NovelToon NovelToon
Ku Nikahi Teman Mantanku

Ku Nikahi Teman Mantanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Contest / Tamat
Popularitas:157.6k
Nilai: 5
Nama Author: Itachi Nurjannah

(update sesuai mood)


🚫SEBELUM MEMBACA ALANGKAH BAIKNYA FOLLOW DULU AKUN AUTHOR AMATIRAN INI🚫



______________________________




Bila kehidupan ini mengajarimu cinta, maka pengalaman mengajarimu siapa yang kamu cintai dan situasi mengajarkan siapa yang selalu mencintaimu. Begitulah kurang lebih kehidupan mereka saat ini.



Semesta buat mereka kembali bertemu. Menyatukan apa yang belum menjadi satu dan padu. Mengerti dan memahami masa lalu yang pilu. Ada yang membantu dan dibantu keluar dari rasa sakit yang tak pernah bersurai temu. Keduanya akan tetap menyatu walau permasalahan mengiringi kisah kedua insani itu.



____________________________



🚫Mohon maaf bila ada kesamaan tokoh, latar ataupun tempat. Karena itu murni ketidaksengajaan🚫
⛔DON'T COPY MY STORY⛔

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itachi Nurjannah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS 16

Jika anda menyukai bagian ini, silahkan pertimbangkan untuk memberikan: like, comment and vote boleh juga.

...*...

...*...

...*...

Dua hari setelah pernikahan sang kakak, yuki kembali duduk dimeja kerja. Yuki sudah bersibuk diri di depan dua layar komputer dengan spesifikasi khusus untuk memenuhi standar seorang pembisnis professional. Meja kerja yuki berbentuk melingkar, dimana yuki duduk di tengah-tengahnya. Ada Macbook Pro di area sisi kiri meja. Di sisi kanan meja terdapat alat tulis, telepon meja, HP yang tergeletak, dan sejumlah kertas-kertas file ini dan itu. Di hadapan sisi meja tersebut terdapat dua kursi kantor. Kursi itu ditujukan untuk tamu atau staf yang hendak berbicara pada yuki.

Yuki memiliki staf dalam jumlah seperlunya. Mereka terdiri dari dua tim. Tim kerja siang dan malam, yang berkerja bergantian sesuai jadwal.

Selain menjadi sekretaris kakaknya, yuki memiliki sejumlah unit usaha dan menangani beragam kebutuhan klien dalam meningkatkan reputasi usahanya dalam bentuk komunikasi visual. Mulai dari membuat desain Web, beragam media promosi untuk berbagai perusahaan, percetakan dan merchandising.

Sepulang dari perusahaan, yuki juga sangat sibuk. Saking sibuknya, yuki jarang bisa memegang HP. Kecuali, untuk menerima panggilan bisnis dari klien.

Saat notifikasi WA seluler yuki berbunyi, yuki sedang berkonsentrasi bekerja di depan layar komputer. Baru setelah salah satu staf datang untuk menyela, lalu kami berbincang seperlunya, yuki menggapai HP yang tergeletak di meja untuk mengeceknya.

Mama.

Yuki mengernyit membaca pesan dari mamanya yang memberitahukan kalau dia akan berangkat ke singapura dalam beberapa menit lagi. Lantas yuki pun membalas.

Oke

Karena yuki tau betul mamanya pasti kesana karena ada urusan pekerjaan.

Setelah itu yuki menaruh HP di dekat layar komputer. Kemudian yuki kembali bekerja.

Suara notifikasi kembali terdengar. Tapi demi tuhan yuki butuh konsentrasi. Kerjaan yuki ditunggu klien. Kalau mengikuti maunya mama, yuki tidak akan tidur. Pekerjaan tidak ada yang selesai. Maka yuki mengabaikannya. Hanya membalas sesekali, seperlunya.....

Di perusahaan Alm. Papanya, yuki benar-benar sangat sibuk mengurus semua pekerjaan, termasuk pekerjaan Bagas. Yuki memijat pelan dahinya sambil menyandarkan tubuh di sandaran kursi kebesarannya.

