NovelToon NovelToon
Gadis Polos Salah Server

Gadis Polos Salah Server

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cintapertama / Ketos
Popularitas:38k
Nilai: 5
Nama Author: Sandhyaruntala

Kanaya Adistia adalah seorang gadis desa yang super polos, lugu, dan selalu melihat dunia dengan penuh prasangka baik. hidup seorang diri di sebuah rumah tua dan tidak layak di tinggali, ayah dan ibunya telah lama meninggal dan keluarga yang lain tidak ada yang mau menampungnya. Namun, sebuah kecelakaan aneh membuat jiwanya terbangun di dalam tubuh Anaya Alysha Wicaksono, seorang siswi SMA kota yang terkenal nakal, pemberontak, dan sering membuat masalah. Di rumah, Anaya asli dikenal sebagai gadis yang sangat dingin, tertutup, dan enggan berinteraksi dengan keluarganya sendiri. Ia selalu mengurung diri di kamar, menghindari obrolan di meja makan, dan sengaja membangun benteng pembatas yang tinggi dengan orang tua serta kakaknya. Karena nama panggilan mereka sama-sama Naya, orang-orang di sekitar Anaya tidak menyadari bahwa jiwa di dalam tubuh itu telah tertukar. Lalu bagaimana kelanjutan kehidupan Kanaya Adistia setelah bertransmigrasi ke tubuh Anaya Alysa Wicaksono? Yukkk lanjut baca novelnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandhyaruntala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12: KEPULANGAN

“Apa yang Anda lakukan, Tuan Seno?!”

Suara bariton yang teramat berat dan sarat akan ancaman itu seketika memecah keheningan di dalam ruangan. Bersamaan dengan itu, segerombolan pria paruh baya bertubuh tegap yang masih terlihat sangat tampan melangkah masuk satu per satu. Kehadiran mereka secara serempak mendadak membuat aura di dalam ruang BK yang sempit itu berubah menjadi teramat pekat, dingin, dan mencekam.

Bagaimana tidak? Seluruh barisan "Ayah" pelindung Naya kini berkumpul di tempat yang sama, menatap Tuan Seno dengan pandangan menghujam seolah siap menguliti pria itu hidup-hidup.

—————

Flashback On

Beberapa jam sebelumnya, sepasang lansia serta tiga pasang paruh baya bersama anak-anak mereka baru saja mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Kedatangan mereka yang tiba-tiba dari london sengaja dilakukan tanpa mengabari Hendra maupun Siska sedikit pun.

Hendra yang saat itu tengah fokus bekerja di kantornya, mendadak menerima panggilan telepon dari sang istri. Siska mengabarkan bahwa mertua, ketiga kakak ipar, beserta seluruh keponakannya baru saja tiba di mansion.

Mendengar kabar mengejutkan itu, Hendra segera menunda semua rapat pentingnya dan pulang ke rumah.

Setibanya di mansion keluarga Wicaksono, ruang tengah sudah begitu ramai oleh riuh suara obrolan yang hangat. Hendra melangkah masuk, menyambut keluarga besarnya, lalu memeluk mereka satu per satu.

“Kamu keterlaluan, Boy! Bagaimana bisa kamu sama sekali tidak mengabari kami jika Princess jatuh dari tangga, bahkan sampai mengalami amnesia seperti ini?!” tegur Opa Darwin kepada Hendra dengan nada menuntut, matanya menatap tajam sang putra bungsu.

“Maafkan aku, Dad. Aku hanya takut membuat kalian semua di sana panik dan khawatir,” jelas Hendra, tertunduk merasa bersalah di hadapan sang ayah.

“Halah! Kau pasti sengaja, kan, menyembunyikan Princess dari kami karena tahu sifatnya sekarang berubah menjadi semakin manis dan polos?” tuduh Arga, kakak pertama Hendra, dengan dahi berkerut sebal.

“Bukan begitu, Bang. Hanya saja kondisinya kemarin memang belum memungkinkan,” jelas Hendra mencoba membela diri.

Belum sempat mereka melanjutkan obrolan panjang melepas rindu, ponsel di dalam saku jas Hendra bergetar. Sebuah panggilan masuk tertera di layar. Itu berasal dari salah satu bodyguard bayangan yang ditugaskan khusus untuk menjaga Anaya di sekolah. Sontak, perasaan tidak enak dan cemas langsung menyelimuti dada Hendra.

