Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya gila, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.
Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.
Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17
Sebagai hukuman karena dia sudah menakut-nakuti Helena, Arjuna dilarang tidak boleh tidur semalaman, harus menjaga wanita itu.
Arjuna menghela nafas dengan kesal saat memperhatikan Helena yang sudah terlelap.
"Hhh... dia enak-enakan tidur nyenyak. Sementara aku malah disuruh melek semalaman," keluhnya.
Tapi, tiba-tiba dia tidak sengaja memandangi wajah Helena cukup lama, membuatnya tertegun.
"Kalau diperhatikan cukup lama, dia memang sangat cantik. Tapi sayangnya dia sangat galak," gumam hatinya.
Karena merasa kesal, Arjuna pun mengambil buku-buku tentang ilmu kedokteran yang ada di atas meja lalu mulai membacanya.
Ternyata banyak sekali perbedaan cara pengobatan yang digunakan di zaman modern ini dibandingkan dengan cara yang dia kenal di zaman dahulu.
Dia semakin tertarik untuk mempelajarinya, hingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat dan pagi pun tiba.
...****************...
Saat sedang sarapan pagi, Helena terlihat tidak bersemangat menyentuh makanannya, karena pikirannya masih terus memikirkan siapa dokter yang harus dia rekrut masuk ke dalam timnya.
Helena menyerahkan sebuah black card pada Arjuna, "Hari ini aku mau bekerja. Semalam aku sudah mengajari kamu bagaimana cara menggunakannya. Jadi, kalau kamu menginginkan sesuatu, kamu tinggal beli saja pakai ini."
Namun, Arjuna menolaknya. "Bagaimana pun juga aku ini suami kamu. Aku yang memiliki kewajiban untuk menafkahi kamu."
Helena menghela nafas dalam-dalam. "Bagaimana caranya kamu bisa menafkahi aku?"
Arjuna menjawab. "Aku pasti akan mencari pekerjaan."
Gerhana matahari tiba diprediksikan satu bulan lagi. Arjuna tidak ingin membebani Helena. Sebagai seorang pria, dia memiliki harga diri. Dia pasti akan mencari pekerjaan yang layak.
Karena Helena sedang banyak pikiran, dia tidak ingin banyak berdebat. "Ya sudah, terserah kamu saja. Kalau kamu membutuhkan sesuatu. Kamu bilang saja sama aku."
Arjuna mengangguk, "Baik."
...****************...
Seperti biasa, Helena sibuk bekerja menangani pasien di rumah sakit. Saat dia sedang beristirahat di ruangannya, dia terlihat frustasi saat melihat data para dokter disana.
"Dokter mana yang harus aku ajak bergabung ke dalam timku," gumamnya dengan perasaan putus asa.
Masalahnya, dia harus benar-benar memiliki tim yang menjanjikan, agar dia bisa memenangkan kompetisi medis itu.
Tiba-tiba Reno datang menghampirinya dengan wajah serius.
"Helena, bisakah kita bicara sebentar?" tanyanya.
Helena langsung menolak dengan dingin. "Maaf, aku tidak bisa."
"Hanya sebentar, aku mohon," pinta Reno dengan nada mendesak.
Karena Reno terus memaksa, Helena akhirnya terpaksa setuju. Mereka pun berjalan menuju rooftop rumah sakit.
Reno berbicara dengan sungguh-sungguh. "Nova memintaku untuk menjadi bagian dari timnya. Sebenarnya aku belum memutuskan mau bergabung dengan tim siapa pun."
Helena menghela nafas. "Kamu adalah suaminya Kak Nova. Jadi, sudah seharusnya kamu bergabung dengannya."
Reno berkata dengan penuh percaya diri. "Aku adalah dokter terbaik di rumah sakit ini. Aku akan membantu kamu, asalkan kamu mau kembali padaku. Aku akan menceraikan Nova. Dan kamu juga harus menceraikan pria bodoh itu."
Helena langsung menolak. "Aku sudah pernah bilang padamu. Sampai kapanpun aku gak akan pernah mau kembali..."
Reno memotong perkataan Helena. "Lebih baik kamu jangan bertindak gegabah. Aku tahu kamu sangat menginginkan posisi direktur. Jika kamu kalah, Nova yang akan menguasai rumah sakit ini, termasuk seluruh bisnis di perusahaan Niroga. Jadi, kamu harus pikirkan baik-baik."
Setelah berkata begitu, Reno segera pergi. Dia ingin memberikan waktu kepada Helena untuk berpikir.
Helena hanya menghela nafas dalam-dalam. Dia memang sangat membutuhkan seorang dokter yang kemampuannya setara dengan Reno. Tapi dia tidak mungkin kembali kepada pria itu.
jahat axel.
helen sangat terkejut ternyata juna selama yg dicari bisa membantu timnya, semoga aja kehadiran juna boss menyelematkan pasien...
biangkeroknya adalah mirna yg sengaja membuat kesalahan, agar operasinya gagal total pasti disuruh sama silampir nova...
tenang helen suami sangat pintar dan jenius, di zamannya juna terkenal sebagai tabib hebat...
juna pasti dengan kemampuannya bisa menolong pasien itu, untung juna dateng tepat waktu menggantikan mirna itu.
semoga aja mirna ketahuan yg membuat kesalahan, ayo juna tunjukan kemampuanmu dan kehebatan. kamu mampu bisa melakukan operasi kerjasama tim...
agar papa mertua kamu selalu menghina dan meremehkanmu itu menyesal, ternyata menantu yg dianggap bodoh dan tidak berguna itu sangat hebat dan pintar...
helen pasti bangga padamu juna, kamu punya kemampuan sangat hebat dan pintar....
cepat... cepatlah lakukan penyelamatan...