NovelToon NovelToon
Logika Diatas Cinta

Logika Diatas Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Seeula

Nadine Lavena membatalkan pernikahannya tiga minggu sebelum hari H setelah membongkar perselingkuhan tunangannya, Heyden Ames, di depan diskusi formal dua keluarga besar. Pengkhianatan itu membangkitkan trauma masa kecil saat dibuang ibu kandungnya, membuat Nadine skeptis pada cinta dan hanya memercayai uang.
Seminggu kemudian, di sebuah restoran industrial, Nadine menyaksikan Kyle Ernest pewaris bisnis sedingin es disiram air oleh teman kencan butanya akibat klausul pernikahan kontrak yang teramat kaku. Senyum sinis Nadine memicu harga diri Kyle yang angkuh hingga melayangkan tantangan gila: pernikahan kontrak tiga tahun dengan gaji 100 juta per bulan dan denda pembatalan 30 miliar.
Nadine menerima tantangan itu demi uang, murni sebagai mitra kerja. Namun, Kyle tidak menduga bahwa di balik sikap acuh tak acuh Nadine, wanita itu menyimpan kecerdikan tajam untuk menghadapi badai fitnah dari Kinara Inka, masa lalu Kyle yang licik yang tiba-tiba kembali untuk merebut segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seeula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31: Logika yang Rusak dan Menu Sarapan Seharga Seratus Juta

​Nadine perlahan menarik napas dalam-dalam, berusaha keras mengembalikan fungsi logikanya yang sempat terhenti akibat tindakan sepihak suaminya itu.

​Langkah kakinya yang mendadak terasa lemas segera dipaksa untuk bergerak menuju ke arah meja rias berbahan kayu jati di sudut kamar.

​Ia meraba permukaan meja dengan jemari yang masih sedikit bergetar, mencari keberadaan gawai pintarnya yang diletakkan di dekat tumpukan berkas keuangan.

​Begitu menemukan benda pipih tersebut, Nadine langsung mengaktifkan layar kunci dan membuka aplikasi pencatatan arus kas pribadi miliknya.

​(Tindakan ciuman di kening tanpa adanya persetujuan tertulis, saya harus segera memasukkan denda pelanggaran privasi fisik sebesar lima puluh juta rupiah ke dalam tagihan bulanan.)

​Jemari lentiknya bergerak dengan sangat lincah mengetikkan angka-angka nominal di atas layar digital gawai, mencoba mengalihkan seluruh fokus otaknya dari debaran dada yang kian tidak beraturan.

​Tindakan penulisan angka-angka ini adalah satu-satunya metode pertolongan pertama yang ia ketahui untuk menyelamatkan kewarasan logikanya dari serangan pesona fisik Kyle Ernest.

​Namun, apakah kamu benar-benar berpikir bahwa deretan angka nol di atas layar gawai itu mampu menghapus memori tentang kelembutan sentuhan pria es itu, Nadine?

​Sementara itu, di seberang ranjang besar, Kyle sudah merebahkan tubuh tegapnya di atas sofa panjang dengan posisi menyamping yang memunggungi istrinya.

​Pria beraura es itu sebenarnya sama sekali tidak langsung memejamkan mata, melainkan sedang menyembunyikan seulas senyuman kepuasan yang sangat tipis di balik bantal beludrunya.

​Ia merasa sangat puas karena taktik penyergapan halusnya malam ini telah berhasil menanamkan keraguan yang cukup besar di dalam benteng logika pertahanan milik istrinya.

​Keheningan malam yang sunyi kemudian menyelimuti kamar sayap barat, menyisakan dua orang asing yang kini mulai terjebak dalam pusaran perasaan yang kian rumit.

​||||

​Keesokan harinya, kepatuhan Nadine terhadap rutinitas memasak pagi hari tetap berjalan dengan sangat disiplin tanpa ada satu pun menit yang terlewatkan.

​Bagi Nadine, mengolah bahan makanan segar di dapur utama rumah Menteng adalah bentuk waktu berkualitas terbaik untuk mengistirahatkan pikirannya yang selalu dipenuhi oleh analisis grafik saham.