“Halo,” jawab Hendra singkat setelah menggeser tombol hijau.

“...”

“Apa?! Apa maksudmu?! Jelaskan dengan benar!” bentak Hendra penuh emosi, membuat seluruh pasang mata di ruang tengah langsung terdiam menatapnya.

“...”

“Saya ke sana sekarang!” ucap Hendra dingin, lalu langsung mematikan sambungan telepon sepihak.

“Ada apa, Hen?” tanya Bumi, kakak kedua Hendra, yang menyadari perubahan drastis pada raut wajah adiknya.

“Princess dalam masalah di sekolah. Ada yang mencoba menyentuhnya. Aku harus ke sekolah sekarang,” jawab Hendra singkat dengan napas memburu. Penuturan itu sukses membuat seluruh anggota keluarga besar Wicaksono yang ada di ruangan itu menyala penuh amarah.

“Kita ikut,” ucap Langit, kakak ketiga Hendra, yang hanya dibalas oleh dehaman tegas dari Hendra.

Flashback Off

^^^

Dan di sinilah mereka sekarang. Berdiri gagah di ambang pintu ruang BK, menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana harta paling berharga dan kesayangan keluarga besar Wicaksono nyaris saja terkena tamparan kasar dari tangan Tuan Seno.

Mata Opa Darwin, Hendra, Arga, Bumi, dan Langit langsung mengunci pergerakan tangan Tuan Seno yang masih menggantung kaku di udara.

Tuan Seno yang tadi berwajah garang, kini mendadak mematung. Seluruh persendian tubuhnya serasa lemas, dan wajahnya seketika berubah pucat pasi saat menyadari siapa saja sosok-sosok raja bisnis yang baru saja melangkah masuk mengelilingi dirinya.

“Siapa yang ingin kau keluarkan dari sekolah ini?! Berani sekali kau meninggikan suara di depan cucuku!” tanya Opa Darwin dengan suara berat yang memancarkan aura menekan yang teramat pekat. Beliau sama sekali tidak rela cucu perempuan kesayangannya diperlakukan tidak baik di depan matanya sendiri.

“Tu-Tuan Darwin... A-Apa maksud Tuan?” Dengan terbata-bata, Tuan Seno menanyakan maksud dari kedatangan kepala keluarga Wicaksono tersebut. “Saya bahkan sama sekali tidak menyentuh Tuan Muda Arka,” ucapnya membela diri, mengira Opa Darwin marah karena ia sempat menghardik Arka tadi.

Pandangan Tuan Seno kemudian beralih sekilas pada Anaya yang sejak tadi hanya memandang bingung gerombolan orang-orang tampan yang datang bersama ayahnya. Pria paruh baya itu kembali menatap Opa Darwin dengan angkuh. “Saya hanya ingin memberi pelajaran pada perempuan renda—”

Belum sempat kata 'rendahan' itu lolos sepenuhnya dari mulut Tuan Seno, suara cicitan lembut memotong ucapannya.

“Daddy... kenapa ramai sekali?” tanya Naya polos sembari menatap Hendra dengan wajah yang begitu lucu.

Seketika, seluruh laki-laki keluarga Wicaksono yang ada di dalam ruangan itu dibuat menggeram gemas setengah mati melihat ekspresi tanpa dosa dari sang Princess. Aura membunuh mereka mendadak melunak sesaat hanya karena satu pertanyaan polos itu.

Hendra tersenyum tipis menenangkan putrinya, lalu sedetik kemudian wajahnya kembali berubah sedingin es saat menatap Tuan Seno. “Bahkan saya sebagai ayah kandungnya saja tidak pernah memakai kekerasan sedikit pun pada anak saya! Lantas, siapa kau sampai berani mengangkat tangan dan berniat menyentuh putriku?!” murka Hendra, suaranya menggelegar membuat seisi ruangan bergetar ketakutan.

Mata Tuan Seno membelalak sempurna mendengar penuturan itu.

Jantungnya serasa berhenti berdetak. Isi otaknya mendadak berputar cepat, menyadari sebuah kenyataan bahwa gadis polos yang ia hina tadi ternyata adalah nona muda dari keluarga Wicaksono—putri bungsu yang selama ini identitasnya disembunyikan rapat-rapat dari publik.

Namun, rasa angkuh yang terlanjur mendarah daging membuat akal sehat Tuan Seno hilang. Dengan sisa keberanian yang dipaksakan, ia tetap nekat menuntut kompensasi demi menjaga harga dirinya.

