NovelToon NovelToon
Bukan Janda Hina

Bukan Janda Hina

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Janda / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:235k
Nilai: 4.8
Nama Author: nita kinanti

Rissa diceraikan oleh Arvin, suaminya demi menikahi selingkuhannya yang merupakan anak atasannya. Bukannya mendapatkan simpati karena telah diselingkuhi, Rissa semakin terpuruk karena orang-orang justru lebih mendukung Arvin dengan istri barunya. Mereka bahkan tega membully Rissa di tengah keterpurukannya.

Bagaimana Rissa membalas orang-orang yang telah menyakiti hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nita kinanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Acara Mendadak

"Memangnya kamu punya uang dari mana untuk membayar kami? Sekarang penampilanmu terlihat seperti perempuan kelas atas. Apa kamu menjadi simpanan orang kaya? Atau kamu menjual tubuhmu pada mereka?"

Bukannya marah, Rissa justru tertawa mendengar jawaban Lena.

"Satu-satunya yang menjual diri pada orang kaya adalah anak laki-lakimu. Lihatlah, dia bahkan tega meninggalkan ibu kandungnya demi istrinya yang kaya raya."

"Arvin tidak meninggalkanku!"

"Lalu apa namanya kalau bukan meninggalkanmu? Mengabaikan begitu? Ini akhir pekan Lena, apa kamu selalu menghabiskan akhir pekan bersama tanaman-tanamanmu? Tidakkah kamu ingin bersama anak cucumu sesekali?!"

"Pergilah jangan ganggu aku!" usir Lena yang mulai gusar.

"Baiklah ... Baiklah aku akan pergi. Mungkin saja suatu saat kamu atau Arvin membutuhkan uang kalian bisa datang kepadaku. Akan aku bayar lunas semua yang kalian anggap sebagai kemurahan hati kalian kepadaku!"

"Kami tidak akan membutuhkan uangmu karena harta Arvin tidak akan habis sampai kapanpun."

"Kamu terlalu yakin Lena," tersenyum lalu melangkah menuju mobilnya.

Di dalam mobilnya senyum Rissa hilang. Meskipun dia sudah berhasil membuat Lena kesal dan membuat Arvin mengejarnya tetap saja tidak ada rasa puas di hati Rissa. Ini hanya permulaan, mereka akan menerima pembalasan yang jauh lebih menyakitkan dari yang dia rasakan dulu. Tidak akan ada seorangpun yang luput dari pembalasannya.

Rissa melajukan mobilnya menjauh dari rumah Lena menuju bandara. Bella mengundang seluruh anggota perkumpulan ke sebuah beach club yang sudah dia sewa di Bali melalui pesan di grup chat.

Setelah menempuh perjalanan selama hampir dua jam akhirnya Rissa sampai di pulau Dewata itu. Mobil jemputan untuk Rissa sudah menunggu di sana. Tidak membutuhkan waktu lama Rissa sudah di tempat tujuannya.

"Hai, kamu sudah sampai? Maaf aku memberitahu mendadak. Ini sama sekali tidak terlintas di pikiranku, tiba-tiba saja aku ingin kesini bersama kalian," sambut Bella.

"Yang lain sudah datang?" tanya Rissa.

"Hanya beberapa. Yang lainnya tidak bisa datang karena sudah punya acara sendiri. Mana barang-barangmu?" tanya Bella.

"Barang-barang apa? Aku hanya membawa ini," menunjukkan tas yang hanya berisi dompet dan handphone. "Aku tidak sempat membawa apa-apa. Lagi pula aku hanya sebentar karena nanti malam aku harus pulang."

"Kamu tidak menginap? Aku sudah menyewa kamar untukmu dan yang lainnya."

"Maaf tapi aku harus pulang malam ini. Besok pagi aku ada meeting. Seandainya kamu memberi tahu jauh-jauh hari pasti akan aku akan menunda jadwal meeting-ku."

"Ya, lain kali aku akan membuat rencana matang, tidak mendadak seperti ini. Ayo kita masuk."

Lalu kedua perempuan ini pun masuk ke area club. Tampak Hellen sedang duduk santai bersama beberapa orang termasuk Karin.

Rissa pun menghampiri mereka.

"Aku pikir kamu tidak datang," sambut Hellen.

"Aku putuskan untuk datang," lalu duduk bergabung bersama mereka.

"Karin, anakmu tidak apa-apa kamu tinggal?" tanya yang lainnya.

"Dia sudah biasa aku tinggal ke luar negeri untuk liburan berdua dengan suamiku. Lagi pula sekarang ada baby sitter dan papanya."

"Hati-hati Karin, jangan terlalu sering meninggalkan suami bersama baby sitter atau perempuan siapapun di rumah berdua."

"Mereka tidak berdua, ada banyak pembantu juga di rumah. Jangan berpikir yang aneh-aneh, suamiku tidak mungkin macam-macam. Dia orang yang setia," terang Karin yang membuat Rissa tersedak minumannya. Lalu semua orang menoleh ke arah Rissa.

"Aku tidak apa-apa," ucap Rissa sebelum mereka bertanya. "Suami Karin pasti orang yang sangat setia sampai dia seyakin itu," ujar Rissa.

"Tetap saja kamu harus hati-hati. Pelakor jaman sekarang pintar-pintar dan dari berbagai macam latar belakang," lanjut yang tadi.

"Pikiran kalian terlalu jauh," ucap Karin yakin.

