Cerita 18+ Seru, Lucu bikin ngakak guling-guling. Banyak kalimat makian dan umpatan. Mohon bijak memilih bacaan.
Ini adalah kisah Tarisa yang menolak saat diminta Abram suaminya untuk menggugurkan kandungan. Lalu sang suami pergi menikahi janda kaya di kota lain. Namun kenapa belakangan Abram ingin kembali ke Tarisa? Apakah karena anaknya baby Rizki yang lucu dan tampan laris jadi bintang iklan? Lantas siapa seorang pemain sinetron yang gagah dan naksir Tarisa? Jangan lewatkan pula Nola Pagina tokoh menyebalkan yang sekaligus bikin pembaca suka padanya. Baca saja dan kamu akan ngakak sendiri mengikuti keseruan ulah Nola Pagina sang penyanyi ternama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FRESH NAZAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15. Jayanti Selingkuh
Tangan Nola terjulur mengambil tas itu. “Ini buat gue! Salah sendiri lo gak beliin gue apa-apa!”
Tarisa terkesima. Mau marah tapi ditahannya. Cuma ia sebel aja melihat Nola keluar lagi dari kamar sambil menenteng tas barunya dengan cuek.
"Leooonn. Ini Mama dibeliin Tante Risa tas!" Terdengar suara riang Nola dari ruang tengah. "Bagus kan tas Mama?"
Busyet dah. Tarisa geleng-geleng kepala. Punya kakak ipar kok kelakuannya begini amat?
Siapa yang beliin tas itu buat lo, Julehaaa...?! Mau rasanya Tarisa ngomel demikian.
*
Hari-hari terus berjalan bagai supir metro mini mengejar setoran. Terasa cepat bulan demi bulan berlalu.
Tak terasa kandungan Tarisa memasuki bulan ke tujuh. Perutnya semakin membuncit. ia sudah tak lincah bergerak.
“Maaf, mungkin pertanyaan saya gak sopan.” Pak Agung yang seminggu sekali beli nasi kuning jualan Tarisa 20 porsi untuk disedekahkan menatap perut Tarisa yang semakin besar. “Saya kok gak pernah lihat suami Risa ya?”
DEEGG!
Tarisa gak enak hati ditanya demikian.
“Nngg…..” Tarisa pura-pura merapikan pesanan Pak Agung. Padahal nasi kuning di kotak plastik mika itu sudah rapi dimasukkan ke tas keresek. Ia tak sanggup menjelaskan bahwa suaminya Abram tak pernah menengoknya.
“Pak Agung nanyain suami si Risa?” Nola mendekat. Rupanya ia tadi ada di teras rumah dan mendengar pertanyaan pak Agung ke Risa.
“Maaf saya gak sopan nanyanya….” Pak Agung gak enak hati karena Tarisa tak menjawab. Malah Nola yang muncul.
“Lakinya si Risa kabur. Sudah kawin lagi ama janda kaya di Cirebon!” Nola berkata dengan enteng.
Pak Agung melongo mendengar ucapan Nola.
Sementara Tarisa merah muka mendengar ucapan kakak iparnya. Memang demikian keadaannya. Abram tak pernah datang menengok atau menelpon. Tak bisa pula ditelpon. Abram sudah melupakan Tarisa. Tapi Tarisa malu karena Pak Agung menatapnya iba bercampur tak tega.
“Kenapa? Pak Agung naksir Risa?” Nola bertanya cuek.
Ganti Pak Agung yang merah mukanya. Lelaki berumur empat puluhan itu memang seorang duda tanpa anak setelah istrinya meninggal 2 tahun lalu.
“Risa ini gak jelas, Pak. Dibilang janda, dia masih punya laki. Dibilang perawan, mana ada perawan bunting segede gini?” Nola cuek berkata lagi.
“Anu…. Saya bayar dulu deh nasi kotaknya.” Pak Agung jadi canggung. Ia mengambil uang di dompetnya sekenanya. Menaruh beberapa lembar uang RP 50 ribuan di depan tarisa dan buru-buru mengambil 20 porsi nasi kuning di plastik muka yang sudah ditaruh Tarisa dalam 2 kantung plastik keresek.
Pak Agung segera pergi. Tarisa menghitung uang yang ditaruh Pak Agung di meja. Ada 6 lembar 50 ribuan.
“Pak…! Pak Agung, uangnya lebih seratus ribu!” Tarisa berteriak memberi tahu.
“Gak apa. Ambil aja lebihannya.” Pak Agung menyahut sambil terus pergi.
Nola menatap pak Agung yang menjauh buru-buru.
“Kayak grogi gitu pak Agung. Mungkin dia beneran naksir lo,” Nola ketawa di sebelah Tarisa. “Pak Agung kan duda. Mungkin dia pengen punya anak kali ya? Kalo nikahin lo, dia dapat 2 sekaligus. Dapat kue apem lo yang jarang disodok laki, sekalian dapat bayi.”
Tarisa males banget mendengar ucapan Nola yang kagak ada sopan-sopannya. Ia mau memasukkan uang dari Pak Agung tadi ke dalam dompetnya.
TRAAPP! Nola merebut 6 lembar uang itu. “Eh, sini. uangnya lebih 100 ribu kan?!?” Diambilnya dua lembar uang lima puluh ribuan. Sebanyak 4 lembar dikembalikannya ke Tarisa. “Ini yang seratus ribu buat gue! Rejeki wanita soleh, eh wanita iblis!” Kata Nola ngakak. Lantas ia mencomot bakwan dagangan Tarisa. Sambil mengunyah penganan itu Nola kembali masuk rumah.
