NovelToon NovelToon
Ladylove Lord Noble

Ladylove Lord Noble

Status: tamat
Genre:CEO / Menantu Pria/matrilokal / Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Pengawal / Tamat
Popularitas:156.7k
Nilai: 5
Nama Author: sofy adisty

#2 My Daddy

Damian Xe Axelle Defron, bangsawan tampan yang mengalami kecelakaan hebat yang membuat matanya buta sebelah kanannya. sebenarnya ia bisa membuat matanya melihat kembali tapi ia harus melakukan sesuatu sebelum membuat matanya kembali normal.

Kelly De Savillion, gadis cinta pertamanya. Kini ia menemukan gadisnya di waktu yang tepat namun dengan matanya yang cacat.

"Gadis kecil, kita bertemu lagi. apa kau merindukan ku?" ujar Damian.

"Dami?"

"Yes, i am,"

Namun kali ini pertemuan mereka menghadapi situasi yang sangat sulit. seorang pria yang terobsesi dengan Kelly salah satu musuh Damian dan juga merupakan bangsawan ternama Calvin Molive Defron, memiliki marga yang sama dengan Damian karena mereka masih memiliki hubungan darah. sangat terobsesi gila dengan Kelly, gadis manis milik keluarga Xander dan Xavellion.

"Oh Damn! You touched something you shouldn't, you bastard!" Damian murka

Calvin menyeringai. "Why not? I'm crazy about that woman."

"She's mine dammit!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sofy adisty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14.

Xander menyilangkan tangannya sambil menatap bingung saat melihat putrinya duduk di samping Damian dan seorang wanita tua memeluk lengan Kelly.

"Jadi? Apa maksud mu?" tanya Xander.

Elyn tersenyum. "Aku ingin menikahkan putrimu dengan anakku," ucapnya.

"Aku menolak," balas Xander dengan malas. Verisca mengelus pundak Xander sambil menggelengkan kepalanya.

Elyn melepaskan pelukan nya dari Kelly lalu berdiri sambil berkacak pinggang. "Hey anakku tampan--"

"Aku tidak peduli," balas Xander dengan datar.

Kelly hanya menghela nafas. Elyn menggulung lengan bajunya dan menatap kesal Xander. "Apa kau lupa dengan ku brengsek?!" ucapnya membuat Kelly dan Damian menatap terkejut.

Xander menatap heran. "Siapa kau?" tanyanya heran.

"Benar benar ya," Elyn berkacak pinggang. "Xander De Savillion. Aku ini orang yang pernah menyelamatkan perusahaan mu!" ucapnya dengan kesal.

Xander terdiam sejenak. "Menyelamatkan perusahaan ku?" tanyanya heran. "Elyn Aeryina?" tanya nya memastikan.

Elyn langsung memukul kepala Xander. "Kau baru sadar sekarang?" tanyanya.

Verisca syok, ia pun terkekeh pelan. "Teryata kalian kenal," ucapnya.

Elyn menjentikkan jarinya. "Tentu saja. Dia ini dulu sangat bodoh asal kau tau. Untung saja masih ada yang mau denganmu," ucapnya sambil menggerutu.

Verisca tersenyum. "Jadi Damian putramu?" tanya nya.

Elyn menganggukkan kepalanya. "Lebih tepatnya anak dari istri pertama suamiku," ucapnya.

Verisca menatap terkejut lalu tersenyum tipis. "Begitu. Kau terlihat begitu menyayangi Damian," ucapnya.

Elyn tersenyum. "Tentu saja. Walaupun Damian bukan anak kandungku tapi rasa sayangku padanya sama seperti anakku sendiri," ucapnya. "Suami mu itu tau tentang keluarga Damian. Tidak mungkin dia tidak tau kondisi keluarga ku," sambungnya.

Xander berdecih. "Walaupun aku tau buat apa aku mengurusi itu," ucapnya membuat Verisca menyikut perut Xander.

Damian berdeham, ia pun menggenggam tangan Kelly. "Karena para orang tua sedang sibuk berbincang, aku akan membawa Kelly keluar untuk jalan jalan," ucapnya.