"Aku juga pernah mendengar ada anak konglomerat yang merebut suami orang," imbuh Rissa seakan memancing Karin. "Berita itu tidak tercium media karena ayahnya menutup mulut orang-orang yang mengetahuinya."

Mendadak semua diam dan hanya saling pandang. "Kenapa diam? Kalian juga mengetahuinya?" tanya Rissa pura-pura bodoh. "Aku heran kenapa ada perempuan yang mau merebut suami orang. Apa mereka tidak bisa mencari yang masih lajang? Mereka ini tidak laku atau bagaimana? Apa mereka tidak takut karma? Bagaimana kalau nanti suaminya gantian direbut pelakor, sedih nggak tuh?"

"Permisi, aku akan ke toilet." Tiba-tiba Karin pergi ke toilet.

"Apa kamu tidak tahu kalau orang yang sedang kamu bicarakan itu adalah Karin?" bisik Hellen.

"Benarkah? Jadi dia seorang pelakor?!" Rissa pura-pura terkejut. Sama seperti Arvin dan Karin, akting Rissa juga patut diberi penghargaan kelas internasional.

"Iya, suaminya hanyalah seorang pegawai di perusahaan ayahnya dulu dan dia juga sudah beristri. Itu sudah menjadi rahasia umum. Tetapi kamu diam saja. Jangan membicarakan itu di depannya."

"Lalu bagaimana kabar perempuan yang suaminya direbut Karin?" tanya Rissa.

"Entahlah, tidak ada yang tahu. Sepertinya mereka berusaha menutupinya. Sssstt ... Dia kembali."

Karin bergabung lagi setelah dia kembali dari toilet. Mereka pun lanjut ngobrol dan menikmati sunset.

"Aku harus pergi sekarang. Penerbanganku jam tujuh, nanti aku bisa ketinggalan pesawat," pamit Rissa.

"Kamu tidak menginap bersama kami? Bella sudah menyewa kamar hotel untuk kita."

"Aku sudah memberitahunya tapi dia bersikeras ingin kembali ke Jakarta," imbuh Bella.

"Menginaplah bersama kami. Sekali-kali nikmatilah hari liburmu. Jangan terlalu fokus bekerja. Kamu sudah kaya."

Akhirnya setelah semua orang membujuknya (selain Karin tentu saja) untuk tetap tinggal, Rissa pun mengalah dan akan kembali ke jakarta keesokan harinya.

"Ayo ke hotel sekarang. Kita bersihkan diri setelah itu kita bersenang-senang di klub malam," ucap Hellen.

"Kalian duluan saja, aku harus membeli baju ganti karena aku tidak membawa apapun ke sini."

"Kami akan menemanimu, benarkan ladies?" seru Bella. Lalu semua perempuan itu bersama-sama pergi ke sebuah pusat perbelanjaan. Semuanya terlihat sangat bahagia kecuali Karin yang sepertinya sudah kehilangan senyum malaikatnya.

Setelah sampai di pusat perbelanjaan semua perempuan ini langsung masuk ke sebuah butik terkenal.

Rissa pun segera memilih baju yang dibutuhkannya bersama Bella, sementara yang lain sibuk sendiri. Padahal tadinya hanya Rissa yang ingin membeli baju ganti, tetapi perempuan-perempuan ini sepertinya tidak bisa keluar dari mall dengan tangan hampa.

"Ini cocok untukmu Rissa." Bella memilihkan baju untuk Rissa.

"Aku tidak suka baju yang terlalu terbuka," jawab Rissa.

"Tapi tubuhmu bagus, ini pas di tubuhmu." Bella memaksa.

"Temanmu benar Lily," sahut sebuah suara. Rissa langsung tahu itu siapa.

Apa yang dia lakukan di sini?! Kenapa kami selalu bertemu secara kebetulan begini sih?! gerutu Rissa dalam hati.

1
Endang Sulistia
Luar biasa
linda
ending nda jelas apa Daniel dan Rissa happy ending atau tidak. harus lebih di tingkatkan lagi.
semangat 👍
Ni Nick Nic
iya gantung ga asik
Casudin Udin
Luar biasa
Srie Sifa
ceritanya bagus,tp kyaknya gantung y
Molive(virgo girl)♍
wow
first blood
tripple kill
langssun maniac dan savace
🙀🙀🙀
Ersa
Luar biasa
Miftahul Husna
pelajaran yg dipetik dr crita ini...jd lah pribadi yg slalu baik pd siapapun mka kebaikan akan kembali pd drimu . slalu setia pd psangan dlam keadaan suka & duka...maka kebahagiaan akan sllu bersamamu . jgn memandang sesama dr derajat martabat & hartany saja krn sejati ny kita sama .
Nur Siti
sampek lupa alurmya ...soalnya kelamaan.. gk up
🍻
sampai lupa ceritanya karna kelamaan Upnya 🤪
Nur Hikmah
seneng banget deh klo Rissa ketemu daniel
Sukliang
sjrg ngmg cinta
dulu ngmg nya sangat sakit hsti
Sukliang
anaknya karin dan arvin
Sukliang
hahahaha mett ting
Sukliang
berkorban
Sukliang
mulaiiii eng ing eng
Sukliang
ooo arvin yg anjing sialan
dan karin anjing betina
Sukliang
tolol
Shaa
ogeb koq di piara Ris🤔
ros
bertambah seru ni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!