua
Marina Tarigan
kalian bukam tdk perduli fan marah pd zvalery tapi memyiksa sampai luka2 diselujur tubuhmya
Marina Tarigan
tes DNA siap 1 hari ya tes. abal2
Marina Tarigan
kok banyakan nvomongnya seharusnya dodunia nyata bukan dialoh terus tapi bertimdak segera melaporkan pd pihak polisi agar cepat tertanhkap ngomong jhn2 lea yh akan ditikam iriana utk menyelamatkan diti
Marina Tarigan
syukuri Lea fan pbilip kenodohanmu memyiksa anakmu sendiri demi orang lain kamu sdh kehilangan anakmu Faleryi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!