NovelToon NovelToon
Aku Menyerah!

Aku Menyerah!

Status: tamat
Genre:Pelakor jahat / CEO / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: Brilliante Brillia

Ayra menjalani pernikahan yang tidak pernah benar-benar ia inginkan. Menikah karena perjodohan, ia berusaha menjalani perannya sebagai istri dengan sebaik mungkin. Dan kehamilan yang datang kemudian, justru membuatnya berusaha lebih kuat, meski pernikahan itu perlahan menunjukkan sisi gelapnya.

Saat mengetahui Rayyan mendua, Ayra tidak mendapat pembelaan apa pun. Suaminya justru lebih memilih wanita itu dibandingkan dirinya yang sedang mengandung. Tekanan batin yang berat membuat Ayra mengalami keguguran. Kehilangan anaknya menjadi pukulan terbesar dalam hidupnya.

Dikhianati, disudutkan, dan tidak lagi dihargai, Ayra akhirnya sampai pada titik lelah. Ia menyerah, bukan karena kalah, tetapi karena tak ingin menyia-nyiakan hidupnya untuk bertahan dalam hubungan toxic.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Brilliante Brillia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenyataan Pahit

Wanita cantik yang tengah hamil itu mendorong troli belanjaannya menyusuri setiap lorong yang berisi berbagai kebutuhan rumah tangga. Bintik-bintik keringat sebesar biji bunga matahari tampak memenuhi sudut keningnya. Sesekali ia mengurut pinggang bagian belakangnya yang terasa pegal. Namun, tak ada sedikit pun keluhan yang keluar dari bibir ranumnya.

Hari ini, seperti hari kemarin, kemarin dan kemarinnya lagi, kemanapun Ayra pergi hanya akan membawa perutnya yang mulai membuncit. Termasuk pada saat ia memeriksakan kehamilannya.

Seperti itulah kehidupan yang harus dijalani oleh Kinayra Calista. Seorang wanita berusia dua puluh satu tahun, yang harus menjalani pernikahan karena perjodohan. Sang ibu, Mirah, telah lama sakit-sakitan. Jika nanti Tuhan memanggil ia ke haribaannya, Mirah tak ingin meninggalkan putri semata wayangnya sendirian di dunia ini tanpa ada yang menjaga,

Apalagi suami Mirah, ayah Ayra, telah lebih dulu meninggalkan mereka untuk selamanya.

Karena itulah, Mirah menjodohkan Ayra dengan putra kerabat jauhnya, Rayyan Gibran.

Awalnya pernikahan itu berjalan normal. Namun, setelah dua bulan kepergian Mirah, Ayra justru lebih sering tinggal sendirian di rumah dan kini menjalani kehamilannya tanpa ada yang menjaga.

Rayyan lebih banyak menghabiskan waktu di luar kota dengan alasan pekerjaan.

Hari ini pun, Ayra yang sedang hamil lima bulan terpaksa berbelanja seorang diri. Saat ia sedang berusaha menjangkau kotak susu hamil di rak, tiba-tiba seorang bocah laki-laki berusia sekitar empat tahun berlari kencang dari arah tikungan lorong dan hampir saja menabrak perut Ayra.

"Eh!" Ayra terpekik kecil, refleks mundur sambil melindungi perutnya dengan kedua tangan.

"KENZIE! STOP!" Sebuah suara bariton yang berat dan berwibawa menggema di keheningan lorong tersebut.

Seorang pria dengan perawakan tegap dan tinggi menjulang, segera menghampiri dengan langkah sigap. Ia memiliki rahang tegas dengan tatapan mata yang tajam namun dan memancarkan aura dingin. Ia mengenakan kemeja kasual yang lengannya digulung hingga siku, pria itu tampak sangat maskulin dan berkharisma.

Dia segera memegang bahu bocah kecil tadi, lalu menatap Ayra datar tanpa ekspresi.

"Saya minta maaf. Anda tidak apa-apa? Saya lalai menjaga anak saya yang terlalu aktif."

Ayra menghela napas panjang untuk menenangkan jantungnya yang berdegup kencang karena kaget.

"Tidak apa-apa, Pak. Saya hanya sedikit kaget saja."

