Lima juta tahun yang lalu, Shen Xuan adalah Leluhur Agung yang berdiri di puncak dunia kultivasi.
Demi menembus alam tertinggi yang bahkan para dewa tidak mampu mencapainya, ia menutup diri dalam kultivasi tanpa akhir dan menghilang dari sejarah.
Seiring berjalannya waktu, namanya berubah menjadi legenda, lalu mitos, hingga akhirnya terlupakan oleh dunia.
Namun ketika Shen Xuantian berhasil mencapai tingkat kekuatan yang melampaui langit dan bumi, ia mendapati dirinya kembali ke masa muda. Dunia yang ia kenal telah berubah.
Kekaisaran telah runtuh, para dewa telah mati, dan keluarga Shen yang dulu berjaya kini hanya menjadi keluarga kecil yang dipandang rendah oleh semua orang.
Saat ancaman datang dari Sekte-sekte kuat, keluarga bangsawan, hingga ras kuno yang bangkit kembali, Shen Xuan memutuskan untuk berjalan sekali lagi di jalan kultivasi.
Dengan pengalaman lima juta tahun, teknik yang telah hilang dari zaman purba, mampukah Shen Xuan membangkitkan Keluarga Shen?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua Sosok Leluhur Binatang Spiritual
Di kawasan pinggir Hutan Kabut Hitam, Ling Ming Xun menyaksikan kedatangan ribuan Binatang Iblis berbagai tingkat kekuatan.
"Celaka! Bagaimana bisa mereka datang dalam jumlah sebanyak ini?" teriaknya lantang.
Namun, Ling Ming Xun sebisa mungkin tetap tenang. Dia mengeluarkan pedang dari kantong penyimpanannya, sebuah pedang yang sudah menemaninya selama puluhan tahun lamanya.
Dia bersiap menyerang, dan dalam sekejap, dia telah berada di hadapan salah satu Binatang Iblis.
Pedang di tangannya diayunkan, menebas lurus ke arah Binatang Iblis.
Semua orang yang ikut serta dalam upaya mengurangi jumlah Binatang Iblis di Hutan Kabut Hitam, mereka tidak hanya diam menyaksikan aksi Ling Ming Xun.
Dengan senjata di tangan, mereka ikut melakukan serangan ke arah Binatang Iblis yang terus merangsek maju.
Benturan dua kekuatan besar seketika terjadi.
Semua orang mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki, begitu juga dengan Binatang Iblis yang menjadi lawan mereka.
Darah memancar deras dari tubuh yang terluka.
"Ini... jumlah mereka terlalu banyak!" Ling Ming Xun mulai kewalahan.
Dia sudah mengalahkan lebih dari lima Binatang Iblis, tapi jumlah Binatang Iblis seolah tidak berkurang.
"Apa mungkin ini yang disebut dengan gelombang Binatang Iblis?"
Ling Ming Xun teringat tentang sebuah informasi yang pernah dibacanya dalam sebuah buku kuno, dan dia sekarang menghubungkan informasi itu dengan kejadian saat ini.
Seketika sebuah firasat buruk membuat bulu-bulu halus di sekujur tubuh Ling Ming Xun meremang.
Dia melihat sekeliling, melihat orang-orang yang datang bersamanya satu demi satu mulai berjatuhan.
Ling Ming Xun sejenak terpaku di tempatnya, melongo melihat apa yang tengah terjadi.
Tetapi cepat dia sadar, dan hal pertama yang dilakukannya begitu sadar adalah memimpin orang-orang yang datang bersamanya mundur.
Musuh terlalu berbahaya. Jika memaksakan diri, mereka hanya akan mati sia-sia.
Secepat yang bisa mereka lakukan, Ling Ming Xun dan semua orang mundur jauh, keluar dari kawasan Hutan Kabut Hitam.
Akhirnya mereka keluarga dari kawasan Hutan Kabut Hitam yang tiba-tiba saja menjadi jauh lebih menyeramkan dari hari-hari biasanya.
"Kita kembali ke Kota Qinghe, berharap saja Binatang Iblis itu tidak keluar dari hutan lalu mengejar kita sampai ke Kota!" ucap Ling Ming Xun.
Tidak membuang-buang waktu yang ada, mereka semua kembali ke Kota Qinghe.
Kejadian yang baru terjadi akan segera dilaporkan pada tokoh penting yang tidak ikut pergi ke hutan.
**
**
Setelah bergerak cepat selama beberapa waktu, akhirnya Shen Tian dan Shen Long tiba di bagian terdalam Hutan Kabut Hitam.
Hanya dengan satu lambaian tangan, Shen Tian membersihkan Binatang Iblis yang menghalangi jalannya.
Apa yang dilakukan Shen Tian berhasil menarik sosok bertubuh kecil, tapi meski tubuhnya masih kecil, sosok itu jauh lebih kuat dari Shen Long.
Sosok kecil itu adalah Harimau Putih Surgawi yang baru lahir, tapi tepat di sebelahnya ada Rubah Roh Ekor Sembilan dan Kuda Petir Ungu. Dua sosok yang menjaga Harimau Putih Surgawi dan beberapa telur yang belum menetas.
