NovelToon NovelToon
BUDAK CINTA YANG TERIKAT

BUDAK CINTA YANG TERIKAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Romansa Fantasi
Popularitas:387.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: bunda rashya

" Setidaknya kau tahu rasa balas Budi atas apa yang sudah aku lakukan padamu, aku menyelamatkanmu dan bukan uang yang sedikit untuk itu...!!!!! "

" Aku akan membayarnya, ijinkan aku keluar dari penjara ini "

" Kau sebut ini penjara....!!! lalu apa tempatku dulu....!!!! istana...? "

" Hentikan...."

" Aku tidak akan pernah berhenti, kau hannya perlu menurut dan melakukan apa yang aku perintahkan....!!!! "


Gadis itu masih diam tertunduk dan menangis, ia mengingat semuanya.
Bahkan ia tidak pernah berfikir untuk melupakan kejadian malam itu.

🤍🤍🤍🤍🤍

Hay, kembali lagi dengan karyaku ya.
Ini karya ke 4 yang akan aku persembahkan untuk kalian para pembaca, semoga selalu suka dengan karyaku yang kesekian kalinya.

Kali ini menceritakan seseorang yang hidup bagai di dalam penjara yang sangat buruk, setiap hari ia harus bekerja dan bahkan kadang tanpa upah.

Sampai suatu malam ia tidak tahu kalau dirinya akan di jadikan pemuas nafsu oleh orang yang selama ini menampungnya secara cuma-cuma.


Ingin tahu ceritanya....???? 😀😀.

Cus...langsung saja ya baca, jangan lupa dukungannya.


Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bunda rashya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PIJATAN

Vendra mendudukkan lily di ranjang, ia berlari mengambil kotak P3K.

" Minumlah... "

" Tapi aku tidak harus... "

" Minum...!! keras kepala sekali kau "

" Maaf.... "

Lily langsung meminum satu gelas air putih.

Bi susi langsung menyusul mereka ke kamar.

" Bagaimana nak... apa ada yang sakit...? kenapa kau bisa terpeleset seperti tadi "

" Tidak apa bi, ntahlah... tiba-tiba saja aku terpeleset "

" Kau yang ceroboh, punya mata tapi tak kau gunakan...! "

" Nak Vendra... sudah... kasihan nak lily "

" Bibi keluarlah... biar aku yang mengurusnya, apa sudah di bersihkan pecahan gelasnya...? "

" Sudah nak... sudah dibersihkan langsung tadi... "

" Pel ulang seluruh rumah sampai tidak ada noda ataupun cairan yang tercecer di lantai "

" Baik.... "

.

.

.

" Tadi sudah di pel semua lantai... "

" Diam...!!! mana tanganmu "

" Untuk apa...? "

" Kemarikan...!!! "

Lily menyodorkan tangan kirinya yang terluka dan masih ada pecahan gelas yang tertinggal.

Sebenarnya ia tidak sadar kalau tangannya terluka, karena mungkin yang ia rasakan adalah kakinya .

" Tanganku... "

" Apa ini sakit...? "

menatap lily.

" Maaf tuan aku tidak tahu kalau tanganku terluka... "

" Masih ada pecahan gelas, apa tak sakit jika aku mencabutnya...? "

" Cabut saja.... "

" Kau yakin...? "

" Iya tuan... "

" Tutup matamu "

Lily langsung menutup kedua matanya, tanpa sengaja tangannya mencengkeram lengan Vendra dengan erat, jantungnya sudah berdetak tak beraturan.

" Arghhhhhhhhhh...... "

" Apa sakit...? aku akan memanggil kan dokter "

" Tidak usah tuan... sedikit waktu kau mencabutnya "

" lain kali perhatikan jalanmu, lantai juga... bagaimana kalau kau terpeleset di tangga, semua badanmu akan memar "

" Aku sudah... "

" Diam....! akan ku bersihkan lukamu... "

Lily memejamkan matanya berulang kali menahan rasa perih saat laki-laki yang ada di depannya membersihkan lukanya.

Dioles nya obat merah di telapak tangan lily, ia melakukannya dengan sangat lihai kemudian membalut nya dengan perban.

" Maaf.... Terima kasih "

" Sama-sama, apa kau sudah makan.. "

" Belum... tapi aku nanti akan makan, kau lanjutkan makan mu saja tuan "

" Kau mengusir ku...? "

" Bukan begitu.... "

" Benar-benar ini orang kenapa sensi banget sama aku, aku menyuruhnya makan karena aku tahu tadi dia meninggalkan makan siangnya... kenapa dia menurutku seperti itu.

Apa yang aku katakan selalu salah.. lebih baik aku diam saja... "

Lily melihat Vendra meninggalkan dirinya begitu saja tanpa bicara apapun.

" Huft.....

ya ampun... dia benar-benar aneh, apa yang aku bicarakan selalu saja salah dan keliru.

