NovelToon NovelToon
Dari Pedagang Menjadi Petualang Rank S

Dari Pedagang Menjadi Petualang Rank S

Status: tamat
Genre:Iblis / Epik Petualangan / Anime / Elf / Barat / Tamat
Popularitas:59.2k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Noir Steel awalnya seorang pedagang kaya, sayangnya beberapa tahun berikutnya perusahaannya mengalami kebangkrutan hingga akhirnya hidup sebagai gelandangan, demi melunasi hutang ia akhirnya menjadi seorang petualang. Sayangnya kehidupan itu tidak lebih baik dari yang ia duga, dia harus menghadapi komandan raja iblis dan bertarung melawan musuh-musuh kuat dengan caranya sendiri yang terbilang licik dan pengecut.

Ini adalah cerita seorang petualang lemah yang harus bertahan hidup di dunia kejam dengan anggota party tidak berguna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17 : Siasat Licik

Sementara aku tersenyum masam, Vi melanjutkan.

"Bukan aku meremehkan kalian, tapi aku sama sekali tidak yakin bahwa kalian mampu membawa keluarga kami, diantara rumah bordil, milik nyonya Lui sangatlah terkenal, ia kemungkinan bisa menyewa petualang tingkat atas atau mungkin Assassin untuk melakukan pekerjaan mereka, yang mereka tunggu hanyalah kesempatan, jika para Succubus telah meninggalkan kota Altina mereka akan menghabisi mereka dan kejadian itu akan dianggap sebagai perampokan biasa."

"Aku sudah memikirkan hal itu juga."

Mendapatkan balasan cepatku, Vi terlihat membuka matanya lebar-lebar. Baginya mungkin aku terlihat sebagai pria polos dan baik hati namun sesungguhnya aku jauh dari kata tersebut.

"Wanita Succubus jangan remehkan orang ini, meski dia lemah otaknya cukup berisi loh."

"Itu terdengar kasar Kaguya."

"Biarin."

"Pedangmu bisa bicara?"

"Pedang ini sedikit unik," apa yang aku gunakan sebagai alasan.

Aku merogoh saku pakaianku untuk menunjukan sebuah botol berisi racun.

"Itu?"

"Cuma racun untuk membuat seseorang sakit perut, saat kita sampai di kota Altina kita akan bergerak keesokan paginya, sebelum itu aku akan menuangkan racun ini untuk semua musuh kita."

"Aku bisa mengerti rencananya tapi meracuni seseorang bukan sesuatu yang mudah."

"Untuk orang-orang yang menunggu kita di luar Altina aku akan melakukannya sendiri sedangkan untuk di kota, aku akan meminta kelompokku untuk melakukannya.

Wajah Vi memucat.

"Kau sebenarnya siapa? Jika itu orang lain mereka akan ragu untuk melakukannya tapi kau?"

"Aku tidak menganggap diriku seorang pahlawan, paling tidak aku selalu menggunakan segala hal yang bisa aku lakukan."

Sejak awal aku orang yang busuk, tidak masalah untuk memilih jalan seperti ini lagi.

Rencanaku adalah untuk meracuni seluruh kota Altina, ada sebuah saluran air yang digunakan seluruh kota, saat aku menuangkan racun ini di sana maka seluruh orang akan terkena dampaknya.

Ini hanyalah jalan yang mudah untuk melakukan semuanya tanpa terjadi hal merepotkan, aku menatap bintang yang bersinar terang seolah mengingatkanku akan masa lalu.

Dulu aku memang seorang pedagang, dengan kemampuanku aku berhasil mengambil seluruh pasar yang menjadi sainganku, menghancurkan mereka sampai ke akar hingga suatu hari, salah satu saingan bisnisku menculik adikku.

Semenjak orang tuaku meninggal hanya ialah yang aku miliki, sebagai tebusan aku harus menyerahkan seluruh aset perdaganganku pada pelakunya.

Tentu saja aku melakukannya hingga akhirnya aku mulai menumpuk banyak hutang karena pembatalan kontrak, aku bahkan menitipkan adikku di panti asuhan sementara aku memutuskan untuk menjadi petualang untuk membayar hutangku.

Meski apa yang terjadi padaku sangat tragis aku tidaklah marah ataupun kesal, itu seolah memang inilah yang pantas aku dapatkan.

Aku menghancurkan usaha orang lain dan pada akhirnya orang lain melakukan hal sama, sejak itu aku berfikir mungkin aku seharusnya meninggalkan bisnis perdagangan selamanya.

Aku hanya berharap setelah hutangku lunas, aku ingin membawa kembali adikku.

Pagi berikutnya kami melanjutkan kembali perjalanan, dari kejauhan aku bisa melihat sebuah dinding kokoh yang melindungi kota di dalamnya.

Ada semacam menara jam raksasa di tengahnya yang menjadi sebuah ikon dari Kota Altina sendiri.

Yap, kami sudah sampai.

Aku menunjukan kartu petualangku dan para penjaga membiarkan kami masuk, tidak hanya sebagai kartu di guild, kartu ini juga berfungsi sebagai identitas.

Salah satu penjaga berkata ke arahku.

"Para Succubus ada di distrik 4, kalian bisa ambil jalan ini dan belok kiri setelahnya lurus kembali."

"Terima kasih."

"Bukan masalah, aku sering menggunakan jasa mereka... aku sedih bahwa mereka harus pergi dari kota ini begitu juga kota lainnya, mungkin sesekali aku akan pergi ke kota Artemis."

Aku hanya membalasnya dengan senyuman ragu sementara anggota partyku mengintip selagi bergumam kesal.

"Dasar pria, mereka suka sekali hal-hal seperti ini, masuk ke lubang satu lalu masuk kembali ke lubang lainnya."

Sudah kubilang Succubus tidak melakukan bisnis seperti itu.

1
zoro
gwenchanayoo
Isekai Fantasy
Karena target karya ini tidak sampai, maka karya ini hanya bisa sampai di sini saja, terima kasih sudah membaca.
Isekai Fantasy: Makasih
total 5 replies
Sky Clouds
lanjut
Dinda
keren sih ceritanya
Axel
thor mc di novel ini cwok atau cwek?
Isekai Fantasy: cowok, kalau yang cewek yang satunya lagi
total 1 replies
Tanpa Nama
lanjut
Tanpa Nama
lucu
Herdianti Putri
ditunggu kelanjutannya
Isekai Fantasy: siip 👍
total 1 replies
Herdianti Putri
Bisa-bisanya nih anak
Herdianti Putri
Aku mampir ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!