NovelToon NovelToon
Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Tamat
Popularitas:529.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Zian hafiz

Pernikahan yang sudah berjalan selama 6 tahun bahkan sudah di karuniai anak perempuan cantik yang lucu dan pintar tidak menjamin sang Suami Heru tidak berselingkuh.

Di usir dari rumah sang suami dan menjadi seorang pembantu di rumah pengusaha kaya mengubah kehidupan Adista, perempuan berwajah Ayu ini.

Bagaimana kisah selanjutnya Adista,yuuk mampir di cerita ku Kau lepas aku,di angkat Derajat ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jatuh

"Zal apa maksud mu mengajak Mia saat mengantarkan Vania ke Bandara?" tanya Bu Ayu marah

"Ma..kenapa harus teriak begitu" ujar Rizal

"Kamu jangan buat mama malu Zal,mama hanya ingin melihat kamu menikah dengan Vania,jangan Olive yang selalu ada dalam pikiran mu,buang perempuan itu jauh-jauh"

Rizal sedikit tersentak,Olive sudah tak ada lagi dalam pikiran nya beberapa waktu ini, semua nya terkuras habis karena memikirkan Mia,Rizal sendiri tidak tau apakah dia masih mengharapkan Olive atau tidak.

"Jadi dia mengadu pada mama?" tanya Rizal

"Zal,Vania itu perempuan cantik, cerdas,anak orang kaya di mana lagi kamu akan dapat kan perempuan seperti dia Zal, yang penting Vania bukan perempuan yang suka dugem"

"Dari mana mama tau? apa mama pernah menyelidiki nya,kita tidak pernah tau ma dunia model itu seperti apa" ujar Rizal

"Zal....mama harap kamu bisa menerima Vania,mama tidak akan bisa jika berbesan lagi dengan Bu Anis itu,lupakan Olive" ucap Bu Ayu tegas lalu pergi dari ruangan Rizal,Bu Ayu berpikir Rizal membawa Mia untuk di jadikan alat agar Vania ilfil pada nya.

***

"Nak...Om Rizal bukan orang sembarangan, kita bekerja di rumah beliau,di berikan tempat tinggal dan pekerjaan saja sudah syukur Alhamdulillah,jadi jangan minta yang aneh-aneh ya! Bunda sekarang hanya fokus pada Mia,bunda ingin sekolah kan Mia yang tinggi agar kelak Mia bisa membantu bunda,Eyang Uti,mbah dan nenek"

"Nenek???? bunda masih ingat Nenek?" tanya Mia

"Iya.... bagaimana pun dia mama dari ayah Mia, nggak boleh di do'a kan yang buruk,kalau nggak ada dia ya nggak kan ada Ayah dan nggak akan ada Mia, kejahatan nggak boleh di balas dengan jahat lagi sayang,kita sesama manusia nggak boleh dendam,bukan nya Mia sudah di ajarkan sama Ustadz Suki dulu harus saling menyayangi"

"Bun...Mia kangen sama ustadz Suki,kapan ya Mia bisa ke sana dan ngaji bareng teman-teman lagi"

"Nanti bunda carikan TPA buat Mia di sini ya nak" ujar Adis dan diangguki Mia

"Jadi Mia jangan berpikir lagi ya pak Rizal untuk menjadi ayah Mia, beliau sudah punya ibu Olive,nggak boleh berkhayal jauh nak" lanjut Adis, meskipun wajah Mia terlihat kecewa dia tetap mengangguk kan kepala nya patuh.

Anak seusia Mia memang sulit memahami mana yang boleh dan tidak boleh tapi Adis tetap harus memberikan jarak pada Mia dan Rizal karena memang hubungan mereka hanya sebatas majikan dan pembantu.

****

Rizal pulang dengan membawa kan banyak makanan dia sengaja membelikan nya untuk Mia.

"Mana Mia bi?" tanya Rizal pada bi Sum

"Di taman belakang pak,lagi belajar mewarnai" jawab Bi Sum karena memang tadi Mia izin main di taman belakang,dia ingin belajar mewarnai dengan alat yang di belikan oleh Rizal kemarin.

"Adis mana?" tanya Rizal lagi

"Lagi di lantai atas beres-beres pak" jawab Bi Sum lagi yang sedang membersihkan dapur karena Adis baru selesai masak untuk makan malam nanti.

Rizal meletakkan barang bawaan nya lalu segera ke atas, ruangan atas ada tiga kamar satu kamar utama yang di tempat kan Rizal dan Olive dulu,satu lagi kamar mama nya jika menginap dan satu lagi memang sengaja di kosong kan oleh Rizal karena dulu dia berharap akan menjadi kamar untuk anak mereka nanti.

