NovelToon NovelToon
My Rival Is My Love

My Rival Is My Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:358.4k
Nilai: 4.5
Nama Author: Hariqha Mey Al'khaiir

[TAHAP REVISI]

Bisakah dua manusia dengan sifat bertolak belakang di satukan ?? Disatukan dengan sebuah perjodohan.

Kisah dua remaja SMA yang sangat menikmati masa putih abu-abu, tapi berbeda dengan kebanyakan remaja lainnya, dimana masa putih abu-abu adalah masa yang paling indah, apalagi mengenai Cinta Pertama, bisa dibilang masa-masa puber yang sangat menyenangkan. Masa yang mungkin sulit dilupakan.

Tapi sayang, kalimat itu tidak berlaku bagi dua remaja bernama Raisya Putri dan Kevin Wijaya. Sifat mereka bagai langit dan bumi, benar-benar jauh berbeda. Namun memiliki ambisi yang sama-sama besar.

Bagaimana ketika mereka harus menikah karena dijodohkan?




Silahkan baca Novel pertama aku yaa..
Mohon dukungannya 🙏😊
TERIMAKASIH ❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hariqha Mey Al'khaiir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

First Kiss

Hari dimana diadakan Perkemahan pun tiba, karena sekolah menjadi tempat perkemahan kali ini, semua murid diliburkan kecuali murid yang mengikuti kegiatan tersebut. Raisya dan Kevin sudah sibuk dengan anggotanya masing-masing. Dalam organisasi Pramuka, banyak adik-adik kelas yang berminat ikut dan nanti akan dilantik sabagai anggota resmi, ada juga anggota lain yang akan dilantik karena naik tingkatan.

Raisya kini sudah lengkap dengan seragam kebangsaannya, baju berwarna coklat muda dan rok span selutut berwarna coklat tua diseluruh baju tertempel atribut kepramukaan dengan lengkap. Dari Tanda pangkat, jabatan, tingkatan, hingga berbagai pin TKK (Tanda Kecakapan Khusus), dan TKU (Tanda Kecakapan Umum) di kedua bahu yang bertuliskan Laksana. Dilehernya bertengger cantik kacu pramuka dengan ring warna kuning dan dikepalanya mengenakan topi boni rajut coklat tua lengkap juga dengan pin wrna kuning bergambar tunas kelapa.

Bagi seluruh murid di sekolahnya terutama kaum adam, Raisya semakin cantik ketika mengenakan atribut pramuka lengkap. Dan semakin memancarkan kecantikannya ketika sedang memberi aba-aba saat melakuan baris berbaris, suara yang tegas dan lantang ketika memberikan aba-aba, postur tubuh dan tinggi badan yang ideal.

Disini, di tengah lapangan. Jam menunjukkan angka 08.25 am semua anggota berkumpul untuk melakukan Apel Pagi. Acara ini seluruhnya dibawah kendali anggota pramuka, anggota Osis hanya perlu mengikutinya saja. Karena semua kegiatan seperti menyiapkan makanan, api unggun, game, jurit malam, pelantikan, dll semua anggota pramuka yang mengaturnya. Dari siapa yang masak, siapa yang akan berjaga malam, siapa yang menjaga pos, dll. Sebelumnya memang sudah dirundingkan sesama anggota, tapi karena anggota osis hanya melakukan pelatihan dasar kepemimpinan bagi anggotanya tanpa ada embel-embel yang lain, muncullah ide untuk sekalian gabung dikegiatan pramuka lainnya. Dan ide itu disetujui oleh Kevin, karena menurutnya sekalian menambah wawasan dan keberanian.

Apel pagi tidak berlangsung lama, setelah membubarkan barisan masing-masing anggotanya mulai melakukan pelatihan, anggota Osis melakukan kegiatan baris berbaris yang langsung dipimpin oleh pembina Osis. Sedangkan anak pramuka melakukan penjelasan materi diruang kelas juga bersama para bembina dan kaka senior lainnya. Raisya hanya memantau berlangsungnya kegiatan hari ini, sesekali dia duduk dipinggir lapangan sambil memandangi anggota Osis yang sedang latihan. Tiba-tiba pandangannya terhenti ketika dia melihat Kevin sedang memberikan aba-aba.

