Dirga dan Asha..
Keduanya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih saat duduk di bangku sekolah, Asha adalah cinta pertama Dirga begitu juga Dirga yang cinta pertama Asha.
Keduanya saling mencintai satu sama lain, bahkan mereka bermimpi untuk menikah suatu hari nanti.
Namun takdir berkata lain..
Orangtua Dirga menentang hubungan Asha dengan Dirga, meminta Asha untuk pergi dengan memberikan sejumlah uang kepada asha.
Asha pun pergi meninggalkan Dirga tanpa penjelasan yang jelas..
Lima tahun berlalu..
Asha kembali Ke Jakarta..
Asha berpikir semuanya sudah berubah, termasuk Dirga..
Namun takdir kembali mempertemukan Dirga dan Asha, bukan sepasang kekasih tapi Bos dan juga asisten pribadinya.
apakah mereka akan kembali bersatu ? atau justru sudah ada orang lain yang mengisi hidup mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 9
Jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi, sejak malam tadi Dirga belum juga bisa tidur..
Ia memikirkan ucapan ucapan Asha..
Sebuah rahasia yang harus ia cari tau sendiri
Beruntung hari ini adalah hari libur, Dirga masih bisa beristirahat siang nanti jika mulai terasa ngantuk
Dirga keluar kamar untuk mencari angin pagi, karena sejak malam tadi pikirannya benar benar suntuk
Saat Dirga keluar dari kamar, ia berpapasn dengan Asha yang ingin kembali masuk kedalam kamar
Dirga memperhatikan mata Asha yang sedikit sembab
" Pagi Pak Dirga "
" Pagi "
Saat Asha hendak masuk kedalam kamar, Dirga secara refleks menarik tangan Asha
Asha memperhatikan pergelangan tangannya
" Pak Dirga "
" Maaf saya tidak sengaja "
Dirga langsung melepaskan tangan Asha
" Ada apa pak ? Pak Dirga butuh sesuatu ? "
" Ah iya itu, laporan yang kemarin kamu sudah kirim email ke saya ? "
" Sudah pak, saya sudah selesaikan semua laporan saya "
" Ohh ya oke "
" Oh ya Pak Dirga, saya mau izin keluar hari ini boleh kan ?"
" Keluar ? "
" Iyah, lagipula hari libur ini Pak Dirga nggak ada jadwal apapun jadi saya ingin keluar hari ini "
" Oh ya boleh "
" Terimakasih Pak, kalau begitu saya permisi masuk kedalam pak "
Setelah Asha masuk kedalam kamar, Dirga pun juga kembali masuk kedalam kamarnya
Ia meraih ponselnya, dan mengirim pesan di grup yang berisi dirinya dan tiga sahabatnya
[ Dirga : Kalian nggak sibuk kan hari ini ?]
[ Reza : Kalau di suruh lembur, gue sibuk ]
[Kevin : Kenapa Ga ? ]
[Bayu : Firasat gue nggak enak ]
[Dirga : Jam 7 pagi kerumah gue ]
[Reza : Ngapain anjir Dirgaa]
[Bayu : Mau nolak tapi nanti gue nganggur ]
[Kevin : Oke ]
Dirga meletakkan kembali ponselnya..
Ia sendiri sudah menyusun rencana
....
Dirga dan Asha sarapan bersama di meja makan..
Dirga terus memperhatikan jam yang ada di ponselnya, sedangkan Asha ia sendiri sedang menikmati sarapannya sambil memainkan ponselnya
Ponsel milik Asha mendapatkan panggilan masuk, ia pun sedikit menghindari dari Dirga
" Pasti Naufal " ucap Dirga
Dirga diam diam mengikuti Asha
" Hallo ya Fal "
" Gue otw tiga puluh menit lagi ya Sha "
" Ohh oke gue juga udah rapih nih "
" Oke, tapi kita naik motor nggak apa apa kan ? "
" Aman, yaudah nanti lo hati hati yah "
" Oke siap cantik "
" Apasih Fal, jijik gue dengernya "
Dirga langsung buru-buru kembali ketempat duduknya agar Asha tidak mencurigai dirinya
Tepat pukul tujuh pagi, ketiga teman Dirga datang sesuai permintaan Dirga
" Dir.. Dirga.. "
Bayu dan kedua temannya langsung masuk begitu saja
Ketiganya melihat Dirga dan Asha yang sedang sarapan bersama
" Oi Dir, lo ngapain nyuruh - "
Dirga buru-buru menutup mulut Bayu dengan tangannya
Asha memandang dengan raut wajah bingung
" Kita mau kemana hari ini ? " tanya Dirga kepada ketiga temannya
Ketiga temannya saling berpandangan dengan wajah bingung
Sedangkan Dirga ia mencoba memberi kode kepada ketiga temannya
" Ohh ya katanya kita mau pergi ke mana Za " Ucap Kevin melempar kepada Reza
" Ke kuningan kan ? " jawab Reza asal
" Kuningan ? Ngapain kalian kesana ?" tanya Asha
" Ini katanya Dirga mau ketemu sama cewek katanya Sha " jawab Bayu membuat kedua mata Dirga membulat sempurna
" Oh gitu, jauh banget sampai ke kuningan. Emang ketemu sama perempuan harus di temenin sama kalian bertiga ? '
" Ya kayak nggak tau Dirga aja, kan dia payah kalau soal perempuan "
Ditengah obrolan mereka, ponsel milik Asha mendapatkan panggilan masuk.