Pria itu kemudian berjongkok di depan anaknya, sikapnya melembut, lalu menunjuk perlahan ke arah perut Ayra.

"Kenzie, lihat Tante ini. Di dalam perutnya ada adik bayi yang sedang tidur. Kalau Kenzie tabrak, nanti adik bayinya bangun dan kesakitan. Kalau terjadi apa-apa bagaimana?"

Bocah itu mengerjapkan mata, menatap perut Ayra dengan wajah polos dan rasa bersalah. "Nanti adik bayinya nangis ya, Pa?"

"Iya, makanya Kenzie harus minta maaf sekarang," ujar pria itu lembut namun tegas.

"Maaf ya, Tante cantik... Kenzie nggak sengaja," ucap bocah itu dengan suara mencicit.

Ayra tidak bisa menahan senyum tipisnya melihat interaksi ayah dan anak itu.

"Iya sayang, tidak apa-apa. Lain kali hati-hati ya, Kenzie."

Pria itu kembali berdiri, menatap Ayra dengan tatapan yang sangat tenang.

"Saya Zavian Zovano." Katanya, mengulurkan tangan mengajak bersalaman.

"Saya Kinayra Calista, panggil saja Aira." Wanita cantik itu tersenyum dan membalas jabat tangan Zavian.

"Sekali lagi maaf sudah mengejutkan Anda. Sepertinya belanjaan Anda cukup banyak, apa tidak menunggu suami saja untuk membantu?"

Ayra tertegun sejenak.

"Ah... suami saya sedang tugas di luar kota, Pak Zavian. Jadi saya sudah terbiasa sendiri."

Zavian terdiam sejenak, memperhatikan gurat lelah di wajah Ayra.

"Sendirian? Saya tahu rasanya, karena saya juga mengurus Kenzie sendirian sejak ibunya meninggal dunia. Tapi untuk wanita hamil, belanja sebanyak ini sendirian itu cukup berisiko."

Ayra tersenyum lagi. Tapi kali ini sekaligus menyembunyikan kegetirannya. Hingga tanpa sengaja ia melihat orang yang sedang dibicarakannya.

Rayyan! Tapi ia tidak sendirian. Di sisinya ada seorang wanita berbusana formal seperti Rayyan. Tapi yang membuat Ayra terhenyak, wanita itu merangkul mesra lengan suaminya.

"Mas Rayyan..." Gumamnya dengan suara yang sangat pelan menyerupai bisikan. Tapi Zavian di sampingnya bisa mendengar jelas. Lalu pria itu mengikuti arah tatapan Ayra.

"Ada apa?" Tanyanya pura-pura tak mengerti.

"Oh... ng-gak..." Jawab Ayra gugup, gemetar dan terluka. Refleks tangannya membelai perut buncitnya.

"Maaf pak Zavian... saya harus pergi."

Segera Ayra mendorong trolinya. Tapi saat sedikit menjauh, ia meninggalkan trolinya begitu saja dan setengah berlari menuju pintu keluar.

Semua itu tak luput dari perhatian Zavian. Lelaki itu ingin mengejar Ayra karena takut terjadi apa-apa pada wanita hamil itu. Tapi ia tak bisa mencampuri urusan orang, apalagi orang yang baru dikenalnya.

***

Begitu sampai di luar gedung, udara panas siang itu langsung menyergap, tapi tidak lebih panas dari dadanya yang terasa sesak. Ayra berdiri mematung di trotoar, berusaha menghirup oksigen sebanyak mungkin. Air mata yang sejak tadi ia tahan kini luruh juga, membasahi pipinya yang pucat.

Ia memegangi perutnya yang mendadak terasa kram. Sakit hati dan rasa terkejut itu seolah menjalar ke seluruh saraf tubuhnya.

"Mas Rayyan berbohong? Jadi selama ini dia tidak ke luar kota?" isaknya lirih sambil menatap kosong ke arah jalanan yang ramai.

Sementara itu, di dalam supermarket, Zavian masih berdiri di tempat yang sama. Matanya menatap troli penuh belanjaan yang ditinggalkan Ayra begitu saja. Kenzie mendongak, menarik-narik ujung kaus papanya.