Vin, kamu tau gak? Sebenernya Aku juga ingin bersikap seperti biasa sama Kamu, tapi rasanya susah. Bahkan sampai sekarang Aku masih gak nyangka kalau Kamu suami Aku. Padahal dulu Kita gak pernah sama sekali dekat, bicarapun hanya seperlunya. Aku akui Vin, kamu emang saingan terberat Aku, itu sebab nya Aku slalu termotivasi buat kalahin Kamu, Aku pengen belajar dekat sama Kamu, tapi sayang sikap dingin dan cuek Kamu bikin Aku muak, kamu seakan punya duniamu sendiri, dunia yang sangat sulit ku gapai. Dan hal itulah yang membuat ku enggan dan acuh dengan mu.

Hal itu menyelimuti pikiran Raisya, bahkan sekarang dia melamun duduk sendirian.

"Heii, ngapain neng duduk disini ngelamun?" Ocha tiba-tiba datang bersama Risa dan duduk disisi kanan kiri Raisya.

"Eh Ris, akhirnya Lo ikutan juga, udah dapet ijin nginep disekolah?" -Raisya

"Iyaa Syaa, bosen juga dirumah malam minggu gak kemana-mana, yaa kesini aja sekalian" -Risa

"Emang Lo gak ada gebetan, Ris?" -Ocha

"Yee... Gue mah jomblo.. hahaha" -Risa

"Trus Lo ngapain disini Syaa ngelamun? Mentang-mentang ada Ka Azka yang bina langsung, Lo nyantai-nyantai" -Ocha

"Ehh siapa bilang Gue nyantai-nyantai yaa! Gue habis mantau semua kegiatan tau.." -Raisya

"Lo mantau kegiatan, atau Lo mantauin Suami Lo, kegep kan Lo sama Gue" -Ocha

"Ish! Apaan sih! Gak kali yaa! Udah ah.. waktunya makan siang, Gue mau liatin anak-anak yang dapat tugas masak" -Ocha

"Pinter banget ngelesnya nih anak" -Ocha

Ketika Raisya berdiri dan membalikkan badannya, tiba-tiba seseorang berdiri dihadapannya yang tak lain adalah Kak Azka pembina pramuka disekolah Raisya. Azka tergolong pria tampan mempesona dan tegas, banyak anggota lainnya terutama kaum Hawa mengagumi sosok Azka, apa lagi ketika laki-laki ini tersenyum terlihat sangat manis sekali. Inilah salah satu poin mengapa banyak murid mengikuti eskul pramuka, selain ada Raisya yang teramat cantik kehadiran sosok Azka juga mampu menjadi daya tarik.

Azka yang terkenal ramah dan murah senyum saat diluar kegiatan namun bisa berubah menjadi keras dan tegas saat sedang melatih anggota pramuka. Jadi ketika saat latihan tidak akan ada anggota yang tebar pesona atau curi-curi perhatian bahkan cari muka dengannya.

"Ehh Kak Azka.... Ada apa kak?" -Raisya

"Dari tadi Saya cari Kamu ternyata disini, cuma mau kasih tau jadwal nya makan siang, setelah itu latihan Semaphore" -Kak Azka

"Oke Kak, ini Saya mau pergi liatin anggota yang dapat tugas konsumsi." -Raisya

"Yaudah kalau gitu sekalian beritahuan anak Osis juga." -Kak Azka.

"Okee..."

Kak Azka tersenyum pada Raisya lalu pergi meninggalkan Raisya dan teman-temannya. Raisya pun membalas senyuman itu.

Dari kejauhan, ternyata Kevin melihat Raisya yang sedang tersenyum manis kepada Pembinanya itu, ada sesuatu yang menyeruak dari dalam hatinya, perasaan yang merasa dirinya di abaikan, perasaan yang ingin senyum manis itu hanya untuknya. Namun perasaan aneh itu langsung ditepisnya dan Kevin pun kembali fokus pada anggotanya.

"Sya, itu Kakak Pembina Lo?" -Risa

"Iyaa, namanya Kak Azka" -Raisya

"Ganteng yaa, sesuai rumornya. Kalau di pramuka itu ada Kakak Ganteng sebagai pembina. Ternyata bener-bener ganteng deeh! Sumpaah!!! Semyum nya ituloh Syaa.." -Risa

"Lo kesambet Ris?" Tanya Ocha yang melihat Risa begitu histeris, matanya berbinar-binar setelah melihat Azka.

