NovelToon NovelToon
Cahaya Di Ujung Senja

Cahaya Di Ujung Senja

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rini Antika

Kehidupan Cahaya yang awalnya penuh dengan kebahagiaan karena mempunyai kedua orangtua yang sangat menyayanginya serta kekasih yang sangat mencintai Cahaya, berubah seketika pada saat Cahaya mengetahui jika Cahaya hanyalah seorang anak angkat.

Cahaya akhirnya memutuskan untuk mencari keberadaan orangtua kandungnya, tapi pada saat dia berhasil menemukan Ibu kandungnya, Cahaya mendapatkan penolakan serta dia harus mengikhlaskan kekasihnya untuk menikahi Adiknya yang bernama Senja.

Apakah Cahaya akan menemukan kebahagiaan dalam hidupnya?
Simak kisah selengkapnya dalam "Cahaya di ujung Senja"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 ( Kanker otak )

Senja yang mendengar perkataan Alan pun langsung merasa syok, padahal Senja baru saja merasakan jatuh cinta, tapi ternyata lelaki yang dia suka akan menikah dengan perempuan lain.

Pada saat Alan ingin memberitahukan kepada Senja kalau Calon Istrinya adalah Cahaya, tiba-tiba Senja memegang kepalanya yang terasa sakit, sehingga membuat semua orang merasa panik.

"Senja kamu kenapa sayang?" tanya Mama Sita. Namun, sesaat kemudian Senja pingsan.

Semuanya kini merasa cemas dengan kondisi Senja yang tiba-tiba pingsan, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk membawa Senja ke Rumah Sakit.

Setelah Dokter keluar dari ruang tindakan, semuanya kini menghampiri Dokter untuk mengetahui keadaan Senja.

"Dok, bagaimana kondisi Putri saya?" tanya Papa Pras.

Dokter menghela nafas panjang sebelum angkat suara.

"Sepertinya Pasien mengalami kanker otak," jawab Dokter, sehingga tubuh Papa Pras merasa lemas.

"Tidak mungkin, tidak mungkin, tidak mungkin Putri saya menderita penyakit separah itu, Anda pasti salah mendiagnosa kan Dok," tanya Papa Pras.

"Untuk lebih pastinya, besok kami akan kembali melakukan tes kepada Pasien, tapi saya sarankan jangan sampai Pasien terlalu banyak pikiran, apalagi saat ini Pasien mengalami kanker otak stadium tiga, dan untuk penyembuhannya pasti akan sulit dan membutuhkan waktu lama," jelas Dokter.

"Om yang sabar ya, Cahaya yakin kalau Senja akan baik-baik saja," ujar Cahaya, kemudian Cahaya mengajak Alan untuk berbicara berdua, sementara Mama Sita masih mencoba untuk menenangkan Papa Pras.

Andre yang melihat Alan dan Cahaya pergi berdua, diam-diam mengikuti mereka.

Cahaya dan Alan kini duduk di bangku taman depan Rumah Sakit, Alan langsung saja memeluk tubuh Cahaya yang saat ini tengah menangis.

"Kenapa harus Senja yang sakit Kak, padahal kami baru saja bertemu," ujar Cahaya.

"Kamu yang sabar ya sayang, Senja pasti akan segera sembuh," ujar Alan kemudian mengecup kening Cahaya, sehingga Andre yang melihat serta mendengar obrolan mereka langsung saja menutup mulutnya.

Jadi Calon Istri Alan adalah Cahaya? pantas saja dari awal mereka sudah terlihat sangat dekat. Tapi kenapa mereka merahasiakan semuanya, apa ada sesuatu dibalik semua ini yang mereka sembunyikan? sebaiknya aku harus terus mengawasi mereka berdua, ucap Andre dalam hati.

"Kak, apa sebaiknya kita tunda dulu pernikahan kita untuk sementara?" tanya Cahaya.

"Kamu kenapa lagi sih sayang, jangan bilang kalau kamu ingin Kakak berada di samping senja?" tanya Alan.

"Kak, saat ini Senja sangat membutuhkan dukungan dari Kak Alan, bagaimanapun juga Senja adalah Adik Cahaya, meskipun kami beda Ayah, jadi Cahaya mohon sama Kakak, supaya Senja bisa cepat sembuh."

Apa? jadi Cahaya dan Senja adalah Adik Kakak, tapi Om Pras tidak pernah bicara apa pun tentang masalalu Tante Sita, aku harus tanyakan langsung kepada Cahaya, batin Andre, kemudian Andre melangkahkan kaki untuk menghampiri Cahaya dan Alan.

"Cahaya, apa maksud kamu? kenapa kamu bilang kalau kamu adalah Kakaknya Senja?" tanya Andre yang tiba-tiba muncul di depan Cahaya dan Alan.

"Jadi kamu menguping pembicaraan kami?" tanya Alan.

"Iya, karena dari awal, aku sudah curiga kepada kalian berdua," jawab Andre.

"Aku bisa jelasin semuanya Dre," ujar Cahaya kemudian mencoba untuk menjelaskan maksud dan tujuan Cahaya datang ke Palembang.

Setelah Andre mengetahui semuanya, Andre merasa bersalah terhadap Cahaya.

"Maafkan aku Cahaya, karena aku sudah berprasangka buruk kepadamu," ucap Andre.

"Tidak apa-apa Dre, kamu tidak salah, tapi aku mohon sama kamu, jangan sampai kamu memberitahukan semuanya kepada Om Pras," ujar Cahaya.

"Baiklah kalau itu kemauan kamu, kamu bisa mempercayakan semuanya kepadaku," ujar Andre.

