NovelToon NovelToon
To Be Protagonis

To Be Protagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Trauma masa lalu / Cintamanis / Romansa Fantasi
Popularitas:101k
Nilai: 5
Nama Author: Iin permata

Vivian yang kembali mengulang waktu begitu bahagia, serasa mendapatkan durian runtuh.
"Aku akan menjauh, bahkan takkan menampakkan diriku lagi dihadapanmu Alexander Smith" Ucap vivian penuh tekad
Tapi bagaimana jika takdir malah mendekatkannya dengan pria yang ingin dijauhinya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iin permata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

"Ah, paling nyaman memang berbaring di kasur, nyaman sekali" Vivian berguling memeluk bantal, masih memejamkan mata, mencari posisi nyaman "Tunggu?, sepertinya ada yang salah? Tapi apa ya?".

Masih dengan mata tertutup, berpikir keras "Terakhir kali, aku pulang dijemput Alex yang ingin mengantarku pulang, pulang..." Vivian langsung terlonjak duduk, melebarkan mata memindai sekitarnya.

"Huff ternyata aku berada di kamarku" Gumam Vivian lega, meski bingung masih menderanya "Coba kuingat-ingat, aku naik ke mobil Alex, bersandar padanya, terus....Ya Tuhan, aku ketiduran"

Vivian mondar mandir di kamarnya, masih bingung mencerna semua, melewati kaca, Vivian melihat dirinya dari pantulan kaca yang masih memakai pakaian semalam "Bagaimana ceritanya aku sudah sampai di kamar sih".

"Bu Salma, iya bu Salma pasti tahu" Ucap Vivian bersemangat, bergegas membuka pintu, menuruni tangga menuju dapur.

"Bu, bu, bu Salma" Teriak Vivian padahal masih menuruni tangga, mencari Bu Salma dengan tidak sabaran.

"Iya, non, Ibu di dapur"

Mendengar suara bu Salma, Vivian bergegas menghampirinya "Bu, bagaimana ceritanya Vivian sudah ada di kamar?"Tanya Vivian memburu.

"Oh itu non, tadi malam ada dua orang pria ngantar non pulang, salah satunya gendong non Vivian mana cakep sekali non, bilangnya non ketiduran di dalam mobil"

Vivian yang mendengarkan penjelasan bu Salma, kakinya berasa lemas, tangannya mencari pegangan buat berpijak "Si mesum itu kenapa tidak membangunkan aku saja sih waktu di dalam mobil, ngapain pakai acara menggendongku???? Mana sampai kamar lagi" Jadi kesal sendiri Vivian memikirkannya

"Terus ada papah atau kak Kevin waktu aku di gendong tidak bu?"

"Ada papah non, yang hendak ngambil non dari gendongan itu cowok non, tapi cowok itu malah tanya kamar non di mana, papah non akhirnya nunjukin kamar non"

"Huff, berarti kak Kevin , tidak melihatnya kan bu?"

"Nah pas ibu bantu buka pintu kamar non , barengan dengan aden yang keluar kamar, jadi sempat ribut sebentar non"

"Dasar Alex bodoh, kalau saja dia membangunkanku di dalam mobil ceritanya tidak akan serumit ini, dasar pria bodoh, menyebalkan, membuatku jadi susahkan klo begini, bodoh, bodoh, bodoh" Terus mengumpati Alex dalam hati menutup wajahnya mendengar cerita bu Salma "Ya Tuhan ini memalukan, bagaimana aku memperlihatkan wajahku kepada mereka, rasanya aku ingin menghilang saja saat ini"

"Terus, terus cerita lanjutannya gimana bu" Masih penasaran karena cerita belum kelar, meski wajahnya sudah memerah malu.

"Dengan tenangnya tuh cowok naruh non di kasur terus nyelimutin non, dan ngajak kakak non keluar biar non tidak terbangun, Nah habis itu cowok yang gendong non ngobrol sebentar sama aden kevin, terus gak lama pulang"

"Begitu ya bu?, baiklah terimakasih. Kalau begitu Vivian mau balik ke kamar dulu ya bu" Ucap Vivian bergegas beranjak menuju kamar

"Sepertinya akan aman bagiku, kalau aku balik tidur sampai Papah dan Kak Kevin berangkat kerja" Pikirnya dalam hati "Jujur aku masih malu bertemu mereka".

