NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Kondektur

Mengejar Cinta Kondektur

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Konglomerat berpura-pura miskin / Tamat
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Shizi

Mengisahkan seorang perempuan yang bernama Alea, dengan pekerjaan sebagai seorang tukang parkir. Alea, tomboy dan pemberani serta tukang rusuh, seperti layaknya lelaki. Tiba-tiba menyukai Aliando yang seorang kondektur Bus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shizi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. APA SEMUANYA DINILAI DARI FISIK

"Masih mau lagi?"

"Eke kapok dan gak mau, Bos." Ucapan Agus membuat Alea tertawa terkikik geli, karena merasa senang bisa melempar dengan tepat sasaran di muka Agus.

Tidak berapa lama kemudian, Alea sudah mengobati luka Ali dan sekarang ia ingin pamit untuk pulang.

"Sekarang tugas gue sudah selesai, dan gue mau pamit pulang." Alea meletakkan lap di ember setelah itu berpamitan pada Ali.

Bukan tanpa alasan, tangan Ali dan dan tangan Alea. Tidak sengaja saling bersentuhan, dan itu membuat Agus langsung mengoloknya, hingga membuat Alea buru-buru menyelesaikan dirinya yang sedang mengompres Ali.

"Al," panggil Ali.

"Hum," sahut Alea yang menimpali dengan sebuah gerheman.

"Makasih banyak karena elo udah mau bantuin gue, dan maaf kalau sedari tadi gue ngerepotin elo."

Alea menatap wajah Ali dengan sangat intens, lalu ia pun langsung berlalu tanpa pamit dan meninggalkan kontrakan dan menyalakan motornya.

Sedangkan di dalam rumah. Ali menghela nafasnya dalam-dalam, sejujurnya ia sangat malu pada Alea. Tanpanya mungkin sekarang dirinya berada di rumah sakit, atau mungkin pulang tinggal nama saja.

"Apa memang gue adalah laki-laki pengecut yang tak bisa apa-apa. Hanya mengandalkan tenaga wanita," gumamnya dalam hati.

Agus yang baru saja pulang dari warung dan melihat jika Alea sudah tidak ada, gegas bertanya pada Ali.

"Li, Al mana?" Ali yang saat itu tengah melamun tiba-tiba langsung menoleh.

"Ngelamun mulu elo. Kesambet gue ketawain kali ya," kata Agus lagi karena Ali tak kunjung menjawab.

"Dia udah pulang." Jawab Ali singkat dan terlihat ada rasa yang tertinggal saat dirinya berucap.

"Gue temen lo. Sekarang katakan apa yang terjadi sampai elo mengenal Al, karena gue tahu sikap Al seperti apa."

"Gue ketemu dia udah lama hingga kita memutuskan untuk berteman, yang awalnya layaknya musuh." Jawab Ali.

" Dan untuk sekarang."

Ali meletakkan kotak cincin itu di atas meja, dan itu membuat Agus berpikir kalau Ali baru saja menyatakan cinta pada Al, namun ditolak.

"Apa elo baru saja di tolak sama Al, terus elo patah hati." Agus terus memberikan pertanyaan-pertanyaan, yang membuatnya pening karena Agus sudah salah mengira.

"Lula selingkuh,dan kotak cincin itu sengaja gue kasih buat hadiah ulang tahun dia, tapi ternyata gue dulu yang dikasih kejutan, karena sudah kepergok bermesraan dengan pria lain." Jawab Ali terduduk lemas ingin marah namun percuma.

"Oh. Kirain elo di tolaknya sama Al," kata Agus.

Sekilas Ali mendongak lalu menatap wajah Agus dengan bengis.

"Apa mata elo gak bisa lihat, Al itu seperti laki-laki. Mana ada gue suka sama orang yang tipe gituan," kata Ali sengit pada Agus.

Agus yang mendengar sedikit kesal karena ucapan Ali, yang sangat keterlaluan itu.

"Semisal elo gak ada Al, masih bisa gak elo sekarang di sini? Elo gak bisa menilai orang dari rupa dan perilakunya. Lihat pacar lo yang selalu lo manja dan lo puja mati-matian selalu lo turuti kemauannya, nyatanya apa!" Ali diam saat Agus membela Alea.

Mungkin benar apa yang dikatakan oleh Agus, jika tidak ada Alea. Entah apa yang terjadi kepadanya, dan lagi-lagi Ali membenarkan ucapan Agus karena cantik dan anggun saja tidak cukup, kalau ternyata hati bak buah. Cantik di luar busuk di dalam, dan keanggunan bukanlah hal yang perlu diprioritaskan.

"Kenapa lo diam! Jangan bilang apa yang gue bilang benar. Ingat! Alea adalah sosok pekerja keras, ia rela banting tulang demi menghidupi ibu dan adiknya. Sehari dua kali kerja tanpa pernah mengeluh dan punya rasa lelah. Gue tau tentang Al, bahkan dari ujung kukunya gue kenal sama dia. Jadi, elo gak bisa mengatakan dia ugal-ugalan, paham."