Sepertinya Andre suka sama Cahaya, dari tatapan matanya kepada Cahaya saja terlihat berbeda, batin Alan yang merasa cemburu.

"Lalu apa yang akan kalian lakukan selanjutnya?" tanya Andre.

"Aku dan Cahaya akan segera pulang ke Jakarta untuk melangsungkan pernikahan kami yang tertunda," jawab Alan.

"Tapi Kak, saat ini Senja sedang sakit, dan dia membutuhkan keberadaan kita di sini, apalagi Senja sangat menyukai Kak Alan," ujar Cahaya.

"Sayang, kenapa kamu selalu berkorban untuk kebahagiaan oranglain?" tanya Alan dengan menangkup kedua pipi Cahaya.

"Tapi Senja bukan oranglain Kak, dia adalah Adik Cahaya, dan Cahaya ingin Senja segera sembuh."

"Apa Aku tidak berarti untuk kamu, sehingga kamu lebih memilih Senja?" tanya Alan.

"Kak, tidak ada lelaki lain yang lebih berharga di Dunia ini kecuali Kakak dan Papa, kenapa Kakak masih meragukan Cahaya?" ujar Cahaya dengan menangis.

"Sayang, maaf, Kakak tidak bermaksud seperti itu, hanya saja Kakak tidak bisa berpura-pura untuk menyukai perempuan lain," ujar Alan.

"Jika Kakak tidak bisa melakukan semua itu untuk Senja, anggap saja Kakak melakukan semua itu untuk Cahaya," ujar Cahaya yang saat ini bersimpuh di kaki Alan.

"Sayang, jangan begini, Kakak pasti akan melakukan apa pun untuk kamu, yang penting kamu selalu bahagia," ujar Alan, kemudian membawa Cahaya ke dalam pelukannya.

Ternyata rasa sayangmu kepada Senja begitu besar Cahaya, Alan lelaki yang sangat beruntung, karena bisa mendapatkan perempuan sebaik kamu, batin Andre.

Cahaya, Alan dan Andre akhirnya kembali masuk ke dalam Rumah Sakit.

"Tante, Om, bagaimana keadaan Senja?" tanya Cahaya pada saat melihat Papa Pras dan Mama Sita yang masih berada di depan ruang ICU.

"Senja masih belum sadarkan diri Cahaya, Dokter tadi berkata kalau Senja mungkin baru akan sadar kembali esok hari," jawab Mama Sita.

"Kalau begitu Cahaya akan menemani Tante dan Om di sini."

"Alan juga."

"Andre juga."

Ujar Alan dan Andre yang berbicara secara bersamaan.

"Kalian sebaiknya pulang saja, besok juga harus kerja kan," ujar Mama Sita.

"Alan akan tetap di sini menemani Cahaya," ujar Alan yang tidak mau berpisah dari Cahaya, dan akhirnya Mama Sita mengijinkannya.

"Dre, sebaiknya kamu antar Om pulang ya, kamu temani Om di rumah," ujar Mama Sita.

"Papa akan tetap di sini sampai Senja sadar Ma," ujar Papa Pras yang tidak akan tenang sebelum melihat Putri kesayangannya sadar.

"Pa, lihat keadaan Papa saat ini, nanti Senja akan sedih jika melihat Papa seperti ini, sebaiknya sekarang Papa pulang, kalau Papa sampai sakit, Senja pasti akan sedih. biar Mama saja yang di sini, Papa tidak perlu khawatir, ada Cahaya dan Alan juga yang menemani Mama," ujar Mama Sita.

"Baiklah kalau seperti itu, tapi kalau ada apa-apa, Mama segera beritahu Papa ya," ujar Papa Pras, kemudian mencium kening Mama Sita sebelum pulang.

Cahaya dan Alan kini duduk menemani Mama Sita yang terlihat melamun.

"Mama jangan sedih ya, Cahaya yakin kalau Senja akan baik-baik saja," ujar Cahaya dengan memeluk tubuh Mama Sita.

"Makasih ya sayang, karena kamu sudah mau menemani Mama," ujar Mama Sita dengan mengelus punggung Cahaya.

1
Euis Kindar Wulan
up
Rini Antika: makasih banyak dukungannya Kakak, 🙏
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
lah senja mokat
Rini Antika: biar gak jd Pelakor, 🤭
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
ih ada ada aja tuh alan
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
ih licik alan rencana itu biar nikah sama cahaya
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
next thor
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
halah ntar senja mokat juga alan Walker buat cahaya
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
kalo alan sampai pisah sama nur ku santet othor🤣🤣
Rini Antika: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
jodohin mereka kek
༄㉿ᶻ⋆𝓥𝓲𝓭𝔂𝓪
ih anak sendiri di tolak ibu macam apa kau😡😡😡
Rini Antika: makasih banyak dukungannya, 🙏
total 1 replies
Tukang Ngehalu
innalillahi..tp bagus deh Cahaya tidak harus sakit hati kalau Senja udah meninggal 🤭
Tukang Ngehalu
Andre bijak jg ya
Tukang Ngehalu
Amin
Tukang Ngehalu
so sweat nya Alan
Tukang Ngehalu
hemm, Alan Alan
Tukang Ngehalu
aduh ada" aja Papa hilman
Tukang Ngehalu
iya Senja jgn memaksa org
Tukang Ngehalu
tuh denger Prasetyo, jd org PD bgt
Tukang Ngehalu
denger tuh Senja
Tukang Ngehalu
gemas bgt aku
Tukang Ngehalu
egois bgt sih Senja
Rini Antika: emang
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!