NovelToon NovelToon
Married By Accident

Married By Accident

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: 1PM

spin-off dari novel Menjadi Istri Tuan Muda.

Karena menunggu di kamar seseorang yang menjadi Nyonya Mudanya. Bunga Florencia harus mengalami kejadian yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Dia harus kehilangan kesucian yang dia jaga selama ini.

Maxime Anderson pulang dalam keadaan mabuk dan masuk ke dalam kamar orang yang dicintainya, dan berpikir untuk memilikinya seutuhnya. Tapi tidak pernah dia duga jika gadis yang menghabiskan malam bersamanya adalah gadis lain yang dia ketahui sebagai pelayan pribadi Kakak iparnya.

Karena kejadian itu mereka akhirnya menikah, Akankah keduanya akan sama-sama membuka hati dan membuat cinta akan bersemi diantara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 1PM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

"Aku…" kata-kata Jasmine terhenti ketika tiba-tiba melihat seseorang di belakang Max.

"Ekhem," dehem Stevano keras.

"Sayang sudah sampai?" Jasmine menerobos Max yang ada di depannya dan langsung berhambur di pelukan suaminya.

"Iya, ayo sekarang pulang!" Ajak Stevano.

Dan begitu Stevano Jasmine melepaskan pelukannya dan berpindah menggandeng tangan Stevano semua orang yang ada disana tertawa tak terkecuali Max yang tadi sudah masuk ke dalam.

"Kak, kau yang benar saja, kau kantor dengan mengenakan itu?" Tanya Liora yang melihat apa yang Stevano kenakan. 

"Bukankah ini terlihat keren!" Kata Jasmine yang membuka lebar bagian depan kemeja Stevano agar kaos yang suaminya kenakan terlihat jelas dan hal itu membuat Stevano mendengus.

"Sudah cukup sayang, apa kau akan terus mempermalukan suamimu ini?" Ucap Stevano malu karena ditertawakan adik-adiknya.

"Jadi ini yang Kakak bilang menandai Kak Vano?" Tanya Liora dan mendekat.

"Sudah punya istri cantik, jangan di ganggu!" Liora membaca tulisan itu keras-keras. "Kak Vano beneran ke kantor dengan seperti ini?" Tanya Liora menggoda.

"Ini demi anak-anakku, karena anak-anakku yang memintanya, iya kan sayang?" Jawab Stevano meminta pembenaran dari istrinya.

"Tentu saja, ini demi anak-anak kita dan itu juga keponakanmu Liora, jadi jangan menertawakan Kakakmu!" Kesal Jasmine yang melihat Liora terus tertawa.

"Istrimu selalu meminta yang aneh-aneh, tidak seperti istriku, dia tidak pernah menginginkan sesuatu yang istrimu selalu minta" ucap Max dan mendekat ke arah Bunga dan merangkul bahunya tanpa sadar.

"Sayang," rengek Jasmine kepada Stevano mendengar perkataan Max.

"Sudah ayo! Lebih baik kita pulang sekarang. Kamu juga Liora, Jason sudah menunggumu di bawah. Kau bawa mobil Kakak saja, biar Kakak pakai mobilmu, jadi berikan kuncinya!" Kata Stevano menyodorkan tangannya meminta kunci. Dan Liora pun memberikannya dengan senang hati.

"Max bukankah seharusnya kau di rumah sakit, untuk menjaga Ibu," ingat Stevano kemudian.

"Ah, iya Kak, aku hanya pulang sebentar untuk mengambil baju ganti karena mungkin aku akan menginap disana. Tadi juga aku sudah memberitahu Papi kalau aku akan terlambat ke rumah sakit, awalnya memang aku ingin pergi jam 2, tapi karena tiba-tiba ada rapat mendadak makanya aku baru sekarang akan kesana," kata Max menjelaskan.

"Bunga kau ikutlah bersama Liora dan Jason, karena aku dan istriku akan pergi ke rumah Ibu mertua dulu untuk menjemput Alno," kata Stevano kemudian.

"Kenapa Kak Bunga harus ikut bersama Liora Kak? Maksudku apa Kak Bunga akan ikut ke rumah?" Tanya Liora pada Kakaknya.

"Kamu tidak dengar Kak Max tadi bilang jika dia akan menginap di rumah sakit. Bunga sedang mengandung, jadi lebih aman untuk tinggal di mansion utama daripada harus disini sendiri, sangat tidak aman," jelas Stevano.

"Tapi Tuan.." 

"Ini demi kebaikan kalian Bunga, anak yang kamu kandung dan dirimu sendiri," tambah Stevano.

"Yang dikatakan Suamiku benar bunga, kamu sedang hamil bagaimana kalau tengah malam kamu menginginkan sesuatu atau mungkin merasa lapar dan tidak ada siapapun," kata Jasmine membenarkan perkataan suaminya.

"Ayo Kak! Jangan membantah!" Ucap Liora kemudian merangkul tangan Bunga yang sudah beberapa menit lalu terlepas dari rangkulan Kakaknya.

Bunga menatap Max, dan kemudian suara pria yang dicintainya terdengar, "Pergilah! Ikutlah dengan mereka! Itu akan membuatmu lebih aman, dan besok pagi juga aku akan langsung ke kantor, sorenya kau bisa pergi ke pesta bersama Kak Vano dan Kak Olive, kata Max yang mengerti arti tatapan istrinya.

