NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Anak SMA

Transmigrasi Ke Tubuh Anak SMA

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Reinkarnasi / Chicklit / Tamat
Popularitas:226.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: ilmara

Hai gusy, harap maklum ya novel ini masih banyak typo, karena masih dalam tahap revisi, revisi lambat!

Seorang guru beladiri perempuan termuda yang masih berumur 19 tahun di kota X terpaksa dieksekusi hukum mati, karena dituduh sudah menjual informasi tentang perguruan mereka, dia adalah guru beladiri termuda sepanjang sejarah perguruan mereka, siapa sangka setelah dihukum mati perempuan itu memiliki kesempatan kedua untuk hidup, sayangnya dia bertransmigrai ke dalam tubuh seorang gadis SMA yang cupu dan kerap sekali dibully.

Saat sudah berada di dalam tubuh gadis cupu itu, gadis itu di hadapan dengan dua masalah di dua tempat yang berbeda.

Bersamaan dengan itu Laura bertemu dengan seorang guru muda yang mungkin bisa membantu dirinya keluar dari beberapa masalahnya.

Penasaran dengan kisah Laura? kuy kepoin hanya di Noveltoon!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilmara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Gagal lagi

Bismillahirohmanirohim.

"Argh! sialan memang si Zahra dan Liana, lihat sekarang rencanamu gagal Gina!"

Di dalam mobil Jessica, sepulang sekolah Kadis berseragam SMA itu marah-marah pada sahabatnya, karena kejadian di kantin saat Zara marah besar.

"Jessica lo harus sabar ini baru permulaan itu artinya rencana kita belum matang kita harus menyusun rencana lagi."

Jessica terdiam menunggu kelanjutan ucapan yang akan keluar dari mulut Gina walaupun begitu Gina tetap fokus mengemudi mobil Jessica.

"Jadi Apa rencana lo selanjutnya? awas aja ya Gin kalau gagal lagi lo tau akibatnya."

"Iya lo tenang aja."

Gina menoleh pada Jessica sebentar lalu dia kembali fokus mengemudi tapi kedua netralnya tidak saja menangkap sosok yang begitu dia benci, siapa lagi kalau bukan Liana.

"Jes menurut lu kalau misalnya Liana ada di depan kita lebih baik lu tabrak apa dibiarin aja?"

"Ya langsung tabrak lah mau ngapain lagi, gua mau orang kayak Liana harus lenyap dari dunia ini paham!"

Gina tersenyum miring, dia senang dengan apa yang baru saja keluar dari mulut Jessica, Jessica tidak tahu jika sebenci-bencinya dia pada Liana lebih benci Gina pada Liana tak tahu apa yang membuat Gina sangat membenci gadis itu.

"Coba lu lihat ke depan, bukankah lo kenal sama orang yang ada di depan sana." tunjukinnya pada arah depan.

Jessica langsung menajamkan penglihatannya, untuk melihat Siapa yang dimaksud oleh Gina.

"Wow! hajar Gin kesempatan emas jangan dilewatkan!" suruh Jessica pada Gina.

"Tapi lo yakin kita nggak bakal ketahuan?" Jujur saja Sebenarnya ada sedikit kekhawatiran, dalam diri Gina, jika dia ketahuan melakukan hal buruk pada orang lain, karena Gina masih tahu diri keluarga dia tidak sekaya keluarga Jessica.

"Lo masih ragu?"

"Jelaslah gue masih ragu kalau ada apa-apa gimana?" Jessica membuang nafas kasar inilah yang paling tidak disukai dari Gina orangnya terlalu labil menurut Jessica.

"Ya udah kalau gitu gua aja sini yang bawa mobil, keburu target kita pergi Gina!" Jessica menatap Gina dengan tajam.

Melihat tatapan tajam Yang Jessica tunjukkan pada dirinya tentu saja membuat nyali Gina menciut, Dengan segera Gina menambah cepat laju mobil Jessica yang dia kemudikan saat ini.

"Good." Jessica tersenyum senang

"Dan selamat tinggal buat lo Liana, lo akan mati untuk yang kedua kalinya di tangan seorang Jessica."

"Hahhahahaha." tawa Jessica dan Gina pun pecah di dalam mobil milik Jessica, sebelum mobil itu sebentar lagi akan menabrak tubuh milik Liana yang saat ini di dalamnya terdapat jiwa Laura.

"1, 2, ......."

Gina maupun Jessica sama-sama menahan nafas keduanya saat mobil itu sedikit lagi akan menabrak tubuh Liana.

Tapi belum sempat itu terjadi saat mobil Jessica sedikit lagi akan menabrak tumbuh kalianlah tiba-tiba seseorang menarik Liana dengan cepat.

"Sialan! Siapa lagi yang sudah mengganggu rencana gue! lajukan mobilnya dengan cepat Gina, Jangan sampai kita ketahuan"

"Iya, iya, iya."

Jessica sangat marah karena lagi-lagi rencananya untuk melenyapkan Liana dari dunia ini, gagal lagi.

"Jes gimana kalau kita ketahuan?" ujar Gina takut.

"Lo bisa diem nggak sih Gin, gue lagi pusing ini! jangan ngomong dulu paham, lo tenang aja gua bakal membereskan semuanya."

"Tapi bener ya Jes!"

"Mending lu fokus mengemudi mobil aja deh! nggak usah banyak-banyak tanya, Oh apa jangan-jangan lo udah bosen temenan sama gua iya? kalau iya maka sihlakan lo keluar dari mobil gua saat ini juga!" ancam Jessica.

"Bukan gitu Jess."

"Sudahlah Gin!"

'Mati gue marahkan si Jessica.' kesal Gina.

