NovelToon NovelToon
Lucas

Lucas

Status: tamat
Genre:Mafia / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Misteri / Tamat
Popularitas:170.1k
Nilai: 5
Nama Author: Maesaro Ardi

Apa yang akan kamu lakukan ketika tetangga kosanmu, memiliki wajah yang tampan tapi juga misterius?

Anna, adalah seorang mahasiswi sastra Inggris yang berjuang seorang diri di tengah kerasnya kehidupan perantauan di negeri asing, Amerika Serikat. Anna bertemu dengan Lucas, seorang pemuda yang berusia sekitar 26 tahun. Lucas yang menempati kamar kos di sebelah kamar kos Anna.

Menurut Anna, Lucas selalu memberikan kesan yang mencurigakan. Hingga suatu hari, ketika Anna pulang dari kerja sambilannya dalam keadaan tidak enak badan. Anna salah masuk kamar kos dan menyaksikan Lucas tengah melakukan aksi pembunuhan terhadap teman wanitanya.

Akankah Anna dapat menghindar dari Lucas ataukah justru Anna akan jatuh ke dalam jerat Lucas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maesaro Ardi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gawat!

"Ellie!!"

"Ellie!!"

Anna mencoba mengejar taksi yang dikendarai oleh sahabatnya namun tentu saja usahanya sia-sia, siapa yang dapat mengejar laju kendaraan roda empat yang di gas full? Kecuali Anna mengendarai mobil atau minimal sepeda motor.

"Sial! Aku lengah! Aku harus menelpon Ellie sebelum dia dibawa pergi entah kemana," ucapnya.

Anna mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi nomor Ellie, panggilan pertama tidak diangkat begitupun panggilan berikutnya.

"Ayo dong, El. Angkat teleponmu!"

Anna baru teringat bahwa Ellie mengatakan kalau sahabatnya itu akan mengaktifkan mode silent, pantas saja dia tidak bisa menjangkau Ellie.

"Aargh!"

Anna melayangkan tinju di udara, raut wajahnya tegang. Hal-hal buruk terbayang dibenaknya, dia tidak ingin sesuatu yang buruk menimpa Ellie.

"Aku harus menghubungi Sersan Arthur."

Kali ini Anna mencoba menghubungi satu-satunya polisi yang ada dipihaknya, namun tiga kali panggilannya tidak tersambung juga.

"Apa Sersan Arthur tengah bertugas? Apa yang harus ku lakukan?"

Disaat Anna kebingungan, nama Rey tertera di layar ponselnya.

"Halo Rey! Rey, kamu di mana? Aku butuh bantuanmu, Rey," ucap Anna sesaat setelah dia menjawab telepon Rey.

"Woah! Tenangin diri Ann, ada apa?"

"Rey, Anna dalam bahaya. Dia menaiki taksi yang supirnya itu pembunuh berantai. Tolong aku Rey, aku nggak mau terjadi apa-apa dengan Ellie."

"Apa kamu sudah lapor polisi, Ann?"

"Kita nggak bisa lapor sekarang, pasti makan waktu lama. Tolong aku, Rey."

Rey tidak tega mendengar suara memelas Anna, baru kali ini dia mendengar Anna sefrustasi itu.

"Baiklah, kamu ingat nomor plat taksi itu?" tanya Rey.

"Iya, aku ingat."

Anna kemudian menyebutkan nomor plat taksi yang dibawa oleh Lucas. Setelah selesai, Anna mengucapkan terima kasih pada sahabatnya dan memutuskan telepon mereka.

"Aku tidak bisa lapor polisi, percuma. Aku tidak punya bukti yang kuat, yang ada malah nanti aku diusir lagi," ucap Anna.

Anna memperhatikan sekelilingnya, daerahnya sekarang itu tidaklah begitu jauh dari rumah Ellie. Kalau tidak salah ada jalan pintas menuju rumah Ellie, jalan yang sangat jarang dilalui orang. Meski Anna tidak yakin apakah dia aman jika mengambil jalan tersebut, tapi dia tidak punya pilihan lain.

