NovelToon NovelToon
MILLIARDER CINTA GADIS KAMPUNG

MILLIARDER CINTA GADIS KAMPUNG

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Playboy / Beda Usia / Tamat
Popularitas:207.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Julia Fajar

Popoy atau Tiara adalah gadis kampung yang sangat baik, cantik dan juga pintar. Dia lulus dengan meraih predikat terbaik di sekolahnya.

Tapi, modal itu saja tidaklah cukup untuk menjamin dirinya bisa mendapatkan pekerjaan yang mapan. Apalagi, Tiara hanya lulusan SMA.

Ekonomi keluarga yang pas-pasan dan incaran rentenir yang ingin memperistri Popoy, membuatnya nekad pergi ke kota. Popoy tidak mau terikat pernikahan dengan bandot tua yang selalu menjerat petani dengan hutang, hingga para orangtua terpaksa harus merelakan anak gadisnya untuk dipersunting demi melunasi hutang mereka.

Namun, Popoy tidak pernah menyangka jika di kota, dirinya malah terlibat banyak masalah. Bekalnya dirampok dan dia hampir saja diperkosa oleh para preman.

Popoy berhasil keluar dari mulut harimau tapi akhirnya masuk ke mulut buaya. Dia bersembunyi di bagasi mobil seorang Miliarder yang terkenal suka bergonti-ganti wanita.

Bagaimanakah nasib Popoy selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia Fajar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14. SALAH TANGKAP

"Hei ngapain kamu di situ? aku memintamu untuk memilih baju bukan main petak umpet!"

"Ssst, diam Tuan. Ini sudah aku pilih. Tolong jangan berisik, sebentar lagi aku ke situ!" ucap Popoy sambil ketakutan dan memberi kode kepada Alex agar diam.

Alex heran melihat sikap Popoy, dia menoleh ke kanan dan ke kiri mencari penyebab, kenapa Popoy bersembunyi.

"Oh, kamu buat ulah ya, makanya takut ketahuan. Apa ketiga orang itu yang kamu hindari!"

"Please! Tolonglah Tuan jangan berisik, nanti aku ceritakan jika mereka sudah pergi!"

"Apa untungnya bagiku menolongmu dari kejaran mereka?"

"Tuan boleh minta apapun, tapi tolong sembunyikan aku dari mereka! Please Tuan."

"Baiklah, tapi kamu janji ya, apapun yang aku minta nanti, kamu akan penuhi."

Tanpa pikir panjang, Popoy pun mengiyakan, yang penting saat ini dia bisa selamat dari bandot tua yang ingin menikahinya itu.

Alex tersenyum, kali ini dia punya senjata lagi untuk menakhlukkan gadis yang membuat dirinya senang bermain-main.

Namun, tiba-tiba anak buah juragan Somad melihat Popoy dari arah lain dan diapun berkata, "Bos, coba lihat siapa itu. Wanita target Bos. Ternyata dia ada di sini Bos!"

Juragan Somad pun, menoleh ke arah yang anak buahnya tunjuk dan dia melihat Popoy berlari ke tempat lain.

Popoy harus segera kabur dari tempat itu sebelum dirinya tertangkap.

"Kejar dia! jangan sampai lolos, aku akan memberi kalian imbalan, bagi yang bisa membawa dia ke dalam pelukanku!" perintah Juragan Somad.

Popoy bingung harus bersembunyi di mana, sementara di sana tidak ada ruangan selain ruang ganti.

Akhirnya Popoy putuskan untuk menyamar menjadi patung model yang biasanya digunakan untuk memajang pakaian. Dia berdiri di antara patung-patung tersebut dengan menggunakan topi pantai untuk menutupi wajahnya.

Saat anak buah juragan Somad mendekat, Popoy pun berusaha menahan nafas dan syukurnya mereka sudah pergi menjauh dari tempat Popoy saat ini menjadi patung.

Tapi Popoy sangat terkejut dan tidak berani bergerak saat sebuah tangan menyentuh pundaknya.

Popoy memejamkan mata, senjata terakhirnya adalah menjerit minta tolong kepada Alex, jika memang orang yang ada di belakangnya adalah juragan Somad atau anak buahnya.

"Hei kamu! Ayo ikut, kamu mau mencuri ya!"

Ucapan itu membuat Popoy membuka mata dan berbalik.

Seorang pria paruh baya dengan kumis tebal dan memakai dasi menarik topi yang Popoy pakai.

"Ayo ikut ke kantor! Berarti selama ini kamu yang telah mencuri di sini!"

"Maaf Pak, saya bukan pencuri. Saya hanya meminjamnya sebentar untuk bersembunyi."

"Halah, alasan kamu saja. Semua pencuri yang tertangkap ya ngomongnya seperti kamu."

"Tapi Pak, saya serius. Tadi ada 3 orang pria mau menangkap saya, jadi saya sembunyi, menyamar jadi patung.

"Pokoknya saya nggak mau tahu, sekarang kamu harus ikut saya. Kamu harus mengaku di depan Bos kami!"

Popoy pun terpaksa ikut karena tangannya ditarik paksa.

"Pak, tolong lepas! Biar saya jalan sendiri!"

"Nggak akan saya lepas, kamu nanti kabur!"

"Pak, aku mohon. Saat ini aku harus balik ke kantor lho Pak, nanti aku dipecat."

Pria itu tidak peduli dengan permohonan Popoy, tapi saat dia hendak masuk ke dalam ruangan, suara lantang menghentikan langkahnya.

"Lepaskan dia!"

Popoy tersenyum, dia mengenali suara itu. Alex yang dengan suara lantang menghentikan pria yang menarik tangan Popoy.

"Siapa Anda, beraninya memerintah saya! Saya staf bagian marketing dan gadis ini pencuri, jadi dia harus segera saya bawa menghadap ke Pak Direktur. Ayo cepat masuk!"