Vivian berjalan cepat dan mengendap-endap menuju kamarnya, begitu berada di depan pintu, Vivian membuka pintunya dengan cepat, masuk kedalam kamar dan menutupnya pelan-pelan "Huff, aman" Ucap Vivian lega.

"Apanya yang aman?" Tanya kak Kevin yang duduk di sofa dekat jendela

"Aaaaa, sejak kapan Kak Kevin di situ" Batin Vivian terlonjak kaget, wajah Vivian memerah mengingat kejadian semalam "Pasti kak Kevin ingin ngebahas soal itu. Ah, aku malu sekali tapi mana mungkin kak Kevin akan membiarkannya begitu saja"

"Ah, Kakak, hehehe, tumben pagi-pagi ke Kamar Vivi" Duduk dengan canggung di atas kasur

"Apalagi, tentu saja tentang kamu yang diantar seorang pria tadi malam" Ucapnya kesal "Ralat bukan hanya di antar, bahkan di gendong".

"Aku sudah tahu dari Papah kalau menurut perjanjian , kamu mengantarkan makan siang setiap hari ke kantornya, tapi kalian punya hubungan apa? Sampai dia berani-beraninya menggendongmu?" Ucap Kak Kevin memberondong Vivian.

"Selama ini dia adalah orang yang seenaknya mencuri-curi cium ke aku sih, tapi dia tidak pernah bilang suka atau cinta ke padaku juga" Pikir Vivian menunduk sedih, menyadari sebuah fakta nyata kalau Alex hanya sering menggodanya "Ya ampun, aku malu mengakuinya, tapi kami tidak memiliki hubungan apapun".

"Tidak ada kak, kami tidak ada hubungan apapun"

"Vivian dengar, kamu adalah adikku satu-satunya yang paling ku sayang, maka Kakak selalu berharap yang terbaik untukmu, tapi pria itu , orang yang tak bisa kamu raih" Ucapnya lembut , duduk di samping Vivian "Dari data yang kakak terima tentangnya, dia telah memiliki kekasih"

Vivian terkejut mendongak ke arah kak Kevin yang kemudian menyodorkan handphonenya ke arah Vivian , terlihat banyak sekali foto-foto Alex yang terlihat berfoto mesra dengan seorang wanita yang Vivian ketahui adalah Sasha, orang yang dicelakai di kehidupan sebelumnya, yang menyebabkan dia keguguran, anak dari Alex.

"Di kehidupan yang lalu, aku baru mengetahui tentang Sasha yang memilliki hubungan special , baru sekitar tahun depan saat Alex mengumumkan hubungan mereka, tapi kalau menilik foto ini mereka telah lama memiliki hubungan, tapi bagaimana bisa?" Batin Vivian bingung.

"Dari mana kakak mendapat foto ini?" Tanya Vivian penasaran

"Kakak punya teman seorang hacker, kakak memintanya mencari tahu tentang pria itu, dan setelah perjanjian itu sebaiknya kamu menjauhinya"

"Tunggu kalau melihat foto-foto ini, aku kok jadi terlihat seperti selingkuhannya sih" Batinnya kesal sendiri memikirkan.

"Dari luar dia terlihat seperti seorang pengusaha sukses, tapi lebih dari itu dia pria yang sangat berbahaya, apa kita batalkan saja perjanjian itu, aku tidak mau kamu kenapa-napa" Ucapnya cemas

"Kakak" Ucap Vivian dengan mata berkaca-kaca terharu "Perjanjiannya sudah berjalan sebulan kak, tidak bisa dibatalkan, lagian perusahaan papah sangat terbantu dengan kerjasama ini, sisa dua bulan lagi saja kak",

Kak Kevin mendesah bimbang, semua yang dikatakan Vivian benar adanya.

"Tapi kamu harus hati-hati jika dekat dengan pria itu ya, kenapa kemarin kamu sampai ketiduran sih?" Tanyanya kembali kesal

"Itu karena kak Putra merusuh di cafeku dengan pacar-pacarnya" Ucap Vivian menggebu gebu "Kakak tahu ternyata kak Putra sepertinya punya banyak pacar, dua pacarnya yang masih awet pacaran dengannya, melabrak kak Putra saat dia berpacaran dengan pacarnya yang lain"

"Baiklah , untuk kali ini kakak percaya padamu" Ucap kevin yang memang tahu dengan tabiat sahabatnya itu, beranjak meninggalkan kamar Vivian.

