NovelToon NovelToon
Aku Bukan Pelacur

Aku Bukan Pelacur

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:648.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Nanda Widdiyawati

Berkerja di club malah bukanlah keinginan Sarah, gadis dengan senyum indah dan mata menawan itu. Sering kali ia ditawar untuk menemani kencan di ranjang. Namun ia menolak karena ia berkerja sebagai pelayan disana bukan wanita penghibur laki-laki hidung belang.

Ia lakukan perkerjaan ini sambil sekolah karena ibunya yang sakit-sakitan. Jadi mau tak mau ia harus berkerja keras untuk biaya hidup dan juga sekolahnya. Ia memiliki sahabat baik bernama Fandy yang diam-diam suka kepadanya. Hidupnya biasa-biasa saja, Sarah juga merupakan siswi yang berprestasi. Namun semua berubah setelah malam itu, malam yang tak akan dilupakan oleh Sarah.
Baca kisah Sarah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nanda Widdiyawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

(13)Intan menjauh

"Bahkan sampai detik ini aku tak tahu bagaimana perasaanku ini. Aku seperti orang bodoh yang terus jatuh cinta pada orang yang salah. Kenapa aku masih mencintainya padahal aku tahu dia sangat tidak suka dengan. Dan aku masih saja cinta kepadanya."- Sarah Shakilah

Pagi yang cerah Sarah berangkat ke sekolah, ia berharap Intan sudah tak marah lagi padanya. Fandy meminta Sarah untuk tenang, ia menyakinkan Sarah jika semua akan baik-baik saja.

"Hati-hati di jalan, jangan melamun nanti bisa celaka."

"Siap."

Sarah dan Fandy berpisah, Fandy yang hendak membeli sarapan untuk adiknya. Fandy tidak bisa memasak jadi ia beli sarapan untuk adik-adiknya itu. Sementara Sarah sudah berjalan menuju sekolahan. Dan sampailah Sarah di sekolahan, Sarah masuk kelas dan ia tak melihat tas Intan di bangku. Dan ternyata Intan pindah tempat duduk. Sarah hanya diam saja, karena sudah ia jelaskan pada Intan jika ia tak ada hubungan dengan Rendi. Namun Intan tetap menjauhinya.

"Yah ada yang enggak punya temen nih, keputusanmu itu benar Tan. Jangan bertema dengan orang miskin."

Nayla mengejek Sarah, Sarah hanya diam saja. Seolah dirinya tengah menahan tanginnya saat ini. Dunia terasa tak adil baginya, dunia tak berpihak kepadanya. Dan Nasib buruk selalu saja menimpanya, entah sampai kapan hal itu akan berlalu.

"Apaan sih Nay, ini salahku bukan salah Sarah. Tan ini bukan salah Sarah."

"Udahlah Ren, biarin aja Intan sadar."

"Jangan ikut campur kamu Nay."

Suasana yang tadinya gaduh berubah menjari hening ketika guru datang. Dan kali ini Alan hanya menjadi penonton saja. Sebenarnya ia kasihan dengan Sarah, tapi baginya tak ada gunanya membela Sarah saat ini.

"Selamat pagi, satu minggu lagi kalian semua akan ujian kelulusan. Dan esok akan di adakan acara amal dan juga doa bersama. Semoga kalian semua beri kelancaran dan nantinya lulus 100 persen."

"Amin."

Pelajaran dimulai dan ini adalah pelajaran kesukaan Sarah yaitu matematika. Baginya matematika adalah pelajaran yang pasti, karena kalau tidak itu jawabnya ya salah. Beda dengan bahasa indonesia, yang hampir mirip dengan realita kehidupan.

Jam istirahat telah datang, Sarah malas keluar kelas ia memilih istirahat di dalam kelas saja. Karena di kantin pasti ia tak akan memiliki teman. Ditambah sekarang Intan bergabung dengan Nayla. Sarah hanya bisa diam dan berharap ujian segera datang agar ia segera bisa meninggalkan SMA yang seperti neraka baginya. Rendi ternyata juga belum keluar kelas, sepertinya ia menunggu Sarah.

Alan juga masih ada di kelas, ia mengajak Rendi ke kantin namun Rendi menolak. Alan lantas meninggalkan Rendi dan pergi ke kantin sendiri. Sejujurnya Sarah malah berada di kelas apalagi ada Rendi di dalam kelas. Karena hal itu bisa saja malah memperumit masalah. Ia tak ingin Rendi namun ia ingin Intan kembali lagi. Kembali menjadi sahabat yang selalu ada untuknya.

"Sarah kamu enggak ke kantin?"

"Kamu ingin tahu apa alasanya?"

"Apa?"

"Karena kamu, karena kamu Intan menjauhiku. Tolong jauhi aku karena aku ingin Intan kembali. Pergilah.."

"Baiklah, aku minta maaf."

"Aku maafkan kamu, sekarang pergi tinggalkan aku sendiri."

Rendi meninggalkan Sarah, Sarah kini benar-benar sendiri dan merasa kesepian. Tak ada lagi orang yang peduli denganya, tinggal Fandy dan juga ibunya. Alan masuk ke kelas setelah Rendi pergi.

"Ada yang sedih nih."

Alan bicara sendiri, ia menyindir Sarah. Sarah menatap Alan, dan kini mereka saling tatap satu sama lain.

"Jangan tatap aku seperti ini, kalau aku hilaf habis kamu."

"Apaan sih, aku sedang tidak ingin diganggu."

"Siapa juga yang mau ganggu kamu?"