"Kamu tidak mengindahkan omongan saya! Silakan panggil direktur Anda, saya mau bicara!"

Belum sempat pria itu bergegas memanggil sang direktur, seorang Bos tampan dengan perawakan tinggi semampai keluar dari ruangannya.

"Ada apa ini ribut-ribut!"

Belum sempat pria paruh baya itu menjawab, Bos tersebut pun menatap Alex dan berkata, sambil merangkulnya, "Kakak! ngapain Kakak di sini? buat keributan pula!"

"Enak saja, kamu pikir aku pembuat onar, itu anak buahmu, ajari dulu sopan santun, jangan main tarik saja. Orang tidak bersalah dia tuduh pencuri!" ucap Alex dengan kesal.

"Ada apa Pak Karim? Siapa gadis itu!" tanya Andre.

Karim pun merasa malu, dia salah mengenali orang. Ternyata orang yang dia tentang tadi adalah kakak dari Bosnya.

"Maaf Tuan, saya orang baru, jadi tidak mengenali Anda. Maaf, jika tadi saya kurang sopan," ucap Karim.

"Karim...siapa gadis ini?" tanya Andre.

Karim tidak berani menjawab, dia tertunduk malu.

"Dia pacarku! Enak saja dia bilang pencuri!"

Popoy pun terkejut, dia menatap Alex dengan heran, apakah otak bos nya saat ini sedang konslet, hingga mengakuinya sebagai pacar.

Alex tidak peduli akan tatapan Popoy, lalu dia berkata kepada Andre, "Nanti malam, kami akan datang ke pesta ulang tahun Papa."

Andre pun tersenyum, lalu kembali merangkul Alex, "Syukur deh Kak, jika Kakak sudah serius dengan seorang wanita. Itu hadiah paling berharga bagi papa di ulang tahunnya kali ini."

"Heemm," jawab Alex.

"Karim, sekarang juga kamu minta maaf kepada mereka. Dia Kakakku, dan ini pacarnya. Makanya lain kali jangan asal menuduh, bisa berabe kan kalau kejadiannya seperti ini!"

"Maafkan saya Tuan, salah salah!"

"Nona, tolong maafkan saya!"

"Untung kamu anak buah Andre. Kalau kamu anak buah saya, saat ini juga surat pemecatan akan saya tandatangani."

"Sekali lagi, maafkan saya Tuan!"

"Sudahlah Kak, dia staf baru harap dimaklumi."

"Kamu terlalu memanjakan karyawan, makanya mereka ngelunjak!"

"Ayo Poy kita pergi dari sini!" ajak Alex.

"Tunggu dong Kak, aku saja belum kenalan dengan calon Kakak ipar."

Andre pun mengulurkan tangan, "Kenalkan Kak, saya Andre, adek paling tampan dari calon suamimu!"

Alex mencebikkan bibirnya, hingga membuat Andre tersenyum. Sementara Popoy memandang Alex, lalu dia memberanikan diri membalas uluran tangan Andre.

"Aku Popoy, tapi aku bukan..."

Belum sempat Popoy menyelesaikan kalimatnya, Alex langsung menariknya.

"Ayo Poy, kita pergi! Masih ada pekerjaan penting yang harus aku selesaikan."

"Oh ya Ndre, jangan katakan dulu ke mereka jika aku pulang membawa calon menantu. Aku ingin membuat surprise."

"Beres Kak! pokoknya aman," jawab Andre sambil memberi kode mengunci mulutnya rapat-rapat.

Alex menarik lengan Popoy, dia tidak peduli jika gadis itu kewalahan mengimbangi langkahnya.

Mereka pun ke kasir, untuk mengambil pakaian yang Popoy pilih tadi.

Saat kasir menunjukkan barangnya, Alex manggut-manggut, sambil bermonolog, "Bagus juga seleranya."

Alex mengeluarkan kartu bank untuk membayar, tapi kasir menolak, dia menunjuk ke arah di mana Andre berdiri. Mbak kasir pun berkata, "Ini perintah Bos Andre, Tuan. Sebagai tanda permintaan maaf atas kesalahan staf marketing kami."

Andre tersenyum dari kejauhan sambil mengacungkan kedua jempol. Dia senang, jika Alex akhirnya memilih mengakhiri masa lajangnya.

1
Witri Nuraulia
ini namanya Serena atau Angela sih jadi bingung
Azril Parmen
Luar biasa
Ros Yusmiasih
terimakasih untuk karya yg indah dan bagus alur ceritanya.....
smg sukses kedepannya ya author........ 🙏🙏
Euis Kindar Wulan
up
Wiwik Indriyani
bagus dan menarik alur ceritanya.
Rafanda 2018
sukurin sok baik si
Lela
kok jadi angela thor
Lela
ms OB nya cm 3
Fitriyani
cinta kq menyakiti,gila kau gio😠
Suzy
keren bagus menarik
Suzy
suka cerita nya.
baru kali ini baca novel ngak di skip2
keren tetap berkarya semogga sukses selalu
Elva Marza
Lumayan
Adeliva Rosadi
kesannya bukan polos tapi ko bego yah popoy …semua kerjaannya ga pernah ada yang bener
Avatar
Mantab kak..ditunggu karya selanjutnya...
Hafifah Hafifah
wah kok udah tamat aja sih thor
Hafifah Hafifah
huh sadisnya si nadin
Mahmudah Mahmudah178
lanjut thor
Hafifah Hafifah
udah kecanduan nih si alex
Hafifah Hafifah
jreng jreng jreng tar lagi kejutan tuk popoy
Hafifah Hafifah
wah gimana tuh reaksi popoy pas malam pertama ternyata dia masih perawan 😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!