NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Putri Kupu-kupu Api

Reinkarnasi Putri Kupu-kupu Api

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Identitas Tersembunyi / Epik Petualangan / Anak Yatim Piatu / Chicklit / Tamat
Popularitas:38.3k
Nilai: 5
Nama Author: Katsumi

Seorang wanita pekerja kantoran yang memiliki hidup penuh akan pekerjaan. Setiap hari dia selalu bekerja dan bekerja, waktu liburan dia hanya tidur dan tak melakukan kegiatan seperti orang lain pada umumnya.

Pola hidup yang tak pernah berubah membuat dirinya stress, hingga akhirnya ia mencapai titik dimana dia tak berpikir untuk hidup.

Namun, takdir membuatnya berpindah ke tubuh seorang bocah berusia 10 tahun. Mulai dari sana ia mengalami begitu banyak peristiwa yang membuatnya memiliki alasan untuk hidup.

Kisah kebangkitan seseorang pada kehidupan keduanya dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Katsumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sergapan Iblis

Malam hari, ditengah hutan yang gelap, ada sebuah sinar berwarna merah, api obor yang menerangi sekitar perkemahan sebuah karavan. Beberapa orang berjalan mengelilingi sekitar, menjaga agar tak ada serangan dari pihak asing seperti bandit atau monster.

Para pedagang membangun tenda mereka, ada yang tidur di dalam kereta juga. Sedangkan Altea membangun sebuah rumah kecil dari sihir tanah, mengambil sebuah kain yang cukup lebar untuk di jadikan alas tidur, Altea duduk di dalam rumah berbentuk kotak itu.

Ia memasang sebuah obor untuk menerangi ruangan, sekaligus memberikan kehangatan dari dinginnya angin malam. Tiba-tiba muncul sebuah sinar kuning ke emasan, sebuah lingkaran sihir berukuran satu meter tercipta di atas lantai.

Altea tengah berlatih untuk membuat peralatan sihir, sesuai dengan arahan Sebastian. Tapi, hal itu terlalu sulit, selama berlatih Altea tak pernah berhasil membuat satupun alat sihir. Entah apa yang salah, pengendalian sihirnya bagus, bahan-bahan yang digunakan juga berkualitas bagus, caranya sesuai dengan arahan Sebastian. Apakah ini yang dinamakan tak berbakat?

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...----------------...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dua hari telah berlalu dengan cepat, perjalanan masih dalam keadaan damai tanpa adanya hambatan. Hal ini tentunya membuat lega para pedagang karena bisa terhindar dari serangab monster atau bandit.

Namun, rasa tenang itu tak berlangsung lama.

"Hei... apa kalian merasakannya?" ucap seorang pria dari regu petualang yang lain. Dia tampaknya hanya sendirian, petualang solo.

Para petualang yang lain tampak bingung, mereka tak merasakan apapun. Sedangkan Altea dapat merasakan adanya kelompok yang mendekat ke arah mereka.

"Ada yang mendekat dalam jumlah banyak!" seru Altea memperingati semua orang.

Sontak semua orang langsung berhenti bergerak dan mengambil sikap waspada terhadap sekitar. "Apa yang mendekat? Apa itu monster?" tanya orang-orang.

"Tidak, itu bukan monster. Mereka iblis!" ujar Pria petualang solo dengab lantang dan serius.

Mendengar ucapan pria itu Altea turun dari kereta. "Kau terlihat cukup yakin, bukankah itu hanya kemungkinan saja?" ucapnya menaruh rasa curiga terhadap pria berpakaian serba hitam dengan sebuah pedang besar di punggungnya.

"Aku merasa tidak asing dengan mereka, jadi tak ada keraguan lagi," jawab pria itu dengan wajah yang tampak kesal sekaligus sedih.

"Hey!" seorang petualang dari barisan depan datang menghampiri mereka.

"Ya, kami juga merasakannya," saut pria berjubah hitam.

"Kemungkinan kita sudah terkepung, apa kalian bisa bertahan? Setelah aku mengabari barisan belakang aku akan kembali ke posku di depan," ujar pemberi pesan, lalu ia hendak pergi namun dihentikan oleh pria berjubah hitam.

"Tunggu!" serunya.

"Ada apa?" tanya pembawa pesan.

"Aku tidak yakin dengan apa yang akan kita hadapi, tapi apapun itu mereka bukanlah monster, melainkan iblis! Kumohon beritahukan hal ini pada Tuan William!" ujarnya serius dengan sorot mata tajam.

Pembawa pesan itu terkejut, "ba.. bagaimana kau bisa tahu?" tanyannya gemetar.

"Berdasarkan pengalamanku, mereka tak memiliki hawa kehadiran seperti monster," jawab Pria berjubah hitam, lalu menatap tajam mata pembawa pesan.

Pembawa pesanpun sadar jika pria itu tidak sedang bercanda atau berbohong. Ia dengan cepat pergi menuju ke barisan depan untuk memberi tahu William yang merupakan pemimpin karavan.

Selepas kepergian pria pembawa pesan, Pria berjubah itu melepaskan kain pembalut yang menutupi pedang yang ada di punggungnya. Sebuah pedang hitam bermata dua dengan kedua sisi yang berwarna perak, terlihat begutu tajam dan dapat menyayat apapun dengan mudah.

Setelah melepas kain pembalut itu, ia kembali meletakkan pedangnya di punggung dan berjalan pergi menuju ke barisan depan.

