NovelToon NovelToon
Istri Kedua Yang Dicintai

Istri Kedua Yang Dicintai

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Tamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Bella Oceana adalah istri kedua dari Alan Elvis. Alan menikahi Bella karena Tevy sudah tidak bisa melaksanakan kewajibannya sebagai istri untuk melayani Alan. Tevy sudah lumpuh sejak tiga tahun terakhir karena kecelakaan. Karena alasan tersebut, Alan menikah lagi dengan wanita yang ia kenal dari sebuah restaurant. Karena pada saat itu Bella adalah Manager Restaurant tersebut. Pernikahan Alan dengan Bella tentunya tidak di ketahui oleh Tevy. Alan sangat menyayangi Tevy, ia tidak akan sampai hati jika harus mengatakan hal yang sejujurnya kepada istrinya. Namun Alan juga pria normal yang membutuhkan sentuhan wanita. Sudah satu minggu ini sikap Tevy begitu berbeda kepada Alan, menjadi sangat manja dan tidak ingin ditinggal terlalu lama. Tentu saja sikap Tevy membuat Alan serba salah karena ia juga harus bekerja dan tentunya menemui Bella, istri keduanya. Setiap Tevy mulai menyentuh tubuh Alan, yang terbayang dalam benaknya adalah wajah Bella, desahan Bella, dan juga erangannya diatas ranjang. Dan itu semua membuat Alan memiliki hasrat berlebih untuk bersama dengan Bella. "Sayang, aku pikir kamu udah gak bergairah, ternyata sentuhanku masih bisa membuat kamu seperti ini" ucap Tevy Seketika mata Alan terbuka, ia menyadari jika yang sedang menyentuh miliknya bukanlah Bella, melainkan Tevy istri sahnya sejak tujuh tahun ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Hari ke tiga Bella berada dirumah, ia semakin membuat Nanda merasa tidak nyaman. Bukan tanpa sebab, Bella sudah lelah jika harus di paksa mengalah terus-terusan.

Dan hari ini, keluarga Bella akan menghadiri pernikahan sepupunya. Nanda, Santi dan Edi sudah siap sementara Bella masih belum keluar kamar.

 

"Lama banget, ting-"

 

Ceklek!

 

Bella keluar kamar dengan gaun panjangnya, kemudian ia menggunakan tas mewahnya untuk menunjang penampilannya hari ini.

Nanda semakin kesal melihat Bella, kemudian ia keluar rumah lebih dulu. Sedangkan Edi dan Santi begitu memuji penampilan Bella sore ini.

 

Mereka ber empat meninggalkan rumah menuju hotel dimana acara di selenggarakan. Bella dan Nanda duduk di kursi belakang, sementara Edi yang mengemudikan mobil.

Santi sesekali melirik ke belakang, memastikan kedua putrinya baik-baik saja, tapi diantara keduanya sama sekali tidak ada interaksi.

 

Sampai di hotel, mereka semua turun kemudian menuju tempat acara. Begitu masuk di ruangan tersebut, semua mata tertuju pada Bella. Semua orang memuji kecantikan Bella.

 

Biasanya setiap ada acara, hanya Nanda yang mendapat pujian dari kerabat orangtuanya, namun kali ini Nanda benar-benar terlupakan saat ini.

 

"Bu Santi, itu Bella ya? Cantik sekali, besanan sama saya aja Bu"

"Bella cantik sekali, badannya juga sangat bagus. kalau ada anak cowok udah ku suruh deketin Bella"

"Karirnya bagus Bu, Bella sangat mandiri"

"Benar-benar beruntung Pak Edi dan Bu Santi"

 

Kalimat demi kalimat yang Nanda dengar benar-benar mengusiknya, Nanda yang tidsk tahan mendengarnya ia segera meninggalkan meja tersebut dan memilih duduk di meja yang lain.

Nanda duduk di dekat meja seseorang yang menarik perhatian Nanda sejak awal ia datang, pria yang terlihat dewasa dan tenang itu benar-benar membuat Nanda penasaran.