" Yaudah semuanya, saya duluan ya "
Setelah berpamitan, Asha pun keluar dari rumah Dirga
Begitu Asha keluar, Dirga langsung memukul pundak Bayu
" Bodoh, ngapain lo bilang gue ketemuan sama cewek "
" Biar kita tau reaksi Asha bro, kalau dia masih sayang pasti dia cemburu "
" Ide lo nggak berguna kali ini, sekarang ayo pergi cepet "
Ketiga temannya pun mengikuti Dirga
Asha dan Naufal pergi dengan menggunakan sepeda motor..
Mereka pergi ke SeaWorld untuk sekedar berjalan jalan
" Jadi menurut lo gue harus gimana sekarang Fal ? "
" Jujur aja "
" Terus kalau gue udah jujur dan dia tetap benci sama gue ? "
" Ya yang penting lo udah jujur Sha "
Asha merangkul lengan Naufal yang berada disampingnya
" Lagian kayaknya gue sama Dirga emang ga bisa bareng bareng lagi Fal "
" Berarti lo mau nyerah gitu aja ? "
" Mungkin "
Di tempat yang sama Dirga dan ketiga temannya mengikuti Asha dan Naufal
Mereka menjaga jarak, agar Asha dan Naufal tidak mengetahui keberadaan mereka
" Jadi lo nyuruh kita dateng pagi-pagi buat ikutin Asha sama Naufal ? " tanya bayu
" Lo cemburu ya Dir ? " tanya Kevin
" Balas dendam macam apa ini, yang ada lo itu masih cinta sama dia Dirga " lanjut Reza
Dirga memijat pilipisnya
" Kalian bisa nggak gausah bawel, nanti kalau kita ketauan gimana ? "
Ucap Dirga dan ketiga temannya pun diam
Asha dan Naufal berdiri di depan aquarium yang menampilkan banyaknya ikan disana
Naufal sesekali melirik Asha dan tersenyum
Sedangkan Asha ia tersenyum sambil menatap ikan ikan
Ditengah kehangatan itu
Terdengar suara keramaian dari arah belakang, tak jauh dari mereka
Asha dan Naufal menoleh bersamaan
" Loh Pak Dirga sama temennya ngapain disini ? " tanya Asha dengan raut wajah bingung
Asha dan Naufal pun menghampiri Dirga dan keempat temannya
" Loh Pak Dirga, ngapain disini ? "
Dirga pun menjawab dengan tenang
" Oh ini, tadi Kevin ngajak kesini "
" Bukanya tadi kalian mau ke kuningan ? "
" Oh ya nggak jadi, ga penting juga "
Ketiga temannya berdiri di belakang Dirga, memberikan kode kepada Naufal untuk menjauh meninggalkan keduanya
" Sha, gue angkat telpon sebentar ya "
Belum sempat Asha menjawab Naufal sudah pergi
Begitu juga dengan ketiga teman Dirga yang berlari meninggalkan Dirga dan Asha
" Loh ko mereka pergi ? " tanya Asha dan Dirga menoleh
" Nyesel gue punya sahabat sumpah " ucap Dirga menggeleng
Kini hanya Dirga dan Asha berdua
Keadaan pun menjadi canggung
" Pak Dirga "
" Asha "
Ucap keduanya bersamaan
Lalu keduanya sama sama canggung
" Kita cari yang lain aja gimana ? "
" Hmm boleh Pak "
Asha dan Dirga jalan beriringan mencari keberadaan Naufal dan ketiga teman Dirga
Sesekali Asha mengabadikan ikan ikan itu dengan ponselnya
Dirga diam-diam memperhatikan Asha yang sedang asik dengan kegiatannya sendiri
" Asha "
Panggil Dirga
" Ya Pak Dirga ? "
" Nggak ada yang mau kamu jelasin soal tujuh tahun yang lalu? "
Asha menghentikan langkahnya
Tangannya mengepal dengan kencang
Jantungnya berdebar dengan kencang