Seorang wanita dari zaman modern.. Dia adalah seorang ketua gangster terkenal di dunia pada era modern.
Dia mengalami kecelakaan dan membuatnya datang ke 3000 tahun yang lalu sebagai putri yang terlantar
Kalau mau tau kisahnya baca saja ceritanya
Terima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Turiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 17 hari kedua tinggal di kediaman pangeran
Julie pov.
rasanya perut ku seperti ada yang menindih.
Aku mengeliat ke samping dan merasakan hembusan nafas seseorang.
"hmm benda apa ini di perutku. Aku juga merasa ada hembusan nafas seseorang ke wajah ku, " pikir ku tapi aku masih memejamkan mata ku karena malas bangun dari tempat tidur ini.
" eh hembusan nafas " kata ku refleks membuka mata dan terkejut melihat pangeran damian sudah ada di depanku tertidur dengan tangan yang memeluk ku erat.
" AAA kurang ajar " kata ku dan langsung menendang pangeran damian dengan kuat sehingga dia terjatuh dari tempat tidur.
Gedebuk " aduh " ucap pangeran damian dan membuka matanya dengan refleks mengelus bokong dan kepala nya bergantian.
" ahh sayang kenapa kamu melakukan hal itu terhadap ku" kata pangeran damian sambil memandang ku dengan tatapan memelas.
" kamu.. Beraninya kamu tidur di kamar ku dan satu ranjang dengan ku kamu kira karena kamu seorang pangeran bisa melakukan ini seenaknya hah" kata ku sambil membalas memandang pangeran damian dengan tatapan marah dan kesal.
"ya ampun sayang ku besok kita sudah bertunangan " kata pangeran damian sambil berdiri dari jatuh tadi.
" memang kita besok sudah bertunangan tapi kita belum menikah dan juga bertunangan nya kan besok bukanya kemarin atau sekarang jadi kamu gak bisa seenaknya " kata ku marah - marah sama itu pangeran yang gak jelas itu.
" iya aku salah kamu gak mau jalan-jalan aku akan menemanimu " kata pangeran damian membuat ku menepuk kening ku karena ingat hari ini ingin jalan-jalan di kediaman pangeran ini.
" ah aku hampir lupa, tunggu aku di luar aku akan bersiap dulu " kata ku sambil mendorong pangeran sampai ke luar dan langsung menutup pintunya dari dalam.
Setelah bersiap aku keluar dan melihat pangeran damian sedang menunggu di luar.
" hmm " dengus ku karena kesal tentang masalah pagi ini.
Aku mendahului pangeran damian untuk pergi ke taman yang ada di kediaman ini tanpa ku sadari.
" wuah ada kolam besar di sini " kata ku takjub melihat kolam besar yang ada di tengah - tengah taman
" apa isi di dalamnya " tanya ku antusias.
" tentu saja isinya ikan, memangnya apalagi selain ikan yang di taruh di dalam kolam buatan " jawab pangeran damian dan juga bertanya kepada julie dengan bingung karena di dalam kolam pasti ada ikan.
" alah aku kira ada hewan yang lucu dan bisa aku jadikan teman " kata ku dengan nada lesu.
" hewan apa yang kamu maksud "tanya pangeran damian terlihat semakin bingung.
" apa lagi buaya yang besar lah " kata ku sambil memsndangnya kesal.
" memangnya apa lagi hewan yang bisa tinggal di kolam sebesar ini buaya pastinya " kata ku agar pangeran damian itu lebih faham maksudku.
" hah " balas pangeran damian kaget mungkin karena mendengar perkataan ku tadi.
Author pov.
" ternyata calon istriku ini sangat unik " pikir pangeran damian sambil memandang julie dengan dengan tatapan tidak percaya.
" hmm kalau itu yang kamu inginkan setelah kita bertunangan akan aku carikan hewan untuk mu " kata pangeran damian santai.
" benar kah wah aku senang sekali " balas julie dan secara refleks memeluk pangeran damian.
Pangeran damian hanya diam mematung karena kaget dengan perlakuan julie yang tiba tiba itu.
" eh maaf karena terlalu senang aku " belum selesai kata-kata julie, pangeran damian memotong nya.
" tidak apa apa seperti ini saja dulu " kata pangeran damian sambil membalas pelukan julie dengan erat.
Setelah beberapa menit berpelukan akhirnya mereka melanjutkan jalan - jalan mengelilingi kediaman pangeran yang sempat tertunda.
Saat hari sudah sore julie kembali ke kamarnya di ikuti pangeran di samping nya mereka berdua saling bergandengan.
" pangeran kenapa kamu sangat baik pada ku " tanya julie pangeran damian mengelus kepala julie dengan lembut.
" karena aku menyayangi dan mencintai mu " jawab pangeran damian dengan tulus.
" tapi kenapa " tanya julie penasaran.
" itu sebenarnya aku mencintaimu pada pandangan pertama saat kamu menyelamatkan hidup ku " kata pangeran damian sambil mengenag hari di mana dia terluka dan dalam perjalanan kembali ke Istana bertemu julie dan membantu mengobati nya.
" sebenarnya aku juga menyukai mu, hanya saja aku tak tau kapan perasaan ini muncul " kata julie malu - malu.
Pangeran damian yang mendengar nya senang bukan main karena perasaan nya terbalaskan.
" sekarang adalah hari ke dua aku tinggal di kediaman mu dan besok kita akan bertunangan kan " tanya julie sambil memandang pangeran damian dengan tatapan polos seperti anak kecil.
" tentu saja " balas pangeran damian sambil mengelus kepala julie dengan lembut dan tersenyum bahagia karena julie menerimanya.
" kembali lah kedalam kamar mu dan beristirahat besok acara pertunangan nya akan berlangsung " kata pangeran damian.
Dengan patuh julie masuk ke dalam kamarnya dan beristirahat.
Sementara pangeran damian yang melihat tingkah julie yang punurut itu hanya menggeleng - gelengkan kepalanya tak percaya bisa melihat sisi lain yang kekanak - kanakan dari julie.
Pangeran damian juga kembali ke kamar nya untuk menyiapkan diri di acara pertunangan yang akan di adakan besok.