Kepala yuki pusing mengurus semua ini, andai kak bagas tak mengambil cuti, pasti saat ini yuki tidak merasa sesibuk ini.

Tok, tok, tok.

Suara pintu ruangannya di ketuk dari luar.

"Silahkan masuk. Pintunya tidak di kunci" sahut yuki dari dalam.

Seseorang mendorong pintu ruangan yuki, lalu masuk dengan menenteng satu kantong hitam, sepertinya kantong hitam yg di bawa syifa berisi makanan, itulah yg terlintas dalam fikiran yuki saat ini.

"Saya bawa makanan untuk ibu" ucap syifa meletakkan kantong hitam di atas meja mini yang ada di dalam ruangan yuki.

"Terima kasih syifa"

"Iya, sama-sama bu" ujar syifa.

"Jangan panggil ibu, aku belum tua lhoh. Panggil aja yuki. Lagian, kau lebih tua dua tahun dariku" kata yuki.

"Iya yuki. Kalau begitu, aku keluar dulu, karena masih ada pekerjaan yang belum aku urus." kata syifa.

Yuki hanya mengangguk. Setelahnya syifa pun keluar dari ruangan yuki. Yuki yang tak diam saja langsung membuka kantong yang berisi makanan. Sebenarnya, sedari tadi yuki sudah sangat lapar. Namun karena MaGer ( malas gerak) yuki tidak memikirkan akan nasib perutnya.

*****

YUKI POV

Ku selesaikan pekerjaaan ku tepat pada jam 20:30 atau jam 8 malam. Tanpa banyak bicara aku mulai membereskan berkas-berkas tersebut, agar cepat-cepat pulang ke rumah untuk membersihkan diri karena sudah terlalu lelah sepanjang hari ini. Aku bener-benar sangat lelah dan letih saat ini. Tak lama kemudian, aku mengunci pintu ruangan kerjaku mengingat besok aku libur. Karena kak bagas sudah memberiku waktu libur selama tiga hari mengingat aku telah menggantikan pekerjaan kak bagas.

Waktu berlalu terasa lambat juga cepat. Entah sejak kapan, jam tidurku mulai berantakan. Tak lagi lekas tidur kala melihat jam dinding menunjukkan pukul 9 atau 10. Tak lagi mengabaikan ponsel untuk cepat tidur. Entah mengapa hari demi hari berlalu, aku mulai sering bergadang. Sebenarnya aku tau betul bahwa ini tidak baik. Tapi, manusia suka sekali berpura-pura.

Tahun ini sangat berbeda. Sangat. Jujur, aku mulai menikmatinya. Di rumah dalam waktu yang belum bisa dipastikan. Meski rasa jenuh mulai mendatangi, aku mencoba tidak peduli. Sebab, setiap malam tiba. Aku mulai merindukan waktu-waktu ini.

Ketika malam tiba, aku senang. Sunyi yang ditawarkan malam, gelap yg diberikan nya, mampu membuatku ingin lebih lama menikmatinya. Di dalam kamar ditemani suara Ace, bersama podcast atau lagu yang terputar dari ponsel, aku duduk dikasur.

Bergeming sebentar, menatap layar laptop yang menyala, menampilkan huruf-huruf yang berbaris rapi di sana. Ku dongakkan kepala, memandangi langit-langit kamar dengan perasaan yang tidak tahu apa-apa. Semua bercampur menjadi satu. Keheningan malam juga menjadi waktu untuk merenung lebih banyak. Tentang diri sendiri di masa lalu, sekarang, maupun masa depan. Tentang diri ini yang sepertinya masih berdiri di anak tangga yang sama. Sementara, mungkin orang-orang di luar sana ada yang mengembangkan hobinya, bakatnya dan mengejar impiannya.