Saking kesalnya Agus pada Ali yang mengatai Alea tidak secantik dan se-anggun wanita lain. Agus tidak bisa terima itu karena ia tahu betul akan sosok Alea seperti apa? Meski pakaian bagai preman dan mulut suka ceplas-ceplos mirip onde-onde mini, tapi Alea adalah sosok yang peduli dengan temannya, sosok bertanggung jawab dan dia adalah wanita yang kuat.

Agus yang sangat kesal. Memilih pergi dan entah keluar ke mana. Sedangkan Ali yang masih berada di dalam termenung mendengarkan akan kata Agus, entah mengapa ia kini merasa bersalah dan mengapa juga dirinya harus menatap Alea dengan sebelah mata.

Sejenak Ali menatap kotak cincin yang berada di meja. Bayangannya kembali ke arah taman tadi, saat memergoki Lula dengan berterus terang dia mengatakan jika butuh harta, bukan dirinya. Lalu membandingkan dengan sosok Alea.

Semua seakan menjadi satu memenuhi isi kepala Ali, hingga tiba-tiba rasa sakit yang amar berdenyut, di kepalanya membuatnya menyudahi akan pikiran yang tidak karuan.

Sedangkan di tempat lain.

Setelah Alea sampai di rumah. Ia langsung menghempaskan bokongnya di sofa. Dengan keadaan tangan dan kaki terlentang. Menandakan jika tubuhnya lelah.

"Al," tegur mak Ijah, saat melihat Alea di sofa dengan rasa lelah.

"Mak." Sejenak Alea membenarkan letak duduknya.

"Al, kamu kenapa?" tanya mak Ijah karena kepulangannya hari ini tidak seperti biasanya.

"Gak papa, Mak. Cuma capek saja kok," jawab Alea pada mak nya, dan tidak berniat untuk menceritakan apapun pada mak Ijah.

"Itu muka kusut amat, kenapa?" mak Ijah memastikan kembali jika putrinya baik-baik saja.

"Lapar sama ngantuk, Mak." Jawab Alea.

"Ya sudah sana makan, Mak udah masakin sambil pete kesukaan kamu." Seketika mata Alea berbinar mendengarkan kata 'Pete' karena itu adalah, menu kesukaannya.

"Ya sudah kalau begitu aku langsung makan dulu."

Alea bangkit dari duduknya dan setengah berlari menuju meja makan.

Berakhir di meja makan. Sejenak melupakan akan perasaannya yang tidak karuan. Dengan memperbanyak makan itu membuatnya, bisa sedikit melupakan hatinya yang sedang dirundung galau.

...----------------...

Sore hari pukul lima. Alea yang baru saja bangun tidur, dikagetkan dengan suara yang amat dikenalnya.

"Agus, itu kan suara Agus." Alea bergumam seraya memastikan jika itu benar adalah suara Agus.

Untuk memastikan. Alea bangun dan segera bangkit dari tempat tidurnya untuk melihat.

"Agus, ngapain elo jam segini udah main nongol di rumah gue?" Alea yang melihat Agus berbincang dengan mak Ijah, langsung menghampirinya dan bertanya.

"Eh, Al. Gue tadi lewat sini jadi sekalian mampir, ternyata elo nya masih dengkur." Jawab Agus.

"Al, gue ada mau mau cerita sama elo bentar. Bisakan sebelum berangkat markir?" Agus menatap Alea berharap jika gadis itu mau.

"Ke depan saja," kata Alea yang langsung nyelonong mendahului Agus.

"Mak, Agus ke depan dulu ya." Agus pun berpamitan dengan mak Ijah yang berada di ruang tamu, untuk menemui Alea.

1
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
lanjut
Zey ✨️
Queen mampir, semangat kak 💪💪
@Kristin
Kok GK lanjut say yang ini apa udh tamat?
Shizi🦁🦁: belium, sengaja ku kasih lebel tamat. bulan ini mau ku tambah eps kalau udah namatin sih Nara
total 1 replies
@Kristin
Semangat 💪
@Kristin
Semangat up ya
@Kristin
Alea tega bilang si Ali baba gila 😂
@Kristin
kata orang kalau sering bertengkar itu jodoh
@Kristin
Dua bunga🌹🌹 buat mu Say, 🥰 Semangat SELALU 💪...
Lina Zascia Amandia
Bertengkar trs si Ali dan Alea.
@Kristin
Semangat buat karya baru nya semoga sukses selalu
@Kristin
Kasian banget si alea seorang gadis yang sangat tangguh...
@Kristin
Biar aku aja yang nanyak ya... Alea udah makan atau belum kalau belum makan gih ksian banget kerja ya...😁
Bulan Rindu
Semangat 💪
Bulan Rindu: 🥰❤️ 💞💞🌹
total 2 replies
@Kristin
Dua Bunga 🌹🌹 buatmu mu biar tambah semangat 💪 udh sembuh belum nih...?
@Kristin
luar biasa
@Kristin
Hadir 🙋 Favoritnya Thor 🤗 rate bintang 🌟🌟🌟 🌟🌟 buat mu yang luar biasa
Lina Zascia Amandia
Dua like mendarat, smg karya yg baru kontraknya makin makin digemari pembaca.
NAIM NURBANAH
semngat
Mommy QieS
sekuntum gift 🌹 untuk mu kak😊
Mommy QieS: sama² kak
total 2 replies
Mommy QieS
sabar, Mak Ijah 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!