Tarisa menghela nafas. Ia memasukkan uang yang dua ratus ribu ke dompetnya.
BRRRMMM! Sebuah motor mendekat.
Tarisa menoleh. Ternyata Glen muncul naik motor yang masih mulus dan baru. Sebuah motor bebek matic tapi ukurannya besar.
“Cakep gak motor gue?” Glen senyum lebar.
“Bagus.” Tarisa senang melihat Glen naik motor itu. Meski motor bebek tapi karena body kendaraan itu besar, sesuai untuk tubuh Glen yang gede.
“Lumayan. Beli cash nih. Hasil syuting film horor.” Kata Glen. Ia memarkir motornya di dekat Tarisa dan duduk di dekat meja itu. “Dua minggu doang syuting dapat motor baru ini.” Glen ngakak. “Eh, gue makan disini deh.”
Tarisa kini sudah menyiapkan piring dan sendok untuk orang yang ingin makan dagangannya disitu.
“Dua porsi ya?” Tarisa bertanya meski sudah tau kalau Glen makan nasi kuningnya selalu 2 porsi.
“Yo-i. dua porsi banyakin sambelnya.”
Tarisa lantas memberikan nasi kuning pesanan Glen di piring. Karena dua porsi tak heran kalau piring itu penuh.
Glen makan dengan lahap. Tarisa selalu senang melihat Glen makan demikian. Karena sudah berapa kali lelaki itu makan langsung di meja dagangannya.
“Eh, mantan bini gue si Jayanti kan nikah sama laki lo ya?” Glen makan sambil ngomong.
Tarisa mengangguk. “Iya. Mas Abram mungkin sudah happy dengan istri barunya itu. Dia sudah bener-bener lupa sama saya.”
“Happy apaan?” Glen masih ngomong sambil mengunyah. “Kan gue punya teman tuh di Cirebon. Nah, dia pengusaha juga. Dia lihat mantan bini gue di hotel di Semarang. Tapi ngamar sama laki lain! Gak sama laki lo!”
DEEGG!
Tarisa kaget. Ia menatap Glen yang masih asik makan.
“Kamu jangan nyebar fitnah….”
“Ngapain juga gue nyebar fitnah? Gue cuma kaget aja teman gue itu whats app ngabarin. Glen, mantan bini lo udah jalan sama laki lain… Gue malah kasian sama si Abram. Bentar lagi dia pasti didepak sama si Jayanti!”
Tarisa benar-benar tak tahu harus bicara apa mendengar itu.
*
Abram mulai curiga.
Akhir-akhir ini Jayanti banyak urusan bisnis ke luar kota. kadang ke Yogya. Kadang ke Jakarta. Herannya perempuan itu tak pernah mau ditemani Abram. Padahal Abram adalah wakil direktur di perusahaan mesin pertanian milik Jayanti.
“Aku mau ke Jakarta 3 hari. Harus ketemu pemasok mesin.” Jayanti berkata pagi itu sebelum berangkat.
“Gak ditelpon aja?”
“Sudah. Tapi aku harus cek langsung spesifikasi mesinnya.”
Abram semakin curiga karena Jayanti menyetir mobil sendiri. Memang lewat jalan tol perjalanan Jakarta – Cirebon kini hanya butuh 3 jam. Tapi bagi perempuan cukup capek menyetir sedemikian jauh.
Diam-diam Abram meminjam mobil seorang manajer cabang. Ia mengikuti mobil Jayanti dari kejauhan.
Mobil sedan Jayanti mengarah menuju jalan tol luar kota Cirebon. Abram terus mengikuti dari jarak jauh.
JREENGG!
Abram kaget. Mobil Jayanti bukan menuju tol arah Jakarta. Mobil itu melaju ke arah Semarang!
Sepanjang perjalanan Abram geram. Ia penasaran siapa yang akan ditemui Jayanti di Semarang?
Memasuki kota semarang, Jayanti mengarah ke sebuah hotel berbintang 4.
Abram memarkir mobilnya di sebuah mini market tak jauh dari hotel. Ia lantas mengenakan topi dan kaca mata hitam lalu berjalan menuju hotel tempat mobil jayanti masuk.
JREENGG!
Abram melihat Jayanti mengobrol dengan seorang lelaki tampan dan bertubuh kekar di lobby. Keduanya mengobrol mesra. Sesekali Jayanti tertawa genit ke lelaki itu. lalu Abram melihat sendiri tangan Jayanti terjulur mengelus bagian depan celana si lelaki.
Abram memalingkan mata. Malu melihat kelakuan Jayanti.
Lalu Abram pura-pura membaca koran di lobby hotel. Namun kala Abram mengangkat mata ia tak lagi melihat Jayanti dan lelaki kekar tadi.
Kemana Jayanti dan lelaki kekar itu?
BERSAMBUNG……
JANGAN LUPA. Kasih Like, Vote dan tinggalkan komen. Readers juga bisa membaca novel karya Fresh nazar lainnya yang seru di aplikasi Noveltoon Mangatoon. TERPAKSA MENIKAHI BIG BOSS dan ISTRI YANG TERSIKSA. Happy reading.
trus risa juga oon dah tau suami bejat ninggalin istri malah ga minta cerai..
Glen kasih tahu Gani supaya seludiki Biji Zhakar