Kedua Binatang Spiritual itu sebelumnya tampak waspada, tapi begitu tidak merasakan ancaman dari dua sosok yang baru saja datang, mereka menurunkan kewaspadaan, apalagi keduanya jelas merasakan aura leluhur seluruh Binatang dari tubuh salah satu sosok yang mereka lihat.
Padahal saat ini Shen Zhu tidak menunjukkan diri, tapi kedua Binatang Spiritual itu seolah bisa merasakan kehadirannya.
Shen Tian tidak mengetahui semua itu. Dia terus saja melangkah tenang ke hadapan dua sosok Binatang Spiritual yang seketika menundukkan kepala, bahkan Harimau Putih Surgawi kecil ikut melakukannya.
Shen Tian tersenyum kecil melihat semua itu, dan dengan gerakan lembut dia mengusap kepala kedua Binatang Spiritual secara bergantian, lalu terakhir dia menggendong Harimau Putih Surgawi yang ukurannya masih sangat kecil, sama besarnya dengan kucing biasa.
"Kalian ini dua Leluhur Binatang Spiritual. Aku yakin kalian bukan hanya bisa bicara, tapi kalian seharusnya sudah bisa berubah wujud menjadi manusia," ucap Shen Tian tanpa adanya keraguan.
Mendengar itu, sosok Rubah Roh Ekor Sembilan juga Kuda Petir Ungu, keduanya berubah wujud menjadi manusia, satu pria tampan dengan aura yang mendominasi, sementara satunya adalah wanita dengan kecantikan dan keindahan yang sangat menggoda. Tetapi semua itu belum cukup membuat Shen Tian tergoda ataupun merasa kagum.
"Tuan, hamba Su Yao, Leluhur Rubah Roh Ekor Sembilan..."
"Hamba Lei Yun, Leluhur Kuda Petir Ungu..."
"Kalian terlalu sopan. Aku Shen Xuan Tian, Leluhur pertama keluarga Shen, dan sepertinya kalian mengenali temanku... Shen Zhu, sebaiknya kau keluar, temui juniormu!" ucap Shen Tian.
Mendengar nama yang tercatat dalam buku sejarah para Binatang. Su Yao dan Lei Yun seketika merasakan sebuah perasaan yang sulit dimengerti.
Di satu sisi mereka merasa sangat senang, tapi di sisi lainnya mereka merasakan debaran ketakutan.
Sementara itu, Shen Zhu yang namanya dipanggil oleh Tuan sekaligus temannya, cepat dia keluar dari ruang binatang yang menjadi tempat tinggalnya.
Begitu Shen Zhu yang memiliki aura megah dan agung menunjukkan diri. Jangankan kedua Binatang Spiritual, tapi seluruh Binatang Iblis di hutan kabut hitam, mereka semua berlutut ke arahnya.
Untuk sosok Harimau Putih Surgawi, dia tidak ikut berlutut, sebab saat ini dia merasa begitu nyaman di tangan Shen Tian, bahkan dia tertidur.
"Sudahlah, kalian semua cepat bangun!" ucap Shen Zhu tenang tapi tegas.
Dengan satu ucapannya, Shen Zhu berhasil membuat mereka yang berlutut bangkit berdiri.
Meski penampilan Shen Zhu masih sangat muda. Tetapi dari aura dan juga kekuatan garis keturunannya, Su Yao dan Lei Yun yakin bahwa yang ada di hadapan mereka adalah Sang Leluhur para Binatang.
"Tuan, mereka berdua adalah dua sosok Leluhur, jadi sebaiknya jangan menjadikan keduanya sebagai Binatang kontrak," ucap Shen Zhu.
Shen Tian mengerti, tapi untuk Harimau Putih Surgawi, binatang keci itu telah memilih Shen Long menjadi Tuannya, meski saat ini dia begitu nyaman berada di tangan Shen Tian.
"Dia sudah mengigit tangan Paman Long, dan diantara mereka sudah terikat sebuah hubungan. Jadi, kedepannya dia akan menjadi rekan Paman," ucap Shen Tian sambil menyerahkan Harimau Putih Surgawi ke tangan Shen Long.
Awalnya binatang kecil itu merasa terusik karena berpindah ke tangan Shen Long.
Tetapi itu hanya berlangsung sesaat, sebelum akhirnya dia kembali tenang.
Merasa suasana sekeliling tidak nyaman untuk mengobrol, Shen Tian menggunakan teknik teleportasi, dan cepat dia memindahkan semua orang juga beberapa telur ke halaman tempat tinggalnya di kediaman keluarga Shen.
Dari semua orang, hanya Shen Long yang tampak terkejut, sebab ini kali pertama dia merasakan teleportasi dari satu tempat ke tempat lain, tapi tidak memakan waktu lama dia telah berhasil memenangkan dirinya, lalu ikut duduk tepat di sebelah Shen Tian.
Sumpah karya barumu bikin aku excited banget👍😍🤭🤭🤭🤭
lanjut tar di kasih kopi