NovelToon NovelToon
ARYA MAHESA

ARYA MAHESA

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Reinkarnasi / Kultivasi / Fantasi Timur / Pendekar / Mengubah Takdir / Ahli Bela Diri Kuno / Dunia Masa Depan / Epik Petualangan / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: MOONMARVEL

Era di mana tenaga dalam menjadi tolak ukur segalanya. Sumber daya energi menjadi komoditi utama Dunia. Dunia di mana setiap manusia pasti memiliki kekuatan di luar kekuatan fisiknya.

Di saat semua anak seusianya setidaknya sudah mampu membuka 30 titik cakra, Arya sama sekali tidak bisa membuka satupun titik cakra di tubuhnya.

Sehingga, di umurnya yang sudah 10 tahun, Arya lebih lemah dari anak gadis seusianya.

Sebuah kejadian tragis yang menyebabkan kematian seluruh Anggota keluarganya, Terjadi tepat di depan matanya.

Kejadian itu memicu terbangunnya kekuatan lain yang ada di dalam tubuhnya. Sebuah kekuatan yang sangat dahsyat itu memaksa keluar dari tubuhnya yang lemah.

Kekuatan itu menyebabkan Tubuh Arya meledakkan energi dalam jumlah besar. Ledakan yang menyebar dalam radius 10 kilometer dan menembus langit itu, Membunuh semua makhluk hidup yang masuk dalam jangkauannya.

Karena besarnya, seharusnya tubuh Arya hancur bersama dengan ledakan itu. Akan tetapi, sebuah ke ajaiban terjadi. Arya selamat dan berhasil bertahan hidup.

Di saat terbangun, Arya menyadari ada hal yang harus di tanggungnya. Tubuhnya menyimpan banyak misteri yang bahkan Dewa sekalipun tidak mengetahui rahasia yang ada di dalam tubuh Arya itu.

Demi Janji pada keluarganya yang telah mengorbankan hidup mereka agar dia tetap hidup, Arya memulai perjalanan panjang mengelilingi seluruh Dunia untuk mengetahui Rahasia dan Arti keberadaannya.

" Jika memang harus menjadi Manusia, Siluman, Iblis bahkan Dewa sekalipun, aku tidak perduli.

Dan jika semua menolak bahkan memerangiku, maka aku akan melawan. meskipun itu berarti, aku harus menantang seluruh Dunia ini.

Aku tak akan pernah mundur, walau hanya selangkah.

Tujuanku hanya satu dan tak akan pernah berubah. "

Arya Mahesa.

Update 3 bab Setiap Hari ( kalau kurang di usahakan akan ditambahkan di hari berikutnya)
Waktu Update tidak menentu. Seringnya sih lewat tengah malam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MOONMARVEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amia

Tujuh tahun di hutan yang sangat luas ini dan melewati banyak bahaya selama itu, membuat Arya mulai kehilangan sisi kemanusiaannya.

Arya menghabiskan waktunya hanya untuk berlatih dan berlatih. Selain untuk bertahan hidup selama mungkin Arya sudah kehilangan motivasi untuk hal lainnya.

Hari ini pertarungan antara Krama dan Rewanda yang hanya terjadi setahun sekali akan di mulai. Selama enam tahun Arya menyaksikan pertarungan mereka yang biasanya berlangsung beberapa hari tersebut selalu berakhir imbang.

Menurut Arya yang selalu mengikuti Rewanda pada siang hari dan Krama pada malam hari, pertarungan kali ini tidak akan memberikan hasil yang berbeda. Karena itu alih-alih melihatnya, Arya memutuskan untuk berburu di danau.

Tak berbeda dengan keadaan di hutan, di dalam danau ini pun sebenarnya sama bahayanya. Berbagai siluman air juga beberapa kali membuat Arya hampir mati. Namun, ada satu Siluman danau yang sudah menjadi lawan Arya beberapa bulan terakhir dan kali ini Arya berniat mengalahkannya.

Seperti yang Arya duga, siluman ikan yang sudah berumur tiga ratus tahun lebih tersebut sudah menunggunya di dalam air dan pertarungan mereka pun terjadi.

Di dalam air, Arya sangat tidak diunggulkan. Sebenarnya Arya hanya beberapa kali mampu melayangkan pukulannya pada siluman tersebut, selebihnya Arya hanya mencoba menghindari serangan yang dilancarkan siluman itu padanya.