"Enggak Chaa, Gue masih sehat ini! Elaah.. pantesan semua murid pada betah sama eskul pramuka, Kakak Pembinanya aja ganteng gitu" - Risa

"Yaudah Lo ikutan juga biar bisa liat Kak Azka terus, itung-itung kan buat Lo cuci mata" -Raisya

"Yaudah kalo gitu tiap kalian latihan Gue temenin deeh. Gue tungguin!" -Risa

"Ckckc... serah Lo daah Ris" -Ocha

Mereka bertiga pun berjalan menuju dapur umum sekolah untuk melihat anggota bagian konsumsi, ternyata semuanya sudah selesai. Hanya perlu menyajikan saja, Raisya dan kedua sahabatnya itu membantu menyiapkan makan siang untuk semua anggota. Makanan yang disajikan tidak perlu yang mewah, sederhana saja. Ada sayur sop, telur dadar, mie goreng, serta tempe tahu goreng. Ini saja termasuk mewah, biasa hanya makan nasi dengan indomie goreng/kuah.

Semua anggota sudah menyantap makan siangnya, lalu istrahat sebentar beberapa waktu. Kini Raisya sedang duduk bersama kedua sahabatnya di taman sekolah di bawah pohon, tiba-tiba datanglah Leon dan Kevin menghampiri.

"Heii!" -Leon

"Darimana aja sih Lo. Sok sibuk banget!" -Raisya

"Yaelaah, Gue kan wakil Ketos kalau-kalau Lo lupa!" -Leon

"Yadeehhh....." -Raisya

"Sya bisa kita ngomong berdua?" -Kevin

Tiba-tiba semua terdiam, mengalihkan pandangan ke Raisya dan Kevin secara bergantian.

"Gomong aja kali disini, cuman ada mereka doank" -Raisya

"Sorry yaa... kayaknya butuhnya berdua" -Kevin

"Apaan sih Vin! Mereka kan sahabat-sahabat Aku" -Raisya

"Emmhhh Syaa, mending Lo ngomongin berdua deeh, kayaknya penting" -Risa

"Ah elaaah ... kayak apa aja!" -Raisya

"Udah gih sana nurut sama laki Lo!" -Leon

"Ckck.. yaudah Gue tinggal dulu yaa!" -Raisya

Raisya pun berdiri lalu mengikuti Kevin meninggalkan Leon, Ocha dan Risa di sana. Ternyata Kevin membawanya ke area parkiran sekolah karena disana sangat sepi dan minim orang berlalu lalang. Setelah sampai di depan mobil lalu membuka pintunya, Kevin mempersilahkan Raisya masuk kedalam duduk di jok belakang kemudian disusul Kevin duduk di sebelahnya. Kini mereka berdua duduk dikursi belakang.

"Nagapain sih nyuruh masuk kemobil? Kita mau kemana?"

"Udah masuk aja!"

"Vin, Aku gak bisa pergi dari sini!"

"Kita ngobrol didalem"

"Yaudah mau ngomong apa?"

"Kamu sama Kakak Pembina itu gak ada rasa kan?"

Raisya yang ditanya seperti itu pun langsung kaget dan bingung. Kenapa Kevin bertanya seperti itu tiba-tiba.

"Kamu nanya apaan sih? Bukan urusan Kamu juga!"

"Urusan Aku lah Sya, Kamu kan istri Aku!"

"Ya terus kalau Aku istri Kamu kenapa? Lagian juga Aku tuh gak ada perasaan apa-apa sama dia, dia cuman Kakak Pembina Aku Vin!"

"Terus ngapain pake senyum-senyum gitu kalau ngomong sama dia!"

Raisya yang semakin bingung hanya mengangkat sebelah alisnya.

"Yaa masa Aku harus pasang muka sangar sih! Kan gak sopan! Dia Kakak Pembina Aku Vin kalau Kamu lupa!"

"Iyaa! Tapi kan gak harus senyum-senyum gitu kedia gitu. Aku risih liatnya!"

"Hah??? Kamu kenapa sih?! Bentar-bentar baik sama Aku, sekarang marah-marah gak jelas sama Aku! Kamu sehat kan Vin?!"

"Udah! Pokoknya Aku gak mau Kamu senyum-senyum lagi sama dia!"

"Ya tapi kan......"

Belum selesai melanjutkan kata-kata, tiba-tiba tangan Kevin menarik tengkuknya dan menempelkan bibirnya di bibir Raisya. Raisya yang mendapat serangan mendadak itu langsung membelakkan matanya kaget dan ketika ingin melepaskan rengkuhannya, Kevin semakin kuat menahannya dan semakin memperdalam ciumannya. Raisya yang sudah pasrah hanya bisa *** baju Kevin di dada Kevin. Ciumannya begitu lembut, membuat Raisya tanpa sadar terbuai dan membalas ciuman Kevin.

