NovelToon NovelToon
Naruto : Reinkarnasi Saudara Kembar Uchiha Itachi

Naruto : Reinkarnasi Saudara Kembar Uchiha Itachi

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Anime
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Wawan wan

“Di kehidupan ini, Akulah yang memegang kendali takdir.”

"Reinkarnasi sebagai saudara kembar Itachi dengan Supreme System."

"Aku akan mengubah takdir klan uchiha."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16: Gerbang Akademi dan Jerat Politik di Atas Takhta Hokage

Bab 16: Gerbang Akademi dan Jerat Politik di Atas Takhta Hokage

Satu tahun berlalu dengan cepat setelah malam kelahiran Uchiha Sasuke dan kegagalan total konspirasi Obito serta Danzo. Kini, waktu telah melompat ke masa di mana si kembar, Veil dan Itachi, genap menginjak usia enam tahun.

Berkat Asura Barrier yang membenteng kediaman utama, tidak ada satu pun mata-mata luar yang bisa mengendus pertumbuhan mengerikan ketiga bersaudara Uchiha. Sasuke tumbuh bertarungnya, menjadikannya predator yang paling tak terlihat di Konoha.

Hari itu, gerbang Akademi Ninja Konoha dipenuhi kelopak bunga sakura yang berguguran. Hari pembukaan tahun ajaran baru telah tiba.

Fugaku berjalan dengan wajah tegak penuh kebanggaan, mengawal si kembar berusia enam tahun itu untuk mendaftar. Bagi Fugaku, ini adalah langkah formal untuk menunjukkan kepada desa bahwa klan Uchiha melahirkan dua jenius baru. Namun bagi Veil, Akademi hanyalah tempat formalitas belaka untuk menutupi pergerakan aslinya.

"Fokuslah pada pelajaran kalian, terutama kau, Itachi. Jangan biarkan emosimu terpancing oleh anak-anak sipil," ucap Fugaku tegas sebelum meninggalkan mereka di halaman Akademi.

"Baik, Ayah," jawab Itachi sopan. Sementara Veil hanya mengangguk datar dengan pandangan dingin yang menyapu sekeliling halaman. Matanya langsung menangkap beberapa sosok Anbu bertopeng hewan yang mengawasi mereka dari balik dahan pohon.

Bukan Anbu milik Hokage Keempat, melainkan perwakilan faksi-faksi tua desa yang mengawasi pergerakan klan Uchiha dengan penuh curiga.

Di saat si kembar melangkah masuk ke dalam kelas, sebuah riak politik yang jauh lebih keruh sedang bergejolak di dalam gedung utama pemerintahan Konoha. Di dalam kantor Hokage yang megah, atmosfer ruangan terasa sangat menekan dan dingin.

Minato Namikaze duduk di balik meja kerjanya. Wajah tampannya yang biasa dihiasi senyum ramah kini tampak kaku dan dipenuhi garis-lelah yang mendalam. Di hadapannya, berdiri dua tetua desa, Danzo Shimura yang bertopang pada tongkat kayunya, serta Hiruzen Sarutobi—Hokage Ketiga yang telah turun takhta namun masih mengenakan jubah abu-abu kebesarannya.

Di atas meja Minato, tergelar dokumen pendaftaran Akademi Ninja, dengan nama Uchiha Veil dan Uchiha Itachi di urutan paling atas.

"Minato," Danzo membuka suara, nadanya parau namun sarat akan intimidasi politik. "Dua anak Fugaku memiliki potensi bahaya yang sangat besar. Bakat mereka harus diawasi secara ketat. Aku menuntut agar kurikulum khusus diterapkan pada mereka, dan menempatkan instruktur dari divisiku untuk memantau perkembangan mental mereka secara berkala."

Minato mengepalkan tangannya di bawah meja. Sebagai Hokage Keempat yang sah, dia tahu betul bahwa tuntutan Danzo hanyalah kedok untuk menekan dan mendoktrin klan Uchiha.

"Danzo-sama," ucap Minato, mencoba mempertahankan wibawa suaranya. "Akademi berada di bawah yurisdiksi langsung kantor Hokage. Semua anak yang masuk ke sana memiliki hak yang sama untuk mempelajari Tekad Api tanpa ada diskriminasi klan. Saya tidak akan mengizinkan faksi luar mengintervensi kurikulum mereka."

Danzo mendengus sinis, matanya menyipit kejam. "Lunak seperti biasa, Minato. Kau tidak tahu seberapa besar ancaman Uchiha jika dibiarkan tumbuh liar!"

Minato hendak membalas dengan tegas, namun sebelum kalimatnya keluar, Hiruzen Sarutobi melangkah maju. Dia menarik pipa rokoknya perlahan, mengembuskan asap pekat yang mengaburkan pandangan di antara mereka, lalu mengetukkan pipa itu ke tepi meja.

"Cukup, Danzo. Minato benar, Akademi tidak boleh dicemari oleh urusan internal militer," ucap Hiruzen dengan suara yang tenang namun bergaung dengan otoritas yang teramat berat.

