Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. Sama spesialnya dengan milik kita. Tidak peduli sesederhana apapun itu,sepanjang dibungkus dengan pemahaman-pemahaman yang baik.
Mau berakhir tragis, bahagia, atau menggantung sekalipun, setiap cerita tentang cinta selalu ada hikmah yang bisa kita ambil.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daetsma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 15
Rumah Gilang
Sampai di rumah Gilang. Surya ikut masuk ke dalam rumah, walaupun Surya rumahnya tetangga sama Gilang, tetapi Surya menginap di rumah Gilang. Surya baru saja datang pindahan dari London, karena itu kalau tidurnya di rumah sendiri Surya tidak mau, karena rumah dia kotor belum dibersihkan.
Bunda Gilang sudah ada di depan pintu, karena ia sudah menunggu sejak tadi, setelah mendengar suara mobil, Bunda Gilang langsung ke bawah dan membuka pintu. Bunda Gilang sudah kenal dengan Surya, Surya adalah teman kecil sejak dulu. Gilang dan Surya dulu dari kecil suka main berdua sampai tak kenal waktu. Lalu Surya dan Gilang salam kepada Bunda. Surya memanggil Bunda nya Gilang dengan sebutan Bunda juga karena Surya dekat sekali dari sejak dia kecil. Bunda Gilang bernama Mrs. GINA dan ayah Gilang bernama Mr. Erlangga. Nama Gilang di ambil dari gabungan nama Bunda dan Ayahnya.
Bunda : "Surya kamu datang kapan nak?"
Surya : "Baru tadi sore Bun."
Bunda : "Tumben kamu pulang biasanya dua tahun disana baru kamu pulang."
Surya : "Lagi nggak ada kerjaan aja Bun, soalnya kangen juga jadi pulang deh ke sini."
Bunda : "Kamu nggak cape apa baru pulang dari London langsung main sama Gilang, bukannya istirahat dulu."
Surya : "Nggak Bun, Eh iya Bun mau izin kalo Surya nginap di sini boleh nggak?"
Bunda : "Boleh kok santai aja, pasti kamu malas membersihkan rumah kamu terlebih dulu jadi kamu menginap di sini ya."
Surya : "Iya Bun makannya mau menginap di sini."
Gilang yang dari tadi hanya diam karena Bundanya hanya mengajak ngobrol sama Surya. Gilang berbisik dalam hati "Ini yang jadi anak aslinya siapa sih, kok Gilang yang di cuekin." Gilang kesal dan langsung ke atas dan pergi ke kamar mandi untuk mandi. Surya pun ikut ke kamar Gilang dan menunggu Gilang yang sedang mandi, Surya menonton televisi karena menunggu Gilang yang mandi nya cukup lama.
Bunda Gilang memasak untuk mereka berdua, karena dia pikir mereka lapar belum makan. Sedangkan mereka sebelum pulang sudah makan dan minum banyak.
Gilang selesai mandi dan Surya segera mengambil baju ganti untuk pakaian salinannya dan langsung masuk ke kamar mandi. Gilang langsung ke bawah, lalu Gilang mencium aroma masakan yang begitu sedap. Karena Gilang penasaran apa yang sedang di masak, lalu Gilang langsung ke dapur untuk melihatnya. Ternyata Bunda nya lagi masak nasi goreng di campur daging suwir dan telor iris.
Gilang yang melihat dan mencium aroma masakan Bunda nya itu langsung lapar dan ingin makan lagi. Bundanya yang melihat Gilang tersenyum, dan langsung nasi goreng itu di bawa ke ruang makan.
"Lang kamu sudah lapar ya sehingga perut mu berbunyi seperti itu." Ucap Bundanya yang melihat anaknya yang sudah lapar
"Iya Bun." Jawab singkat dari Gilang karena ingin langsung memakan nasi goreng tersebut
Gilang langsung mengambil nasi goreng itu dan langsung memakannya. Nasi goreng yang di buat Bundanya itu enak dan lezat. Kata Gilang apapun yang di masak bundanya itu enak di banding makanan yang ada di luar rumah. Ibunya hanya tersenyum melihat anak nya memakan masakan dia sampai habis dan tidak ada secuil apapun yang tersisa di piring Gilang.
Setelah Surya selesai mandi, Surya pun turun ke bawah karena di kamar tidak ada Gilang dan Surya mencari Gilang ke bawah. Bunda langsung menawarkan Surya untuk makan nasi goreng. Surya langsung duduk di samping Gilang dan dia langsung ikut makan yang sudah di siapkan oleh Bunda.
Setelah Gilang dan Surya selesai makan, Bunda memerintah pembantu nya untuk bikini susu untuk Gilang dan Surya. Gilang dan Surya langsung ke atas dan merebahkan badan mereka di ranjang. Bukannya mereka langsung tidur tapi Gilang dan Surya main game, ya biasalah laki-laki kalo udah ada teman main nggak liat jam, sampai-sampai mereka bergadang dan tidur jam setengah dua belas malam.
sukses selalu buat karyamu
mampir juga di karyaku Thor
kisah Aluna
My Kids My Hero