Tangan Kevin pun kini sudah mengelus-ngelus punggung Raisya dan memeluk pinggang Raisya. Kini mereka berdua sama-sama menikmati satu sama lain, sampai akhirnya Kevin merasakan Raisya mulai menekan dadanya dan terlihat kehabisan nafas, dia pun menghentikan ciumannya dan memberikan ruang untuk bernafas karena dia sendiri juga perlu oksigen. Nafas mereka sama-sama ngos-ngosan.

Setelah mengatur bafas masing-masing Raisya yang sudah sadar kembali wajahnya terlihat begitu merah seperti tomat.

"Astagaa First Kiss Gue!!!" ucap Raisya pelan sambil menyentuh bibirnya. Kevin hanya tersenyum manis melihat ekspresi Raisya.

"Yaudah Aku keluar balik ke lapangan" Kevin hanya mengacak rambut Raisya dengan tersenyum kemudian membuka pintu mobil dan meninggalkan Raisya yang masih terdiam membatu di dalam.

.

.

.

.

.

.

.

.

Halo gaiss gimana sama episode ini ?

Maaf yaa kalau lama Updatenya, tapi Aku bakalan selalu usahain buat Update kok walau gak tentu bisa tiap hari.

Maaf kalau ada yang typo 🙏

Terimakasih yang sudah mau membaca🙏

Mohon dukungannya yaa gaiss ❤🙏

1
Qaisaa Nazarudin
suhu normal 36-37Kalo 35 itu mah udah kedinginan lagi..😅
Qaisaa Nazarudin
Kok Kevin? Bukannya Kevin di rumah ya lagi sakit?
Qaisaa Nazarudin
Weeeiihh yang udah HALAL mah beda...🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
6 bulan itu udah kelamaan,Baru kenyataan sayang nya,Cinta nya belom..😂
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣 Malah ngakak aku,Ya tuh Ris,Ocha lagi curhat,Denger tuh babang Leo,Jangan suka PHPin anak gadis orang..Move on dari Raisya,Dia udah bahagia..😅😅
Qaisaa Nazarudin
lha ia ia kan janji nya mau shopping sepuasnya,Pantesan ayang bebeb marah 🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Kok besok? Kan Bunda bilang tadi malam ini juga dia dipulangkan..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka semua sikap Ketegasan mereka,Yg tidak memberi celah kepada Pelakor.
Qaisaa Nazarudin
Kalo CINTA bukan 3-4 bulan,Pada pandangan pertama juga bisa langsung jatuh CINTA..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka dengan karakter Raisya dan Ketegasan Kevin...Kalo mau rumah tangga bahagia ya singkirkan aja Pelakor, Kecil' udah mau jadi Pelakor,Apa jadinya saat udah gede nanti,Jadi Jalang..
Qaisaa Nazarudin
Wooooww Mantap..👏👏👏👍👍
Kalo masih gak tau diri juga nih cewek,Tendang aja dia ke planet mars..😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
ya kenapa Leon gak di nikin bahagia ama Ocha aja sih thor?😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Leon baik banget sebagai sahabat,pengertian lagi,Tapi kenapa Leon harus berakhir dgn meninggal thor,Harusnya dia bahagia juga dong,aku gak terima pengakhiran dari hidup Leon kek gitu..Huaaaa 😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣💃💃💃💃💃
Qaisaa Nazarudin
Kamu akan lebih kesel lagi karna bukan hanya Raisya tapi juga geng mereka sekalian..wkwkwkwkk mampos loe..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Kevin,Orang kek gini yg hak punya urat malu SKAKMATT saja..
Qaisaa Nazarudin
Itu lebih bagus,Niar tau rasa si Carol wkwkwkwk
Qaisaa Nazarudin
Carol ngenyel sih,Udah tau sikap Kevin yg sekarang gimana,Masih aja ngotot dan memalukan diri sendiri,Yang ada Kevin bukannya suka,Kevin malah tambah muak aja..
Qaisaa Nazarudin
ADA YG MAU KETEMU SAMA KEVIN,judul bab ini TEMEN MASA KECIL..Kok aku curiga PELAKOR MULAI MUNCUL sih..Dan Bunda sudah membuka peluang utk orang ketiga dalam rumah tangga anaknya..hurmmm 🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Mantap thor,Keren thor..Raisya yg dapat balasan puisi tomantis dari Kevin,Aku yg baper dan meleleh...wkwkwkwk...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!