NovelToon NovelToon
KARMILA

KARMILA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:52
Nilai: 5
Nama Author: MAMI ADRIELLA20

"Kau terlalu banyak menyimpan kebohongan sehingga kejujuran mu di pandang semu sekarang."

Kepergian Reno bukan lah sesuatu yang salah, aku yang salah disini aku paham arti perginya. "Jangan pergi! jangan tinggalkan rumah."

Dia amat marah setelah berita itu sampai ke telinga nya...


yukk buruan cari sepenggal kalimat ini dibalik cerita aku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang kampung

Pukul 03.00 pagi tante dinyatakan berpulang, tamparan amat kuat bagiku kebersamaan kita Tan hanya sebentar batinku ,aku tidak menangis tapi yang paling berat Kehilangan ,bagi mereka itu palsu.

"Kakak ikutlah pulang bersama kami kata anaknya tante."

Apa Ku sanggup ?

Batinku ingin menolak namun hatiku melawan logika bahwasanya kehidupan ini harus punya kesempatan kedua,pulanglah kau sudah hampir 15 tahun tidak menginjak tanah kelahiranmu. Dengan surat rujukan dokter aku meminta supaya diberi obat atau bisa pulang dirawat jalan, resepnya mampu membuat aku bisa berjalan dengan baik dengan bantuan juga tentunya dari orang sekitar. Kami membawa mayat tante tiada pesan dan kesan mu Tan, tapi batinku melenceng apa aku sekalian pulang ke kampung paman untuk melihat teman masa kecilku,mungkin dia masih di sana atau sudah Entah di mana keberadaannya.

Ternyata Kampung menuju rumah Tante sudah lumayan ramai, Kampung tante dengan Paman berjarak sekitar 15 menit untuk mengendarai motor seperti sudah beda kecamatan gitu .makam tante dibuat di makam keluarga dekat dengan rumah paman ,ya tetap menjadi kambing yang sepi tapi lumayan sudah bertumbuh penduduknya .sekolah itu masih seperti dulu .pohon alpukat itu sudah tumbuh tinggi sekali ,aku mengingatnya pernah bermain di sana.

Jangan tanya bagaimana aku dan ekspresiku ketika bertemu dengan keluargaku, mereka sudah tua .Lihatlah wanita menggunakan gaun hitam di sebelahku ,ya dialah wanita yang dulu membuangku ke rumah adik laki-lakinya .lalu apa gunanya dia menangis di sampingku dan memelukku ?Apa gunanya bahu ku sebagai tumpangan air mata mu ?Itu anakmu!!! Anak yang kau perjuangkan tidak usah kau peluk aku !!!! Namun aku masih menjadi gadis yang berpura-pura ,Biarlah sikapku yang datar menjelaskan Bagaimana isi hatiku.

Ada keluarga Entah dari pihak mana memberikan aku ulos Kain merah lambang batak tersemat untuk sesuatu yang katanya aku berbuat baik dan sebagai permintaan maaf untuk hatiku yang tersakiti sudah berpuluh-puluh tahun,acara penguburan dilakukan dengan melempar tanah Kuning wujud untuk membuang sial atau membawakan duka kepada sang mayat aku pun kurang tau tapi yang aku tau seperti itu.

Malamnya ada acara lagi ,beginilah orang Batak terlalu banyak acara. Bincang-bincang dan juga menanyakan hal pribadiku ,jujur tidak nyaman .namun aku membalas dengan mengagumkan diriku supaya mereka tidak menganggap ku lemah , wanita yang pernah kusebut Mama duduk di sebelahku selalu dekat denganku.

Lihat laki-laki di ujung sana ,ia menjauh ,Iya benar itu Paman. Sampai sekarang aku tidak tahu apakah dia sudah punya anak atau bagaimana. Aku tidak terlalu banyak ikut campur di rumah ini, hanya datang untuk menggenapi permintaan adik-adikku sebelum aku melakukan lost contact lagi dengan mereka. Di malam pemakaman tante ada satu orang laki-laki datang ke acara keluarga, malam itu dia datang denganku,

Rupanya mirip sekali sam aku,hanya dia lebih tinggi dan lebih berkulit putih aku berpikir siapakah dia ? Ternyata dia adalah satu-satunya saudara kandungku kami satu Ibu satu ayah, bahagia ternyata aku bukan anak selingkuhan. Kami mirip dan menurut Abang aku adalah adiknya satu-satunya walaupun saat ini orang tua kami menciptakan kehidupan baru mereka.