"O.. Oi!" seru Altea.

"Maaf, tapi aku harus pergi kesana," saut pria itu.

"Apa kau akan pergi kesana sekarang? Kita masih punya waktu untuk menyusun rencana," kata Altea.

"Kita tak punya waktu untuk itu, lihatlah sekitarmu!" balas pria itu.

Altea pun melihat sekitarnya, orang-orang yang tampak panik dan berlarian kesana kesini untuk bersiap bertarung.

"Kau juga harus pergi atau bertarung melawan iblis itu," ujar pria itu dengan serius.

"Ya..." jawab Altea dengan ragu.

"Ingat, iblis itu tak pandang bulu mereka akan mencuri, menghancurkan, dan membunuh. Bertahan bukanlah hal yang tepat, mereka akan terus menyerangmu, jadi kita harus menyerang balik mereka atau memberikan serangan besar duluan," kata Pria itu.

"Aku juga tahu soal itu, tapi apakah mendatangi mereka secara langsung adalah hal yang tepat!?" balas Altea. "Kurasa itu memang hal yang bagus, tapi bukan berarti itu adalah hal yang terbaik untuk dilakukan."

"Jadi kau menyuruhku untuk bertahan?" tanya pria itu dengan dingin.

"Tidak, maksudku kau tak akan bisa menghadapinya sendirian, bukan?" saut Altea, lalu bertanya balik.

"Yeah, kau benar," jawab pria itu.

"Kalau begitu, kita harus mundur dulu dan memikirkan rencana untuk melawan mereka," ucap Altea.

"Bukankah sudah kukatakan kalau aku tahu betul soal makhluk itu? Aku tak bermaksud meremehkan kekuatan mereka. 'Apa kau bisa melawan mereka semua katamu?' Gadis kecil, iblis adalah makhluk yang licik!" balas pria itu.

"Sejak mereka lahir sampai matipun, mereka selalu melakukan hal yang keji! Jadi... jadi aku harus membunuh mereka!" teriak pria itu dengan ketus. "Aku tak akan menyisakan satupun dari mereka, itu saja," tambahnya lalu berjalan pergi meninggalkan Altea.

Setelah kepergian pria itu, langit yang seharusnya masih terang tiba-tiba menjadi gelap karena tertutup oleh ratusan iblis yang terbang dilangit.

"Cih!" Altea mendecakkan lidahnya, "jadi kalian sudah sampai yah."

Seseorang iblis tiba-tiba melesat ke arah Altea dengan cepat. Altea yang telah dilatih oleh roh pelindungnya sudah cukup terbiasa, ia menunduk dan mendorong kakinya untuk bergerak kesamping menghindari serangan iblis itu.

Menangkap ekornya lalu mengaktifkan sihir penguat tubuh untuk menarik dan menghempaskan iblis itu ke tanah.

-Bam!

Iblis itu langsung melompat dan kembali berdiri sembari mengelap darah yang keluar dari mulutnya. "Kau memiliki teknik yang aneh, manusia bodoh," katanya dengan sinis.

"Aneh? Betapa tidak sopannya dirimu, ini adalah teknik yang kupelajari dari guruku untuk menangkap burung yang bergerak cepat," balas Altea dengan senyum sinis.

Iblis itu kembali terbang dan melesat ke arah Altea, "mati kau!" teriaknya.

Altea tersenyum, "seharusnya kau tak melakukan itu," katanya sembari menggerakkan telapak tangan kanannya naik ke atas.

Tanah bergetar dan muncul sebuah tombak batu tajam yang menembus tubuh iblis itu. "Iblis tingkat rendah sepertimu, tak akan bisa membuatku serius," ujar Altea.

Lalu ia melihat ke atas langit, satu persatu dari iblis mulai turun dan menyerang orang-orang.

"Hei apa yang kau lakukan!?" teriak seseorang.

Altea menoleh, melihat sekelompok petualang yang sedang menahan para iblis.

"Kita harus mundur!" serunya.

1
Mizuki
bjir, peda🗿
Mizuki
Ucap orang-orang berduit
Mizuki
Anu... agak berisi untuk anak 10 tahun 🗿
Story: B aja gitu 🗿🗿🗿
total 1 replies
Mizuki
Bjir, Mary malah lebih kekanak-kanakan daripada Laylie🗿
Emang sih jiwanya udah mbak-mbak kantoran tapi rasanya usia tubuh kadang perlu agak diperhatikan🗿
Mizuki
Cepet banget bjir perasaan
Mizuki
Kuchiyose no Jutsu
Mizuki
Sebastian, nama butler segala fiksi
Protocetus
kapan ini lanjut?
Nani Kurniasih
Arthur pendragon jadi inget judul novel
Travel Diaryska
lanjutannya pliss season 2 manaaa
Farel Manleng
S2 ya mana kak dan apa judul ya
FIKA 😈😈😈
Sebastian kayak nama pelayan nya ciel Phantomhive
aritsu kyokata
anak sekecil itu, sudah punya gundukan dada~
Abd Shomad
wkwkw pikun😭😂
Tiara Santoso
cerita yg sangat bagus
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪
Frando Kanan
next Thor 😃
Frando Kanan
oh? apa mungkin....bon ini kenal ya???
Sribundanya Gifran
lanjut
Frando Kanan
next Thor 😃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!