Dia berlari menuju jalan pintas menuju rumah Ellie, dulu Anna tidak sengaja menemukan rute itu saat dia tersesat.

"Ku mohon Tuhan, lindungi Ellie."

Anna terus berlari tanpa mempedulikan godaan para lelaki yang dia temui. Sementara Anna yang tengah khawatir setengah mati, Ellie duduk dengan nyaman di kursi belakang tanpa tahu apa yang terjadi.

"Sudah lama bukan kita baru ketemu lagi." Suara Lucas cukup mengejutkan Ellie, sejak tadi keduanya diam tanpa ada yang memulai pembicaraan.

"Maaf, apa kita pernah ketemu sebelumnya?" tanya Ellie bingung.

"Kamu sudah lupa aku? Aku Lucas, Lucas Connors, tetangga temanmu," ucap lelaki itu.

"Lu--Cas? Oh! Ya ampun, aku nggak nyangka bisa ketemu kamu disini!"

"Iya, aku juga nggak nyangka. Kalau boleh aku tahu kamu dari mana?" tanya Lucas, lelaki itu melirik Ellie dari kaca dasboard.

"Oh, ada acara dengan fakultas. Aku dan Anna baru pulang dari sana, aku aneh banget ya?" tanya Ellie, agak malu dia saat Lucas mencuri pandang padanya.

"Nggak kok, terakhir kali kita ketemu rambutmu disanggul. Tapi sekarang kamu jauh lebih cantik dengan rambut tergerai," jawab Lucas dengan senyumnya yang menjadi salah satu daya tarik lelaki itu.

"Be--begitu ya? Terima kasih, Lucas." Wajah Ellie merona, tentu saja siapapun akan seperti Ellie jika mendapat pujian dari lelaki setampan Lucas.

"Sama-sama."

Samar-samar lagu Boy In Love BTS terdengar dari speaker taksi.

"Loh, kamu juga suka BTS? Aku nggak nyangka," ucap Ellie yang memang fans dari Boyband asal Korea Selatan tersebut.

"Iya, aku suka dengan lagu-lagu mereka."

"Berarti kita Army dong, tapi kalau aku perhatikan wajahmu mirip orang Korea Selatan ya, Luc," kata Ellie.

"Hm, begitulah. Ayahku dari sana."

"Oh pantas. Kamu tahu, Anna juga bukan asli sini. Dia berasal dari Indonesia."

"Anna ya? Dia memang gadis yang cukup menarik," sahut Lucas.

"Iya, 'kan? Dia itu sangat pintar makanya dapat beasiswa kuliah disini."

Ellie terus menceritakan tentang Anna, seolah dia dan Lucas sudah kenal lama percakapan mereka mengalir dengan lancar.

"Lucas, tolong turunkan aku disini saja," pinta Ellie ketika dia sadar sudah sampai di sekitar rumahnya.

"Kamu yakin? Biar aku turunkan kamu di depan rumahmu, El."

"Emh, nggak apa-apa disini saja."

Ellie masih ingat nasihat Anna yang memintanya agar jangan memberitahu dimana dia tinggal, jadi jika Ellie naik taksi pasti akan turun di sekitar rumahnya.

"Baiklah. By the way, bolehkah aku minta nomor HP mu? Aku ingin lebih mengenalmu, El."

"Eh? Nomor ku?" Ellie cukup terperanjat saat mendengar permintaan Lucas.

"Iya, bolehkah?" tanya Lucas penuh harap.

"Gimana ya, Luc. Anna berpesan agar aku tidak memberi nomor sembarangan," ucap Ellie.

"Anna?Hahaha... baiklah, aku mengerti. Semoga suatu saat kita bisa bertemu dan aku punya kesempatan untuk jadi orang yang dekat denganmu," ujar Lucas sebelum dia menyalakan taksinya dan meninggalkan area perumahan tersebut.