Rizal masuk ke dalam kamar nya dan melihat Adis yang sedang membersihkan kamar,Adis sudah mengganti sprei dan menyemprotkan parfum di kamar Rizal membuat bulu kuduk Rizal tiba-tiba berdiri,dia melihat sosok perempuan yang beberapa kali menyeka keringat nya ini, terlihat sangat seksi menurut Rizal,Adis dengan rambut panjang yang di ikat asal tampilan nya sangat sederhana membuat Rizal benar-benar jatuh hati pada perempuan ini,ingin Rizal memeluk tubuh Adis dari belakang dan mewujudkan impian Mia tapi Rizal masih mencoba menahan diri,dia takut kalau Adis malah menjauhi nya.meskipun perempuan ini janda tidak sekali pun dia mencoba menggoda Rizal,Adis terlihat lembut dan banyak diam.

"Pak Rizal, kenapa berdiri di si-tu?" tanya Adis gugup saat Rizal memandangi dari pintu,dia terlalu fokus pada ruangan ini hingga tak menyadari kehadiran Rizal.

"Sudah selesai?" tanya Rizal

"Sudah pak,maaf membuat bapak menunggu lama" jawab Adis segera mengambil sapu dan pengepel lantai nya,Adis ingin keluar kamar tapi karena buru-buru dia menginjak ujung pel dan kondisi lantai masih licin membuat Adis terpeleset tapi dengan cepat Rizal menangkap nya tapi karena lantai nya memang belum kering mereka terjatuh bersama.

"Brugk....Awww....." pekik Rizal yang mencoba menahan tubuh Adis di atas nya.

Adis terjatuh dengan menimpa tubuh Rizal membuat mata mereka saling pandang,Rizal menatap tubuh Adis yang terlihat cantik natural tanpa polesan make up, Bibir perempuan ini tipis ingin rasa nya Rizal mengecupnya tapi sudah pasti Adis akan marah jika dia melakukan hal itu.

Adis segera menyadari posisi mereka dan langsung bangkit,jangan di tanya lagi perasaan Adis saat ini sangat malu di tatap oleh sang majikan lekat.

"Maaf pak....ma-af" ucap Adis membantu Rizal untuk bangkit

"Lantai nya masih licin Dis"sahut Rizal

"Iya pak,sa-ya pikir bapak belum pu-lang,jadi saya pel dulu biar bersih" jawab Adis berusaha menetralkan detak jantung nya.

"Iya,saya sengaja pulang cepat takut Mia marah kalau terlalu sore"

"Pak...Mia jangan terlalu di manja kan,takut nya dia malah nggak bisa kembali ke asal nya"

"Maksud kamu?"

"Ya,,saya takut Mia justru makin ketergantungan dengan semua ini pak"jawab Adis jujur

"Tidak ada yang salah kan Dis, menurut saya itu sah-sah saja,kamu nya yang ketakutan berlebihan"

Adis mengambil sapu dan kain pel yang terjatuh di lantai lalu pamit keluar,dia juga bingung bagaimana cara menjelaskan nya pada Rizal.

1
Dewi Dama
cerita nya bagud episode nya sedikit..tamat nya bagus..dan cerita nya juga tdk.ber tele2
Dewi Dama
Luar biasa
Anggra Anggra
syang Rizal GK tegas ama ma2 nya
Arie Chrisdiana
critanya bagus ndak bertele2 dan bahasanya juga jelas,,,tetap semangat thor utk karya selanjutnya
Arie Chrisdiana
makin seru dan panas ini suasananya thor, bakal ada yg mendidih tuch kepalanya 😂😂😂😂
Arie Chrisdiana
trima aja Asia lamarannya Rizal biar bungkam itu mulut2 ember dan tunjukkan pd mantan suamimu dan mantan mertuamu klau kmu bs dpt yg lbh baik dr suamimu
Arie Chrisdiana
semoga mamanya Rizal merestui hubungan anaknya dan Asia dan iru mmg seharusnya tgsnya org tua dimana kebahagiaan seorang anak itu lbh penting
Bunda Puput
Luar biasa
Sri Wahyuni
👍👍🗯👍💪💪💪💐🌼🌻💐🌼🌻
sri hasan basri, S.Pd.
simpel, g ribet dan bertele tele, jalan ceritanya mudah dipahami lewat bahasa sederhana, mebarik, jdi pengen baca karya author yg lainnya. thanks thor, ceritanya menghibur banget.
sri hasan basri, S.Pd.
andai aku baca novel ini on going, pengennya aku minta pd author supaya pesawat vania jatuh boom mamp*s dah ulat bulu, geli liatnya....
sri hasan basri, S.Pd.
dina banting harga, udah bawahan, laki org, masih juga diembat, brner2 perempuan g laku. bikin malu kaum perempuan.
Desi
jd rizal blom tau ya ampun
Desi
namanya anak dr mantan pasti kepikiran dong meski jujur sakit banget lho
Desi
akhirnya diakui juga menantunya alhamdulillah
Desi
alhamdulillah
Desi
semoga Alloh selalu memberikan kebahagiaan selamanya ya
Desi
seharusnya bangga dong bu
Desi
bakal jadi oma selamat ya bu
Desi
alhamdulillah akhirnya dapat cucu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!