Minato sempat merasa lega mendengar pembelaan Hiruzen. Namun, kalimat Hiruzen berikutnya justru menjadi hantaman telak bagi posisinya sebagai Hokage yang baru.

"Namun, Minato..." Hiruzen menatap Minato dengan mata tuanya yang bijaksana namun penuh kendali politik. "Tuntutan Danzo tentang pengawasan tidak sepenuhnya salah. Demi menjaga ketenangan para kepala klan tradisional di dewan, aku telah memerintahkan Anbu dari divisi utama untuk mengambil alih sistem keamanan dan laporan perkembangan harian di Akademi tahun ini. Kau tidak perlu mencemaskan hal itu lagi."

Mendengar hal itu, rahang Minato mengeras. Memerintahkan divisi utama? Tanpa persetujuanku sebagai Hokage aktif?

Inilah kenyataan pahit yang harus dihadapi Minato Namikaze. Meskipun dia memegang gelar Yondanme Hokage, Hiruzen Sarutobi masih menguasai seluruh sistem di dalam desa secara mutlak.

Minato berasal dari kalangan ninja sipil. Dia tidak memiliki klan besar di belakangnya, tidak memiliki koneksi darah purba, dan hanya memiliki sangat sedikit bawahan Anbu langsung yang setia kepadanya. Sebaliknya, Hiruzen telah memerintah Konoha selama puluhan tahun. Mayoritas kapten Anbu, birokrat yang mengatur logistik desa, kepala departemen sensor, hingga dewan penasihat adalah orang-orang bentukan lama yang hanya akan bergerak jika Hiruzen yang memberi perintah.

Di dalam ruangan itu, Minato Namikaze menyadari keterbatasannya yang mengerikan. Dia tidak bisa berbuat apa-apa. Kebijakannya bisa dengan mudah dikunci dan dilewati oleh Hiruzen hanya dengan satu patah kata kepada faksi-faksi lamanya. Takhta Hokage yang dia duduki terasa seperti sangkar emas yang membelenggu tangannya.

"Saya mengerti... Tuan Ketiga," jawab Minato dengan nada suara yang merendah, menahan gejolak amarah dan ketidakberdayaan di dalam dadanya.

Danzo yang melihat hal itu hanya tersenyum puas di dalam hati, sementara Hiruzen berbalik dan melangkah keluar ruangan dengan jubah abu-abunya yang berkibar, meninggalkan sang Hokage muda dalam kesunyian yang mencekam.

Sementara itu, di halaman Akademi Ninja, Veil berdiri di dekat koridor kelas, menatap ke arah jendela kantor Hokage di kejauhan. Dengan kemampuan Rinnegan Tahap Awal yang mulai terintegrasi dengan indra sensoriknya, Veil bisa merasakan distorsi emosi dan fluktuasi chakra yang tidak stabil dari arah gedung Hokage.

Logika politik yang menggelikan, batin Veil kejam, seulas senyuman tipis tanpa emosi terukir di wajah enam tahunnya.

Dia tahu betul apa yang terjadi. Minato mungkin adalah kilat tercepat di medan perang, namun di atas meja politik, dia hanyalah seorang anak sipil yang terkunci oleh sistem gurita milik Hiruzen Sarutobi.

"Veil? Apa ada yang salah?" tanya Itachi yang berdiri di sampingnya, menyadari tatapan dingin kembarannya.

"Tidak ada, Itachi," jawab Veil datar, mengalihkan pandangannya ke arah ruang kelas yang bising. "Hanya beberapa ulat tua yang mengira mereka masih menguasai pohon ini dari akarnya."

Veil mengepalkan tangan kecilnya di dalam saku jubah. Baginya, ketidakberdayaan Minato dan dominasi sistem Hiruzen adalah celah paling sempurna. Di dunia yang kotor oleh intrik politik ini, dia tidak akan menjadi pion bagi siapa pun—baik bagi Hokage baru yang lemah maupun Hokage lama yang tamak akan kendali.

"Mari masuk, Itachi. Biarkan orang-orang di atas sana bermain dengan kertas-kertas mereka, sementara kita bersiap untuk merobek seluruh sistem ini dari akarnya."

1
Klarasya
lanjutt thorr 😻
Fardhanan 12
lanjutt lanjuttt panjutttt
Fardhanan 12
😭😭😭😭😭
Klarasya
lanjuttt thorrr 🤧
Nawadipta
gak nyaman. klise, kaku, kurang emosional. terlalu cepat.
Zabibiex
ini buat nya pakai ai ya kek alay gitu soal-nya
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏
Aisyah Suyuti
good
aldo
semangat terus author 🙏🙏🙏
aldo
wah seru sekali author
aldo
lanjut kan author
aldo
wah bagus sekali author
Hadi Hadi
is good 😍😍
Hadi Hadi
mantap 💪💪
Hadi Hadi
sikat 💪💪😍😍
Hadi Hadi
bantai
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
semangat 😍😍
Hadi Hadi
😍😍😍
Hadi Hadi
bantai 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!