"Apa tidak sebaiknya kau pulang dulu, dan menjemput istrimu dan berangkat ke acara sama-sama. Kau pasti sudah tahu kan tentang gosip yang beredar, apa kau sengaja ingin memancing publik hingga membenarkan gosip itu," kata Stevano tegas.

"Kak itu hanya akan membuang-buang waktu, lagian besok juga aku harus rapat di sore hari, takutnya rapat berlangsung lama, dan jika aku pulang dulu dan menjemputnya hanya akan bolak-balik. Kakak tahu sendiri jika tempat acara berlawanan dengan rumah bahkan apartemen ini? Sudahlah pkoknya intinya itu keputusannya dan kau ikuti saja apa yang aku katakan," ucap Max yang tidak ingin dibantah siapapun.

Stevano hendak menjawab perkataan Max tapi langsung dicegah oleh Jasmine dengan isyarat menggeleng-gelengkan kepala, tidak mengizinkan untuk kembali berbicara dan Stevano hanya bisa menurut.

"Liora kamu sebaiknya duduk dulu, aku akan mengambil beberapa barangku yang perlu dibawa," putus Bunga pada akhirnya, sebenarnya dia sedih dan kecewa saat tahu jika suaminya sepertinya tidak seperti yang dia pikirkan, betapa senangnya Bunga tadi ketika merasakan tangan suaminya yang hangat merangkulnya di depan keluarganya.

Liora pun mendengar itu menatap Kakak pertamanya Stevano dan Stevano mengangguk, "Nanti Kakak akan bilang kau Jason, ya sudah aku dan istriku pulang sekarang," pamit Stevano pada mereka bertiga, yang langsung di angguki Max, Bunga dan Liora.

Begitu setelah melihat kepergian Jasmine dan suaminya, Bunga langsung pergi ke kamarnya dan bersiap membawa segala keperluan yang akan dibawa ke rumah mertuanya, sementara Max juga melakukan hal yang sama dia masuk ke dalam kamarnya mengambil beberapa baju untuk dibawa ke rumah sakit. Sebenarnya Max bisa saja menyuruh orang melakukannya, tapi entah kenapa dia ingin sekali pulang dan melihat istrinya, memastikan dia baik-baik saja setelah gosip yang tersebar. Dia tidak tahu apa istrinya itu sudah melihat atau belum, tapi yang dia lihat istrinya tampak baik-baik saja.

Setelah selesai Max pun keluar dari kamarnya bersamaan Bunga yang juga keluar kamar.

"Aku pergi dulu!" Kata Bunga lalu segera melangkah meninggalkan Max yang hanya terdiam.

Max hanya menatap punggung istrinya yang pergi begitu saja.

Bunga menghapus air matanya kasar sambil berjalan, betapa sakit hatinya bahkan suaminya tidak mencegahnya dan mengatakan sesuatu, walau hanya sekedar ucapan hati-hati saja tidak dia katakan.

"Kak sudah siap?" Tanya Liora langsung berdiri begitu melihat Bunga sudah berada di dekatnya.

"Sudah, Ayo kita pergi sekarang!" Kata Bunga kemudian berjalan mendahului Liora sambil membawa tas yang berisi baju gantinya.

"Kak tunggu!" Teriak Liora yang melihat Bunga sudah berada di luar pintu. 

Liora kemudian melihat lebih ke dalam, tapi Kakak keduanya belum juga muncul, Liora jadi serba salah, ingin berpamitan dulu pada Max tapi takut Bunga pergi lebih dulu, hingga membuat Liora memutuskan untuk mengejar Kakak Iparnya.

"Kak Bunga tunggu!" Kata Liora berlari ke arah Bunga yang berjalan cepat dan akhirnya Liora merasa lega ketika langkahnya kini sudah sejajar dengan langkah Bunga, dia lihat Kakak Iparnya itu, terlihat tidak baik-baik saja. Dan Liora tahu jika pasti bahwa Bunga kecewa dengan keputusan Kakaknya.

Setelah terdengar pintu tertutup, Max pun akhirnya melangkah keluar, dan turun ke bawah menuju dimana mobilnya berada dan melajukannya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit dimana Maminya di rawat.

1
Anonim
Lumayan
anikbunda lala
bunga kayak oon ya
Alvino Irawati
Buruk
Rahble
Luar biasa
fatmah nolly
gak gak jadi baca bahasa kata2 nya membosankan, bertele2
Andini Putri Sylvia
Lumayan
Yasmin Risno
🤣🤣🤣🤣🤣
Erviana Erastus
dr max tau ya kalo ank dlm kandungan flo laki2 wong cek ke dokter kandungan aza nggak pernah 😂
Erviana Erastus
mampus loe Gracia ...blm tau siapa bunga sebenarnya
Rini Agustini
,
, , .

,
,
Winda Oriza Mutia
cusssss
R@3f@d lov3😘
awas ntar bucin🤭🤭max
R@3f@d lov3😘
menarik 😁
Santi Djailani
bertele tele
💜bucinnya taehyung💜
rekan bisnis lu orangtuanya bunga max ..
Jeankoeh Tuuk
salut Thor dg ceritanya...
1PM: Terima kasih Kak😊. Bisa mampir juga di cerita selanjutnya berjudul Please Love Me, tentang Jason dan Lily. Semoga suka😉🙃
total 1 replies
Jeankoeh Tuuk
sweet.....
Jeankoeh Tuuk
koq bisaa...
Jeankoeh Tuuk
mom Jessy & dad davian ...ortu yg pengertian
Jeankoeh Tuuk
siapa thorr...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!