Alan memberikan permen untuk Sarah, Sarah hanya diam saja dan menatap permen yang ditaruh Alan di mejanya.

"Berikan tanganmu."

Sarah mengikuti ucapan Alan, dan ia mengulurkan tanganya pada Alan. Alan mengambil permen karet dari mulutnya dan meletakannya di tangan Sarah.

"Ih apaan sih jorok banget."

Sarah membuang permen karet itu, Sarah pergi meninggalkan Alan ia pergi menuju perpustakaan. Perpustakaan adalah tempat yang hening. Dan pasti tidak akan ada yang menganggunya di sana. Namun saat di jalan ia berpapasan dengan Intan. Sarah meraih tangan Intan, ia memohon maaf pada Intan.

"Apa yang harus aku lakukan agar kamu memaafkanku?"

Intan masih diam saja seolah ia tengah berfikir bagaimana caranya agar Rendi menjauh dari Intan.

"Jawab Tan."

"Carilah kekasih kalau bisa Alan, karena jika kamu jadi kekasih Alan maka Rendi tak akan berani mendekatimu."

"Aku akan lakukan dan mencobanya tapi bukan Alan."

"Baiklah buktikan baru aku akan kembali seperti dulu lagi."

Intan meninggalkan Sarah, dan Sarah melanjutakan perjalanan ke perpustakaan. Sarah masih berfikir bagaimana caranya ia mencari kekasih. Dan Intan maunya harus satu kelas agar Rendi menjauhinya. Sarah semakin pusing saja, ditambah sebentar lagi ujian kini pikiranya terpecah belah.

"Aku enggak tahu lagi harus gimana, pusing rasanya hidup memang kadang memusingkan." Batin Sarah.

Alan menemui Nayla, ia menanyakan soal rencana yang akan mereka jalankan. Nayoa mengatakan jika rencananya berjalan dengan lancar. Entah apa yang sebenarnya direncanakan oleh Alan dan juga Nayla. Nayla menyuapi Alan ketang goreng, dan baru kali ini Alan mau disuapin.

"Tunggu saja apa yang akan terjadi dan tunggu saja kejutanya." Batin Alan.

Rendi tengah mancari Intan, ia ingin mengatakan pada Intan agar Intan tak menjauhi Sarah. Dan Rendi juga akan mencoba jatuh cinta dengan Intan. Namun sedari tadi Rendi tidak menemukan Intan. Ia sudah mecari Intan kesetiap sudut sekolahan. Rendi malah mendapati Sarah yang sedang menangis di perpustakaan.

Ia ingin datang dan mengusap air mata Sarah, namun ia takut malah akan menambah masalah. Rendi memutuskan untuk pergi saja. Ia kembali mencari Intan, ia jadi tak tega melihat Sarah. Sarah yang hidupnya selalu saja menderita.

"Maafkan aku Sarah, aku janji akan perbaiki semua ini. Aku janji jadi tolong bersabarlah." Batin Rendi.

Nayla dan Alan kembali ke kelas, Nayla nampak senang karena Alan tidak lagi cuek denganya. Dan kesempatanya untuk mendekati Alan. Selain Nayla cinta dengan Alan, ia juga mendekati Alan karena Alan itu kaya. Jadi Alan pasti bisa mencukupi kebutuhanya nantinya. Alan yang juga suka pergi ke club sama sepertinya. Meski Nayla lebih suka pergi ke mall.

"*Tunggu kejutan dariku Sarah, kamu pasti akan senang. Namun senangmu pasti hanya akan sesaat. Tunggu aku mempermainkan perasaanmu. Tunggu aku meraih impianku dan kamu yang akan mengalah untukku. Dan aku yakin ini akan berhasil nantinya*. " Batin Alan.

-tbc-

1
Yani Mulyani
Lumayan
Herlina Wolo Malie
aku kecewa thor😭😭😭kenapa bukan Alan dgn Sarah
Herlina Wolo Malie
aku maunya endingnya sama Alan
Herlina Wolo Malie
tapi klo sy lebih setuju sarah sama Alan, mls dgn Danil
Herlina Wolo Malie
semangat thor
Kevin Alvino
kayanya waktu itu sarah di bolehin nikah lagi deh dg pria lain sama ortunya alan ndiri krna posisi alan yg lagi koma dan gak tau kapan sadarnya
Nanda_Widdi: Lanjutannya di akunku yang ini kak kalau ada waktu mampir ya
total 1 replies
Novianti Ratnasari
Tan kalau Rendi suka am Sarah.km jangan musuhin Sarah. kasian dia cuman km di sekolah
Nanda_Widdi: kak kalau mau tahu lanjutannya bisa baca di akunku ya ini ya kak
total 1 replies
Om Rudi
Putra Mahkota Sanggana hadir
Rahma AR
😊
TK
halo
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
Apriyanti
makasih thor info nya🙏
Apriyanti: ok thor🙏
total 3 replies
Fitri Kurnia Sari
lanjuttt thor
Lenkzher Thea
Lanjut thor
Elisabeth Ratna Susanti
semangat 😍
ZasNov
Akhirnya Sarah memilih bersama dengan Danil dibanding Alan.. 🥰
Semoga Sarah dan Danil bahagia ya..🤗
Be___Mei
next up akak 🤗
Desilia Chisfia Lina
👍👍 aku tunggu
Apriyanti: aku tunggu season 2 nya thor🙏
total 2 replies
Lenkzher Thea
Alan merasakan sugesti yang kuat ketika sarah mengalami kecelakaan.
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut say 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!