NovelToon NovelToon
1000 HOURS WITH YOU

1000 HOURS WITH YOU

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Romansa / PSK / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

🏆JUARA 2 (EVENT CINTA YANG TAK DIRESTUI-SEASON 3)

Kecelakaan 2 tahun yang lalu membuat rumah tangga Aslan hancur. Bagaimana tidak? Akibat kecelakaan itu dia mengalami difungsi ereksi atau impoten. Bahkan ia rela dan pasrah saat istrinya meninggalkannya dan menikah dengan pria lain. Di saat sedang terpuruk dia bertemu dengan seorang wanita malam yang bersedia membantu mengatasi masalahnya.

“Aku akan membayarmu 1 Miliyar jika kamu berhasil menyembuhkan penyakitku,” tegas Aslan.

“Berikan aku waktu 1000 jam untuk menyembukanmu!” balas Irina.


Lalu bagaimana kisah mereka selanjutnya? Simak terus kelanjutannya ya!
Jangan lupa subcribe dan beri bintang ⭐⭐⭐⭐⭐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Yoga

Sesuai dengan kesepakatan, setelah Irina berada di rumah sakit selama 1 jam, wanita tersebut segera berpamitan kepada suami dan Ibu mertuanya. sebelumnya, Irina sudah menghubungi Aslan melalui pesan singkat sampai di depan rumah sakit mobil Aslan sudah terparki di dekat pintu rumah sakit. Kebetulan jarak perusahaan Aslan dan rumah sakit sangat dekat, jadi Irina tidak perlu menunggu terlalu lama.

Di dalam ruang rawat, Bu Nining sedang mencecar putranya yang seolah tidak ingin melepaskan Irina pergi.

"Ibu nggak tahu dengan jalan pikiranmu!" Bu Nining menatap putranya yang masih terbaring di atas tempat tidur.

"Ibu pernah berpikir atau merasa aneh tidak dengan sikap Irina dan pekerjaannya?" Akhirnya Yoga menyuarakan isi hatinya yang dia pendam.

"Aneh bagaimana?" Bu Nining mengerutkan kening, rasa kesalnya meluap ketika mendapatkan pertanyaan seperti itu dari putranya.

"Kalau dipikir secara logika, mana ada boss memberikan pinjaman uang yang sangat banyak kepada karyawannya yang baru bekerja beberapa hari," jelas Yoga menatap ibunya yang terdiam di kursi yang letaknya didekat tempat tidurnya.

"Jangan bilang kalau kamu saat ini sedang curiga dengan istri kamu!" sahut Bu Nining menatap putranya dengan tatapan tidak percaya.

"Bu! Ibu memperhatikan penampilan Irina tidak? Dia memakai pakaian bagus, parfumnya sangat wangi dan sepertinya sangat mahal, dan terakhir dia memakai make-up, padahal selama ini dia tidak pernah suka berdandan, tapi sekarang ..." ucapan Yoga terjeda ketika dia menghela nafas panjang, guna mengurai rasa sesak di dalam dada.

"Felling seorang suami tidak akan pernah meleset, Bu. Aku yakin dan sangat yakin kalau Irina menjadi wanita simpanan pria kaya." Lanjut Yoga dengan perasaan sakit, sesak dan air matanya mengalir membasahi pelipisnya, namun secepat kilat ia mengusap air matanya tersebut.

Bu Nining terdiam lama ketika mendengar curahan hati putranya. Benar yang dikatakan Yoga, penampilan Irina berubah 80 derajat, menantunya itu terlihat semakin cantik, modis dan juga semua barang yang menempel di badan Irina terlihat mewah dan mahal. Tapi, Bu Nining tidak mau menelan mentah-mentah ucapan putranya, sebelum ada bukti yang akurat. Dia masih berusaha untuk positif thinking, apalagi Irina sudah sangat berjasa menyelamatkan nyawa Yoga.

"Mungkin bossnya Irina baik dan sangat royal, kamu nggak boleh berprasangka buruk seperti itu." Bu Nining beranjak berdiri, menyelimuti badan putranya agar tidak kedinginan.

"Kenapa Ibu nggak percaya sama aku?!" protes Yoga.

"Yoga ... seandainya Irina benar menjadi simpanan orang kaya, apakah kamu akan tetap membencinya? Meski dia sudah berjasa dan mengorbankan semuanya untukmu?" tanya Bu Nining dengan nada lirih namun berhasil menusuk ke dalam relung hati Yoga.

"Bu ..."

"Ingat, jika Irina tidak berjuang, mungkin kamu tidak akan berada di ruangan ini. Mungkin, ibu juga menangisi kepergianmu," sela Bu Nining seraya mengusap air matanya yang menetes, membahasi pipi.

"Lebih baik aku mati saja, dari pada di operasi menggunakan uang haram!" jawaban Yoga sangat menyatat hati Bu Nining.

Wanita paruh baya itu menangis dalam diam, sambil mendudukkan diri lagi di kursi. Jawaban putranya sangat menyakitkan hatinya. Ya, sebagai seorang ibu, tentu saja dia sakit hati, dan tidak rela bila putranya pergi untuk selamanya.

