NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Dewa Naga

Pendekar Pedang Dewa Naga

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:37.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rezha Saputra

Ada banyak hal yang tak bisa ku lakukan sebagai seorang lelaki.

Seperti mencoba untuk melupakanmu.

Ataupun menerima kenyataan atas kehilanganmu.

Setiap kali berjumpa dan berpisah denganmu.

Aku hanya semakin mencintaimu.

Aku tak ingin mengulanginya lagi.

Aku tak ingin merasakan cinta lagi!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rezha Saputra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Permintaan kecil

Aryo masih mencoba mencerna omongan Ki Ratno, dia tidak mengerti kenapa Ki Ratno meminta hal semacam itu kepadanya. Menurutnya Ki Ratno bersungguh-sungguh dalam perkataannya tersebut namun untuk apa.

“Bolehkah saya tau untuk apa Ki Ratno meminta hal ini?” tanya Aryo memastikan.

“Sebenarnya kau...”

Jdaaaarrrrrr..............

Suara petir yang sangat keras menghentikan perkataan Ki Ratno dan segera disusul suara petir yang lain. Dan hujan malam itu semakin lebat dari biasanya. Ki Ratno buru-buru menutup mulut dan seketika raut wajahnya terlihat begitu takut. Bahkan dia tidak menyadari kedua tamunya sekarang dalam posisi bersujud dengan tangan melindungi kepala serta telinga mereka. Aryo dan pria sepuh sangat terkejut akan hal yang terjadi barusan, wajah mereka pucat dan seluruh badannya tidak berhenti bergetar.

Butuh waktu untuk Ki Ratno mengembalikan ketenangannya, dia melihat kedua tamunya masih dalam keadaan bersujud dan tubuh tak berhenti bergetar. Ki Ratno mengajak keduanya untuk masuk ke dalam pondok dan menyuruh mereka istirahat.

Keduanya menurut dan masuk ke dalam pondok sambil mencoba untuk tidur demi membuang rasa takutnya. Ki Ratno masih di luar pondok dan memandang langit seraya berucap.

“Kalian sungguh kejam!” Ucap Ki Ratno dengan sedikit marah.

Jdaaaarrrrrr..........

Petir kembali menyambar dan kini sambarannya tepat di depan Ki Ratno yang membuatnya terkejut. Dari dalam cahaya petir itu tampak seorang laki-laki dan membuatnya takut seraya berbalik dan segera masuk ke dalam pondoknya.

Malam itu mereka bertiga mencoba tidur namun sedikit kesusahan karena hujan terus turun semakin lebat dan petir terus mengeluarkan suara kerasnya.

*

Sinar mentari mulai menunjukkan wujudnya disertai kicauan burung yang terlihat amat riang setelah semalaman dilanda badai hujan yang sangat hebat. Aryo membuka mata perlahan saat sinar matahari mulai mengenai wajahnya. Dia bangun dan mendapati kesegaran ditubuhnya, walau kesulitan tidur namun baginya malam tadi adalah tidur terenak yang sudah lama dia tidak rasakan.

Aryo keluar dari pondok dan mendapati Ki Ratno dan pria sepuh sedang memandikan kuda yang tidak asing baginya. Dia mendekat dan mendapati bahwa kuda itu adalah milik pria sepuh yang sebelumnya terjatuh di lereng bukit dan hanyut dibawa banjir. Melihat kedatangan Aryo pria sepuh buru-buru menghampirinya.

“Ahhh... Anak muda akhirnya bangun. Tolong gantikan pria tua ini sebentar, tulang-tulang pria tua ini tidak terlalu handal dalam kerja yang sedikit berat ini” pinta Ki Ratno setelah jarak keduanya sudah dekat.

“Baik Ki” jawab Aryo singkat dan segera menyusul pria sepuh yang sedang memandikan kudanya.

“Tuan muda lihat dia kembali” ucap pria sepuh saat Aryo sudah didekatnya.

“Apa yang terjadi paman? Bukan kah dengan mata kepala kita sendiri kita menyaksikan kuda ini hanyut dalam banjir. Bagaimana dia bisa kembali dengan keadaan begitu kotor seperti sekarang?” pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan Aryo.

“Hamba tidak tau tuan muda, saat sedang terlelap tidur hamba mendengar suara kuda yang tidak asing di telinga hamba. Hamba pikir itu hanyalah mimpi namun suara itu kembali muncul dan semakin kuat. Ketika hamba membuka mata dari balik jendela yang terbuka hamba melihat kuda ini dengan keadaan begitu kotor” jawab pria sepuh sambil terus menggosok kudanya.

