NovelToon NovelToon
Dua Garis Untuk Biru

Dua Garis Untuk Biru

Status: tamat
Genre:Single Mom / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Suami amnesia / Tamat
Popularitas:188.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ridz

Jia harus menunggu Empat Belas Hari sebelum perceraiannya, ditengah ikhlas akan kandasnya pernikahan, Jia mendapati sebuah fakta yang bisa menyelamatkan pernikahannya.

Tapi takdir membuat Jia harus menelan sebuah pil pahit saat suaminya, Gao harus mengalami kecelakaan dan menghilang tanpa jejak.

Ditengah kesedihannya, Jia dinyatakan hamil, anak kedua mereka, Tujuh Tahun berlalu, Jia masih percaya kalau suaminya masih hidup.

Di hari Anniversary ke Tujuh Belas mereka, sosok Pria bernama Galih datang ke hadapannya dengan Wajah yang sama dengan Gao, suaminya.

"Kak Gao?"

"Gao? Saya Galih, salam kenal Mbak, tapi kayaknya sama Familiar dengan Mbak."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16. Itulah Alasannya, Pecundang!

Jia masih berusaha membuat dirinya agar terus bisa mengambang sedangkan Galih masih dalam posisi tidak sadarkan diri sedang di rangkul oleh Jia, ponsel yang di pake menelepon tadi sudah jatuh di dasar lubang karena air yang menggenangi lubang itu sudah setinggi leher dari Jia.

"Kak Galih, Bangun Kak!" Jia masih berusaha membangunkan Galih karena mereka berdua akan benar-benar tenggelam.

Sementara itu, Garret yang sudah mengetahui bahwa Jia dan Galih dalam bahaya bergegas mengecek satu persatu ruangan basemant yang ada di kantor itu, sampai akhirnya Garret tiba di basemant dimana Jia dan Galih berada.

Trap!

Suara langkah kaki Garret yang perlahan membuka pintu terdengar pelan, sehingga membuat Garret melanjutkan langkahnya untuk mengecek lebih dalam.

"Kak Jia? Bang Galih?" teriak Garret memanggil nama dua orang yang dia tengah cari itu.

Jia yang sedang berusaha bertahan mengambangkan tubuhnya mendengar suara Garret sehingga dia berusaha untuk berteriak memanggil Garret.

"Garret! Kakak disini!"

Tak! Tak!

Suara langkah kaki Garret yang terdengar berpacu berlari menuju sumber suara dari Jia semakin menambah tegang suasana.

"Kak?"

"Di dalam lobang ini Ret! Kakak di dalam sini!" teriak Jia sekali lagi yang membuat Garret menyadari lokasi tepatnya.

Garret berlari menuju keran air terlebih dahulu untuk mematikan air itu agar tidak semakin meninggi, setelahnya Garret langsung membuka penutup lobang itu yang ternyata cukup berat.

Kritt! Blam!

Suara gesekan besi dengan lantai saat Garret mendorong itu, disusul oleh Jia yang akhirnya bisa menggapai pinggiran lantai dan dibantu oleh Garret untuk keluar.

"Kak? Kakak gapapa kan?"

"Gapapa, tapi ini kak Galih, dia belum sadar, cepet panggil ambulans Ret, kita harus bawa kak Galih ke rumah sakit," jawab Jia yang membuat Garret langsung membopong tubuh Galih.

"Pake mobil aku aja kak, nunggu ambulans terlalu lama," Garret membawa Galih berlari menuju mobilnya yang ada di parkiran lain sedangkan Jia menyusulnya.

Sesampainya di parkiran, Garret langsung memasukkan Garret ke dalam mobil. "Buka Pintunya, Kak!".

Jia membuka pintu mobil itu, setelah memasukkan Galih, Jia dan Garret menyusul sesaat kemudian masuk ke mobil, mobil yang dikendarai Garret itu perlahan dengan kecepatan tinggi meninggalkan area kantor.

