"kau hanya anak sial"
kata -kata itu selalu terngiang dalam pikiranku.
aku yg diusir dari rumah bude ku dan juga rumah papaku. Terlebih kekasihku yang hampir membuat aku celaka.
Apakah aku akan bahagia?dan menemukan kebahagianku
ikutin terus ya
ini novel pertama aku mudah2an pada suka ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angel Lina Markus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 13
Siang itu Bara sudah sampai di Bandung, tapi dia sengaja tidak menemui deeva. Dia berencana mengajak deeva pindah tinggal di apartemennya, karena dia melihat gelagat yang tidak baik dari Andre .
orang suruhan Bara memberitahu, kalau Andre adalah seorang playboy. Dan dia suka bermain - main dengan pasangannya. Bara sangat kesal mendengar hal itu.
Bara baru saja memarkirkan mobilnya di bahu jalan, orang suruhannya memberitahu bahwa Andre saat ini ada di depan restaurant milik Bara.
Bara berencana mengikuti mereka dari belakang. Tak lama berselang nampak Deeva keluar dari restaurant.
Nampak dari kejauhan, Deeva langsung berlari menghampiri pria itu dan masuk dalam pelukannya. Pria itu memeluk deeva sebentar tak lupa mencium kening pujaan hatinya, setelah lama mereka berpelukan pria itu melepaskan pelukannya dan memakaikan helm kepada sang pujaan hati.
Deeva tersenyum manja pada saat Andre memasangkan helm padanya. Andre langsung naik ke motor sportnya dan menghidupkannya, dia menjalankan motornya setelah Deeva duduk di bangku penumpang dan memeluk pinggangnya dengan mesra.
Bara geram melihat itu semua, dia banting stirnya dengan keras. Dia langsung menghidupkan kendaraannya melihat Andre sudah melajukan motornya.
15 menit kemudia dia lihat Andre berhenti di sebuah diskotik, andre memarkirkan motornya diparkiran khusus karyawan. BARA berhenti dan memarkirkan mobilnya, dia langsung berjalan cepat mengikuti Andre dan
" ayolah sayang minum ini sedikit,kau tidak akan langsung ***** karena 1satu sloki wine"
Deeva tampak ragu mengambil minuman itu, tapi karena Andre terus meyakinkannya dia langsung meminum wine itu dengan syarat setelah ini mereka harus segera pulang.
kepalaku agak berat setelah meminum satu sloki wine itu, Andre sedang berpamitan dengan Nico.
Nico berusaha mencium pipiku, tapi segera kupalingkan wajahku dan kudorong badannya. Tiba - tiba mataku berat dan pandanganku gelap.
Andre langsung menangkap Deeva yang jatuh ke pelukannya. Andre dan Nico langsung menampilkan senyum liciknya.
Andre langsung mengangkat Deeva dan membawanya ke dalam mobil Nico, Andre sudah mencampur obat tidur di dalam minuman Deeva. Andre meletakkan Deeva di kursi penumpang di belakang. Belum sempat andre mentup pintu,ada yang menonjok dan menarik tubuhnya agar menjauh dari mobil
Bara menonjok andre sampai babak belur, setelah dia puas. Bara menyuruh anak buahnya untuk membereskan semuanya.
Bara membuka pintu itu, dia mengangkat Deeva dan mengeluarkannya dari mobil Nico dan membawanya ke mobilnya.
Bara meletakkan Deeva di kursi penumpang yang didepan, tak lupa dia pasangkan seatbelt. Batra langsung mengemudikan mobilnya ke arah apartementnya.
Begitu sampai di apartementnya, Bara menggendong Deeva masuk ke lift mereka menuju ke lantai 10. Bara langsung menekan sandi di pintunya da langsung membawa deeva menuju kamarnya
Bara merebahkan Deeva di kasur king size miliknya, Bara melepaskan sepatu Deeva. Dan menatap wajah Deeva, yang tengah tidur terlelap.
Bara ke kamar mandi yang ada di ruangan itu, dia mengambil handuk kecil di lemari dibawah wastafel. Bara mengisi gayung dengan air hangat, dan membawanya ke kamar.
Bara mengelap muka dan tangan Deeva agar gadis itu dapat tidur dengan nyenyak. Bara mengusap wajah Deeva sekilas, entah mengapa tiba - tiba Bara sudah ******* bibir Deeva dengan lembut.
Bara langsung merebahkan tubuhnya disamping Deeva tak lupa dia juga menarik selimut untuk menutupi tubuh Deeva dan dirinya dari dinginnya pendingin ruangan
Kalau ada kritik dan saran bisa di sampaikan melalui kolom komentar, agar saya bisa bisa mengetahui kesalahan saya. Karenansaya hanya manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan. sekian dan terima kasih
oh ya thor tolong dong jangan buat deeva mabuk, takut deeva knp"