NovelToon NovelToon
The Best Sniper

The Best Sniper

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Novel ini adalah sekuel dari Novel My Secret Agent yang mengisahkan tentang Fey dan Gian.

Novel The Best Sniper, akan membahas mengenai Ryuga, putra pertama Fey dan Gian yang mengikuti jejak sang Ibunda yang berkarier di dunia Agen Rahasia.

Tak hanya membahas tentang karier cemerlang dari Ryuga, namun juga akan membahas perjalanan cinta dari si Pemimpin Pasukan Agen Rahasia.

Selain tokoh Ryuga, Author juga akan membahas tentang dua tokoh lain yaitu adik kandung Ryuga dan juga sahabat - sahabat yang kocak dan tengil. Mereka tentu akan ikut mewarnai kisah hidup Ryuga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Rahasia

"Kamu gak nyaman?" Tanya Ryu.

Ryu dan Gladys sedang berada di sebuah taman kecil yang ada di sebelah Ballroom Hotel. Ryu sengaja membawa Gladys keluar, karena Gladys nampak tak nyaman dengan pakaiannya.

"Makanya, kalo di suruh coba itu, di coba dulu." Gerutu Ryu. Ia kemudian melepaskan jasnya dan membalut tubuh Gladys dengan menggunakan jasnya.

"Makasih, Abang." Kata Gladys yang justru sengaja menggoda Ryu. Mendengar Gladys memanggilnya Abang, tiba - tiba membuat wajah Ryu memerah.

"Salting ya, kalo di panggil Abang?" Tanya Gladys.

"Enggak!" Jawab Ryu sambil mengalihkan pandangannya.

"Abang... Abang... Bang... Abang..." Goda Gladys sambil terkekeh geli.

"Sst! Berisik Dys." Kata Ryu sambil mencapit bibir gadis di depannya.

"Ayo masuk, kita pamit pulang." Ajak Ryu.

Gladys pun mengekor pada Ryu dengan masih terus menggodanya dengan memanggil Ryu 'Abang'.

"Bang... Tungguin, Bang." Ledek Gladys yang berjalan di belakang Ryu sambil cengar - cengir karena senang bisa menggoda Ryu.

"Abang, kenapa buru - buru banget, sih!" Kekeh Gladys.

Ryu pun berhenti, kemudian memutar tubuhnya. Ia menarik pinggang Gladys dan merangkulnya dengan erat.

"Gak usah ngeledek kalo gak mau Abang cium bibirmu, Dek." Ancam Ryu yang membuat Gladys langsung terdiam. Ia pun langsung melipat bibirnya, hingga membuat Ryu yang kini ganti menertawainya.

"Takut banget di cium?" Ledek Ryu sambil berbisik di telinga Gladys. Gladys pun mengangguk dengan cepat hingga membuat Ryu makin terkekeh.

"Gak apa - apa. Enak kok, di cium calon suami." Ledek Ryu yang seolah sedang membalas kejahilan Gladys.

"Jangan macem - macem ya, Bang." Sahut Gladys sambil melirik ke arah Ryu yang masih saja terkekeh geli.

"Bun! Lihat deh, Abang sama Kak Gladys, kayak ABG baru pacaran aja." Adu Aslan pada Fey sambil melihat ke arah Gladys dan Ryu.

"Biarin. Bunda seneng lihatnya, mereka berdua manis banget, tau." Jawab Fey saat melihat Gladys dan Ryu yang berjalan sambil tertawa bersama.

"Manis apanya sih, Bun? Yang ada malah aneh, tau. Kayak gak sadar umur aja." Sahut Aslan.

"Iri banget kamu, lihat Abangmu happy gitu? Cari pacar makanya." Sergah Fey sambil menarik hidung anak bungsunya.

"Bukan iri, Bun. Tapi aku belum siap di tinggal Abang nikah." Kata Aslan sambil mencebik.

"Emang kenapa kalau Abangmu nikah? Aneh banget deh kamu, Lan." Kekeh Fey.

"Sepi dong, gak ada yang bisa aku jahilin di rumah." Sahut Aslan sambil memasang wajah sedih.

"Ch! Bagus lah. Biar Bunda gak pusing karena kelakuan kalian yang suka gulat dan kejer - kejeran di dalam rumah!" Jawab Fey.

"Ah! Bunda jahat banget. Gak kasihan sama anak bungsumu yang tampan ini." Kata Aslan.

"Masih ada Yanda kalau mau kamu jahilin." Kata Fey.

"Nah! Ada lagi yang lebih seru buat di jahilin nanti." Kata Fey.

"Siapa, Bun?" Tanya Aslan.

"Keponakan kamu. Makanya, suruh Abangmu cepet - cepet kasih keponakan." Kata Fey yang mengompori Aslan.

"Iya juga ya, Bun. Ah! Jadi gak sabar, mau main sama keponakan." Kekeh Aslan yang sudah membayangkan keseruan bermain bersama keponakannya.

"Nah, tugas kamu tuh. Komporin Abang sama Kakak Ipar kamu, biar cepet - cepet punya anak." Kata Fey sambil menaik turunkan alisnya.

"Hahay! Oke, Bun. Tenang aja." Sahut Aslan sambil mengacungkan jempol ke arah Fey.

...****************...

"Yanda, Bunda, aku sama Gladys duluan, ya." Pamit Ryu yang menghampiri kedua orang tuanya.

"Kok buru - buru, Bang?" Tanya Gian.