 

"Bro, lihat cewek yang berdiri sama Ibu-ibu disana. Cantik banget" ucap temannya

 

Nanda mencari keberadaan perempuan yang dimaksud oleh pria itu, dan lagi-lagi Nanda harus di kecewakan karena yang mereka bicarakan adalah Bella, kakak kandung Nanda.

 

Nanda membuka ponselnya, dia mengambil vidio di sekitarnya lalu mempostingnya di media sosial.

Bahkan beberapa komentar tertuju pada Bella yang masuk di dalam vidio yang Nanda ambil, meskipun hanya sekian detik namun Bella berhasil menarik perhatian pengikut Nanda.

 

"Itu siapa Nan?"

"Cantik banget, itu Bella kan?"

"GIla bodynya"

"Bella kakak kamu kan?"



Nanda yang sudah kesal, ia menghapus postingan tersebut kemudian meletakkan ponselnya di dalam tas.

 

Sementara Bella, ia duduk dengan tenang di samping Ibu-ibu yang sejak tadi memujinya. Bella mengambil foto pengantin dari jarak jauh kemudian ia memposting foto tersebut dengan ucapan selamat.

 

Beberapa pengikut Bella seketika membalas postingan tersebut, bahkan ada yang mengatakan jika ia berada di acara yang sama.

Namun sayang, Bella tidak pernah merespon pengikutnya.

 

Hingga pria yang berada di dekat Nanda, ia melihat postingan Bella dan kemudian menatap kearah Bella.

 

"Siapa wanita ini" batin Zayn

 

Zayn menekan tombol suka di postingan milik Bella, kemudian ia menyimpan ponselnya di saku.

Bella yang menerima notifikasi tersebut, melihat siapa yang menyukai postingannya. Diantara ratusan orang yang menyukai, mata Bella fokus dengan akun bernama 'zayn'.

 

Bella yang penasaran ia membuka akun tersebut kemudian melihat beberapa postingannya. Kemudian ia mulai stalking di akun milik Zayn.

 

"Oh dia lawyer" batin Bella

 

Ting! Ponsel Bella berdering

 

"I love you" - Alan

"I love you too" - Bella

"Kapan pulang sayang?" - Alan

"Lusa sayang, tunggu ya" - Bella

"Oke sayang, enjoy ya" - Alan

"Thank you" - Bella

 

Acara telah selesai, beberapa tamu memilih pulang terlebih dahuly, termasuk Bella dan keluarganya.

Tiba-tiba lengan Bella menyenggol lengan seseorang, dan seketika Bella menyampaikan kata maaf namun ia tidak melihat lengan siapa yang ia senggol.

 

"Bella" panggilnya

 

DEG!

 

Bella menoleh kearah sumber suara, kemduian ia berusaha mengingat siapa pria tersebut. Hingga ia berhasil mengingatnya dan bibir Bella mulai tersenyum.

 

"Hai Calvin"

"Kita ketemu lagi"

"Iya. Apa kabar?"

"Baik. Kamu?"

"Baik"

"Undangan dari mempelai pria atau wanita?"

"Wanita. Kamu?"

"Pria. Kita kerja di kantor yang sama"

"I see"

"Tingal disini?"

"Gak, tapi aku lahir dan besar di kota ini"

"Wah lagi sama keluarga ya"

"Betul. Kamu?"

"Aku sama teman-teman dari kantor"

"Oh oke, aku duluan Calvin"

"Careful Bell"

"Thanks"

 

Bella meninggalkan Calvin, kemudian Calvin berjalan pelan sambil minunggu teman-temannya. Nanda yang melihat interaksi Bella dan Calvin semakin dibuat iri karena semua orang hanya berfokus dengan Bella.

 

Bella bahkan tidak perlu mencari perhatian kepada semua orang, tapi Nanda ia sudah berusaha namun tetap saja semua orang hanya akan memperhatikan Bella.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!