"Semua masalah yang terjadi membuatku lelah, berendam di bath up sambil mendengarkan musik pasti menyenangkan" .

Vivian beranjak menuju kamar mandi, mulai menyalakan keran dan mengisi bathup dengan air hangat, memasukkan sabun dan aroma terapi , membuka semua bajunya dan masuk ke dalam bath up "Ah, memang ini yang kubutuhkan"

Ting, ting, ting , tak lama bunyi pesan video dari Alex, Vivian berdecak kesal "Baru juga aku masuk ke dalam bathup, kubiarkan saja kali, nanti dia juga menyerah"

Vivian tak mengangkat panggilan telepon Alex meski dia kesal sendiri melihat handphonenya terus berbunyi, hingga kesabarannya yang hanya setipis tisu di bagi empat habis, Vivian mengangkat panggilan video tersebut dengan kesal.

"Hei, apa kamu tak punya kerjaan, bolak balik menelponku?"

"Wow, wow, apa ini, pemandangan yang langka " Ucap Alex diseberang telepon berdecak kagum dengan senyum mengembang.

"Kalau tidak ada yang mau kau bicarakan, akan kututup"

"Tunggu, aku menghubungimu video call karena kita tidak akan bisa bertemu hari ini sampai dua minggu ke depan, aku harus ke luar negeri" Ucapnya terdengar sedih menjelaskan.

"Benarkah?" Ucap Vivian terdengar senang

"Hei, kenapa kamu terlihat senang , kalau aku akan berangkat keluar negeri" Ucapnya kesal "Apa aku batalkan saja ya?"

"Mana bisa kau batalkan kalau urusan pekerjaan"

"Tentu bisa, aku bosnya" Mulai menyombongkan diri

" Ya, Ya, suka suka kamu saja" Jawab Vivian akhirnya malas berdebat

"Kalau suka-suka aku, aku ingin ikut bergabung dibathup itu bersamamu, apalagi menyentuh dua gunung kembar itu" Ucapnya mengoda menatap ke arah bawah video. Vivian gelagapan mengikuti arah pandangan Alex hingga handphone tercebur

"Ah, handphoneku" Ucap Vivian panik mengangkat handphonenya yang telah basah kuyup, bahkan kini sudah tak menyala.

1
nacho
okkkk
Umi Kulsum
baru baca novel toon lagi, nemu cerita yg seru... semangat thorrr.💪
baca aja
thorr up dong🥲... ini masih menunggu😊😅😅. Sehat selalu Thor semangat up nya, dilancarkan rezekinya dan sehat selalu. up ya Thor disini saya masih menanti kelanjutan ceritanya atau ada info apakah kasih tahu 😏😄. salam kangen, salam sayang, salam rindu, dan salam.. salam banyak-banyak😁😁
baca aja
Tuhan dalam doaku ini aku meminta engkau jaga selalu kesehatan dan kelancaran rejeki autor ini. Jika ada kesusahan yang sedang dihadapinya engkau lancarkan Tuhan. Tuhan ketuk lah pintu hati autor ini agar ia up Tuhan. Amin 🙏



authooor.. up lah😭 banyak yang masih menantikan kelanjutan ceritanya. tetap semangat, jangan digantung ceritanya. lebih dari setahun aku menanti update dari mu. hingga saat ini aku masih menanti. rela komen panjang dan sekaligus berdoa untuk mu . up ya aku masih menanti😊😊
Marsya Adelia putri
uppp thooor
Marsya Adelia putri
thor up lah
Evi Yana
gmn kbar up nya thor.. dah kangeeen nich ma jlan critanya
baca aja
kenapa gak up..
nuke
najisss alex
Asna
Luar biasa
Asna
Lumayan
Queen AL
bagus kalau alex juga mengulang waktu
single is the best for me🎶🎶
Thor up ya
Evi Yana
dah tamatkah ?
Rara2109
buah katapi, bukan kecapi... lain jua mangga kasturi... tapi... asam kasturi.
Ayu Nick
lumayan, tapi coba kalau karakter ceweknya bisa d buat lebih tangguh, dan karakter prianya yg notabenenya orang luar negri, dingin, kejam, tapi semuanya tidak d tonjolkan, jd, karakternya mcm biasa aja, gregetnya gk dapat gitu
Evi Yana
kok lama bgeeeet gk up thor
Cty Badria
knp g up thor
Evi Yana
kok lama up nya thor ?
Evi Yana
ayok up lg donk thor.. seru nich
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!