Kenapa juga aku mengusirnya, ini kan rumahnya ya Tuhan.... kenapa ada orang seperti dia di dunia ini... "

Lily memegang tangannya, ia melihat perban yang melingkar di telapak tangannya benar-benar sangat rapi.

" Apa dia sekolah jurusan dokter, rapi sekali... "

Lily berusaha untuk berdiri, dengan santainya ia mencoba melangkahkan kakinya untuk pergi ke kamar mandi.

Bug....

" Awh........ sakit sekali... "

Ia terjatuh karena rasa sakit di kakinya saat melangkah.

" Hey...!!! kau mau apa bodoh...!!! "

Lily terkejut melihat Vendra kembali datang ke kamarnya dengan membawa 2 piring makanan.

" Aku.... aku mau... "

" Apa....?! "

" Aku ingin ke kamar mandi buang air kecil..! kenapa kau memarahiku terus hah...! "

Lily merasa kesal hingga membentak Vendra.

Namun bukannya marah, Vendra malah membulatkan matanya menatap ke arah lily dengan santainya.

" Kakimu itu terkilir... apa kau butuh bantuan ku nona lily....? "

Lily hannya diam menahan rasa kesalnya.

" Bilang saja kau butuh bantuan ku.... ayo buat aku tolong.... "

" Tidak usah.... "

" Aku bilang ayo...!!! kau mau menahannya...? itu bisa menyebabkan sakit hingga kau tidak dapat lagi buang air kecil... "

" Kau menakutiku....? "

" Tidak.. hannya berkata saja "

" Ihh..... cepat tolong g aku... "

" Kau membentakku nona.. ? "

" Yasudah kalau kau tidak mau... aku bisa sendiri... "

Lily mencoba berdiri satu kali lagi, namun kakinya terasa amat sakit.

Vendra hannya tersenyum melihat tingkah lily yang berusaha keras untuk berdiri.

" Cukup.... biar aku bantu, dasar keras kepala "

ia langsung menggendong lily masuk kedalam kamar mandi.

" Lihat... ini yang aku tidak suka jika dia menolongku, seenaknya saja menggendong ku seperti ini, apa pikir dia itu kuat...!

Kalau saja dia.... "

Lily tidak melanjutkan omongannya karena ia mengingat kembali bagaimanapun Vendra sudah menolongnya walaupun dengan cara membelinya seperti wanita pela*ur .

" Cepat... aku akan menunggu dan membalikkan badan... "

" Terima kasih.... "

Setelah selesai dengan urusan buang air kecil, lily kembali duduk di ranjang.

Ia menyodorkan satu piring kepada lily untuk makan siangnya, sementara dirinya duduk di balkon untuk menikmati makanannya.

" Makan dan habiskan tanpa tersisa apapun...! "

" Kau mau aku memakan sendoknya juga? "

" Makan saja jika kau mampu "

Berlalu meninggalkan lily.

" Dasar...! "

💜💜💜💜💜

" Bi.... panggilkan tukang urut "

" Baiklah... untuk nona lily? "

" Iya.. suruh saja ke atas jika sudah datang.. "

" Baiklah... "

.

.

" Bibi tahu nak, hatimu sangat besar dan mulia... hannya saja kau memang berperilaku sedikit kasar pada siapapun "

Vendra kembali ke kamar lily, ia melihat lily hannya terdiam menatap ke arah balkon, sesekali ia memijat kakinya yang terasa sangat linu dan sakit.

" Akan ku panggilkan tukang urut untuk memijat kakimu... "

" Untuk apa...? "

" Mematahkan kakimu...! untuk apa lagi kalau bukan membenarkan kakimu .... "

" Baiklah.... Terima kasih.. "

Hampir 20 menit Vendra menunggu dikamar lily dengan bermain ponsel.

Sesekali ia menatap gadis malang nanti imut itu dengan tatapan kepo.

" Permisi tuan... "

" Ya... masuklah dan lakukan pekerjaanmu "

" Siapa yang sakit tuan... "

" Dia... nona lily.... "

" Owh... apakah anda jatuh nona...? "

" Iya... aku terpeleset di dapur... "

" Tenanglah.. selepas ini akan baik-baik saja, kau akan bisa berjalan kembali "

" Iya ... Terima kasih.. bibi namanya siapa..? "

" Panggil saja mbog Sum... "

" Owh... baiklah mbog sum... pelan-pelan saja ya "

" Tentu.... "

Awal pemijatan masih biasa saja, lily masih ngobrol banyak hal pada wanita tuan sekitar 65 tahunan yang memijat kakinya.

Namun semakin lama pijatannya terasa semakin sakit hingga lily mencengkeram ranjang dan memejamkan matanya.

" Tahan ya non... "

" i... Iiya bi... "

Pijatan semakin kuat dan bertenaga, Vendra lalu melangkah ke arah lily melihat ekspresinya yang sudah tidak karuan.