​Selain menjadi sarana hiburan pribadi, aktivitas dapur ini juga mendatangkan keuntungan finansial yang sangat luar biasa berkat draf klausul tambahan kontrak mereka.

​Ia mengambil pisau dapur berbahan baja premium dari raknya, lalu mulai mengiris potongan daging sapi wagyu dengan gerakan tangan yang sangat presisi dan berirama konstan.

​Rencana menu sarapan pagi ini adalah membuat sup daging wagyu dengan tambahan kentang dan sayuran segar, sebuah hidangan bergizi tinggi untuk memulai aktivitas bisnis mereka.

​(Satu porsi sup wagyu ini akan bernilai seratus juta rupiah pagi ini, setelah saya menambahkan biaya denda pelanggaran fisik semalam ke dalam kuitansi pembayarannya.)

​Nadine menata mangkuk porselen putih di atas meja makan marmer dengan senyuman puas yang sangat lebar, merasa bahwa dirinya telah berhasil memenangkan pertempuran finansial kali ini.

​Suara langkah kaki yang sangat teratur terdengar mendekat dari arah tangga koridor tengah, memecah kesunyian area dapur yang luas tersebut.

​Kyle Ernest melangkah masuk dengan mengenakan kemeja abu-abu kasual yang bagian lengannya sengaja digulung hingga ke siku, menampilkan kesan santai namun tetap terlihat sangat berwibawa.

​Pria itu langsung menduduki kursi makan pribadinya, lalu melirik selembar kertas tagihan resmi bermeterai yang diletakkan Nadine tepat di samping mangkuk supnya.

​"Apakah biaya sewa peralatan dapur Anda juga ikut naik hari ini, Nona Nadine, hingga nominal tagihan saya bertambah sebanyak ini?"

​"Itu adalah tarif kompensasi resmi untuk tindakan tidak berizin Anda di depan pintu kamar mandi semalam, Tuan Ernest."

​Kyle mengambil kertas tagihan tersebut, membacanya dengan saksama tanpa menunjukkan sedikit pun ekspresi terkejut pada wajah tampannya yang sedingin es.

​"Denda pelanggaran batas fisik kening, senilai lima puluh juta rupiah."

​Kyle meletakkan kembali kertas tersebut ke atas meja, lalu menatap langsung ke dalam sepasang mata indah Nadine dengan binar mata kelabu yang sangat intens dan penuh kelicikan.

​"Tarif yang Anda tetapkan ini terlalu murah untuk ukuran kenyamanan psikologis yang saya dapatkan, jadi saya memutuskan untuk menaikkan pembayarannya menjadi seratus juta rupiah."

​Nadine tertegun diam dengan mulut yang sedikit terbuka, merasa sangat heran dengan kegilaan suaminya yang justru senang membuang-buang uang demi urusan sepele seperti itu.

​"Apakah Anda sedang mencoba memamerkan likuiditas kas Ernest Group di hadapan konsultan keuangan Anda sendiri, Pak Kyle?"

​"Saya hanya sedang melakukan investasi jangka panjang untuk hak akses fisik yang serupa di setiap akhir pekan nanti, Nona Nadine."

​Mendengar penawaran gila yang sangat menguntungkan tersebut, otak kalkulatif Nadine mendadak mengalami kebuntuan hebat karena pertentangan antara harga diri dan hasrat menumpuk kekayaan yang teramat besar.

​Sungguh sebuah pemandangan yang sangat menggelikan, melihat bagaimana seorang pakar keuangan tingkat atas bisa dibuat mati kutu hanya dengan umpan ratusan juta rupiah dari suaminya sendiri.

1
Elisabeth P
aku suka bngt ceritanya
Elisabeth P: aluenya keren
total 1 replies
Elisabeth P
peran Nadine yg ttp teguh pada pernikaha/Angry/ kontrak dan fokus pada money bukan pada ketampanan Ernes, menjadi magnit bagi Ernes. alur cerita dikemas dengan unik membuat pembaca ngk mau berhenti skrol layar untuk terus baca, keren👍
Seeula: makasi Kaka atas dukungannya 🫶🏻
total 1 replies
Khusus Game
Jngn kena jurus pelet buaya...💪
Khusus Game
akting.. akting.., awas baper lu yak.
Khusus Game
Geregetan bngt dah.🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!