Sementara itu di tempat Liana saat Jessica dan Gina hendak menabraknya tadi Laura begitu kaget dengan kejadian yang sangat Mendadak itu, untung saja ada seorang yang dengan cepat menarik tangannya.

"Astaga, Hampir aja gua mati lagi." Laura dalam benaknya dengan pelan.

Laura belum menyadari siapa yang sudah membantunya, tapi Laura benar-benar akan sangat berterima kasih pada orang yang sudah membantunya jika tidak mungkin saat ini dirinya sudah terbaring di rumah.

"Hmmm, kamu tidak apa-apa?" Laura seperti mengenali suara yang sangat dingin dan begitu familiar bagi Laura.

Tapi dari suara yang terlontar itu Lauar merasakan ketenangan sendiri. Laura langsung menoleh ke belakang pada orang yang masih memegang tangannya dengan erat.

"Pak G-l-e-n." ucap Laura terbata-bata.

Glen menaikkan sebelah alisnya kalau melihat muridnya yang begitu pemberani ini menatapnya dengan tatapan aneh.

"Kenapa Pak Glenn bisa ada di sini?" Laura bukannya menjawab pertanyaan yang terlontar dari mulut Glen malah kembali mengajukan Pertanyaan pada guru BK nya itu.

"Saya bertanya pada Kamu, kenapa malah kamu bertanya balik? jika orang bertanya maka jawab Jangan mengajukan pertanyaan lagi." ujar Glen dengan tegas.

"Maafkan saya pak Glen, Terima kasih sudah menolong saya." akhirnya kata-kata manis itu terlontar juga dari mulut Liana.

Glen tersenyum bahkan Liana pun heran jika guru BK ingin itu bisa tersenyum seperti saat ini. 'Ada apa dengan Pak Glen?' pikir Laura merasa aneh.

Glen yang sadar jika saat ini dia sedang tersenyum sedetik kemudian senyum itu langsung lenyap, digantikan tatapan seperti biasanya dia kembali menatap dingin pada siapapun yang ada di hadapannya.

"Kamu kenapa tidak pulang? malah keluyuran di tempat ini."

"Saya lagi nunggu kakak saya Pak, katanya saya disuruh nunggu di sini dia lagi ngambil mobil." jelas Laura pada Glen.

"Memangnya Kakak kamu siapa?" bukan Geln penasaran hanya saja siapa tahu dia bisa membantu Liana untuk menemukan kakaknya agar segera datang menjemput dirinya.

"Vano pak." sahutnya dengan cepat.

"Vano?" ucap Glen lagi seperti memastikan Apakah dia salah dengar atau tidak.

"Maksud kamu Vano anak kelas 12A?" Laura mengangguk membenarkan apa yang dikatakan oleh Pak Glen.

Glenn membuka matanya lebar-lebar seingat dia Vano hari ini ada ekskul. "Bukannya Vano sedang latihan ekskul musik bersama teman-temannya yang lain, tadi saat pulang aku melihatnya berada di ruang musik."

Kini giliran Laura yang membuka kedua bola mata Liana dengan lebar-lebar dia tidak menyangka dengan apa yang baru saja dia dengar dari pak Glen.

"Yang bener pak?"

"Iya, Jika kamu tidak percaya kamu bisa memeriksanya di ruang musik."

"Vano sialan! awas loh Vano gua terlambat lagi masuk! bisa-bisa gua dihukum lagi entar gara-gara terlambat, Kurang ajar lo Vano Udah berani ngerjain gua!" maki Laura pada saudaranya Vano.

Padahal Vano tidak ada di depannya dan Laura tidak menyadari jika saat ini Glen masih ada di sebelahnya menatap dirinya aneh.

1
Fitrian
cuuuuuhhhhh anak pungut belagu 💦💦💦💦💦💦💦🖕
D Purba
kenapa rata2 yg trasmigrasi jiwa otaknya rada2 lemot nya,yg tadi seorg mafia gitu trasmigrasi jiw jadi lebay
Sandrina Dalila
suka
💖my heart
menarik 👍👍👍👍👍🥰
Ilmara: Thank you kak
total 1 replies
Nani
kurang seru kosa kata jg kurang pas alur cerita jg sm trus tingkat kan lg
Nani
kurang seru
Vyrena
lol abang gkk becus lohh anj🗿
Kang Prasetya: aku juga mw
total 1 replies
Vyrena
aku juga pengen di peluk:')
Erha Print
di anu kerjain🤔
Erha Print
🤣🤣🤣lahh kok kelapa author
Ilmara: typo kak maaf😌
total 1 replies
nuke
bingung thor.. kalo boleh pake nama liana aja,, bingung tadinya pake nama laura abis itu liana
nuke
typo nya bertebaran kak
Ilmara: Iya kak masih tahap revisi juga
total 1 replies
nuke
dih si vano numpang tinggal dirumahnya liana aja belagu
Sri Puji
Luar biasa
ᴄᷤʜͦɪͮᴄͥʜͣɪᷡᴋͣ
la gini doanh nich Tamatnya gakbada kelanjutan glen nikah dulu sama laulia
Jannah Nur
badan thorrr bukan Bandan, jangan2 thorr sengaja yah, hmmm🤨🤨🤨
Ilmara: Nggak kak emang typo berarti wkwk
total 1 replies
Jannah Nur
iri bilang bos
Lala Kusumah
lanjuuuuuuutt.... ternyata rumit....
Lala Kusumah
lanjuuuuuuutt....
Sinta Safira
kenapa nama sinta jd karakter jahat😢😂. aku kan baik orgnya😁
Ilmara: hehehe, mungkin sinta yang ini salah nama kak wkkwkw😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!