Kelly terdiam. "Eh?"

Xander menatap tajam. "Hey bocah! Kau---"

Verisca menutup mulut Xander. "Pergilah Damian. Jaga putriku ya sayang," ucapnya sambil tersenyum.

Damian menganggukkan kepalanya. "Mom. Aku pergi dulu," ucapnya.

Elyn mengibaskan tangannya. "Ya ya, Anak anak memang tidak seharusnya ada disini. Pergilah, jaga menantuku dengan baik," ucapnya. Lalu Damian dan Kelly pergi dari hadapan mereka semua.

"Brengsek! Damian! Kembali kesini bocah tengik!"

...◇◇◇...

Kelly menunduk menatap tangannya yang tetap di genggam oleh Damian, ia memegangi dadanya yang berdegub kencang. Wajahnya memerah, ia pun menundukkan kepalanya.

Damian menoleh lalu menatap heran, ia pun menyentuh kening Kelly. "Kau baik baik saja? wajahmu memerah Kelly," ucapnya.

Kelly gelagapan. "Te-tentu saja," ucapnya.

"Wajah mu memerah," ucap Damian membuat wajah Kelly semakin memerah.

Damian yang paham langsung tersenyum, ia pun mengusap puncak rambut Kelly. "Aku mencintaimu Kelly," bisiknya di telinga Kelly. Membuatnya kembali memerah sampai telinga dan lehernya.

Kelly yang mendengar itu langsung terdiam. "Kenapa kau mencintaiku?" tanyanya.

Damian mengusap pipi Kelly perlahan. "Kau tau? Kalau aku jatuh cinta saat kita pertama bertemu. Dan saat kita berpisah waktu itu aku sangat kecewa dengan diriku sendiri karena aku tidak berkata apapun padamu," ucapnya. "Aku jatuh cinta padamu. Wajahmu, sifatmu, semuanya aku menyukainya Kelly," sambungnya.

"Apa di luar sana kau tidak bertemu dengan gadis cantik lainnya?" tanya Kelly penasaran. Karena Damian yang begitu tampan tidak mungkin tidak menyukai gadis lain di luar sana.

Damian menyunggingkan senyum manisnya. "Gadis cantik banyak di luar sana tapi hanya kau yang aku inginkan," ucapnya. Kelly dengan salah tingkah, ia menunduk malu.

Damian menarik dagu Kelly dengan pelan. "I love you Kelly," ucapnya. "More babe," sambungnya.

Damian menyatukan bibirnya dan bibir Kelly. Hanya kecupan singkat namun membuat Kelly membeku di tempatnya. Itu adalah first kiss nya, Kelly pun menyentuh bibirnya dan terdiam.

Damian semakin tersenyum saat tau reaksi Kelly. "Itu juga first kiss milikku. Kita imbang Kelly," ucap Damian.

Kelly menatap Damian. "I-itu—"

Damian memegang kedua pipi Kelly lalu kembali mencium bibirnya. "Aku mencintaimu," ucapnya.

"Sangat mencintaimu,"

...◇◇◇...

Xavellion melingkarkan tangannya di dada sambil menatap heran perdebatan antara Xander dan Elyn yang tidak selesai selesai sampai saat ini.

"Jadi apa yang di perdebatkan disini?" tanya Xavellion bingung.

Versica menghela nafas. "Aku setuju kalau Kelly dan Damian menikah tapi kau tau sendiri kalau suamiku begitu besar menyayangi Kelly melebihi nyawanya sendiri," ucapnya.

Xavellion mengangguk setuju. "Lalu? Apa lagi?" tanyanya heran.

"Apa lagi?" protes Xander. "Elyn ini seorang wanita yang—"

Elyn menutup mulut Xander. Ia pun langsung tersenyum sungkan. "Aku seorang wanita yang sangat baik," ucapnya.

Xavellion menatap Elyn dengan alis yang terangkat. "Sepertinya tidak begitu," ucapnya.