“Tapi tetap saja putrimu yang memulai duluan! Dia menampar putri saya sampai wajahnya memerah seperti ini! Jadi, saya akan tetap meminta kompensasi yang setimpal atas tindakan kasar putrimu itu,” ucap Tuan Seno tanpa tahu malu.

Devan yang sudah mulai geram dengan arogansi buta pria di hadapannya itu akhirnya angkat bicara. Menggunakan suara dingin yang sarat akan intimidasi, sang Ketua OSIS menyela, “Lalu, bagaimana jika putri Anda yang terbukti bersalah di sini, Tuan Seno?” Devan menjeda kalimatnya sejenak, menatap Tuan Seno penuh arti. “Maka Anda dan putri Anda harus membayar kompensasi yang jauh lebih besar.”

“Apa maksud Anda, Tuan Muda Pradipta?!” sahut Tuan Seno meradang. “Bahkan semua bukti dan saksi di ruangan ini sudah jelas mengarah pada anak itu!” tunjuknya kasar pada Anaya.

“Bukti? Bukti apa yang Anda maksud? Lalu kesaksian? Apa yang Anda maksud kesaksian dari dua teman putri Anda yang sudah jelas akan membela temannya sendiri?” balas Devan tenang namun telak menghujam pertahanan Tuan Seno.

Dengan gerakan santai, Devan mengeluarkan ponsel pintar dari saku celananya, lalu meletakkannya di atas meja BK dengan bunyi ketukan pelan.

Takk!

...***************...

# HAI GUYSSS ✨#

GIMANA NIH CERITA DI BAB 12..

PASTI MAKIN SERU BANGET KAN!!

STAY TUNE TERUS SETIAP PAGI DAN MALAM JAM 08.00-09.00 dan 19.00 YA GUYS. KARNA BAB BARU AKAN UP SETIAP JAM 08.00-09.00 dan 19.00😙

JANGAN LUPA YAAA

LIKE 👍🏻 DAN KOMENNYA 💬, KARNA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DAN BUAT AKU SEMANGAT BERKARYA.

THANK YOU SUDAH MAMPIR DI KARYA KU🥰🫶

1
Noey Aprilia
Gemesssss....
kl ada d dpanku,aku pgn cubit pipinya.....😁😁😁.....
fatmawati (pipit)
yang lain harus kuat mental ya dengan kepolosan naya 🤣🤣🤣🤣
fatmawati (pipit)
naya minta ulangan tiap hari yang lain pada dag dig dug 🤣🤣🤣🤣🤣
fatmawati (pipit): kwkkwkwwk bikin teman temannya yang kesusahan saja 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
fatmawati (pipit)
itu alana yang ingin membuat semua orang membenci anaya supaya dia yg jadi primadona tunggu alana dia ada alice lho kmu akan menyesal karna berurusan dengan anaya
Noey Aprilia
Usaha trs....gagal maning...gagal maning....😛😛😛...
Nyai Aksara 👩‍🦯
Ih kok ada ya orang sepolos dan seceria itu, padahal udah gede. Baiklah, namanya juga novel
Sandhyaruntala: Hehe kan biar ada positif vibes nya kak🫶
total 1 replies
fatmawati (pipit)
ini antara imut sama psikopat alice bener bener bikin deg degan saja
bentar lagi dokter yg membuang kamu segera ditemukan
Noey Aprilia
Antara ngeri sm gemes....
tp buat orng yg berani ngusik kluarganya,mngkn mst siap2 pndh alam.....mskpn polos,tp ada jiwa lain yg lbh kjam....
Noey Aprilia
La iya lh....kl ga ada pngkhianat mh ga mngkn mreka tau kpn klian kluar...
untung alice yg nongol,jd mreka bs d basmi....
Noey Aprilia
Pntsn aja kalem bgt,trnyta alice yg nongol.....dah lh...biar dia main2 dlu,tar jg bosen sndri.....😁😁😁
Nyai Aksara 👩‍🦯
Pasti kaget itu mereka
Opacraphile
makin seruuuu🔥
fatmawati (pipit)
udah stay ya 🤭🤭🤭
nunggu apa yg dilakukan penghianat kepada alice (naya)
fatmawati (pipit)
pak sopir nya akan dibabat habis sama alice karna skrg naya mempunyai jiwa badas 🤭🤭🤭
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!