"Papa, kenapa Tante cantik lari? Dia nggak mau beli susunya?" tanya Kenzie polos.

Zavian tidak menjawab. Pikirannya tertuju pada tatapan terluka wanita bernama Ayra tadi saat melihat pria di kejauhan. Sebagai laki-laki yang sudah dewasa, ia tahu persis apa yang baru saja terjadi. Ada pengkhianatan yang tertangkap basah.

Zavian menghela napas berat. Ia tahu ia tidak seharusnya ikut campur, tapi bayangan Ayra yang berlari dalam kondisi hamil terus mengusik batinnya.

"Kenzie, ayo ikut Papa sebentar. Kita cari Tante tadi," ujar Zavian dan mendorong troli belanjaan Ayra. Lalu dibawanya ke kasir. Untung saja ada kasir yang kosong, jadi prosesnya bisa cepat.

Setelah itu ia segera keluar sambil menuntun Kenzie, setengah menariknya.

Dalam pikirannya, Zavian tak bisa membiarkan wanita hamil yang sedang terguncang hebat itu berada di jalanan sendirian.

Setelah berada di luar gedung, matanya menyapu area depan gedung dengan jeli, hingga akhirnya ia menemukan sosok wanita itu sedang terduduk lemas di sebuah kursi tunggu halte dekat area parkir. Bahunya berguncang hebat.

Zavian mendekat perlahan, berusaha tidak mengejutkan Ayra lebih jauh. Ia berhenti dalam jarak dua meter, membiarkan suaranya yang tenang terdengar lebih dulu.

"Mbak Ayra? Kamu tidak apa-apa?"

Ayra tersentak. Ia segera menghapus air matanya dengan kasar dan menoleh. Ia malu karena orang asing seperti Zavian harus melihat kerapuhannya.

"Pak Zavian... saya... saya tidak apa-apa. Maaf, saya tadi tiba-tiba merasa tidak enak badan."

Zavian tidak lantas percaya. Ia melihat jemari Ayra yang masih bergetar hebat.

"Wajah kamu sangat pucat. Biarkan saya antar kamu pulang. Tidak aman bagi kamu naik angkutan umum atau mencari taksi dalam kondisi seperti ini."

"Tidak usah, Pak. Saya bisa sendiri..."

"Saya tidak sedang menawarkan pilihan, Mbak Ayra. Saya sedang memastikan keselamatan bayi kamu," potong Zavian dengan nada tegas namun penuh kharisma.

1
antha mom
keren 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Nurlisa
cerita nya bagus Thor, sempet ke hapus aplikasi ini jadi baca dr awal🤭
antha mom
judul novel "aku menyerah" tapi yang dibaca serasa film action yang pemeran utama nya Marissa 🤣🤣
Brilliante Brillia: itu berarti anda tidak memahami isinya. 🤣🤣
total 1 replies
Suhadi
thor, jangan bikin nama sama thor, kirain Marissa si pengacara sama orangnya sama adik ipar zavian..
Suhadi
nggak apa lah jdi janda muda, toh udah dapat duit..buat cari laki baru, kamu yg bodoh Rayyan...😄😄😄🤭🤭
Suhadi
suka perempuan pintar kayak gini, drpd yg meninggalkan rumah tanpa bawa apa2, cuma bawa daster rombeng karna harga diri, bravo ayra...💪💪
Lendra
ceritanya bagus, tapi tidak semua tokoh ahirnya diceritakan. seperti rayyan dan anindya ahirnya seperti apa, ibu, ayah serta adik2nya rayyan, tapi keseluruhannya aku suka
Inooy
ini cerita bagus banget klo menurut aq, kenapa?? karena ini novel perdana bagi ka othor tp udh bagus bangeeett...👍👍
kebanyakan nya novel perdana yg pernah aq baca, hampir 75% amburadul, selain alur nya loncat2 banyak bertebaran typo yg bikin kepala puyeng..d tambah terkadang cerita nya suka kluar jalur....
tp yg iniiii,,bintang 5 rasa nya kurang utk sekelas novel perdana..cerita nya bagus, alur nya jelas minim typo lg pokok nya totalitas bgt cerita nya,,dn yg bikin aq suka bangeeett..cerita generasi selanjut nya d bikin satu novel, g kaya novel2 lain yg suka bikin cerita tersendiri..yg terkadang bikin aq males baca nya....😁
dengan cerita sebagus ini, aq curiga nih kaka othor nya lulusan bahasa ato penulis prof...🤭