Arya mencoba bertahan selama mungkin. Hinga siluman itu lengah dan bisa menghabisinya. Arya bertekad kali ini akan menyantap daging siluman ini bagaimanapun caranya.

Namun setelah hampir seharian mencoba mengalahkan siluman ikan tersebut, Arya menyadari bahwa dia masih terlalu lemah. Arya harus mengakui kekalahannya dan mencoba kabur untuk keluar dari danau tersebut secepatnya.

Sayang sekali, hari ini siluman itu juga berniat yang sama dengan Arya, siluman itu tidak memberi Arya kesempatan untuk melepaskan diri dari pertarungan apalagi kabur. Kali ini siluman itu juga berniat menjadikan Arya santapannya.

Usaha Arya untuk mencapai tepian terasa sangat sulit karena siluman itu sudah tau kelemahan Arya, tidak ada manusia yang mampu bertahan begitu lama  di dalam air apalagi sambil bertarung. Kesulitan itu menyebabkan Arya berenang dan menyelam semakin jauh ketengah Danau. Jarak yang belum pernah dia tempuh sebelumnya.

Pertarungan mereka semakin mendekati akhir, tubuh Arya sudah sangat kelelahan. Arya bisa membayangkan seringai kemenangan dari Siluman ikan tersebut saat mereka saling berhadapan di dalam air danau yang jernih itu.

Saat Arya melihat siluman itu melesat dengan cepat untuk menyerangnya, Arya sudah mengambil ancang-ancang untuk menghindar namun beberapa meter sebelum sampai tiba-tiba siluman itu berbelok dan berbalik ke arah berlawanan dan menjauhinya. Arya sedikit heran dengan siluman ikan yang memilih untuk mengakhiri pertarungan mereka itu. Namun itu berlangsung tidak lama.

Arya merasakan arus danau berubah, sebuah gelombang membuatnya terdorong kedepan di dalam air. Arya mencoba berbalik untuk memastikan penyebab gelombang tersebut sebelum akhirnya mata Arya melebar. sosok yang sangat besar kini mendekat padanya.

Insting bertahan hidupnya berteriak tanda bahaya. Arya yakin, sosok yang seperti buaya berukuran sangat besar yang berenang mendekat padanya itu adalah makhkuk terkuat di danau ini.

Arya mencoba untuk kabur, Namun arus Air di dalam danau membuat Arya kesulitan untuk sampai kepermukaan, Arya berenang menjauh malangnya Arya semakin jauh ke dasar danau.

Tubuh Arya semakim lemah, dia sudah kehabisan nafasnya. Beberapa teguk air danau itu sudah memasuki perut lewat mulut dan hidungnya.

Meski saat berbalik Arya sudah tidak melihat makhkuk itu lagi, namun kekuatannya sudah terkuras habis. Arya tidak mungkin sempat mencapai permukaan dengan keadaan seperti itu.

Dengan setengah kesadarannya yang tersisa, Arya seperti merasakan sesuatu berenang mendekat padanya. Arya tidak sempat berbalik untuk memastikannya karena tepat saat itu kesadarannya sudah menghilang.

***

" Tik! ... Tik! ... Tik! ... Tik! ... "

Suara tetesan air seperti hujan samar terdengar di telinga Arya. Dia mencoba membuka kedua matanya. Pandangannya menyapu area tersebut lalu kerutan muncul keningnya.

"Dimana aku?"

Arya mencoba bangkit meski tubuh nya masih terasa lemah, namun tenaganya cukup untuk membuatnya berdiri.

Sekali lagi Arya memastikan tempat di mana ia terbangun. Sekarang dia berdiri di antara bebatuan basah dan runcing yang memenuhi daerah tersebut. Melihat keadaan di sana Arya yakin bahwa sekarang dia tengah berada di dalam sebuah goa.

Ada yang aneh dengan keadaan di sekitarnya. Arya mencoba memperhatikan batu runcing yang berada disekitarnya. Batu yang basah itu meneteskan air namun tidak ke bawah melainkan ke atas. Tetes demi tetes air dari ujung batu tersebut seolah terbang keatas berakhir di langit-langit goa.