*

*

"Bagaimana?" tanya Aslan dengan bada datar.

"Bagaimana apanya?" Irina menatap wajah tampan Aslan yang terlihat fokus menyetir mobil. Lalu tatapan matanya beralih pada tangan kiri Aslan yang menggenggam erat salah satu tangannya, seolah takut kehilangan.

"Kamu tidak ingin menceritakan pertemuanmu dengan suamimu??" Aslan menatap Irina sekilas, kemudian kembali fokus menyetir.

"Emh ... apakah tidak apa-apa?"

"Apakah kamu sedang memikirkan perasaanku?" Aslan balik bertanya diiringi dengan tawa pelan tapi terdengar menyebalkan.

"Aslan, aku tidak akan bercerita kalau kamu sakit hati." Irina mengeratkan genggaman tangannya, lalu menyadarkan kepalanya di lengan kekar tersebut.

"Baik, kalau begitu jangan bercerita!" balas Aslan dengan nada dingin. Membayangkan Irina bersama Yoga saja sudah membuat hatinya cenat-cenut tidak karuan, apalagi kalau mendengar ceritanya langsung dari bibir Irina, bisa-bisa hatinya terbakar dan gosong menjadi abu karena terbakar api cemburu.

"Malam ini aku akan mengajakmu ke pesta pernikahan kakakku, jadi malam ini kamu harus tampil cantik, dan menawan." Aslan sengaja mengalihkan pembicaraan supaya terlepas dari situasi yang sangat menyebalkan itu.

Irina menegakkan duduknya, kedua matanya mendelik pada Aslan. "Ke pesta pernikahan kakakmu, itu berarti aku akan bertemu dengan keluarga besarmu?!" Irina memekik sembari menutup kedua telinganya, kedua matanya masih mendelik, tak berselang lama kedua bahunya merosot lemas. Dia tidak siap, kenapa pria ini menjadi bersikap sesuka hati?

"Tentu saja di sana ada keluarga besarku. Aku akan memperkenalkanmu kepada mereka semua," jawab Aslan seraya mengerling sebelah matanya pada Irina.

Kedua bahu Irina merosot lemas, dia tidak menyangka jika pria tersebut akan bertindak secepat ini. Irina tidak harus berbuat apa.

Apakah dia bisa menolak keinginan pria tersebut? Jika iya, maka dia akan menolaknya sekarang juga, namun sayangnya, Aslan tidak akan pernah mau menerima penolakan darinya.

Sungguh malang nasib Irina.

Aslan tersenyum miring, dia sudah menyusun semua rencana untuk memperkenalkan Irina pada keluarganya di waktu yang tepat. Karena dia tidak akan melepaskan Irina sampai kapan pun, dan Irina harus menjadi miliknya.

Demi mencapai tujuan, terkadang dibutuhkan sikap egois untuk mendapatkannya. Dan hal inilah yang sedang Aslan lakukan, bersikap egois demi mendapatkan Irina seutuhnya.

****

Tolong Like-nya ya bestie kuh 🥰🥰❤

1
Yuli Yanti
semejak baca cerita douglas sma bintang aq jdi suka sma cerita mu
Hariyanti
ga tau terima kasih si yoga.tau gitu mending mati aja ga usah operasi 😤
Hariyanti
apa mungkin setelah operasi berhasil,yoga akan dipaksa cerai dgn Irina oleh Aslan 🤔
Rezqhi Amalia: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Dipaksa Menikahi Suami Sahabatku'

terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Hariyanti
sombong banget yaaaa 🤔 pantas dikasih cobaan jadi impoten sama author 😤
Hariyanti
seandainya suamimu dan ibu mertuamu tau apa yg kau kerjakan 🤔
Hariyanti
mampir
Caca Tina: namanya siapa
total 2 replies
𝓛𝖊𝖊𝖈𝖍𝖞𝖗𝖆
see u next time thor
Yuliati
irina tetep salah sih, menjual tubuh demi pengobatan suami
Nia
apa bedanya sopi sm irina sama2 selingkuh dari suaminyam..yg membedakanny cuma tujuanny z...sopi krna ingin sex dn irina krna duit
Dewi Ink: Hallo ka, ijin sharing🙏 karya Novelku yang berjudul:
180 Hari Menjalani Wasiat Perjodohan.
Siapa tahu suka, terimakasih😊
total 1 replies
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Aurell And Friends
Luar biasa
Aurell And Friends
Lumayan
Sumarni Mmh alfatih
Ouh anaknya gery dan alegra yg kembar tiga aslan Arkan arabella ..baru enggeuh
Nining Chili
yeaaiii tengkyu thor 🥰🥰
Anonim
Good Good Good⛈🔥🔥🔥
Anonim
Agus Thor….emosi jiwa❤️❤️❤️
Nur Adam
smgt untuk kryau tjoor
Jamayah Tambi
Adakah Aslan harus merebut bini Yoga.Aslan jd pembinor
Jamayah Tambi
Cinta itu memang aneh ya/Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Biasanya lelaki itu pantang dicuit.Terus terbang burungnya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!