Akhirnya aku turun dari tempat tidur. Kedua kakiku berjalan mengarah jendela. Kusibak sedikit gorden agar pemandangan langit dapat kulihat. Terdapat bintang gemintang bergantung di atas sana. Aku memejamkan mata sejenak, lalu membukanya. Sebenarnya aku rindu keluar. Di detik ini aku jadi ingin menangis, meronta karena sesak yang menjejal kala mengingat sesuatu yang membuat luka kembali terbuka.

Terkadang aku merasa lucu. Mulutku bungkam, tapi aku bersuara di dalam diri.Perasaan ini jadi menyadarkanku jika aku tidak benar-benar sendirian hidup di dunia ini. Bahwa aku memiliki ibu yang bisa memberikan kasih sayang melebihi seorang ibu kandung, tempatku pulang saat terluka, menjadi penenang yang tidak boleh pergi dari hidupku, yaitu ... diriku sendiri.

Sudahku bilang, malam ini jadi waktu paling menyenangkan sedunia. Ditemani diriku yang masih dalam tahap berkembang, meninggalkan sedikit demi sedikit kekanakkan. Walau boleh jujur, kekanakkan ku masih ada di suatu ruang kecil yang sesekali akan terbuka.

Embusan nafas hangat, kepalaku memang agak pusing karena kurang tidur. Aku, bahagia. Berusaha tenang. Namun aku kembali memutar ingatan ke belakang, yang telah terjadi selama tiga tahun terakhir. Hal-hal berat yang ku lewati itu memberi jejak yang begitu mendalam. Aku tidak bisa lupa. Malam yang membuatku mengilas balik lagi memori. Aku yang kacau, kacau, kacau.

Nafasku mulai tidak teratur sekarang. Jujur, aku takut, sangat takut. Karena itu aku memilih mengulur jam tidur. Aku takut apa yang akan terjadi kedepannya nanti. Aku masih merasa amat kecewa. Aku tidak bisa apa-apa pada saat itu.

Sudah kukatakan, mamah jadi rumah paling aman sejauh ini bagiku . Sejauh ini.

Dan kuharap selamanya.

Terimakasih, untuk diriku yang masih bertahan sampai detik ini.

TBC -

1
istanti
up thor
ratna
suka ceritax kyakx seru!!! tiaraa ma yuta kyakx ada main ya
*jms😜*
emm baru nyadar aq kalo sifatnya si yuki ma rendy kayak ketuker
(^_^)😁
lilo
Ribet amat ngomong panjang lebar. Prakteknyah mah ketemu mantan aja ogah, ini malah ngomong panjang x lebar
pyaoliang
yaaaahh randy ternyata gak polos juga ya. dia udah ering sama cewek2 ja**ng.....
pyaoliang
masih sempet²nya bilang cinta.... cih!!!! mau dibantuin buat nendang Yuta gak ki....???
Keenan
next Thor🙏💪
Ilan Irliana
mg sherrly bkln jd jdoh bagas....
Ilan Irliana
brarti ciuman prtm yuki m bagas dwonk...hihi...yg ditolong yuki pst fares dah..
Ilan Irliana
bagas p randy y itu...hihi
Ilan Irliana
pengkhiant mh hempaskeun bae dah..
Ilan Irliana
mama yuta p mama randy y mama mika?? hihi
Ilan Irliana
wiiihhh...knp bagas g anggp yuki ade...krn bagas ingin anggap yuki sbg istri....hihi
💕Leyka Gallardiev 💕
rendi jadian aja ama tiara
💕Leyka Gallardiev 💕
ketemu calon mertua nieh 😂😂😂😂
💕Leyka Gallardiev 💕
yey
💕Leyka Gallardiev 💕
aku rasa bagas suka ama yuki makanya dia gax mau anggap yuki sebagai adik semangat thort💪💪💪 lanju
💕Leyka Gallardiev 💕
rendi sama yuki aja... ya thor
💕Leyka Gallardiev 💕
semakin suka
💕Leyka Gallardiev 💕
semangat💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!