Saat Arya memperhatikan langit-langit goa, disana terlihat tetesan air dari seluruh batu itu berkumpul membentuk sungai-sungai kecil. Saat Arya mengikuti arah aliran air tersebut, Arya melihat sumber cahaya yang menerangi goa tersebut. Dengan rasa penasaran Arya mulai berjalan searah dengan aliran sungai kecil yang berada di atas menuju sumber cahaya.

Sekitar seratus meter dari mulut goa tersebut, Arya sudah mendengar gemuruh suara air yang sangat besar. Dan saat sampai di sana, Arya benar-benar terpana.

Sebuah Air terjun berada persis di depan mulut goa tersebut. Namun yang membuat Arya terpana bukan ukuran air terjun tersebut, melainkan Arah airnya. Sama dengan di dalam goa, air yang sangat besar itu terjun ke atas bukan kebawah.

'Apa ini masih bisa dikatakan air terjun' batin  Arya.

Dia mendekati pinggiran tebing di depan mulut goa. Mencoba melihat kebawah, arah asal air tersebut. Namun Arya sama sekali tidak melihat ujungnya. Begitu pula saat Arya melihat ke atas. Arya tidak bisa melihat di mana air itu berakhir.

Satu hal lagi yang Arya sadari. Dia bahkan belum keluar dari dalam goa. Tempat dia tersadar yang sebelumnya dia yakini adalah sebuah goa, sekarang hanya terasa seperti lobang kecil diantara ratusan lobang lainnya yang tersebar di dinding di dalam sebuah goa yang berukuran sangat besar.

"Hmm ... Kau sudah bangun rupanya."

Sebuah suara menggema mengejutkan Arya. Namun saat dia mencari asal suara, dia tidak menemukannya. Rasa cemas mulai merasuki hatinya.

"Aku di sini!"

Kata suara itu lagi. Namun Arya tetap tidak melihat siapapun di sana.

"Di depanmu!"

Arya melihat ke air terjun yang besar itu, tak lama sebuah wujud mulai terbentuk dan keluar dari dalam sana.

Sosok yang di yakini Arya seperti manusia itu kini berdiri di depannya. Hanya saja, meski bentuknya layaknya manusia, sosok itu adalah air seutuhnya. Arya bisa melihat pandangannya menembus tubuh sosok tersebut.

"Aku Amia ... Roh Air." kata sosok itu memperkenalkan diri pada Arya.

"A-aku ... A-arya ! Ma-manu ... sia!" jawab Arya terbata-bata.

Meskin tidak terlalu jelas, Arya bisa melihat Amia sedang tersenyum padanya. "Jangan takut, aku tidak akan menyakitimu."

Arya hanya menganggukkan kepalanya. " #Bagaimana aku bisa berada di sini? Apakah aku sudah mati?"

Arya merasa keadaan di sekitarnya yang sangat aneh, berfikir bahwa dia sudah mati dan karna ingatan terakhirnya tentang dia tenggelam di dalam danau, Arya mencoba menyimpulkan bahwa, orang yang mati tenggelam akan berakhir di tempat seperti ini.

"Aku yang membawamu ke sini! dan tidak, tentu saja kau belum mati." jawab Amia.

"Oh..." Arya mengangguk mencoba memahami yang terjadi.

"Tapi, ada sesuatu yang membuatku membawamu kesini."

Arya kembali menatap Amia yang kini berbalik dan mulai melangkah di depannya.

"Arya, ikuti Aku!"

1
Dini Andini
anjirr...2025
Pembaca Sejati
Sayang pada akhirnya ceritanya harus berhenti ditengah jalan
Padahal bagus banget menurutq
👍👍👍
Dini Andini
Lumayan
3317 khaerul anwar
lanjut thor
Yanto Herman
sayang banget
Yanto Herman
sayang banget
didik jatirogo
Luar biasa
sri sunartun
dan sekarang ada syaoran di lapak sebelah..semangat Thor ..
sri sunartun
Luar biasa ...aku suka semua karya moonmarvel..
sri sunartun
lama2.. Arya mirip syaoran../Angry/
sri sunartun
yesss...mulai seru.
sri sunartun
othor kalo bikin cerita pasti seru2..💪💪
sri sunartun
aku selalu suka dgn karya mu Thor..🤩💪
Dini Andini
trima kasih thor
Dini Andini
merasa d diskriminasi ya boss
Dini Andini
Luar biasa
Dini Andini
cakeppppp😁😁😁😊😊
Ali B.U
next
Ali B.U
,next
Ali B.U
next.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!