"Padahal Lucas sebaik dan seramah itu, kenapa Anna bisa begitu curiga padanya?" gumam Ellie.

Ellie mengambil ponselnya dan begitu kagetnya gadis itu saat melihat ada tiga puluh panggilan tidak terjawab dari Anna.

"Mampus aku!"

Ellie menelpon balik sahabatnya dan benar saja sahabatnya itu mengamuk.

"Kamu dimana El?" seru Anna dari seberang telepon.

"Eh? Aku ada di rumah, ini baru mau masuk. Ada apa Ann?"

"Lucas Connors tidak melakukan hal buruk denganmu 'kan?" tanya Anna dengan nada suara panik.

"Nggak kok, ada apa?"

"Syukurlah! Aku takut terjadi apa-apa dengan kamu," ucap Anna.

"Kamu terlalu takut Ann, aku baik-baik saja."

"Boleh aku mampir dulu El? Sepertinya kaki ku tergores waktu lari tadi aku jatuh," pinta Anna, dia tidak mau melanjutkan pembahasan yang tidak ada akhirnya.

"OMG! Iya mampirlah, biar lukamu diobati dulu, Ann. Hati-hati dong, kamu terlalu mengkhawatirkan orang lain tapi ceroboh dengan dirimu sendiri," omel Ellie.

Anna hanya meringis, dia tidak bisa membantah sahabatnya sebab apa yang dikatakan oleh Ellie memang benar.

"Ya sudah, aku telepon Rey dulu ya. Tadi aku minta tolong dia untuk ikut mencarimu," ujar Anna.

"Haish. Kamu ini sampe heboh ke Rey. Ya sudah buruan kabari sana."

Ellie tersenyum getir mengingat bagaimana tingkah sahabatnya, sekhawatir itu Anna padanya. Kadang Ellie berpikir seandainya Anna sudah kembali ke Indonesia apakah dia akan memiliki teman seperti Anna lagi.

1
simta dila
🥲🥲🥲
simta dila
baru lanjut lagi baca nya, yaampun kenapa begini 🥲 ga bisakah ana mencintai Lucas juga huhuw
Arini September
ceritanya menarik gk monoton bacanya
Arini September
kpn update lg thor
ku nunggu bnget
Azumi Rahmat
Thor tolong diperbaiki tulisannya byk salah" jdi kurang nyaman bacanya..
semangat ya thor
simta dila
😍😍
Abinaya
Temanggung,dekat Wonosobo berarti kak 😀
simta dila
waduh /Grin/
Nayla Nazafarin
nyimak
NuLa
nikahin ana lucas
simta dila
waahhh akhirnyaaaa 😍
simta dila
up lagi kk suka ana lucass
Maesaro_Ardi: sudah up ya kak/Smile/
total 1 replies
NuLa
hebatttt
Maesaro_Ardi: terima kasih 🙏
total 1 replies
simta dila
meski psikopat, tp kaya ga pengen ana Lucas pisah 😅
Andre
Sumpah ini ceritanya keren banget. Nyesel baru nemu cerita ini. siap2 maraton dong aku.
cool kid
semangat Thor 😘
Siti anisa Anisa Anisa
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh aku Siti anisa,jujur ini cerita makin seru sumpah,dan jujur juga aku gak pernah bosen bacanya, aku doakan semoga semangat terus bikin karya2nya,dan rezekinya di lancarkan terus,dan semua keluarga di sehatkan terus dan panjang umur Aamiin Aamiin ya rabbal Al-Amin
Siti anisa Anisa Anisa: Aamiin🤲😊
total 2 replies
Bella Ox
thorrrr aku padamu 😍😍😍
Bunda Silvia
kok bersambung kirain end novel 🙈
Bunda Silvia
poor Anna jangan sampe dia hamil anak luckas lagi 🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!