"Udah malem, Yanda." Jawab Ryu sambil melihat jam tangan yang menunjukkan pukul sembilan malam.

"Baru juga jam sembilan." Sahut Fey.

"Ck! Bunda. Kayak gak tau anak muda aja. Pasti Abang sama Kak Gladys mau lanjut nongkrong di tempat lain." Kata Aslan.

"Mau ke club ya, Bang? Ikut dong..." Imbuh Aslan sambil menaik turunkan alisnya.

"Kamu juga, malah mau ganggu orang pacaran." Kata Gian sambil menyentil dahi Aslan.

"Hah! Halu semua. Kosan Gladys kan ketat. Kalau terlambat, nanti gak boleh masuk." Kata Ryu yang berbicara asal.

"Ajak ke hotel dong. Gitu aja kok repot!" Sahut Aslan yang membuat Ryu dan kedua orang tuanya langsung memelototinya.

"Eh! Hehehe. Bercanda kok, Kak. Sorry." Ucap Aslan sambil cengar - cengir, sementara Gladys hanya tersenyum karena memaklumi ke AsBun nan calon adik iparnya itu.

"Yaudah kalo mau pulang duluan. Pamit ke Oma, Opa, Mommy dan Daddy juga." Pesan Fey.

"Iya, Bun." Jawab Ryu.

Setelah berpamitan dengan keluarganya, Ryu dan Gladys segera pergi ke mobil dan meninggalkan lokasi pesta pernikahan sepupu Ryu.

"Thank's ya." Ucap Ryu.

"It's O.K, Bang." Jawab Gladys sambil terkekeh.

"Kayaknya gak mau berhenti panggil Abang, ya? Suka banget, manggil Abang?" Ledek Ryu.

"Kayaknya Abang yang lebih suka di panggil gitu." Sergah Gladys.

"It's O.K. Not Bad kalau kamu panggil gitu." Jawab Ryu yang tak keberatan saat di panggil Abang oleh Gladys.

"Ini, mau langsung ke kost, atau mau nongkrong dulu?" Tanya Ryu.

"Nanti aku gak bisa masuk ke kost." Jawab Gladys yang tentu menggoda Ryu hingga membuat Ryu tertawa.

"Kita ngopi dulu kalau gitu." Ajak Ryu yang kemudian memutar kemudinya menuju ke salah satu Cafe.

Mereka berdua memang sedang sama - sama berusaha membangun kedekatan dan chemistry. Tentu saja hal itu atas perintah dari atasan mereka masing - masing dan dua orang itu, hanya menjalankan tugas mereka.

Ryu membawa Gladys ke Cafe tempat pertama kali mereka bertemu. Cafe milik salah satu mantan anggota Agen Rahasia yang menurut Ryu menjadi tempat yang paling aman untuk bersantai.

Namun, naasnya kedatangan mereka berdua justru di sambut dengan keberadaan dua rekan Ryu yang kebetulan sedang bersantai di Cafe itu juga. Mereka bertiga sama - sama membeku ketika saling berpandangan. Terlebih lagi Ryu yang datang ke sana dengan seorang wanita.

"Oh, jadi gini..." Kata Adit sambil menatap ke arah Ryu dan Gladys.

"Jadi, ada rahasia di antara kita nih, Kak?" Timpal Willy yang sedang bersama Adit.

Ryu pun menghela nafas panjang. Sementara Gladys yang bisa membaca situasi ini, hanya bisa tersenyum canggung ke arah dua rekan Ryu.

1
Munas Tuti
he..he...Ryu cemburu beneran gituuu
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
mode posesifnya bang Ryu sdng on nih jd Gladys harap maklum ya 😉😂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Ryu kl dah cinta sama Gladys ungkapin sblm Gladys nya di ambil sama Nolan nyesel nantinya lho 😉😂
This Is Me
Percaya...bang Ryu, percaya kalau uang abang buanyaaaaakkkk🤭🤭🤭
rizky tria
mode posessif Yanda nih bang Ryu 😁
Munas Tuti
ihhh Ryu cemburu, ngerass lbh ganteng lagii
This Is Me
Ingat, Gladys, suamimu itu anak sultan. €14.000 duit kecil untuknya
🎃
bundaa , anak nya cemburu noh🤣
abang cemburu berat ini 🤣
help 🤣🤣🤣🤣
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
mulai bang Ryu cemburu nih 😂😂
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
cemburu?? ya ngomong dng box
Sonya Kapahang
cemburu, Bang..?? inget Misi, Bang.. Kontrak doang, nikahnya kontrak doang.. ga usah pake hati 🤣🤣🤣🤣🤣
💟노르 아스마💟
🤣🤣🤣🤣🤣 cemburu bang????
Munas Tuti
gimana siiih Gladys kok gak ngerti klo sdh nikah sah sscara agama da negara
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
sekali dayung dua tiga pulau terlampaui ya Ryu karna sambil menjalankan misi Ryu akan memenangkan hatinya Gladys 😂😘
This Is Me
Makin sweet aja pasangan ini 😍
utama
kak buat Ryu ditengah jalan misi menyatakan isi hati ya pasti seru🥰
lanjut kak author
This Is Me
Lanjutin aja jadi nikah beneran😍😍
💟노르 아스마💟
sprtinya Ryu emang cintrong yakk ke gladis
Munas Tuti
ha..ha..ha...bisa jg Ryu godain Gladys
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerjaan Ryu skrng itu godain Gladys 😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!