" Bi... pelan saja... sakit sekali "

" Memang biasanya kalau memijat seperti ini nak, nanti pasti akan sembuh "

Vendra memang baru pertama kali memanggil tukang pijat urut kerumahnya, pasalnya kalau dia terkilir biasanya ia pijat sendiri.

" Awhhhhh........ bi sakit... "

" Bi pelan-pelan saja... "

" Baik tuan.. ini sudah pelan, cara pijatnya memang seperti ini, jadi tolong tahan ya nona lily... "

Karena memang pijat urut caranya seperti itu, tapi juga nanti akan sembuh.

lily berteriak sangat kencang hingga membuat Vendra merasa kasihan, ia hampir saja menangis merasakan sakit di kakinya.

" Bi.. cukup.. hentikan, kau bisa menyakitinya.....! "

" Tapi tuan, ini belum selesai... "

" Cukup.... ini upahnya dan pergilah... "

" Baiklah.. Terima kasih, saya permisi tuan, nona lily... "

" Iya bi... makasih... "

Vendra menatap lily dengan perasaan cemas, Perlahan ia melangkah dan duduk tepat di depan lily yang sudah menurunkan kakinya untuk mengecek setelah dipijat bi Sum.

" Tuan.. kau mau apa..? "

" Diamlah... "

" Tapi kau mau apa... aku mohon jangan seperti itu, duduklah di atas ranjang, aku akan menaruh kakiku kembali "

" Tidak usah... "

Vendra mengambil meja dan mengoleskan nya di telapak tangannya, dia gosokkan ke kaki mulia dan putih milik lily.

Perlahan, pelan ia memijat kaki lily.

" Apa masih sakit...? "

" Tidak... "

" Bicaralah yang jujur....! "

" Aku sudah berkata jujur tuan, ini tidak sakit, kau memijat nya dengan lembut... "

Vendra memang cukup ahli dalam segala hal, termasuk memijat kaki jika kakinya atau lengannya terkilir usai berantem dulu.

" Awh.... "

" Tahan... hannya sebentar... "

Dengan satu gerakan Vendra menarik dan memencet titik yang di anggap nya penting.

lily menjerit sangat keras.

" Awh...... tuan sakit........ "

Sontak para pembantu yang sedang berada di di ruang tengah mendengarnya hingga tak heran kalau mereka tersenyum dan berfikir yang tidak-tidak.

" Berbaringlah dan istirahat.... "

" Terima kasih. ... "

" Tentu.... "

1
Asna Salina
kapan lanjutan ni bosss
Rita Yemni
kpn kelnjtnnya critanya thor
Sulis Harta
kok ceritanya habis thor
Yeyet Agus
duuuuh...mbl mewah koq bisa² nya mogok..?? modus aja lu thor 😂
Yeyet Agus
thor.. tlng tampilkan wajah si tuan yg pk brewok dong..sangar dikit napa...
Maya●●●
halo kak salam kenal.
jika berkenan mampir juga yuk di karyaku😊😊
Iyah Iyah
mn nieh lnjutan ea ko gantung she
R_armylove ❤❤❤❤
maaf jarang up ya

lagi hamil soalnya 😊😊🙏🙏
lagi nggak enak badan juga, hpl juga sebentar lagi ☺

yang setia mampir makasih banyak ya 🥰🤗
eneng cantik
"DIJEBAK MENIKAHI CEO AROGAN" mampir kak. Sudah like juga🙏
back!
Raisa anatasya
Jangan lupa mampir dinovel baru ku "Gadis kecil pilihan
Raisa anatasya
Jangan lupa mampir dinovel baru ku "Gadis kecil pilihan".,❤️❤️❤️
R_armylove ❤❤❤❤: siap kaka
total 1 replies
Raisa anatasya
jangan lupa mampir diNov terbaru aku " Gadis Kecil Pilihan"🙏🙏❤️❤️
Siti Khadiza
kenaoa ga up2
Raisa anatasya
jangan lupa mampir kak dikarya terbaru aku .

"Gadis kecil pilihan"
lina
next bunda
Raisa anatasya
jangan lupa mampir kak dikarya terbaru aku .

"Gadis kecil pilihan"
Tri Setyawati
hadehhhhhh
kasihan lily.....
sedih q..... 😥
lanjut thorrrrrr
Atiek 276
aq g suka vendra laki" egois seenaknya saja mentang" lily diangkat n dipelihara klo kemyataannya hanya untuk disakiti.
Atiek 276
knp vendra sllu berbohong .kasihan lily
R_armylove ❤❤❤❤: iya nih.. gregetan sama Vendra.
egois banget 🥲
total 1 replies
Raisa anatasya
jangan lupa mampir juga dikarya aku "MENJELANG KEHANCURAN (KISAH NYATA )"


Terimakasihh Bestie❤️🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!