makasih banyak2 kaka udh bikin karya sebagus ini, aq benar2 terhibur walaupun d bikin tegang dengan kesadisan nya 😁
sukses teroos y kaa dn semangat teroos bikin cerita2 indah nya 💪🙏❤️❤️❤️❤️❤️
Inooy
akhir nya tamat jg!!!
aq suka banget cerita nya, d awal aq pernah mengatakan klo nih cerita baru aq temuin karena tokoh utama nya seorang praktisi hukum..ternyata ini novel kedua


aq yg cerita nya beda dengan novel kebanyakan, yg pertama aq baca yg punya nya ka Icha..maaf y ka Ichaaa 🙏🤭
Brilliante Brillia: kl itu gak tau
total 3 replies
Inooy
koq aq ngebayangin Kenzie itu bocil imut yg jatuh hati ama mama Ayra 🤭..aq selalu gagal fokus d saat Kenzie panas2an ama Alara 😁

sumpah ka othor..otak aq g bisa d ajak kerjasama niih klo urusan nya ama Kenzie yg skarang 😂
Inooy
baru kemarin Kenzie manggil Ayra tante cantik,,skarang udh sah jd suami wanita cantik....
hidup g ada yg tau, kemarin Kenzie masih manja2an ama mama Ayra..masih suka ngintilin mama Ayra, skarang udh harus bertanggung jawab akan hidup seorang wanita cantik yg berpredikat istri.....
sebelum predikat mu berubah jd seorang suami,,tingkah mu terkadang nyeleneh..skarang jadilah seorang suami yg penuh tanggung jawab, contohlah papa Zavian,,skalipun banyak wanita cantik yg menggoda..tp hati papa Zavian hanya utk mama Ayra....

seneng nya aq, akhir nya Kenzie mendapatkan wanita selevel mama Ayra 🥰
Inooy
devinisi wanita g bersyukur kamu mah Sheer, hidup harus selalu d atas, kerjaan nongkrong d kafe dn shooping, tiap hari foya2 g mo ngebantu kerjaan suami...🤦‍♀️
sejelek jelek nya celengan semaaar, uups!!! dia itu suami mu Sher..kamu bisa hidup enak jg karena Gagah walaupun d jadiin istri yg k-3,,tp setidak nya kamu g terlunta lunta d jalanan..apalagi kamu jg udh d pecat ama Kenzie, lagian biarpun celengan semar dia g perhitungan lhoo,,yg penting kamu jd istri penurut!!

emg y klo dasar nya sombong dn suka ngerendahin orang, d kasih celengan semar jg g bersyukur,,padahal dia bisa memenuhi smua kebutuhan mu Sher..apalagi klo kamu nya penurut, kamu bisa jd kesayangan nya celengan semar lhoo 🤭
Inooy
gitu dong Aal,,jangan pernah menolak pria yg benar2 tulus terhadap qta..apalagi kluarga nya menyambut qta dengan tangan terbuka tanpa meliat dr mana qta berasal...dengan kamu menerima Kenzie, k depan nya kamu bakalan bahagia 🥺

inilah buah dr kesabaran mu Al,,Kenzie yg jatuh cinta ama kamu tanpa syarat..kluarga nya pun mo menerima kamu tanpa melihat status kamu...bonus nyaaa, Kenzie bukan pria sembarangan!!!
Ds Phone
akhir nya dapat jumpa ibu nya
Ds Phone
muking betul itu anak nya
Ds Phone
berlagak lagi dalam hidup
Yunita Sophi
klo dulu jujur apa kamu masih mau manerima Ayra...
Ds Phone
kena lah terima
Ds Phone
semua nya jadi tongan terbalik
Ds Phone
dia betul betul buat apa yang di acakap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!