Xander menepis tangan Elyn. "Wanita baik? Kau bisa langsung membuat seorang pria jadi impoten---fuck!" umpatnya saat Elyn menginjak kakinya dengan keras.

"Kau harus sopan dengan yang lebih tua darimu Xander," ucap Elyn sambil menatap tajam.

Xavellion menggelengkan kepalanya. "Aku akan membuatkan minuman dulu," ucap Verisca sambil tersenyum.

Elyn tersenyum. "Tolong buatkan aku minuman yang enak disini ya," ucapnya.

Xander mendelik. "Istriku bukan pelayanmu wanita liar!" umpatnya.

Elyn memutar bola matanya dengan malas, Xavellion pun duduk di hadapan Elyn dan Xander. Sedangkan Verisca ia langsung pergi menuju dapur untuk membuatkan minuman.

"Damian tidak mewarisi kekayaan Defron?" tanya Xavellion.

Elyn nampak berpikir. "Damian mendapat bagian tujuh puluh persen kekayaan Defron tetapi dia hanya mengambil tiga puluh persen saja," ucapnya. "Damian lebih memilih memulai usaha sendiri dari pada memanfaatkan kekayaan keluarganya sendiri," sambungnya.

Xavellion menganggukkan kepalanya. "Sifat tanggung jawab nya aku suka," ucapnya. Ia pun menatap Xander dengan tatapan penuh arti.

"Apa?" tanya Xander sinis.

Xavellion memutar bola matanya dengan malas. "Damian, calon yang cocok untuk putriku. Kau juga mengakui itu," ucapnya.

Xander berdecih. "Siapa bilang aku mengakui nya?" tanyanya kesal.

Elyn menatap sinis. "Bilang saja kau menganggumi putra ku Xander," ucapnya.

Xander mendelik. "Siapa? Aku? Tidak sudi," balasnya.

Xavellion menghela nafas. "Untuk saat ini yang pasti adalah apa Kelly juga menyukai Damian? Karena yang aku lihat Damian sangat menyukai putriku," ucapnya.

Elyn mengangguk setuju. Xander hanya menggerutu kesal. "Terserah," balasnya.

"Berarti kau setuju kalau Damian bersama dengan Kelly?" tanya Xavellion membuat Xander menatap melotot.

"Kapan aku setuju sialan?!"

...◇◇◇...

...TBC...

1
Susi Andriani
dan cinta juga bisa membunuhku😍😍😍
Aghitsna Agis
tjor gimana kelanjutan dami sm kellyna
yesi suhendri
buat season 2 nya kak
Mimi rachmah
seandainya karakter Kelly seorang yg mandiri dan pinter bela diri pasti tambah seru... disini Kelly terkesan lemah...
Tira Aneri
suuukaaa
Rahmayani kautshar
lha si kakak ditungguin dari kemaren belom muncul juga ini....🙏🙏
Atik Marwati
keren abis bikin penasaran
Atik Marwati
deg degan
Herni Marianty
sangat bagus
Rahmat
extra part siiiap qu tggu jangan lama thor baru up
Yuli Yanti
eh thor tega bener sekali nya up lngsung tamat ja,oke lah tak tunggu ekstra part nya
evita19
aku baru selesai baca Kelly kecil lanjut kesini kirain udah tamat gak sabar pengen baca kelanjutannya, ternyata masih on going, nabung chapter dulu biar puas baca, semangat kk 💪
apiii
Selamatkan dami thor🥲
Githa Anggraeni
dan papa ter posesif jatuh pada Xander🤣🤣
Githa Anggraeni
lucu bgt dami
❥␠⃝ ͭ🍁by-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kapan konflik nya🤔🤔🤔🤔
masa Damian hanya tau bucin doank
qu pikir bakal langsung perang saudara gitu
Uri
menegangkan
Uri
duh semangkin menengangkan
Randa kencana
Ceritanya sangat menarik
Yuli Yanti
thor kmu kmna ja sih ko bru up? udh ini jangan ilang lgi ya thor,soal nya cerita bgs
sofy: iya hehe aku gak ilang lagi kok maaf ya buat nunggu🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!