Aryo tidak melanjutkan pertanyaan lagi dan memilih membantu pria sepuh untuk membersihkan kuda walau rasa penasaran terus datang dan seolah-olah semua ini berkaitan dengan kejadian tadi malam.

“Tenaga anak muda memang selalu menjanjikan, jika hanya pria tua ini yang membantu mungkin akan butuh waktu lama untuk selesai” ucap Ki Ratno sambil tertawa.

Aryo dan pria sepuh sudah selesai membersihkan kuda dan mulai berkemas untuk melanjutkan perjalanan mereka. Tidak butuh waktu lama akhirnya semua perlengkapan sudah siap. Keduanya kemudian berpamitan dan sekaligus mengucapkan terima kasih atas bantuan Ki Ratno.

“Tidak perlu sungkan, aku senang membantu kalian. Dari sini kita akan berpisah dan tidak akan pernah berjumpa lagi” ucap Ki Ratno dengan tatapan seperti kesedihan.

“Terima kasih banyak Ki. Bantuan Ki Ratno akan selalu ku kenang seumur hidupku. Dan jika ada waktu aku akan membalas jasa Ki Ratno nanti” jawab Aryo sopan.

“Ahhh... Itu tidak perlu, cukup kabulkan permintaan kecil ku tadi malam. Apakah engkau menerimanya?” tanya Ki Ratno kembali.

Aryo diam ketika pertanyaan itu dibahas kembali oleh Ki Ratno, dia hampir lupa akan permintaan itu. Dia kemudian memejamkan mata sambil menghembuskan nafas pelan sebelum berkata mengiyakan permintaan dari Ki Ratno tersebut.

1
Sudar Manto
rojo pekok
Admin Pinedapa
semangat Thor
Rezha: Terimakasih atas like dan komennya 🙏
Semoga selalu suka dengan cerita ini (:
total 1 replies
Hanafi Nafi
God job...
khasna aldiyara
kayaknya bagus nie cerita
Pin-Up Yang Elegan
cerita ini lebih lucu dibanding yg lain
Rezha: lucu dibagian mananya gan?
total 1 replies
🎯Pak Guru📝📶
baru mulai
semoga sampai tamat
Rezha: aamiin, makasih pak guru
total 1 replies
🎯Pak Guru📝📶
oh ga tamat
margo and me
Serruu bangett ceritanyaa,,,, ok bgt
Rezha: terimakasih telah membaca cerita saya, tetap ikuti cerita pendekar pedang naga ya :)
total 1 replies
sulaiman ark018
kurangi sedikit narasinya saat peperangan
Rezha: makasih atas komentarnya abangda
total 1 replies
Penyair Kegelapan
mampir "Soul Caster " thor
Rezha: oke thor
total 1 replies
Kitty Bloom Untuk Pemilik Lolz Gods
Udah berapa kali aku ngulang-ngulang bacanya, karena seseru itu!
Rezha: terimakasih selalu setia membaca pendekar pedang dewa naga :)
total 1 replies
pranacitra
mantap,, lanjut jangan putus tengah jalan
Rezha: terima kasih pak
total 1 replies
Wak Jon
Lanjut..
Wak Jon
👌👌👌👌👌👌
Wak Jon
Baru hadir..
SquigglyMunchkin
lanjut author sayang 、」
Rezha: siap lanjut, terima kasih atas komentarnya :)
total 1 replies
vanillaatack
Ceritanya menarik jujur! Tapi aku keseeeeel.. soalnya berhentinya nanggung banget haaaa:(((( ditunggu next upnya ya thor
Rezha: udah up ya kak, sekarang udah sampe episode 48. Jangan lupa dibaca :)
total 1 replies
Penghargaan Pink
Apa kak author ga denger jeritan hatiku buat kk lanjut bab baru?
Rezha: udah up ya kak, jangan lupa dibaca :)
total 1 replies
Gadis Sandman
thor cepat lanjut lagi donk, udah gk sabar pengen liat lanjutannya
Rezha: udah up ya kak, jangan lupa dibaca :)
total 1 replies
stellarflower
Yuk lanjut yuk Thor!! Aku susah nelen air putih nih kalau belum ada kelanjutannya :(
Rezha: aku susah move on ni sama dia, ajarin biar cepat move on kak :)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!