NovelToon NovelToon
"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: KGDan

Valerie Walton tidak pernah sedikitpun terpikir, akan terlibat hubungan asmara dengan Paman mantan pacarnya, dan menjadi posesif padanya.

Dua tahun menjalin hubungan, pacar Valerie selingkuh dengan sepupunya!

Di saat ia jatuh dengan perasaan terluka, Nathan Edmund, Paman mantan pacarnya, mengulurkan tangan kepada Valerie saat ia menangis sendirian.

Nathan Edmund, pria dewasa berusia tiga puluh delapan tahun, yang masih melajang itu, seorang CEO yang mendominasi, dan sangat di takuti mantan pacar Valerie. Nathan melamar Valerie, saat di hari pertunangan mantan pacar Valerie, dengan sepupu Valerie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6.

Valerie setengah berlari menuju rumahnya, setelah turun dari mobil Nathan. Sebuah komplek perumahan menengah ke atas.

Rumah berlantai tiga, dengan tipe rumah seperti Villa kecil. Valerie membuka pintu rumah, dan baru saja ia akan melangkah masuk ke dalam rumah, tiba-tiba...

Prang!!!

Sebuah benda melayang dan nyaris mengenai Valerie, tepat jatuh di depan kaki Valerie.

"Apa yang telah kamu lakukan pada Lili!! untung saja Nico ada di sana! kalau tidak.. Lili sudah terluka karena cemburu mu yang berlebihan!!"

Ayah Valerie tiba-tiba berteriak penuh amarah kepada Valerie, membuat Valerie terkejut bukan main.

Valerie melihat Lili duduk di sofa bersama Ibunya, dan juga Ibu Lili, tengah menenangkan Lili yang sedang menangis.

Kapan aku menindas Lili? pikir Valerie bingung, melihat Lili yang sedang menangis dengan begitu sedihnya.

"Lihat! hasil cemburu buta mu! Lili mengalami luka! Mama tidak menyangka, kamu begitu kasar sekali pada Lili! mereka tidak selingkuh, kenapa kamu langsung saja memukul Lili?!" bentak Ibu Valerie yang ikut juga memarahi Valerie.

Ibunya memperlihatkan lengan Lili yang terluka. Tampak ada lecet di beberapa tempat pada lengan Lili.

Valerie berdiri di tempatnya dengan keadaan bingung, karena ia tidak melakukan apa pun menindas Lili.

Justru sebaliknya, ia menemukan kejadian yang sangat mengejutkan, antara Lili dan Nico. Kenapa ia malah di tuduh melakukan sesuatu yang tidak ia lakukan pada Lili?

Apa yang sebenarnya terjadi? pikir Valerie kebingungan, berdiri diam di tempatnya, memandang dengan tatapan bengong ke arah Lili yang menangis.

"Valerie!! apa kamu tidak mengakui kesalahan mu? jangan buat wajah kebingungan seperti itu! kamu pikir Papa akan percaya dengan apa yang akan kamu katakan?!" teriak Ayah Valerie, Philip Walton, dengan mata melotot tajam memandang Valerie.

"Aku.. tidak melakukan apa pun padanya!" sahut Valerie dengan nada yang begitu tenang.

"Huaaaa..!!" tiba-tiba Lili semakin kencang menangis.

Plak!!

Satu tamparan tiba-tiba melayang ke wajah Valerie, membuat Valerie terkejut, sampai ia membeku di tempatnya.

Ia tahu selama ini selalu mendapat amarah dari ke dua orang tuanya, jika menyinggung soal Lili. Ia jadi seperti anak tiri dalam keluarganya.

Sejak Lili tinggal dengan mereka dari Valerie duduk di bangku SMP, Lili selalu menjadi pusat perhatian di keluarganya.

Kasih sayang orang tuanya semua tertuju kepada Lili, dan mereka selalu mendengarkan apa saja yang di keluhkan Lili.

Lili sangat pandai mengambil alih perhatian orang tua Valerie. Setiap tutur katanya terdengar lembut saat berbicara kepada orang tua Valerie.

Lili selalu di puji ke dua orang tuanya, karena memiliki sikap baik, penurut, dan tidak pernah membantah setiap perkataan orang tuanya.

Tapi, jika ke dua orang tuanya tidak berada di rumah, sikap Lili dan Ibunya berubah 180%. Lili dan Ibu Lili, Vina Eloise, akan bersikap kasar dan ketus pada Valerie.