Abang menceritakan bagaimana adanya aku ,Iya berusaha mencari ku sejauh mana ia tahu, berkat warisan yang ia dapat ia berjanji akan selalu menjadi pendukung ku ,Lalu bagaimana wanita yang kami sebut Mama?Iya dia gemetar dibuat hasil rahimnya sendiri .

"Salam Abang dan kakak dek" Katanya kepada anak kecil perempuan ,Abang Bahkan tak sudi menyentuh dan melihat ke arah dua wanita yang menjijikan itu. "malam ini sampai pulang tinggallah di rumah Abang, rumah kita ada kok .Rumahmu ada di sini nggak usah menumpang di rumah orang tunaikan tugasmu lalu Pulanglah nanti abang datang ke Jakarta ke rumahmu."

Aku mengangguk ,aku dan abang duduk bersama sampai acara selesai .pukul 02.00 malam abang membawaku pulang ,ternyata Abang belum di keluarga terlihat foto-foto wisuda lulusan terbaik di Universitas Negeri Sumatera Utara .Iya enggan pergi jauh-jauh sebelum menemukanku katanya ,tidak ada yang menjaga warisan di sini selain ia dan ketika dia menemukanku, ia seolah-olah menemukan kehidupannya yang telah lama hilang .

Ada 4 kamar di rumah,namun hanya dua kamar dibersihkan maksudnya ditinggalin ,Abang memberikan kamar utama kepadaku kamar di mana tempat Abang beristirahat.dia memilih kamar kedua yang katanya kamar tidak pernah terpakai.

"Istirahatlah kamu ya nanti atau besok kita ngobrol lagi ,Abang nggak mau kamu makin sakit .Kamu lagi sakit kan ?Abang tahu semuanya tentangmu tanpa melihatmu."

"Percayalah Dek ,selagi Abang masih di sampingmu kau nggak bakal merasakan kesepian."

entah Pukul berapa sekarang aku baru bangun ketika mataku sudah puas untuk tidur, Abang sudah pergi ke ladang ternyata terlihat dari surat yang dia tinggalkan dan juga nomor telepon untuk segera dihubungi jika aku sudah bangun .Aku mau makan terlebih dahulu bukan makan pagi,sekarang sudah siang . Nomor telepon yang ditinggalkan lakukan panggilan untuk abang ,dia mengajakku untuk ke ladang ,di sana ada ditanam Abang dan akan dipanen.

Saat motor matic melampaui satu jalan lalu lintas ,perlahan memasuki jalan ke ladang-ladang atau kebun-kebun. Kami tertawa bila hampir saja terjatuh hahaha terbahak-bahak itu sudah tidak pernah kulakukan Sejak aku kecil ,tapi bagaimana bisa aku lupa punya Abang ?ternyata Ingatanku tidak sebaik itu.

Aku menanyakan itu kepada Abang ,bagaimana bisa aku tidak ingat aku punya Abang, ketika ia kecil ia sering dititipkan di rumah ibunya Papa kami atau Opung dari pihak Papa. "Kak nanti jam 10.00 jarah ya menggunakan telepon mamak"pesan dari nomor telepon tante ,Aku menjawab dengan sangat sopan "Iya dek Kakak datang ya."

Kata Abang yang bekerja di ladang di sini disebutnya Aaron atau pekerja ladang diambil dari bahasa Karo,Abang sangat mudah memerintah mereka .mereka memuji kulitku yang putih sama seperti Abang ,dari segi wajah dan juga tingkah laku mereka Langsung tahu kalau aku dan abang adalah saudara kandung .cara makan dan juga cara bicara kami tidak dapat dipisahkan katanya bagai pinang dibelah dua.

"kamu pernah makan ikan asin Sofi?" kata Abang .

Abang meletakkan satu lembar ikan asin terbelah dua ,sayur daun singkong yang ditumbuk dengan bumbu menggunakan santan .enak aku suka hangat suasana dan nasinya ,di bawah kaki gunung Singgalang Abang mengucapkan satu janji.

"Sofi .setelah kamu tahu aku Abangmu

,jangan pernah menangis sendiri ya Dek !Abang juga nggak mau bahagia sendiri tanpa

mu" Ya Tuhan bahasa cintaku terpenuhi berkat kau hadirkan satu Saudaraku di hidupku.

Mereka tidak tahu dengan nama ADRIELLA,Sofi adalah adiknya yang baik , ADRIELLA adalah wanita yang tangguh.

Abang juga membawaku ke kandang babi milik keluarga kami ,yang dirawat sama dengan Kebun kentang .di sana abang menangkap fotoku dan juga seekor babi yang sangat lucu ,kebahagiaan kami jangan sampai rusak ya Tuhan .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!