Sementara itu Farhan yang ada di sebuah ruangan di dalam kantor mengintip dari sebuah jendela menatap Galih yang dibawa pergi oleh Jia dan Garret.

Prang!

Farhan melempar gelas minuman yang dia pegang ke arah tembok yang membuat gelas itu pecah berkeping-keping.

"Sialan! Kok bisa mereka berdua lolos, harusnya mereka membusuk saja di dalam lobang itu!" ujar Farhan kesal karena rencananya gagal.

"Sudah kuduga, ini rencanamu!"

Farhan mengangkat kepalanya, dia membalikkan badannya dan mendapati sosok Gilbert di pintu ruangan.

"Pak Gilbert?"

"Rencanamu, terlalu naif Farhan, mereka bukan orang sembarangan, isi kepalamu yang kecil tidak akan bisa melawan Garret dan Jia, Galih memang lemah tapi kau lupa ada Jia dan Garret disana," ujar Gilbert berjalan ke arah Farhan.

Srt! Gilbert menarik kursi kemudian duduk disana, sembari menatap Farhan. "Bagaimana kalau aku memberikan, kamu penawaran?"

"M-Maksudnya?"

"Bagaimana kalau kita bekerjasama menyingkirkan Galih, tapi syaratnya kau tidak boleh menyentuh apalagi menyakiti Jia, karena aku mencintainya," jelas Gilbert pelan.

"Penawaran seperti apa? Jika Jia tidak disingkirkan juga, maka Galih tidak akan tersentuh!"

Gilbert tertawa pelan kemudian melakukan kursinya ke arah Farhan, dia menarik ujung jas Farhan yang membuat Farhan sedikit membungkuk ke depan.

"Sebab, itulah aku mengajakmu bekerja sama, pecundang," bisik Gilbert pelan.

TBC

Halo Readers! Kemarin author lagi sakit dan lumayan demam jadi gabisa nulis, tapi skrg udah bisa kok, selamat membaca jangan lupa like dan komen!

1
Annie Soe..
Trm kasih karyanya thor,
Terus & semangat berkarya..
Hilda Naning
🤭😍🙏
Memyr 67
𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗀𝖺𝗈 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺
Memyr 67
𝖿𝖺𝗋𝗁𝖺𝗇, 𝗄𝗈𝗋𝖻𝖺𝗇 𝗄𝖾𝗌𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗎 𝗍𝗂𝗋𝗂 𝗀𝖺𝗈.
Memyr 67
𝖿𝖺𝗋𝗁𝖺𝗇, 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖺𝗋𝖺𝗆, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗄𝗎𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗃𝖺𝗋 𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺 𝖻𝗋𝖺𝗆. 𝖻𝗎𝖺𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋𝖺𝗇, 𝖽𝗂𝗍𝗈𝗅𝗈𝗇𝗀, 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗁 𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗈𝗅𝗈𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺.
Tira Aneri
suukaaaaa
Yudith Lahay
Sangat bagus
Sri Puryani
yg terakhir" ....pernikahan msk sdh tmbh anak msh 17 th, aston umurnya jg sdh diatas 7 th lho....kok blm sklh
tp gpp sdh end jg....mksh thor
Sri Puryani
galih klo nyosor gk lht tmpt ya
Sri Puryani
galih" gk nurut sama istri ...ngeyelan
Sri Puryani
ada ya suami gila gini, istri dijual
Sri Puryani
semakin seru .....
semoga polisi cpt bs membantu
Sri Puryani
semoga lancar semuanya
Sri Puryani
gao orang yg baik
Sri Puryani
kirain gilbert mati ternyata msh hidup.....kenapa gk dimatikan sj thor
Sri Puryani
gara" harta jd tega membunuh ortunya
Sri Puryani
hawdeeh di galih jd detektif kok gt
Sri Puryani
Luar biasa
Sri Puryani
garet cpt dtg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!