Mereka berdua selalu menindas Valerie, dan saat Valerie mengadu kepada ke dua orang tuanya, akan sikap Lili dan Vina kepadanya, ke dua orang tuanya justru memarahinya.

Mereka mengatakan Valerie terlalu cemburu kepada Lili, dan mereka tidak suka kalau Valerie selalu mengadu soal Lili dan Vina, yang sama sekali tidak sejahat apa yang dikatakan Valerie.

Dan saat ini, kembali lagi Ibu dan putri itu menghasut Valerie, melakukan hal yang tidak pernah ia lakukan.

Valerie menyentuh wajahnya, yang terasa begitu panas, akibat tamparan Ayahnya yang cukup kencang.

"Aku tidak memukulnya, Papa percaya padaku atau padanya, terserah Papa! aku sudah katakan tidak pernah membuat dia terluka!" ujar Valerie masih tetap bersikap setenang mungkin, walau hatinya terasa begitu sakit sekali.

"Paman, sudah.. jangan salahkan terus Valerie, aku yang salah, seharusnya aku tidak membantu Nico membawakan berkasnya yang tertinggal!" sahut Lili dengan nada yang begitu sedih, di sela-sela tangisnya.

"Apa?? bicara apa kamu? bukankah kamu tadi bersama Nico di Mansion Edmund?!" sahut Valerie dengan kencang.

Tangis Lili tiba-tiba berhenti mendengar apa yang di katakan Valerie, raut wajahnya seketika menjadi panik.

Ia tidak menyangka, ternyata tadi Valerie datang ke Mansion Edmund, dan ia pun jadi gelisah.

Lili begitu takut kalau Ayah dan Ibu Valerie, mengetahui kalau Valerie sebenarnya tidak menindasnya.

Bersambung.....

1
Marina Tarigan
senang sm vihur Natan sangat mencintsi isyrinya dan tanggung jswab penuh pf keluarga nya
Marina Tarigan
bahus memang harus dikarantina katena sdh hola dan psikopat
Marina Tarigan
giti ya orang gila otaknya pendek lanjiy
Marina Tarigan
lili belum kapok ya benar Ramon sebelum kamu menemui valeri mungkin kepalamu sdh menggelinding duluan jgn terhasut orang gila. lili
Marina Tarigan
sdh hancurpun masih menghina orsng lain
Marina Tarigan
lili sdh maduk bubupin masih ngeyel terus manusia atau monyet kamu lilo
Marina Tarigan
la jut lili orang gila dan dungu sekali
Marina Tarigan
lili kamu sangat keras kepala menganggap kamu pintar ya tunggu hasil perbuatanmu yg sadis sekali
Marina Tarigan
nasip penculik ditangan yg berbahaya dan juga kamu lili
Marina Tarigan
tammat riwatmu lili dgn sangat mengenaskan sungguh miris nasipmu
Marina Tarigan
lanjut
Marina Tarigan
bertobatlah lili cari pekerjaan tata hidupmu kefepanmya
Marina Tarigan
mkmya jgn keras kepala Nico ayahmu sendiri tdk berani melawan pamanmu ini istrinya mau kau usik terus kamu memang keras kepala terima saja
Marina Tarigan
urung gagak lagi cari masallah deh
Marina Tarigan
lanjut saja biarkan i u kejahatan kalian berdua luar biasa anjing di rmh pun didayang ini anak sendiri dilukai terus pasrah saja
Marina Tarigan
perbuatan kalian kelewat batas sm Faleri sm anak tiri saja tdk smpi melukai neberapa kali sampai bdn nya punya cacat semua aneh sekali sbgi orangtua
Marina Tarigan
kalian bukam tdk perduli fan marah pd zvalery tapi memyiksa sampai luka2 diselujur tubuhmya
Marina Tarigan
tes DNA siap 1 hari ya tes. abal2
Marina Tarigan
kok banyakan nvomongnya seharusnya dodunia nyata bukan dialoh terus tapi bertimdak segera melaporkan pd pihak polisi agar cepat tertanhkap ngomong jhn2 lea yh akan ditikam iriana utk menyelamatkan diti
Marina Tarigan
syukuri Lea fan pbilip kenodohanmu memyiksa anakmu sendiri demi orang lain kamu sdh kehilangan anakmu Faleryi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!